Iki Radio — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Republik Indonesia, Yandri Susanto, secara resmi mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP PAPDESI) Masa Bakti 2026–2031 secara virtual via Zoom, Kamis (13/8/2026).
Acara pengukuhan dan Seminar Nasional yang dipusatkan di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban Kabupaten Madiun ini dihadiri oleh Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan RI Budiman Sudjatmiko, Bupati Madiun Hari Wuryanto, Ketua Umum DPP PAPDESI Wargiyati, serta jajaran pejabat kementerian dan perwakilan pengurus PAPDESI dari 31 DPD se-Indonesia.
Dalam amanatnya dari Jakarta, Mendes PDT Yandri Susanto menegaskan pentingnya integritas, soliditas, dan tanggung jawab jajaran pengurus baru di bawah kepemimpinan Wargiyati sebagai Ketua Umum dan Wahyu sebagai Sekjen.
"PAPDESI harus menjadi kekuatan yang menjaga kepentingan desa, memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi mitra strategis Pemerintah Republik Indonesia dalam mempercepat pembangunan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia dari desa," tegas Yandri.
Mendes PDT menyampaikan bahwa peran desa mengacu pada Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi. Menurutnya, desa tidak lagi diposisikan sebagai objek, melainkan subjek utama pembangunan.
Yandri juga memaparkan implementasi 12 Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia, yang meliputi penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), BUMDes, Desa Ekspor, dan Desa Wisata. Kerja sama dengan World Bank berupa alokasi dana hingga Rp2,5 miliar per desa produktif. Dan program pengiriman pemuda desa magang ke Jepang serta rencana kick-off Duta Desa Gen Z pada 22 Agustus mendatang.
Ketua Umum DPP PAPDESI, Wargiyati, menegaskan tekad PAPDESI untuk mengawal program strategis nasional hingga ke akar rumput. Ia menyoroti dampak program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mampu menyerap hingga 50 tenaga kerja per desa.
Bupati Madiun Hari Wuryanto melaporkan kesiapan wilayahnya dalam menyokong program strategis nasional melalui capaian konkret di Kabupaten Madiun.
Diantaranya 52 gerai KDKMP yang sudah beroperasi di Kabupaten Madiun, bantuan kendaraan operasionalpada 102 desa, pemanfaatan lahan TKD di 185 desa, 56 SPPG dengan 158.841 penerima manfaat dan melibatkan 2.616 relawan MBG.
Bupati Madiun juga mengajukan permohonan dukungan kepada Mendes PDT untuk percepatan izin pemanfaatan lahan Perhutani di 12 desa/kelurahan agar sisa gerai KDKMP dapat segera didirikan.
Pengukuhan kepengurusan DPP PAPDESI periode 2026–2031 ini menjadi momentum krusial dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing di seluruh Indonesia.(ir)








