Iki Terbaru/Paling Greeess

Olahraga di CFD Jakarta, Menkeu Purbaya: Masyarakat Antusias, Indikator Ekonomi Baik-Baik Saja

Iki Radio- Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengisi akhir pekan dengan berolahraga ringan di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (10/5/2026). 



Kegiatan yang rutin digelar di berbagai kota besar Indonesia itu dinilai menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas ekonomi masyarakat berjalan dengan baik.

Mengenakan jaket olahraga berlogo 8%, kaus abu-abu, celana training, dan sepatu kasual sport, Purbaya tampak berjalan santai dan sesekali berlari kecil di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

Kehadiran Purbaya menarik perhatian warga. Sejumlah masyarakat terlihat mengajak berbincang, berfoto bersama, hingga membuat konten seputar gaya hidup sehat dan olahraga.

Menkeu Purbaya mengaku dirinya memang sesekali mengikuti kegiatan CFD, bahkan jauh sebelum menjabat sebagai Menteri Keuangan. “Work life balance ya kerja keras, tapi jangan lupa istirahat yang cukup. Jangan kerja terus-menerus, harus balance,” ujar Purbaya.

“Ini sekali-sekali saja. Kalau lagi bosan di rumah, saya jalan-jalan di car free day. Dari dulu memang suka jalan-jalan meski tidak rutin,” lanjutnya.

Menurut Purbaya, ramainya aktivitas masyarakat di CFD menunjukkan adanya perputaran ekonomi yang sehat.

“Saya sekalian memantau keramaian dan aktivitas ekonomi masyarakat. Ini salah satu indikator bahwa ekonomi kita baik-baik saja,” katanya.

Ia memastikan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo terus memantau perkembangan ekonomi nasional secara intensif. 

Menurutnya, setiap gejala pelemahan ekonomi langsung dibahas untuk dicarikan solusi melalui berbagai kebijakan dan stimulus.

“Saya lihat sekarang lebih ramai dibanding beberapa bulan atau setahun lalu. Walaupun memang belum terlalu ramai, jadi ekonomi masih perlu terus didorong,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa.

“Kami sedang menyiapkan beberapa stimulus pada Juni supaya ekonomi bergerak lebih baik lagi,” tambahnya.

Grand Final Duta Wisata Batam 2026, Arya dan Keizia Raih Gelar Encik dan Puan

Iki Radio - Arya Saputra dan Keizia Hirano resmi terpilih sebagai Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 pada malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kota Batam yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Batam di Ballroom Harmoni One, Batamcentre, Sabtu (9/5/2026) malam.

Arya dinobatkan sebagai Encik Kota Batam 2026, sementara Keizia berhasil meraih gelar Puan Duta Wisata Kota Batam 2026 setelah menyisihkan puluhan peserta lainnya dalam proses seleksi yang berlangsung ketat.

Grand final yang mengusung tema “Proud Tourism and Culture Ready for the Future” tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali kota Batam, Li Claudia Chandra.

Dalam sambutannya, Firmansyah berharap, para finalis, khususnya pemenang Encik dan Puan Batam 2026, dapat menjadi garda terdepan dalam mempromosikan destinasi wisata dan budaya Kota Batam.

“Kami berharap para Duta Wisata dapat berkontribusi memperkenalkan potensi wisata dan budaya Batam lebih luas lagi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sektor pariwisata Batam terus menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 1,6 juta orang atau melampaui target yang ditetapkan Pemerintah Kota Batam. Untuk 2026, target kunjungan wisatawan ditingkatkan menjadi 1,75 juta orang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, proses pemilihan Encik dan Puan Batam 2026 berlangsung sekitar 45 hari dan diikuti 167 peserta audisi dari berbagai latar belakang profesi.

“Setelah melalui tahapan seleksi, terpilih 20 finalis yang terdiri atas 10 encik dan 10 puan. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari wawasan, penampilan, sikap, hingga kepercayaan diri peserta,” kata Ardiwinata.

Menurutnya, sebelum memasuki grand final, para finalis juga menjalani tahapan pra-karantina dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Batam. Mereka kemudian mengikuti karantina selama empat hari di Ayola Signature Ocarina Batam untuk mendapatkan pembekalan keterampilan dan wawasan kepariwisataan.

Melalui ajang tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap para Duta Wisata terpilih dapat menjadi wajah promosi pariwisata daerah sekaligus menginspirasi generasi muda untuk ikut melestarikan budaya dan memperkenalkan potensi Batam kepada masyarakat luas.

UMMAD Resmi Bertransformasi Menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT)

Iki Radio – Sebuah tonggak sejarah baru ditorehkan oleh persyarikatan Muhammadiyah di bidang pendidikan tinggi. 

Gedung UMMAD, Jalan Panjaitan Kota Madiun


Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) kini telah resmi bertransformasi dan berganti nama menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT).

Kepastian perubahan identitas ini disambut hangat oleh keluarga besar Muhammadiyah. 

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, dr. Sukadiono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, atas terbitnya Surat Keputusan (SK) perubahan nama tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri atas terbitnya SK perubahan nama ini. Sekarang sudah resmi, namanya menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur,” ujar dr. Sukadiono saat menerima kunjungan silaturahmi Menteri Brian Yuliarto di Kantor PWM Jatim, Sabtu (9/5/2026).

Perubahan besar ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 480/B/0/2026 yang dirilis pada 4 Mei 2026. Langkah ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan momentum penguatan eksistensi akademik. 

Saat ini, UMJT mengelola 13 program studi strategis yang terbagi dalam tiga rumpun utama. Diantaranya Rumpun Kesehatan dan Sains yang mencakup Administrasi Kesehatan, Ilmu Aktuaria, Ilmu Lingkungan, Kebidanan (D3), dan Biokewirausahaan.

Rumpun Teknologi, meliputi Informatika dan Sistem Informasi.

Rumpun Sosial dan Humaniora yang meliputi Ilmu Komunikasi, Psikologi, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Hukum, Manajemen, dan PGSD.

Ketua PWM Jatim, Sukadiono (batik hitam) memberikan beberapa buku pada Mendiktisaintek, Prof. Brian Yuliarto.


Rektor UMJT, Prof. Dr. Sofyan Anif, menegaskan bahwa perubahan nama ini adalah bagian krusial dari strategi revitalisasi institusi. 

Menurutnya, transformasi ini menyentuh dua aspek fundamental, yaitu mikro dan makro.

“Secara mikro, kami telah membenahi sarana penunjang pembelajaran untuk memastikan kualitas pendidikan terbaik. Di tingkat makro, kami berhasil menggandakan jumlah program studi dari semula 6 menjadi 13 melalui mekanisme hibah penyatuan,” jelas Prof. Sofyan.

Ia menambahkan bahwa dengan identitas baru ini, UMJT berkomitmen penuh untuk menjadi bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang unggul dan berkemajuan di tingkat nasional.

Proses panjang menuju UMJT dimulai sejak Mei 2024 melalui program Hibah Akselerasi Program Penggabungan/Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta (APPP-PTS) dari Ditjen Diktiristek. 

Hibah ini menjadi katalisator utama yang memungkinkan penyatuan UMMAD dengan Politeknik Seni Yogyakarta.

Langkah berani ini mendapat dukungan penuh dari seluruh tingkatan organisasi, mulai dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), PWM Jatim, hingga Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Dengan nama baru ini, UMJT kini bersiap melangkah lebih jauh dalam mencetak generasi unggul yang siap berkontribusi bagi Jawa Timur dan Indonesia.(ir)

Gelar Reses, Waka DPRD Kabupaten Madiun Sosialisasikan Pembangunan Infrastruktur

Iki Radio – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun dari Fraksi Golkar, Mujono, menggelar kegiatan reses sekaligus sosialisasi pembangunan infrastruktur di Desa Babadan Lor, Kecamatan Balerejo, pada Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang berfokus pada rencana pembangunan rabat beton ini dilaksanakan di kediaman Wakil Ketua BPD, Budi Prasojo, yang terletak di wilayah RT 006 RW 002.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, para Ketua RT, serta warga setempat yang antusias mengikuti jalannya diskusi.

Dalam sambutannya, Mujono menjelaskan bahwa proyek rabat beton ini merupakan langkah nyata dalam merespons aspirasi warga terkait perbaikan jalan lingkungan.

Rencananya, pembangunan akan mencakup wilayah yang cukup luas, mulai lingkungan RT 05 hingga RT 22, Desa Babadan Lor.

"Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan desa serta memperlancar mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat sehari-hari," ujar Mujono.

Selain sebagai ajang sosialisasi teknis, agenda reses ini dimanfaatkan Mujono untuk berdialog langsung dengan konstituen. 

Ia menekankan pentingnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di wilayah pedesaan agar tidak ada ketimpangan fasilitas antarwilayah.

Warga Desa Babadan Lor menyambut positif rencana tersebut. Mereka berharap proses pengerjaan dapat segera terealisasi tanpa kendala berarti, mengingat akses jalan yang layak merupakan kebutuhan primer bagi aktivitas warga.

Pemerintah Desa Babadan Lor turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh DPRD Kabupaten Madiun, khususnya melalui Fraksi Golkar.

Dukungan anggaran dan pengawasan dari legislatif dinilai sangat krusial dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan dan kenyamanan hidup masyarakat di tingkat desa. 

Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan roda perekonomian lokal di Kecamatan Balerejo dapat bergerak lebih cepat.(ir)

Jatim Surplus Beras, Khofifah Jajaki Peluang Ekspor ke Arab Saudi dan Dorong Modernisasi Pertanian

Iki Radio – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri gerakan panen raya dan percepatan tanam di Desa Gading, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, pada Jumat (8/5/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian guna menjaga kedaulatan pangan nasional sekaligus membidik pasar ekspor.

Produksi beras di Jawa Timur saat ini tercatat mengalami surplus yang diprediksi mampu mencukupi kebutuhan hingga tahun depan. 

Khofifah menilai kondisi ini sebagai momentum yang tepat untuk memperluas jangkauan pasar internasional.

“Katanya surplusnya cukup sampai tahun depan. Itu artinya tantangan kita adalah bagaimana kita bisa ekspor beras kita,” ujar Khofifah.

Sebagai langkah konkret, Khofifah mengaku telah menjalin komunikasi dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah. 

Fokus pembicaraan tersebut adalah menyelaraskan kualitas produksi beras Jawa Timur dengan standar kebutuhan di Arab Saudi.

“Saya sudah komunikasi dengan Pak Faisal Abdullah. Kita coba lihat kesesuaian antara beras yang kita produksi dengan kualitas yang dibutuhkan Arab Saudi, serta menghitung seberapa banyak volume yang bisa kita kirimkan,” imbuhnya.

Selain agenda ekspor, Khofifah turut menyoroti stabilitas ekonomi di tingkat petani. Berdasarkan laporan dari Bupati Madiun, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen di wilayah Balerejo telah mencapai Rp7.500 per kilogram.

“Alhamdulillah, harga ini diharapkan mampu memberikan penguatan kesejahteraan bagi para petani di Desa Gading, Balerejo, Madiun, dan Jawa Timur pada umumnya,” tuturnya.

Kegiatan panen raya ini juga menjadi ajang pameran inovasi teknologi pertanian modern. Berbagai alat mesin pertanian (alsintan) mutakhir seperti transplanter, drone pertanian, hingga combine harvester dioperasikan di lahan tersebut.

Khofifah memandang modernisasi adalah kunci untuk menarik minat generasi milenial dan Gen Z ke sektor agraris. 

Mengingat Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah petani muda terbanyak di Indonesia, transformasi teknologi menjadi hal yang mendesak.

“Modernisasi alsintan sangat penting. Sektor ini harus friendly bagi anak muda sehingga mereka tidak semua berbondong-bondong ke kota, melainkan tetap menjadi penguat sektor pertanian di daerah,” tegasnya.

Khofifah menyebut beras bukan sekadar bahan pangan, melainkan "produk politik" karena pengaruhnya yang besar terhadap stabilitas negara.

“Bagi Indonesia, beras ini produk politik. Ketersediaannya harus aman dan harganya harus terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat agar stabilitas sosial tetap terjaga,” jelas Khofifah.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para petani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ia juluki sebagai pahlawan pangan nasional dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan.(ir)

513 KK Prasejahtera di Kabupaten Madiun, Terima Bantuan Pasang Listrik Gratis

Iki Radio - Senyum bahagia terpancar dari wajah ratusan warga Kabupaten Madiun. Sebanyak 513 Kepala Keluarga (KK) yang tergolong rumah tangga kurang mampu kini resmi memiliki akses listrik mandiri berkat program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Suparni Bahlil Lahadalia menyalakan sambungan listrik penerima BPBL di Desa Pacinan, Kamis (7/5/2026)

Ketua Dharma Wanita Kementerian ESDM, Sri Suparni Bahlil, menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut di Desa Pacinan, Kecamatan Balerejo, pada Kamis (7/5/2026). 

Ia menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk memastikan keadilan energi di seluruh pelosok Indonesia.

"Sasarannya adalah warga kurang mampu yang belum memiliki akses listrik maupun rumah tangga miskin yang selama ini menyalur dari tetangga. Kami mendapat data bahwa masih ada warga di Kabupaten Madiun yang belum mendapat akses listrik sendiri," ujar Sri Suparni.

Program BPBL ini tidak sekadar menyambungkan kabel, namun memberikan paket instalasi lengkap agar warga bisa langsung menikmati manfaatnya. Setiap penerima bantuan mendapatkan sambungan daya listrik 900 Volt Amper (VA), dengan instalasi 3 titik lampu dan 1 stop kontak, serta sudah mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO).

Tidak hanya itu, para penerima juga mendapatkan token awal senilai Rp 100 ribu.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah pusat. Menurutnya, program ini sangat membantu meningkatkan taraf hidup warga yang selama ini terbatas dalam aktivitas malam hari karena kendala listrik.

Adapun penerima bantuan ini di Kecamatan Balerejo terdapat 257 KK, Kecamatan Pilangkenceng dan lainnya 256 KK.

Secara lebih luas, Provinsi Jawa Timur mendapat alokasi yang cukup besar dalam program ini, yakni mencapai 40.910 KK sasaran.

Selain meresmikan sambungan listrik, rombongan Dharma Wanita Kementerian ESDM juga melakukan serangkaian aksi sosial di wilayah Balerejo dan Pilangkenceng. 

Diantaranya penyaluran paket peralatan sekolah untuk siswa SD, penyerahan paket Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan), pemberian perlengkapan shalat, dan pemasangan lampu penerangan jalan di titik-titik strategis.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kemandirian energi di tingkat rumah tangga dapat mendorong produktivitas ekonomi dan kualitas pendidikan anak-anak di Kabupaten Madiun.(ir)

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu dan Ribuan Obat Terlarang

Iki Radio - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun melaksanakan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Kamis (7/5/2026).

Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor Kejari Madiun.

Dari sejumlah barang bukti yang dihancurkan, narkotika jenis sabu seberat 1,1 kilogram menjadi poin utama dalam giat tersebut.

Pemusnahan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai eksekutor putusan pengadilan guna memastikan barang bukti tidak disalahgunakan.

Seluruh barang bukti berasal dari penanganan perkara periode Desember 2025 hingga April 2026. Selain sabu dalam jumlah besar, petugas juga memusnahkan berbagai jenis obat keras dan barang sitaan lainnya.

Diantaranya Pil doble L 766 Butir, Tramadol HCL 313 Butir, Trihexyphenidyl 50 Butir.

Selain itu juga dimusnahkan barang bukti pidana umum lainnya. Diantaranya, 16 unit handphone, 2 timbangan digital, 37 potong pakaian, 52 unit perkakas, dan 8 dokumen perkara.

Kepala Kejari Kabupaten Madiun, Ahmad Hariyanto Mayangkoro, menegaskan bahwa pemusnahan dilakukan dengan cara merusak barang hingga tidak lagi memiliki nilai ekonomis maupun fungsi awal.

"Kami melaksanakan tugas pokok dan fungsi jaksa sebagai eksekutor. Langkah ini penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan barang bukti oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Ahmad dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Pemusnahan dilakukan secara terbuka sesuai dengan amar putusan pengadilan.

Hal ini sekaligus menjadi simbol ketegasan aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Madiun.

Kejari Kabupaten Madiun memastikan akan terus menindak tegas setiap pelaku tindak pidana narkotika guna memberikan efek jera dan menjaga kondusivitas masyarakat dari ancaman barang haram tersebut.(ir)

 

Pemkab Madiun Sambut Kunjungan ESDM dan Seruni Kabinet Merah Putih

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun menyambut kunjungan kerja strategis dari jajaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama organisasi istri menteri, Seruni (Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia) Kabinet Merah Putih, pada Rabu (6/5/2026) malam.

Acara ramah tamah yang digelar di Pendopo Muda Graha tersebut menandai dimulainya rangkaian agenda penguatan akses energi nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah yang dikenal sebagai "Bumi Kampung Pesilat" ini.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian nyata pemerintah pusat. Fokus utama kunjungan ini adalah rencana Penyalaan Pertama Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

"Secara ekonomi, program BPBL dan PJUTS akan membuka akses energi yang lebih luas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah pedesaan," ujar Bupati Hari Wuryanto.

Bantuan ini mencakup 527 Titik BPBL, program pemasangan listrik gratis bagi rumah tangga tidak mampu. Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) pemasangan lampu jalan ramah lingkungan di berbagai titik strategis. Edukasi hemat energi, dengan sosialisasi bagi ibu rumah tangga mengenai penggunaan energi yang bijak untuk menekan pengeluaran keluarga.

Kehadiran rombongan Seruni dipimpin langsung oleh Ketua Bidang IV, Sri Suparni Bahlil. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini membawa misi khusus sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto, yakni memastikan seluruh rakyat Indonesia memiliki akses listrik pada tahun 2029.

"Kami hadir untuk membantu kementerian dalam menyukseskan program pemerintah agar akses energi merata dari Sabang sampai Merauke. Insyaallah di Kabupaten Madiun ini akan diberikan bantuan BPBL sebanyak 527 titik," ungkap Sri Suparni Bahlil.

Meski sempat mengalami keterlambatan jadwal setelah agenda padat di Sragen, rombongan mengaku terkesan dengan kehangatan penyambutan dan keunikan ornamen Pendopo Muda Graha.

Selain urusan energi, kolaborasi ini juga menyasar sektor sosial dan pendidikan. Diantaranya kunjungan langsung ke wilayah Balerejo dan sejumlah sekolah. Pemberian paket pangan bergizi dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak di Kabupaten Madiun.

Program ini dinilai selaras dengan visi Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bersahaja).

Langkah masif dari Kementerian ESDM ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi pusat dan daerah, sehingga dampak pembangunan benar-benar dirasakan langsung oleh lapisan masyarakat terbawah secara terarah dan berkelanjutan.(ir)

close
Pasang Iklan Disini