KRI Bung Hatta Distribusikan Logistik untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Iki Radio - Pemerintah mengerahkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bung Hatta untuk mendistribusikan dukungan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026).

KRI Bung Hatta berlayar dari Pelabuhan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, menuju Pelabuhan Reok, Kabupaten Manggarai. Kapal tersebut mengangkut berbagai dukungan logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa.

Logistik yang dibawa meliputi paket bantuan Presiden RI, paket sembako, tenda keluarga, tenda pengungsi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta sejumlah bantuan donasi dari masyarakat.

Setelah bersandar di Pelabuhan Reok, bantuan tersebut selanjutnya didistribusikan ke wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Penggunaan transportasi laut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mempercepat pengiriman bantuan ke wilayah terdampak.

Berdasarkan pemutakhiran data penanganan pascabencana gempa bumi Magnitudo 7,7 di Provinsi NTT per 18 Agustus 2026, Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur merupakan dua wilayah dengan jumlah korban jiwa dan pengungsi tertinggi.

Di Kabupaten Manggarai, tercatat 27 orang meninggal dunia dan 6.487 warga mengungsi. Sementara itu, di Kabupaten Manggarai Timur, korban meninggal dunia mencapai 25 orang dengan jumlah pengungsi sebanyak 15.465 jiwa.

Selain KRI Bung Hatta, pemerintah melalui TNI Angkatan Laut juga mengerahkan KRI dr. Soeharso (KRI SHS), kapal bantu rumah sakit milik TNI AL, untuk memberikan dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa di NTT.

Pos Dukungan Logistik Nasional

Untuk memastikan distribusi bantuan berjalan merata ke seluruh wilayah terdampak gempa Magnitudo 7,7, BNPB membuka Pos Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas) di tiga lokasi, yakni Jakarta, Labuan Bajo, dan Maumere.

Posduklognas Jakarta berpusat di Base Ops Halim Perdanakusuma dan berfungsi menampung bantuan dari instansi, organisasi, maupun masyarakat. Dari Posduklognas Halim, bantuan logistik selanjutnya didistribusikan ke Posduklognas Labuan Bajo dan Posduklognas Maumere.

Posduklognas Labuan Bajo berada di Kantor UBPU Komodo dan mendukung distribusi logistik ke wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.

Sementara itu, Posduklognas Maumere yang berlokasi di Bandara Maumere mencakup distribusi bantuan untuk wilayah terdampak di Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

Posduklognas terbuka bagi masyarakat maupun organisasi yang hendak menyalurkan donasi bagi warga terdampak gempa NTT. BNPB mengimbau masyarakat dan mitra yang ingin memberikan bantuan agar berkoordinasi dengan tim Posduklognas setempat terkait jadwal dan kebutuhan distribusi.

Koordinasi tersebut diperlukan agar bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak, baik dari sisi jenis, jumlah, waktu, maupun moda transportasi. Dengan demikian, bantuan dapat tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran.

 

close
Pasang Iklan Disini