Iki Radio – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun secara resmi memperkenalkan peluang investasi strategis baru.
Proyek yang masuk dalam kategori Investment Project Ready to Offer (IPRO) kali ini adalah pembangunan Rumah Sakit (RS) Spesialis yang dirancang untuk menjadi fasilitas kesehatan rujukan utama di wilayah Madiun Raya.
Sebagai proyek berstatus IPRO, rencana pembangunan ini dipastikan telah matang melalui kajian komprehensif. Artinya, proyek ini dinilai sangat layak dan siap untuk segera didanai oleh investor tanpa perlu mengkhawatirkan kendala perizinan atau sengketa lahan di tahap awal.
Melalui akun Instagram resminya, DPMPTSP Kabupaten Madiun menekankan bahwa aspek strategis menjadi kunci utama dari proyek ini.
RS Spesialis tersebut menawarkan nilai investasi tinggi karena didukung oleh infrastruktur yang mapan serta lokasi yang sangat premium.
Proyek ini akan memanfaatkan lahan strategis milik Pemerintah Kabupaten Madiun yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo No. 179, Kota Madiun (eks Kantor Disnaker Kabupaten Madiun) dengan luas lahan 6.850 meter persegi dan luas bangunan eksisting 1.657 meter persegi.
Berada di jalur utama dengan arus lalu lintas yang padat, lokasi ini menjamin kemudahan aksesibilitas. Selain dekat dengan kawasan militer Batalyon Infanteri 501/Bajra Yudha, calon RS Spesialis ini hanya berjarak 20 menit dari Gerbang Tol Madiun, sebuah keunggulan logistik yang memastikan kelancaran mobilitas pasien maupun distribusi alat kesehatan.
Kehadiran RS Spesialis ini diproyeksikan mampu melayani estimasi 3,3 juta penduduk di wilayah Madiun Raya. Target pasar utamanya mencakup pasien rujukan BPJS Kesehatan, pemegang asuransi swasta, dan pasien umum yang membutuhkan layanan subspesialistik tingkat lanjut.
Dengan status ready to offer, para investor dapat langsung melompati tahap perencanaan awal yang rumit dan memakan waktu.
Kehadiran RS Spesialis ini diharapkan tidak hanya mampu menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan subspesialistik yang berkualitas, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi baru di sektor kesehatan Madiun dan sekitarnya.(ir)













