Iki Radio – Lembaga Seni, Budaya, dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Madiun menggelar prosesi Wisuda Pawiyatan Panatacara Surya Sumirat tingkat dasar di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Sabtu (22/8/2026).
Sebanyak 94 peserta resmi dilantik setelah berhasil menyelesaikan serangkaian pelatihan intensif dan ujian kompetensi.
Mengusung tema "Dari Madiun untuk Peradaban: Menerangi Zaman dengan Budaya dan Akhlak", agenda ini menjadi wujud nyata komitmen Muhammadiyah dalam merawat kebudayaan daerah di tengah gempuran arus modernisasi dan era digital.
Perwakilan PDM Kabupaten Madiun, Imam Nawawi, menyampaikan bahwa pelatihan pembawa acara berbahasa Jawa ini merupakan program dasar perdana yang diinisiasi oleh PDM Kabupaten Madiun dan akan terus berlanjut ke jenjang lanjutan.
"Ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk ngleluri (melestarikan) bahasa Jawa serta tata krama yang saat ini dirasa semakin tergerus," ujar Imam Nawawi.
Ia menutup sambutannya dengan melantunkan tembang Macapat sebagai bentuk apresiasi kepada Pemkab Madiun, pengurus LSBO di bawah kepemimpinan Aji Wawan Kuswoyo, koordinator Ki Ismono Ardi, serta para instruktur (dwija).
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, yang hadir dan memimpin langsung prosesi wisuda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, penggunaan bahasa Jawa sarat akan nilai adab, etika, dan penghormatan kepada orang tua.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Madiun, saya menyampaikan apresiasi luar biasa kepada PD Muhammadiyah. Bahasa Jawa adalah bahasa adiluhung. Kegiatan ini menjadi benteng kita di era digital; tanpa budaya, kita akan kehilangan identitas," tegas Bupati Hari Wuryanto.
Bupati juga berpesan agar para alumni tidak hanya mahir membawakan acara, tetapi juga aktif menyuarakan pembangunan daerah, terus mengasah kemampuan (ngangsu kawruh), serta rendah hati.
Ketua Pawiyatan Panatacara Surya Sumirat, Ki Ismono Ardi, menjelaskan dari 190 pendaftar awal, sebanyak 94 peserta dinyatakan lulus ujian teori dan praktik pranatacara pengantin Jawa. Seluruh rangkaian kegiatan ini diberikan secara gratis tanpa pemungutan biaya. Ke depan, pihak panitia merencanakan program lanjutan untuk pelatihan MC Bahasa Indonesia, Arab, hingga Cina.
Suasana haru sempat menyelimuti ruang acara saat seluruh tamu undangan mendoakan almarhum Ust. Dr. K.H. Agus Tri Cahyono (Ketua PDM Kabupaten Madiun) yang wafat sepekan sebelum acara digelar dan sedianya turut dilantik.
Turut hadir dalam acara ini jajaran Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan Olahraga, BAZNAS Kabupaten Madiun, perwakilan PCNU Kabupaten Madiun KH Ihsan, serta organisasi kewanitaan dan tata busana seperti IWAMA, HARPI Melati, dan Tiara Kusuma.(ir)









