Iki Terbaru/Paling Greeess

Usut Dugaan Penyalahgunaan Beras SPHP, BULOG Nonaktifkan 6 Pegawai dan Bentuk Satgas Khusus

JAKARTA, Iki Radio — Perum BULOG bergerak cepat dan mengambil langkah tegas serta terukur dalam menyikapi dugaan penyalahgunaan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh oknum mitra penyalur di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.

Sebagai bentuk tanggung jawab menjaga integritas penugasan pemerintah, BULOG langsung melakukan penertiban, penguatan pengawasan, serta evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi. Langkah serius ini diwujudkan dengan menonaktifkan 6 pegawai di lingkungan Perum BULOG guna memastikan proses investigasi internal berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Selain penanganan internal, BULOG juga membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgas Khusus) Penertiban Program Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Satgas ini bertugas memperkuat pemantauan jalur distribusi, mengevaluasi kepatuhan mitra penyalur—termasuk Rumah Pangan Kita (RPK)—serta memastikan setiap tahapan penyaluran sesuai ketentuan demi mencegah potensi penyimpangan sejak dini.

Dalam keterangannya Jum’at (30/10/2026), Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa penonaktifan pegawai merupakan langkah preventif sekaligus wujud tanggung jawab moral perusahaan untuk menjaga kepercayaan publik.

"Langkah ini kami ambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen BULOG dalam menjaga kepercayaan publik. Penonaktifan ini merupakan langkah preventif agar proses pemeriksaan dapat berjalan secara independen, transparan, dan objektif," ujar Ahmad Rizal.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan memastikan setiap pihak mendapatkan perlakuan yang adil sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh jajaran BULOG telah diinstruksikan untuk memperketat pengawasan agar program SPHP benar-benar tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui pengawasan intensif dan evaluasi berjenjang ini, BULOG berkomitmen untuk terus menjalankan penugasan pemerintah dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas. Perusahaan juga menyatakan dukungan penuh terhadap proses penegakan hukum oleh aparat berwenang serta siap kooperatif memberikan informasi yang diperlukan agar setiap dugaan pelanggaran dapat ditangani secara tuntas.

 

Intip Perjalanan Karier Gemilang Tyas Mirasih: Dari Model Majalah Remaja hingga Ratu FTV

JAKARTA, Iki Radio — Nama Tyas Mirasih tentu sudah tidak asing lagi bagi para penikmat dunia hiburan Indonesia. Lahir pada 8 April 1987, aktris, model, sekaligus pembawa acara ini telah malang melintang di industri hiburan Tanah Air selama lebih dari dua dekade.

Tyas mengawali langkahnya di dunia entertainment sebagai model majalah remaja Kawanku pada tahun 2000 dan 2002. Namanya semakin dikenal luas setelah terpilih sebagai salah satu finalis ajang pemilihan GADIS Sampul pada tahun 2002. Sejak saat itu, wajahnya kerap menghiasi berbagai video musik populer dari musisi ternama tanah air, mulai dari klip lagu "Tak Mampu Mendua" milik Kahitna hingga "Demi Waktu" dari Ungu.

Memasuki dunia seni peran, Tyas membuktikan totalitasnya lewat berbagai judul film layar lebar dan sinetron. Debut akting televisinya dimulai lewat FTV Legenda (2007) sebagai Sri Tanjung, serta serial Dewa Asmara di tahun yang sama. Namanya kemudian melejit dan melekat sebagai salah satu bintang FTV papan atas, membintangi puluhan judul FTV populer seperti Suara Hati Istri, Kisah Nyata, dan Pintu Berkah.

Tidak hanya fokus di dunia seni peran, Tyas juga terus mengeksplorasi kemampuannya dengan terjun ke dunia presenting. Ia sempat memandu berbagai program televisi populer, termasuk menjadi pembawa acara Bedah Rumah Lagi (2022–2023) hingga program infotainment Silet pada tahun 2024.

Dari sisi kehidupan pribadinya, Tyas kini tengah menikmati kebahagiaan rumah tangganya bersama aktor Tengku Tezi, yang resmi menikahinya pada 21 Agustus 2023. 

Dengan konsistensi dan produktivitasnya di dunia seni peran dan layar kaca, Tyas Mirasih terus membuktikan eksistensinya sebagai salah satu figur publik multitalenta yang dicintai penggemar.

 

Kemnaker Perkuat Perencanaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Penerapan K3

JAKARTA, Iki Radio — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat upaya perencanaan pengawasan ketenagakerjaan guna memastikan penerapan norma ketenagakerjaan serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berjalan optimal, sekaligus menjamin pemenuhan hak-hak pekerja.

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kemnaker, Anwar Sanusi, menyatakan bahwa langkah penguatan ini mencakup empat pilar utama: penguatan kelembagaan, peningkatan kompetensi dan distribusi pengawas, pembaruan metode pengawasan melalui regulasi, serta penguatan sistem pelaporan.

“Dari sisi perencanaan, penguatan pengawasan perlu didukung pemetaan kebutuhan dan distribusi pengawas berdasarkan jumlah perusahaan, pekerja, serta karakteristik wilayah,” ujar Anwar, Jumat (30/10/2026).

 

Pembaruan Regulasi dan Kewenangan Pengawas

Penguatan metode pengawasan ditandai dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 15 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Permenaker Nomor 11 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaan. Anwar menjelaskan, regulasi baru ini memperjelas kewenangan petugas pengawas dalam memeriksa dan menguji penerapan norma di lapangan.

Pemeriksaan mencakup hak-hak pekerja, antara lain pemenuhan upah minimum, pembayaran upah lembur, manfaat jaminan kecelakaan kerja dan jaminan penyakit akibat kerja.

Selain distribusi personel, perencanaan ini menyasar peningkatan kapasitas pengawas yang disesuaikan dengan kebutuhan, dukungan anggaran, serta sinergi dan koordinasi yang lebih erat antara pemerintah pusat dan daerah agar pengawasan berjalan lebih efektif.

 

Penguatan Evaluasi dan Kolaborasi Stakeholder

Sistem pelaporan pengawasan turut diperkuat sebagai instrumen pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pemeriksaan, kegiatan sosialisasi, hingga tindak lanjut hasil pengawasan di lapangan.

Anwar juga menekankan pentingnya sinergi dari seluruh pihak untuk meningkatkan kepatuhan industri.

“Pemerintah, pengawas, pengusaha, dan pekerja perlu berkolaborasi untuk mengidentifikasi kendala pelaksanaan serta merumuskan langkah perbaikan yang sesuai dengan kondisi di lapangan,” tegasnya. Masukan dari para pemangku kepentingan tersebut akan menjadi bahan evaluasi penting dalam merancang program pengawasan yang lebih tepat sasaran.

“Mari kita manfaatkan ruang dialog ini untuk memperjelas langkah memperkuat tata kelola pengawasan dalam mengatasi tantangan penerapan norma ketenagakerjaan dan K3,” tutup Anwar.

 

Helikopter Militer EUFOR Jatuh di Bosnia: 4 Orang Tewas dan 11 Terluka dalam Latihan Rutin

BRCKO, Iki Radio — Sebuah helikopter militer Italia jenis Chinook CH-47 yang tergabung dalam Pasukan Uni Eropa (EUFOR) mengalami kecelakaan tragis di wilayah Brcko, Bosnia, sekitar 180 kilometer di utara Sarajevo, pada Kamis (29/10/2026). Insiden yang terjadi saat penerbangan latihan rutin ini menyebabkan empat orang tewas dan 11 lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan keterangan dari Kementerian Pertahanan Italia, korban tewas dalam insiden tersebut terdiri dari dua personel militer dan dua relawan Palang Merah. Sementara itu, pejabat rumah sakit setempat mengonfirmasi terdapat total 15 orang di dalam helikopter saat kecelakaan terjadi.

Juru bicara Rumah Sakit Brcko, Salih Ibrahimbegovic, mengungkapkan bahwa tiga korban dilaporkan tewas seketika di lokasi kejadian. Satu korban lainnya sempat mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong setelah dibawa ke rumah sakit.

"Tiga orang tewas di lokasi kejadian. Sementara itu, satu korban lainnya meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit," ujar Ibrahimbegovic, dikutip dari Outlook India, Jumat (30/10/2026).

Sebanyak 11 korban selamat yang mengalami luka-luka saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Brcko. Pihak rumah sakit menyebutkan bahwa tiga dari pasien tersebut rencananya akan segera dipindahkan ke rumah sakit yang lebih besar di Tuzla, yang terletak sekitar 50 kilometer dari Brcko, untuk penanganan lanjutan. "Kami sedang berupaya menyelamatkan nyawa. Itulah yang paling penting saat ini," imbuh Ibrahimbegovic.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses investigasi. Sejumlah rekaman video amatir yang beredar di media sosial dan platform X memperlihatkan detik-detik sebelum insiden terjadi, di mana helikopter Chinook CH-47 sempat terlihat bergoyang dan berputar di udara sebelum akhirnya menghantam sebuah lapangan berumput.

Foto-foto dari media lokal menunjukkan puing-puing helikopter hancur berserakan. Meski demikian, pihak EUFOR memastikan bahwa kecelakaan ini tidak menimbulkan kerusakan pada infrastruktur sipil, properti, maupun kendaraan warga sekitar. Tidak ada warga sipil yang menjadi korban dalam peristiwa ini.

Menanggapi tragedi ini, Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban tewas. Belasungkawa serupa juga diungkapkan oleh Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, yang turut memberikan dukungan moral kepada keluarga korban serta seluruh pihak yang bertugas dalam misi penjaga perdamaian tersebut.

Pihak EUFOR menyatakan telah membuka penyelidikan menyeluruh guna mengungkap faktor-faktor di balik kecelakaan ini dan berjanji akan segera menyampaikan informasi lanjutan setelah seluruh keterangan resmi berhasil diverifikasi.

 

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tegaskan Anggota Polri Harus Berintegritas dan Tolak Sikap Antikritik

JAKARTA, Iki Radio — Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan pentingnya integritas bagi seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Menurutnya, kecakapan dan kepintaran saja tidak cukup tanpa diiringi dengan kejujuran, kepatuhan terhadap hukum, serta sikap melayani yang baik kepada masyarakat.


Pernyataan tersebut disampaikan oleh Jenderal Suyudi saat memberikan pembekalan kepada peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan 70 di Lemhannas, Jumat (30/10/2026).

"Kita tidak hanya butuh orang pintar. Kita butuh orang yang punya integritas," ujar Kapolri.

Dalam arahannya, Suyudi menyoroti sejumlah poin krusial untuk membangun kepercayaan publik, di antaranya perlunya pembenahan internal, penegakan hukum tanpa pandang bulu, serta peningkatan kualitas pelayanan. Ia secara tegas mengingatkan para calon pemimpin di kepolisian untuk tidak menutupi pelanggaran yang dilakukan oleh anggota.

Pembiaran terhadap penyimpangan, termasuk keterlibatan oknum dalam peredaran narkotika, dinilai dapat merusak institusi dan menghambat penegakan hukum. Oleh karena itu, penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, proporsional, dan akuntabel dengan tetap menjunjung tinggi etika.

Selain itu, Kapolri juga melarang personel bersikap kasar, membentak, atau mengintimidasi masyarakat dalam menangani perkara. Setiap anggota diwajibkan untuk tetap memperhatikan perlindungan data pribadi serta hak-hak tersangka, saksi, dan korban.


Dorong Perampingan Mabes Polri dan Penguatan Polsek

Guna mengoptimalkan pelayanan di tingkat akar rumput, Jenderal Suyudi menyampaikan rencana perampingan di tingkat Markas Besar (Mabes) Polri dan menggeser personel ke satuan wilayah.

"Mabes itu harus ramping, Polda harus kuat, Polres harus besar, Polsek harus tangguh," tegasnya.

Melalui langkah ini, dukungan terhadap pelayanan di lapangan diharapkan semakin kuat sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik dan penanganan perkara yang berkeadilan.


Minta Jajaran Tidak Antikritik

Di penghujung arahannya, Kapolri juga berpesan agar seluruh anggota Polri tidak bersikap antikritik. Anggota diminta untuk terbuka dan responsif terhadap masukan dari masyarakat, baik yang disampaikan langsung maupun melalui media sosial dan aplikasi pengiriman pesan.

"Kepercayaan tersebut harus dibangun melalui kinerja nyata, penegakan hukum yang tidak pandang bulu, pelayanan yang mudah diakses, serta respons yang cepat terhadap kebutuhan masyarakat," pungkasnya.

 

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Stagnan: Galeri24, Antam, dan UBS Bertahan

JAKARTA, Iki Radio - Harga emas yang dijual di laman resmi Pegadaian untuk tiga jenama utama—Galeri24, Antam, dan UBS—tercatat serempak bertahan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Pergerakan harga ketiga produk tersebut masih melanjutkan tren stagnan dari hari kemarin, meski nominalnya dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar.

Dalam ketersediaannya, Pegadaian menawarkan ukuran variatif untuk masing-masing jenama. Emas Galeri24 tersedia mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Sementara itu, emas UBS dijual dalam rentang 0,5 gram hingga 500 gram, dan emas Antam hadir hingga batas ukuran 100 gram.


Berikut daftar lengkap harga emas untuk masing-masing produk di Pegadaian:

Galeri24

0,5 gram: Rp1.311.000

1 gram: Rp2.499.000

2 gram: Rp4.938.000

5 gram: Rp12.254.000

10 gram: Rp24.443.000

25 gram: Rp60.778.000

50 gram: Rp121.460.000

100 gram: Rp242.799.000

250 gram: Rp605.507.000

500 gram: Rp1.211.014.000

1.000 gram: Rp2.422.026.000

 

Antam

0,5 gram: Rp1.350.000

1 gram: Rp2.598.000

2 gram: Rp5.134.000

3 gram: Rp7.676.000

5 gram: Rp12.759.000

10 gram: Rp25.462.000

25 gram: Rp63.526.000

50 gram: Rp126.972.000

100 gram: Rp253.864.000

 

UBS

0,5 gram: Rp1.364.000

1 gram: Rp2.524.000

2 gram: Rp5.008.000

5 gram: Rp12.374.000

10 gram: Rp24.618.000

25 gram: Rp61.424.000

50 gram: Rp122.595.000

100 gram: Rp245.091.000

250 gram: Rp612.548.000

500 gram: Rp1.223.658.000

 

Peringatan HORI ke-80, Menkeu Suahasil Nazara Tegaskan Komitmen Jaga Kedaulatan Ekonomi Lewat APBN Kuat

JAKARTA, Iki Radio — Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-80 menjadi momentum penting bagi jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga kedaulatan ekonomi dan keuangan negara.

Pesan tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara saat memimpin Upacara Peringatan Hari Oeang ke-80 dan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Hari Oeang yang diperingati setiap tanggal 30 Oktober memiliki sejarah penting sebagai pengingat pemberlakuan Oeang Republik Indonesia (ORI) pada 30 Oktober 1946 sebagai alat pembayaran yang sah. Pada masa awal kemerdekaan, penerbitan ORI bukan sekadar langkah awal membangun sistem keuangan nasional, melainkan juga simbol kedaulatan dan perjuangan bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan.

Delapan dekade berselang, Menkeu menegaskan bahwa semangat tersebut tetap sangat relevan di tengah dinamika tantangan zaman yang terus berubah. Kedaulatan ekonomi kini diwujudkan melalui kemampuan negara dalam mengelola seluruh instrumen fiskal demi mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan sejahtera.

“Bagi kita di Kementerian Keuangan, semangat perjuangan tersebut harus terus kita lanjutkan. Tanggung jawab kita adalah menjaga dan mengelola keuangan negara secara kredibel, profesional, dan berintegritas,” ujar Menkeu.

Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, APBN Kuat”, Menkeu menekankan bahwa kedaulatan bangsa harus ditopang oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang kuat dan kredibel. APBN memegang peran strategis dalam membiayai pembangunan, menjaga keberlangsungan pelayanan publik, serta melindungi masyarakat dari berbagai tantangan ekonomi global maupun domestik.

Dalam arahannya, Menkeu memaparkan tiga pilar utama dalam pelaksanaan APBN:

Pertumbuhan Ekonomi: APBN harus mampu menumbuhkan ekonomi melalui dukungan terhadap sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, investasi, produksi, hingga ekspor.

Perlindungan Masyarakat: APBN harus hadir melindungi masyarakat melalui program perlindungan sosial, subsidi, dan penyediaan pelayanan dasar yang tepat sasaran.

Kredibilitas Fiskal: APBN harus tetap dijaga kredibilitasnya melalui penguatan penerimaan negara, pelaksanaan belanja yang bertanggung jawab, serta pengelolaan pembiayaan secara hati-hati (prudent).

Untuk mewujudkan hal tersebut, Menkeu meminta seluruh jajaran Kemenkeu untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi lintas sektor sebagai Kemenkeu Satu, menjaga integritas, serta meningkatkan kapasitas institusi dan kompetensi pegawai. Setiap kebijakan fiskal yang diambil harus berorientasi pada dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pekerjaan kita memiliki arti yang jauh melampaui meja kerja dan kantor kita sendiri. Keputusan yang kita ambil pada hari ini mempengaruhi pelayanan publik, mempengaruhi kegiatan usaha, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Menteri Keuangan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan di berbagai wilayah penugasan, baik di kantor-kantor daerah, perbatasan, maupun mereka yang bertugas jauh dari keluarga atas dedikasi dan pengabdiannya kepada negara.

“Tidak semua pengabdian saudara terlihat oleh publik, tetapi setiap pekerjaan yang saudara lakukan memiliki arti penting bagi negara, bagi masyarakat yang kita layani,” pungkas Menkeu.

 

BULOG Madiun Salurkan 11.951 Ton Beras SPHP, Perketat Pengawasan dan Bentuk Satgas Khusus

MADIUN, Iki Radio — Perum BULOG Kantor Cabang Madiun mencatatkan realisasi penyaluran Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 11.951 ton sepanjang periode Maret hingga Oktober 2026. Penyaluran ini dilakukan melalui berbagai saluran untuk menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat di wilayah kerja Madiun.

Dalam keterangan tertulis pada Jum'at (30/10/2026), Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Madiun, Agung Sarianto, menegaskan bahwa tingginya volume penyaluran tersebut harus diiringi dengan pengawasan yang semakin optimal. Menurutnya, penguatan pengawasan merupakan komitmen perusahaan dalam menjaga integritas pelaksanaan program, memastikan ketepatan sasaran, serta merawat kepercayaan publik.

“Selama Bulan Maret sampai dengan Oktober BULOG Madiun telah menyalurkan beras SPHP sebanyak 11.951 ton. Agar penyaluran berjalan lebih optimal, perlu dilakukan pengawasan yang lebih ketat. Penguatan pengawasan ini merupakan bentuk komitmen BULOG dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan penyaluran beras SPHP berjalan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Agung Sarianto.

 

Evaluasi Jaringan Mitra dan Rumah Pangan Kita (RPK)

Langkah penguatan pengawasan ini difokuskan pada penataan serta evaluasi menyeluruh terhadap jaringan mitra penyalur, termasuk Rumah Pangan Kita (RPK). BULOG menekankan agar seluruh mitra patuh terhadap ketentuan distribusi, standar harga jual, serta aturan yang melarang segala bentuk penyalahgunaan komoditas pangan bersubsidi pemerintah.

Pengawasan intensif secara berjenjang ini diharapkan dapat meminimalkan risiko penyimpangan di setiap mata rantai distribusi sehingga manfaat program benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

Respon Cepat dan Pembentukan Satgas Khusus CBP

Di tingkat nasional hingga daerah, Perum BULOG juga bergerak cepat menyikapi dugaan penyalahgunaan beras SPHP oleh oknum mitra di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Sebagai langkah antisipatif dan pembenahan tata kelola, BULOG memperketat pengawasan internal guna memastikan tata kelola distribusi yang transparan dan akuntabel.

Sebagai langkah strategis, BULOG resmi membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgas Khusus) Penertiban Program Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Satgas Khusus ini bertugas untuk memperkuat pemantauan jalur distribusi, mengevaluasi kepatuhan mitra penyalur secara berkala, dan mencegah potensi penyalahgunaan sejak dini di seluruh wilayah operasional.

 

close
Pasang Iklan Disini