Iki Radio — Malam Pamit Kenal Kapolres Madiun digelar di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun pada Jumat malam (31/7/2026). Acara ini menandai berakhirnya masa tugas AKBP Kemas Indra Natanegara sekaligus menyambut pimpinan baru Polres Madiun, AKBP Ridwan Maliki.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Madiun Hari Wuryanto, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, hingga perwakilan dari 14 perguruan pencak silat se-Kabupaten Madiun.
AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas sinergitas yang terbangun selama kurang lebih satu tahun masa jabatannya. Menurutnya, kondusivitas Kabupaten Madiun terwujud berkat peran aktif Pemkab, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta komitmen penuh dari 14 perguruan pencak silat.
"Alhamdulillah, selama kami berdinas di sini kurang lebih satu tahun, tidak ada kejadian yang menonjol. Di Madiun ini sangat guyub, rukun, dan kekeluargaan. Ini pengalaman yang sangat berkesan dan tidak akan kami lupakan," ujar AKBP Kemas yang kini mengemban amanah baru sebagai Kabag Bin Kar Biro SDM Polda Jatim.
Apresiasi senada disampaikan Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Ia memuji capaian keamanan di bawah kepemimpinan AKBP Kemas yang dinilai berhasil menjaga wilayah tetap kondusif melalui pendekatan humanis.
"Atas nama Pemkab dan masyarakat Kabupaten Madiun, kami menyampaikan penghargaan yang luar biasa kepada Pak Kemas. Saat ini Madiun insyaAllah zero incident. Melalui pendekatan olahraga seperti sepak bola, beliau bisa merangkul semua elemen dan mengamati situasi dengan sangat baik," ungkap Hari Wuryanto.
Sementara itu, Kapolres Madiun yang baru, AKBP Ridwan Maliki, mengaku kagum dengan kedewasaan para pendekar dan masyarakat Madiun dalam menjaga keamanan lingkungan.
Perwira kelahiran Magelang yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Trenggalek ini mengapresiasi situasi tertib saat kegiatan pengesahan perguruan silat yang ia saksikan langsung sejak awal kedatangannya.
"Awalnya banyak kawan yang mengingatkan daerah ini rawan, tapi begitu saya tiba dan melihat langsung, pesilat di Madiun ternyata sangat dewasa. Nyaris tidak ada konvoi knalpot brong. Ini menunjukkan sejarah panjang Kabupaten Madiun yang sangat matang," puji AKBP Ridwan Maliki.
AKBP Ridwan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan fondasi sinergitas dan program kamtibmas yang telah dibangun pimpinan terdahulu. Sambil berseloroh menanggapi tradisi olahraga Forkopimda, ia mengaku siap melanjutkannya sekaligus menambah agenda kebersamaan baru.
"Kalau Forkopimda hobi bola, tentu kita lanjutkan. Tapi nanti mungkin ditambah dengan mancing bersama, supaya makin akrab dan yang penting kita tidak 'mancing masalah'," candanya.
Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan kesiapan penuh untuk terus berkolaborasi bersama Polres Madiun demi terwujudnya Kabupaten Madiun yang Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).
Bupati Hari Wuryanto optimistis di bawah kepemimpinan AKBP Ridwan Maliki, stabilitas keamanan akan terus terjaga sebagai fondasi utama pembangunan daerah.(ir)








