Iki Terbaru/Paling Greeess

Agen BRILink di Madiun Tembus 1.262 Unit, Dorong Inklusi Keuangan dan Geliat Ekonomi Masyarakat

Iki Radio — Keberadaan Agen BRILink terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi serta perluasan akses layanan keuangan masyarakat di wilayah Madiun, baik Kota maupun Kabupaten. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.262 Agen BRILink aktif dan 26 unit kerja mikro yang beroperasi melayani kebutuhan finansial warga setempat.

Manajer Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Nur Elfiana, mengungkapkan bahwa Agen BRILink berperan penting sebagai perpanjangan tangan BRI dalam mendekatkan akses perbankan ke kawasan pemukiman warga.

"Bagi masyarakat yang lokasinya jauh dari kantor BRI, keberadaan agen ini sangat membantu transaksi pengambilan maupun penyetoran uang tanpa harus menempuh jarak jauh," ujar Nur Elfiana, Selasa (29/9/2026).

Selain mempermudah nasabah, kehadiran BRILink juga membuka peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat setempat. Nur Elfiana menjelaskan bahwa para agen mendapatkan bagian profit (fee resmi) dari setiap transaksi yang dilakukan. 

Bahkan, ada agen berprestasi di daerah yang mampu meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah per bulan dari layanan transaksi perbankan tersebut.

"Bahkan ada yang menceritakan bahwa hasil dari Agen BRILink justru melampaui omzet toko utamanya. Fee resmi dari BRI yang diterima agen berprestasi ada yang mencapai Rp21 juta dalam sebulan, cukup dijalankan dari rumah atau disatukan dengan usaha yang sudah ada," terangnya.

Terkait ekspansi layanan, pihak BRI menetapkan aturan ketat guna menjaga persaingan tetap sehat antar-pelaku usaha. Salah satunya dengan memperhitungkan jarak minimal antar-agen.

"Tantangannya saat ini adalah tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menjadi agen. Namun, demi menjaga ekosistem bisnis yang sehat agar tidak saling berebut nasabah, kami menetapkan pembatasan jarak antar-agen minimal 1 kilometer," tegasnya.

Ke depan, BRI terus berupaya mendorong percepatan inklusi keuangan daerah dengan memperlengkap fitur transaksi pada aplikasi BRILink. Layanan agen tidak lagi terbatas pada setor dan tarik tunai, melainkan telah berkembang mencakup berbagai pembayaran tagihan hingga pembelian tiket transportasi publik seperti pesawat dan kapal feri (Ferizy).

Dengan penguatan peran Agen BRILink, BRI berharap integrasi layanan keuangan digital di tingkat tapak semakin solid, sehingga pelayanan transaksi masyarakat menjadi lebih efisien sekaligus dapat mengurangi antrean di kantor-kantor cabang operasional.(ir)

Dorong Akselerasi Digitalisasi Desa, Pemkab Madiun dan BRI Perkuat Sinergi BUMDes Melalui Agen BRILink

Iki Radio — Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya mempercepat program digitalisasi hingga ke pelosok desa. 

Langkah ini diwujudkan melalui penguatan kolaborasi antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Madiun dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta BUMDes Bersama (BUMDesma) se-Kabupaten Madiun, di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Selasa (29/9/2026).

Dalam acara sosialisasi dan penguatan sinergi yang dihadiri jajaran Pemkab Madiun, Dinas PMD, serta manajemen BRI Malang dan Madiun, Pemimpin Cabang BRI Madiun, Rizky Akbar Trilaksono, menegaskan optimismenya terhadap keterlibatan pengurus BUMDes dalam ekosistem digital perbankan.

"Kami berharap pertemuan ini dapat mengoptimalkan dan memperkuat sinergitas bagi BUMDes yang sudah menjadi Agen BRILink. Bagi yang belum, kami mengajak untuk bergabung menjadi bagian dari kami," ujar Rizky Akbar.

Ia menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen bersama untuk memperkuat perekonomian desa dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kabupaten Madiun.


Dorong Transparansi dan Efisiensi Layanan Keuangan

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi langkah konkret BRI dalam mendukung kemajuan Kabupaten Madiun menuju tata kelola ekonomi yang lebih bersih, sehat, dan sejahtera. 

Menurutnya, era digitalisasi menuntut BUMDes dan BUMDesma untuk adaptif agar dapat memberikan pelayanan yang akuntabel dan transparan.

"Di era digitalisasi ini, mau tidak mau harus kita lalui. Transaksi digital membuat historis keuangan terekam dengan baik sehingga transparansi dan akuntabilitas terjaga. Layanan yang baik akan membuat masyarakat semakin percaya dan maju bersama," ungkapnya.

Kehadiran Agen BRILink di BUMDes juga dinilai mampu memberikan efisiensi yang nyata bagi masyarakat desa. Warga desa yang tinggal jauh dari pusat kota atau ATM—seperti di wilayah Klargon maupun Sumberbendo—kini tidak perlu membuang waktu dan biaya transportasi ke Caruban atau Saradan hanya untuk bertransaksi keuangan.


Penguatan Ekonomi Desa dan Harapan Pengembangan BRI di Madiun

Selain efisiensi transaksi, kemitraan ini menjadi ruang sharing knowledge bagi BUMDes untuk menyerap pengalaman BRI yang telah berdiri sejak tahun 1895. 

Kunci utama keberhasilan pengelolaan keuangan desa, lanjutnya, adalah kedisiplinan dan kejujuran. BRI juga siap memfasilitasi kebutuhan permodalan serta pendampingan teknologi bagi BUMDes agar semakin berkembang.

Pemerintah Kabupaten Madiun berharap agar skala pelayanan BRI dapat terus ditingkatkan guna memaksimalkan cakupan layanan perbankan di seluruh pelosok Kabupaten Madiun.

Pemerintah dan DPR Sepakati Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp824 Triliun

Iki Radio — Pemerintah bersama DPR RI menyepakati alokasi anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 sebesar Rp824 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 13,9 persen dibandingkan anggaran tahun sebelumnya yang mencatatkan angka Rp720,8 triliun.

ilustrasi


Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

"Negara akan terus hadir dalam setiap denyut nadi kehidupan rakyat Indonesia, di antaranya melalui anggaran pendidikan Rp824 triliun," ujar Suahasil di hadapan para anggota dewan.

Selain pembiayaan rutin, dana pendidikan tersebut disiapkan untuk mendukung sejumlah program strategis, termasuk pembangunan Sekolah Unggul Garuda, peningatan layanan beasiswa, serta pengembangan talenta nasional melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kendati demikian, dalam paparannya Suahasil tidak menyinggung alokasi khusus untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Perlindungan Sosial dan Ketahanan Pangan

Tidak hanya sektor pendidikan, pemerintah juga menetapkan anggaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) sebesar Rp539,7 triliun. Anggaran ini ditujukan untuk melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, miskin, dan rentan, sekaligus mempercepat upaya pengentasan kemiskinan.

"Manfaatnya hadir melalui berbagai bantuan sosial seperti PKH, bantuan pangan, kartu sembako, bantuan iuran jaminan kesehatan nasional, dan untuk menjaga daya beli serta meningkatkan kemandirian," jelas Menkeu.

Sementara itu, guna memperkuat swasembada nasional dan menyejahterakan para petani serta nelayan, pemerintah mengalokasikan anggaran Ketahanan Pangan sebesar Rp195,3 triliun pada 2027.

 

Peningkatan Transfer ke Daerah

Di sektor hubungan keuangan pusat dan daerah, alokasi Transfer ke Daerah (TKD) disepakati naik menjadi Rp735 triliun. Peningkatan ini ditujukan untuk memastikan pemerataan agenda pembangunan dan penguatan kualitas pelayanan publik hingga ke pelosok negeri.

Suahasil menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar pemanfaatan anggaran dapat berjalan optimal.

"APBN dan APBD adalah satu kesatuan, bekerja dalam satu tarikan napas bersama agar setiap rupiah anggaran memberikan manfaat yang makin nyata dan merata bagi masyarakat," tambahnya.

Sinergi tersebut diharapkan dapat membangkitkan perekonomian nasional, memperkuat perlindungan masyarakat, serta menghadirkan kesejahteraan yang merata di seluruh Indonesia.

 

Blora Culture Festival 2026 Gelar Kolaborasi Lintas Daerah di Goa Terawang, Targetkan 1.000 Penari Tayub

Iki Radio — Perayaan budaya tahunan Blora Culture Festival (BCF) 2026 kembali digelar untuk ketiga kalinya pada Sabtu, 10 Oktober 2026, di kawasan wisata Goa Terawang. Gelaran tahun ini mengusung skala yang lebih luas dengan melibatkan para pelaku seni lintas daerah.

Melalui sistem open call, festival ini menarik antusiasme tinggi dari berbagai komunitas seni di luar Kabupaten Blora, mulai dari Banjarnegara, Tuban, hingga Rembang.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Yeti Romdonah, mengonfirmasi partisipasi para seniman dari daerah tetangga tersebut.

"Sudah ada yang mendaftar untuk berpartisipasi, mulai dari Banjarnegara, Tuban, hingga Rembang," kata Yeti pada Selasa (29/9/2026).

BCF 2026 mengusung misi utama menyatukan 1.000 penari Tayub dalam satu sajian seni bertema “Gatra Cacana Jaya Kerta Bhumi”. Aksi kolosal ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, organisasi wanita, seniman tradisional, masyarakat umum, hingga personel TNI dan Polri.

Selain Tayub sebagai menu utama, rangkaian festival ini juga memadukan pertunjukan seni khas Blora lainnya, seperti Barongan, Jedoran, dan Tari Prajurit Suro ing Jipang.

Rangkaian BCF 2026 juga dirangkaikan dengan Pertemuan Forum Komunikasi (FK) Desa Wisata (Deswita) ke-35 se-Jawa Tengah. Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Dinporabudpar Blora, Galih Indra, menyampaikan bahwa perwakilan pengelola desa wisata dan dinas pariwisata se-Jateng akan berkumpul sehari sebelum acara puncak.

"Sekitar 150 hingga 200 pengelola desa wisata dan perwakilan dinas pariwisata dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah akan berkumpul dan menginap di Desa Tinapan pada Jumat (9/10/2026)," terang Galih.

Para peserta FK Deswita tersebut dijadwalkan menghadiri puncak acara BCF 2026 di Goa Terawang pada hari berikutnya untuk menyaksikan langsung gelaran seni budaya kolaboratif tersebut.

 

DPR Sahkan RUU APBN 2027 Jadi Undang-Undang, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Iki Radio — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 menjadi Undang-Undang (UU). Pengesahan ini menetapkan total belanja negara mencapai Rp4.106,26 triliun.



Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (29/9/2026).

"Apakah rancangan undang-undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2027 dapat disetujui dan disahkan menjadi undang-undang?" tanya Ketua DPR RI Puan Maharani saat memimpin Rapat Paripurna.

Pertanyaan tersebut langsung disambut seruan "setuju" secara serentak dari seluruh anggota dewan dan tamu undangan yang hadir. Puan kemudian mengetuk palu sidang sebagai tanda sahnya beleid tersebut, diikuti ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.


Postur APBN 2027 Mengalami Peningkatan

Postur APBN Tahun Anggaran 2027 yang telah disepakati mencatatkan kenaikan, baik pada target pendapatan maupun pagu belanja negara jika dibandingkan dengan usulan awal dalam Nota Keuangan (NK) dan RAPBN.

 

Target pendapatan negara disepakati sebesar Rp3.435,10 triliun, naik dari usulan awal sebesar Rp3.426,03 triliun. Angka ini ditopang oleh:

  • Penerimaan Perpajakan: Rp2.911,95 triliun
  • Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP): Rp522,48 triliun

Sementara dari sisi pengeluaran, belanja negara disepakati sebesar Rp4.106,26 triliun, yang dialokasikan untuk:

  • Belanja Pemerintah Pusat (K/L dan Non K/L): Rp3.371,26 triliun
  • Transfer ke Daerah (TKD): Rp735 triliun

Atas postur belanja dan pendapatan tersebut, keseimbangan primer tercatat minus Rp20,85 triliun, sedangkan defisit anggaran ditetapkan sebesar Rp671,16 triliun atau setara dengan 2,4 persen terhadap PDB.


Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2027

Pemerintah dan DPR RI juga menyepakati sejumlah indikator asumsi dasar ekonomi makro untuk tahun anggaran 2027 sebagai berikut:

Indikator Ekonomi

Target / Asumsi Disepakati

Pertumbuhan Ekonomi

6,0%

Laju Inflasi

2,5%

Nilai Tukar Rupiah

Rp17.500 / US$

Suku Bunga SBN 10 Tahun

6,9%

Harga Minyak Mentah (ICP)

US$75 / barel

Lifting Minyak Bumi

612,5 ribu barel/hari (naik dari usulan awal 610 ribu)

Lifting Gas Bumi

954 ribu barel setara minyak/hari

Penyesuaian target lifting minyak bumi dari 610 ribu menjadi 612,5 ribu barel per hari menjadi salah satu perubahan positif yang disepakati guna mendukung optimalisasi penerimaan negara di sektor energi pada tahun 2027.

 

Amri/Nita Raih Medali Perak Asian Games 2026 Usai Dihentikan Jiang/Wei di Final

Iki Radio — Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, harus puas menyabet medali perak pada ajang Asian Games 2026. Amri/Nita takluk dari wakil Tiongkok, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, dua gim langsung dengan skor 19-21, 8-21 dalam partai final yang berlangsung di Ichinomiya, Selasa (29/9/2026).


Sejak awal gim pertama, laga sengit mewarnai pertarungan kedua pasangan. Kedudukan sempat imbang 2-2 sebelum Jiang/Wei memimpin hingga 6-4 lewat serangan-serangan tajam. Amri/Nita tak tinggal diam; mereka meningkatkan intensitas tekanan dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 6-6, bahkan berbalik unggul 8-7 berkat pertahanan solid yang memaksa Jiang Zhen Bang melakukan kesalahan.

Kejar-kejaran angka berlanjut hingga skor 10-10. Amri/Nita sukses mengamankan interval gim pertama dengan keunggulan 11-10 lewat smes Amri yang mendarat tepat di area kosong lawan.

Seusai interval, Amri/Nita tampil kian agresif. Variasi smes keras Amri dan ketajaman Nita di depan net membawa wakil Indonesia melesat hingga memimpin jauh 18-13. Sayangnya, Jiang/Wei perlahan bangkit dan menipiskan jarak menjadi 16-18. Meski Amri/Nita sempat menambah angka menjadi 19-16, ganda Tiongkok tersebut melancarkan serangan balasan yang bertubi-tubi. Tiga poin beruntun menyamakan kedudukan menjadi 19-19, sebelum akhirnya Jiang/Wei mengunci gim pertama 21-19 setelah memenangi reli sengit.

Memasuki gim kedua, kendali permainan sepenuhnya dipegang oleh Jiang/Wei. Amri/Nita tertinggal 1-4 di awal laga, dan selisih terus melebar hingga kedudukan 5-11 saat interval gim kedua.

Selepas jeda, Jiang/Wei tampil makin percaya diri dan mendominasi jalannya pertandingan. Serangan demi serangan dari wakil Tiongkok membuat Amri/Nita kesulitan memangkas jarak poin, hingga margin membengkak dari 6-14 menjadi 8-17. Jiang/Wei akhirnya berhasil mengamankan match point di angka 20-8 dan langsung menuntaskan perlawanan Amri/Nita dengan skor akhir 21-8 di gim kedua.

 

Bencana Banjir dan Longsor Terjang Nepal: 21 Orang Tewas, Ribuan Warga Dievakuasi

Iki Radio — Hujan deras yang mengguyur Nepal selama beberapa hari terakhir memicu banjir bandang dan tanah longsor di berbagai wilayah, termasuk kawasan ibu kota Kathmandu. Hingga Senin (28/9/2026), bencana ini dilaporkan telah menelan sedikitnya 21 korban jiwa, lima orang hilang, dan lima lainnya mengalami luka-luka.


Mengutip laporan SANA, Perdana Menteri Nepal Balendra Shah menyatakan bahwa seluruh korban luka saat ini tengah menjalani perawatan medis. Sementara itu, tim gabungan terus memfokuskan upaya pada penanganan darurat di lapangan.

"Operasi pencarian, penyelamatan, dan penyediaan tempat penampungan sementara terus dilakukan," ujar PM Balendra Shah.

Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa ancaman bencana belum berakhir mengingat hujan deras dan angin kencang masih berpotensi melanda sejumlah kawasan. Pemerintah mengimbau warga yang bermukim di dekat bantaran sungai maupun area perbukitan rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan dan menunda perjalanan yang tidak mendesak.

 

Sistem Tekanan Rendah Teluk Benggala

Berdasarkan keterangan Otoritas Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Nepal, intensitas hujan lebat yang terjadi sepanjang 24–27 September 2026 dipicu oleh sistem tekanan rendah di atas Teluk Benggala.

Dampak langsung bencana ini dirasakan oleh sedikitnya 747 keluarga. Sebagai langkah antisipasi, sekitar 2.000 warga yang berada di zona merah banjir dan longsor telah dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

 

Lumpuhnya Infrastruktur dan Pasokan Listrik

Bencana ini melumpuhkan akses transportasi akibat kerusakan parah pada ruas jalan dan infrastruktur vital lainnya. Sektor energi Nepal turut terpukul hebat setelah banjir mengganggu penyaluran pasokan listrik sebesar 1.013,2 megawatt pada jaringan transmisi nasional.

Selain itu, sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan kapasitas total 318 megawatt terpaksa dihentikan operasinya akibat robohnya menara-menara transmisi diterjang banjir.

 

Rangkaian Cuaca Ekstrem

Gelombang cuaca ekstrem ini terjadi hanya selang satu bulan dari bencana serupa pada 26 Agustus lalu, di mana banjir bandang meluapkan koridor Sungai Bhote Koshi dan Trishuli. Kala itu, dampak parah melanda wilayah Rasuwa, Nuwakot, Dhading, hingga kawasan hilir.

Bencana pada Agustus tersebut mencatatkan kerusakan masif pada permukiman, jembatan, dan fasilitas PLTA. Kementerian Luar Negeri Nepal mencatat hingga 29 Agustus, sebanyak 626 jenazah telah ditemukan, sementara sekitar 2.400 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

 

Banggakan Indonesia dan Jatim, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Dua Atlet Angkat Besi Peraih Medali Asian Games 2026

Iki Radio – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dua atlet angkat besi (lifter) asal Jawa Timur, Rahmat Erwin Abdullah dan Luluk Diana Tri Wijayana. Kedua atlet tersebut sukses mengharumkan nama bangsa usai masing-masing meraih medali emas dan perunggu pada ajang Asian Games 2026 di Jepang.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Khofifah saat menyapa kedua atlet melalui sambungan panggilan video dari Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Senin (28/9/2026).

Dalam ajang olahraga terbesar se-Asia yang berlangsung di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang, Rahmat Erwin Abdullah tampil memukau di kelas 75 kg putra dengan mencatatkan total angkatan 366 kg (160 kg snatch dan 206 kg clean and jerk). Capaian impresif ini mengantarkan Rahmat mengamankan medali emas setelah mengungguli lifter asal Thailand, Weeraphon Wichuma, yang mencatatkan total angkatan 365 kg.

Sementara itu, prestasi membanggakan juga diukir oleh Luluk Diana Tri Wijayana. Lifter muda asal Kabupaten Pacitan tersebut berhasil menyumbangkan medali perunggu di kelas 49 kg putri dengan total angkatan 191 kg, yang terdiri dari 88 kg snatch serta 103 kg clean and jerk.

Gubernur Khofifah mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas pencapaian luar biasa yang diukir oleh para atlet Jatim tersebut.

“Alhamdulillah warga bangsa semua bahagia dan bangga, apalagi Rahmat membawa nama Jawa Timur juga. Terima kasih ya Rahmat. Jawa Timur ini mendapatkan penghormatan yang luar biasa,” tutur Khofifah.

Tidak hanya menyampaikan rasa terima kasih, Khofifah juga mendoakan dan mendorong Rahmat agar dapat terus mempertahankan performanya hingga menembus podium tertinggi di ajang dunia selanjutnya.

“Mudah-mudahan terus berkembang dan sukses sampai Olympic juga dapat emas ya Rahmat,” lanjutnya.

Kepada Luluk Diana, Gubernur Khofifah menyuntikkan semangat agar terus optimistis, berlatih keras, dan mampu memetik prestasi yang lebih tinggi lagi pada berbagai kompetisi internasional mendatang.

Di sela-sela perbincangan, Khofifah turut menanyakan jadwal rencana kepulangan Rahmat dan Luluk ke Jawa Timur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana mengundang secara khusus kedua lifter berprestasi tersebut ke Gedung Negara Grahadi, Surabaya, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi resmi atas kontribusi besar mereka bagi olahraga Indonesia dan Jawa Timur.

close
Pasang Iklan Disini