Iki Terbaru/Paling Greeess

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Andalkan Inovasi "Kalesang Papi" dan "Sahabat PBI-JKN" dalam Ajang IGA 2026

JAKARTA, Iki Radio — Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, memaparkan dua program inovatif unggulan untuk memperkuat keuangan daerah serta meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat. Pemaparan tersebut disampaikan dalam tahapan penilaian Innovative Government Award (IGA) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, Rabu (4/11/2026).

Kedua inovasi yang diperkenalkan meliputi Kalesang Papi (Kawal Langsung Penggunaan Air Permukaan) dan Sahabat PBI-JKN (Solusi Aktivasi, Harmonisasi, dan Bantuan Administrasi Terpadu).

Sherly menjelaskan bahwa kedua program ini memadukan pendekatan digital dan non-digital dengan satu tujuan utama, yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, responsif, dan berdampak nyata.

“Dua inovasi ini memiliki satu tujuan, yakni memperkuat fiskal daerah dan memastikan perlindungan kesehatan masyarakat. Satu inovasi digital dan satu lagi non-digital. Keduanya untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih akuntabel, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat Maluku Utara,” ujar Sherly, seperti dikutip dari Antara, Kamis (5/11/2026).

 

1. Optimalisasi Fiskal Melalui "Kalesang Papi"

Inovasi Kalesang Papi dirancang untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pengelolaan Pajak Air Permukaan (PAP) berbasis sistem digital. Sistem ini mencakup pengukuran penggunaan air, verifikasi data, hingga proses penagihan yang lebih transparan dan akurat.

Langkah ini dinilai sangat strategis mengingat pada tahun 2025, Pajak Air Permukaan menyumbang sekitar 33% dari total PAD Maluku Utara. Hingga 2 November 2026, realisasi PAD Maluku Utara bahkan tercatat telah mencapai Rp1,5 triliun.

 

2. Jaminan Kesehatan Lewat "Sahabat PBI-JKN"

Di bidang pelayanan publik dan kesehatan, Pemprov Maluku Utara menghadirkan program Sahabat PBI-JKN guna membantu warga yang menghadapi kendala administrasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional.

Program ini berfokus pada deteksi dini serta pendampingan aktivasi kembali kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN. Inovasi ini menjadi pendorong penting dalam mempertahankan dan meningkatkan cakupan Universal Health Coverage (UHC) Maluku Utara yang sebelumnya telah mencapai 97,26% pada tahun 2025.

Gubernur Sherly menambahkan, keberlanjutan kedua inovasi ini telah diintegrasikan langsung ke dalam perencanaan serta penganggaran daerah. Pemprov juga memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah demi memastikan program berjalan optimal.


Apresiasi dari Kemendagri

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, mengapresiasi langkah inovatif tersebut. Ia menegaskan bahwa ajang IGA bukan sekadar kompetisi pemberian penghargaan semata, melainkan sarana mendorong pemda melahirkan solusi nyata bagi masyarakat.

"Inovasi bukan sekadar aplikasi baru, kegiatan baru, atau perubahan nama program. Inovasi adalah cara baru yang lebih efektif untuk menghasilkan nilai publik," pungkas Wiyagus.

 

Kepala BNPB Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI AD dalam Operasi Karhutla Kalteng

JAKARTA, Iki Radio — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Kristomei Sianturi, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI Angkatan Darat (AD) dalam misi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Ketiga prajurit tersebut gugur akibat kecelakaan helikopter yang terjadi pada Rabu, 4 November 2026.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga orang prajurit TNI dalam operasi penanggulangan karhutla di Kalimantan Tengah kemarin," ujar Kristomei kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Selain menyampaikan duka cita, Kristomei turut mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan penuh kepada para petugas yang saat ini masih berjibaku di lapangan demi menangani karhutla di berbagai wilayah.

"Saya juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Indonesia, mari sama-sama kita bantu, mari sama-sama kita dukung saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan tugas dalam rangka penanggulangan kebakaran hutan dan lahan," tambahnya.

Ia menegaskan bahwa dukungan nyata dari masyarakat sangat diperlukan, salah satunya dengan menghentikan tindakan pembakaran hutan dan lahan yang dapat memperparah situasi serta menghambat upaya pemadaman api oleh petugas.

Sebelumnya, TNI Angkatan Darat mengerahkan tim untuk mengevakuasi delapan orang kru helikopter yang mengalami kecelakaan saat melaksanakan operasi pemadaman karhutla. Peristiwa nahas tersebut terjadi di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada Rabu (4/11/2026).

Kecelakaan yang melibatkan Helikopter Mi 17V5 milik Pusat Penerbang Angkatan Darat (Puspenerbad) itu terjadi sekitar pukul 11.18 WIB. Helikopter awalnya lepas landas dari Kuala Pembuang pada pukul 09.55 WIB dengan misi menangani karhutla di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Nahas, ketika helikopter tengah mengambil air (water bombing) di perairan Desa Sungai Perlu, armada tersebut mengalami kendala terbang hingga akhirnya jatuh di sungai. Sesaat setelah kejadian, pihak TNI AD langsung bergerak cepat mengirimkan personel untuk mengevakuasi para kru melalui jalur udara guna memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan secepatnya.

 

Keren! Lesti Kejora Sabet Penghargaan Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik AMI Awards 2026

JAKARTA, Iki Radio – Pedangdut berbakat Lesti Kejora kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah musik Tanah Air. Ia sukses membawa pulang penghargaan bergengsi sebagai Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik dalam ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards ke-29. Acara puncak penghargaan ini digelar di Ciputra Artpreneur, Jakarta, pada Rabu, 4 November 2026.

Kemenangan ini diraih Lesti berkat lagu hitsnya yang berjudul "Kura Kura Dalam Perahu". Melalui karya tersebut, ia berhasil unggul dari sejumlah pesaing tangguh di kategori yang sama, yakni Erie Suzan, Iis Dahlia, Sridevi, dan Tasya.

Prestasi ini sekaligus memperpanjang dominasi Lesti di ajang AMI Awards dengan mencatatkan total enam piala untuk kategori Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik. Sebelumnya, istri dari Rizky Billar ini juga pernah menyabet gelar serupa pada tahun 2017, 2021, 2023, 2024, and 2025.

Saat naik ke atas panggung untuk menerima trofi kemenangan, Lesti tak kuasa menyembunyikan rasa syukur dan bahagianya. Ia menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Sang Pencipta serta keluarga tercinta yang selalu menjadi pendukung utama dalam perjalanan kariernya.

"Terima kasih kepada Allah Subhanahu wa taala, kepada orang tua, suami, keluarga, anak-anak di rumah yang selalu mendukung dan selalu meridhai saya untuk terus berada di industri musik ini," ujar Lesti penuh haru.

Selain keluarga, Lesti juga memberikan apresiasi khusus kepada para penggemar setianya, Lesti Lovers dan Leslar Lovers, yang selalu mendengarkan dan mendukung karya-karyanya.

Persembahan untuk Insan Musik Dangdut Indonesia

Lebih dari sekadar pencapaian pribadi, Lesti mempersembahkan penghargaan tersebut untuk seluruh insan musik dangdut di Indonesia. Ia mengajak generasi muda untuk terus bersemangat melestarikan dan mengembangkan musik dangdut agar tetap eksis di tengah dinamika zaman.

 

"Kita harus selalu semangat untuk bisa terus menjadi generasi muda atau menjadi generasi musik dangdut. Karena musik dangdut, kalau bukan kita yang melestarikan, siapa lagi?" ungkapnya.

 

Lesti turut menyampaikan rasa hormat kepada para senior, legenda, dan guru musik dangdut, serta memberikan apresiasi khusus kepada produser musik di balik karya-karyanya, Adibal Sahrul.

 

Menutup pidato kemenangannya dengan penuh semangat, Lesti meneriakkan apresiasi kepada pihak penyelenggara sekaligus seruan kebanggaan untuk musik nasional.

 

"Terima kasih, AMI! Hidup dangdut!" tutup Lesti Kejora.

 

Tindak Lanjut Arahan Prabowo, Menlu Tata Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla dan Pembentukan JTF

JAKARTA, Iki Radio — Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Arrmanatha Nassir (Tata), memimpin rapat koordinasi tingkat menteri untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bencana kabut asap di Indonesia.

Pertemuan khusus yang digelar berdasarkan arahan Presiden RI Prabowo Subianto ini dihadiri oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, serta perwakilan dari Kementerian Keuangan. Fokus utama rapat adalah menindaklanjuti upaya penanganan praktik bisnis tidak bertanggung jawab yang menjadi salah satu pemicu terjadinya karhutla.

Langkah koordinasi ini merupakan kelanjutan dari pertemuan bilateral antara Menlu Tata dan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan pada 27 Oktober lalu. Dalam pertemuan tersebut, kedua negara telah sepakat untuk membentuk Joint Task Force on Strengthening Business Responsibilities between Indonesia and Singapore (JTF).

Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan bahwa JTF dirancang sebagai wadah strategis untuk memperkuat pertukaran informasi serta membangun rasa saling percaya antara Indonesia dan Singapura dalam penanggulangan karhutla.

"Ke depan, Menlu Arrmanatha juga berharap JTF dapat menjadi wadah untuk menangani persoalan strategis lain dalam memastikan praktik bisnis bertanggung jawab yang melibatkan kedua negara," tulis pernyataan resmi Kemlu RI, Rabu (4/11/2026).

Dalam rapat koordinasi lintas kementerian tersebut, para menteri merumuskan berbagai persiapan teknis pembentukan JTF, mencakup modalitas dan lingkup kerja yang disesuaikan dengan tugas serta kewenangan masing-masing kementerian.

Para menteri yang hadir mempertegas komitmen penuh pemerintah untuk terus bersinergi dalam menindak tegas pelanggaran hukum lingkungan secara berkelanjutan.

"Penanganan karhutla menjadi prioritas utama. Untuk memutus mata rantai praktik bisnis yang tidak bertanggung jawab, diperlukan sinergi seluruh kementerian dan lembaga terkait serta kerja sama yang baik dengan negara mitra," tegas Menlu Tata.

 

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 3 Kilometer

LUMAJANG, Iki Radio — Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Kamis pagi, 5 November 2026. Letusan tersebut disertai dengan luncuran awan panas guguran sejauh 3 kilometer dari puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, menyampaikan bahwa erupsi tercatat terjadi pada pukul 06.33 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau setara 4.376 meter di atas permukaan laut (mdpl).

"Telah terjadi erupsi Gunung Semeru pada tanggal 5 November 2026 pukul 06.33 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 mdpl," ujar Sigit, dikutip dari Antara, Kamis (5/11/2026).

Letusan pada pukul 06.33 WIB ini menghasilkan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong ke arah selatan dan barat daya. Berdasarkan data seismogram, erupsi terekam dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan berdurasi sekitar 3 menit 44 detik.

"Letusan Gunung Semeru disertai awan panas guguran dengan jarak luncur lebih kurang 3 kilometer dari puncak Mahameru," tambahnya.

Sebelum erupsi utama tersebut, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini telah mengalami dua kali letusan pada hari yang sama:

  • Pukul 03.33 WIB: Visual letusan tidak teramati secara langsung, namun terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 153 detik.
  • Pukul 05.37 WIB: Kolom abu teramati setinggi kurang lebih 200 meter di atas puncak dengan warna putih hingga kelabu berintensitas tebal yang mengarah ke barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 124 detik.

 

Status Aktivitas dan Imbauan Keselamatan

Saat ini, tingkat aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih berada pada Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui petugas pos pengamatan mengimbau masyarakat untuk mematuhi sejumlah batasan radius aman demi menghindari potensi bencana:

  • Sektor Tenggara sepanjang Besuk Kobokan: Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).
  • Sempadan Sungai Besuk Kobokan: Di luar jarak 13 km, warga dilarang beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 km dari puncak.
  • Radius 5 Kilometer dari Puncak: Masyarakat tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.

Warga diimbau untuk terus waspada terhadap potensi ancaman awan panas, guguran lava, dan lahar dingin di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," pungkas Sigit.

 

 

Menperin Sarmuji Dorong Industri Produk Antara dan Hilirisasi Komoditas Lokal untuk Perkuat Rantai Pasok Nasional

TANGERANG, Iki Radio — Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong pengembangan industri produk antara (intermediate product) guna memperkuat rantai pasok (supply chain) industri nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas berbasis sumber daya alam lokal.

Menurut Sarmuji, pengembangan produk antara memungkinkan pelaku usaha—khususnya di sektor pangan—memperluas peran mereka dalam rantai nilai industri. Pelaku usaha tidak lagi hanya menghasilkan produk akhir untuk konsumen, tetapi juga mampu memasok bahan baku olahan yang dibutuhkan oleh sektor industri lainnya.

"Produk antara memungkinkan pelaku usaha pangan mengambil peran lebih luas dalam rantai nilai, tidak hanya menjual produk akhir kepada konsumen, tetapi juga memasok kebutuhan bagi usaha dan industri lain," ujar Sarmuji pada Pameran Krista Interfood dan Penganugerahan Indonesia Food Innovation (IFI) 2026 di Tangerang, Rabu (4/11/2026).

Dalam ajang tersebut, Sarmuji menyoroti berbagai inovasi pengolahan komoditas lokal seperti mi berbahan sagu, mi kombinasi singkong dan tempe, rumput laut untuk bahan baku biofuel, hingga pemanfaatan alga menjadi ekstrak pangan fungsional. Pemanfaatan hasil samping pengolahan ikan—seperti kulit, sisik, dan tulang—menjadi kolagen juga menjadi perhatian khusus karena sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular yang mengurangi limbah dan membuka peluang usaha baru bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Sarmuji menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh terus mengandalkan penjualan komoditas mentah. Hilirisasi, riset, dan inovasi mutlak diperlukan untuk menciptakan produk bernilai tambah yang berdaya saing tinggi.


Industri Mamin Tumbuh 6,77 Persen dan Cetak Surplus $25 Miliar

Sektor makanan dan minuman (mamin) terbukti tetap menjadi penopang utama industri pengolahan nonmigas nasional. Sarmuji memaparkan bahwa pada Semester I-2026, industri mamin tumbuh 6,77% dan menyumbang 41,86% terhadap PDB industri pengolahan nonmigas. Realisasi investasi di sektor ini mencapai Rp 47,74 triliun, di mana 59% berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Kinerja ekspor-impor sektor mamin periode Januari–Agustus 2026 juga mencatatkan hasil positif:

  • Nilai Ekspor: US$ 34,65 miliar
  • Nilai Impor: US$ 9,7 miliar
  • Surplus Perdagangan: Hampir US$ 25 miliar
  • Penyerapan Tenaga Kerja: Sekitar 6,9 juta orang

Pertumbuhan sektor mamin selaras dengan penguatan manufaktur nasional. Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Oktober 2026 mencatatkan angka 54,0, mengungguli sejumlah negara seperti Jepang (53,3), Vietnam (52,3), China (52,0), dan Korea Selatan (51,3). Sementara itu, Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Oktober 2026 turut menguat ke level 53,77.

"Ini merupakan modal yang sangat baik. Kita harus memanfaatkan momentum ekspansi ini untuk bekerja lebih cepat dan lebih kuat. Kemenperin siap bukan hanya menjadi fasilitator dan regulator, tetapi juga akselerator bagi pertumbuhan sektor industri," tegasnya.


Potensi Biodiversitas dan Diplomasi Kuliner

Di luar sektor pangan, Menperin mendorong pemanfaatan keanekaragaman hayati (biodiversitas) Indonesia sebagai bahan baku industri farmasi demi mengurangi ketergantungan pada impor obat-obatan.

Sarmuji juga menilai produk pangan dan kuliner Nusantara memiliki potensi besar sebagai sarana soft diplomacy di tingkat global. Ia mendorong kolaborasi erat antara pelaku industri pangan dengan diaspora Indonesia di luar negeri untuk memperluas penetrasi pasar dan memperkenalkan produk lokal secara global.

 

Helikopter Mi-17 Penerbad Jatuh Saat Water Bombing Karhutla di Kalteng, Tiga Prajurit TNI Gugur

SERUYAN, Iki Radio — Helikopter Mi-17 milik Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad) mengalami kecelakaan di kawasan perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada Rabu (4/11/2026). Insiden tragis ini terjadi ketika helikopter tengah menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari udara.

Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Menurut keterangannya, helikopter angkut berat itu mengalami kendala teknis saat mengambil air (water bombing) di areal sekitar Taman Nasional Tanjung Puting.

"Ya, jadi ini ada insiden. Pesawat dari Penerbad Mi-17 kebetulan bertugas untuk water bombing di daerah seputaran Taman Nasional Tanjung Puting. Kejadiannya sekitar kurang lebih jam 11.00 WIB," ujar Zainul Arifin.


Data Kru dan Korban

Helikopter tersebut diketahui membawa total delapan personel kru saat menjalankan tugas mulianya. Berdasarkan data resmi, tiga prajurit terbaik TNI gugur dalam insiden ini, sementara lima personel lainnya berhasil dievakuasi dengan berbagai kondisi luka-luka dan mendapatkan perawatan medis.

 

Berikut adalah daftar kru yang berada di dalam helikopter:

  1. Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah (Pilot in Command/PIC) — Gugur
  2. Kapten Cpn Anumerta Nurhafiz Akbar (Second in Command/SIC) — Gugur
  3. Sertu Anumerta Heri Prasetyo (Mekanik/Kru) — Gugur
  4. Kapten Cpn Suganda (Flight Engineer) — Mengalami luka-luka, dirawat di RSUD Kuala Pembuang
  5. Lettu Cpn Fercis (TI) — Kondisi aman, dalam perawatan
  6. Serka Kadiya (AVC) — Mengalami gangguan paru-paru, dirawat di RSUD Kuala Pembuang
  7. Serda Sardi (Mekanik) — Selamat/Dalam evakuasi
  8. Pratu Gilang (Mekanik) — Berhasil dievakuasi


Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Hingga Rabu (4/11/2026) malam, tim SAR gabungan terus berupaya maksimal menembus lokasi kecelakaan yang memiliki medan cukup sulit dijangkau. Upaya penyelamatan difokuskan untuk mencari satu personel yang diduga masih terjebak di dalam bangkai badan helikopter.

"Namanya kecelakaan kita tidak pernah tahu. Memang krunya ada delapan orang. Lima orang sudah dirawat ke sini, dua orang bisa dipastikan meninggal, dan satu ini masih dalam tahap pencarian," tambah Mayjen TNI Zainul Arifin.

Operasi pemadaman karhutla melalui jalur udara selama ini menjadi salah satu garda terdepan yang sangat vital dalam melindungi ekosistem hutan nusantara serta permukiman warga dari ancaman kepungan asap dan kerusakan lingkungan yang lebih luas. Pengabdian para prajurit dalam misi kemanusiaan dan penjagaan lingkungan ini menjadi duka mendalam bagi institusi TNI dan seluruh masyarakat Indonesia.

 

5 November : Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Momentum Lestarikan Kekayaan Flora dan Fauna Indonesia

MADIUN, Iki Radio — Setiap tanggal 5 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN). 

Peringatan penting ini bertujuan untuk menumbuhkan serta meningkatkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya upaya pelestarian puspa (flora) dan satwa (fauna) yang ada di nusantara.

Sebagai salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman hayati (megabiodiversity) tertinggi di dunia, Indonesia memiliki kekayaan jenis tumbuhan dan satwa liar yang luar biasa. 

Namun, tantangan terhadap kelestarian alam serta ancaman terhadap habitat asli flora dan fauna menuntut adanya kepedulian bersama dari berbagai pihak.

Peringatan HCPSN sendiri pertama kali dicanangkan dan ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 1993, yang ditandatangani langsung oleh Presiden Republik Indonesia ke-2, Soeharto. 

Melalui penetapan tersebut, pemerintah berkeinginan agar masyarakat tidak hanya mengenal kekayaan alam Indonesia, tetapi juga turut serta aktif dalam melindungi dan melestarikannya untuk generasi mendatang.

Melalui momentum Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ini, masyarakat diharapkan dapat merefleksikan kembali pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. 

Langkah kecil seperti tidak memperdagangkan satwa dilindungi, mengurangi perusakan habitat, hingga mendukung gerakan konservasi alam menjadi kunci utama agar flora dan fauna khas Indonesia tetap lestari di habitat aslinya.

close
Pasang Iklan Disini