Iki Terbaru/Paling Greeess

Komisi XIII DPR dan Kemenimipas Bongkar 10 Bangunan Mewah Ilegal di Lapas Cibinong

Iki Radio — Komisi XIII DPR RI bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengambil langkah tegas dengan membongkar 10 unit bangunan mewah di area Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/9/2026).

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, menegaskan bahwa seluruh bangunan tersebut berdiri secara ilegal dan bukan merupakan aset milik negara.

"Kami telah hadir di sini dan sama-sama kita tegakkan aturan bahwa ada 10 unit yang tidak termasuk barang milik negara, tidak juga dibangun dari APBN, dan menyalahi aturan dari bantaran sungai. Kami bongkar pada hari ini juga," tegas Dewi saat berada di Lapas Kelas IIA Cibinong.

Dewi menjelaskan, tindakan tegas ini diambil guna memutus rantai praktik penyalahgunaan wewenang agar tidak berulang di lingkungan pemasyarakatan. Ia menekankan pentingnya tata kelola lapas yang transparan, akuntabel, serta berlandaskan prinsip keadilan.

"Sehingga ini ke depan kita mencegah terjadinya praktik-praktik penyalahgunaan yang tidak ada keadilan," lanjutnya.

Lebih jauh, Dewi menerangkan bahwa penindakan ini merupakan bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan sebagaimana diatur dalam Pasal 88 ayat (1), (2), dan (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Dalam hal ini, Komisi XIII bertindak sebagai pengawas eksternal, sedangkan Kemenimipas menjalankan fungsi pengawasan internal.

"Merupakan pengawas dari eksternal adalah Komisi XIII dan internalnya dari Kementerian Imipas," jelasnya.

Langkah pembongkaran ini merespons temuan Ombudsman RI yang sebelumnya menguak keberadaan fasilitas mewah berupa klaster pemukiman serta kendaraan roda empat kelas atas, seperti Toyota Alphard dan Fortuner, di dalam area Lapas Cibinong. Fasilitas tak wajar tersebut terungkap usai Ombudsman menggelar inspeksi mendadak (sidak) pada 23 September 2026 lalu.

 

Tampil Perkasa, Aditya Tri Syahria Tiga Kali Pecahkan Rekor Asian Games di Panjat Tebing 2026

Iki Radio – Atlet panjat tebing Indonesia, Aditya Tri Syahria, tampil luar biasa dalam babak kualifikasi nomor speed putra Asian Games 2026 yang berlangsung di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Aichi, Jepang, Rabu (30/9/2026). Aditya berhasil memecahkan rekor Asian Games sebanyak tiga kali dalam satu babak kualifikasi dan mempertajam catatan waktu terbaiknya hingga 4,62 detik.

Sebelum kompetisi ini digelar, rekor Asian Games untuk nomor speed putra dipegang oleh atlet andalan Indonesia lainnya, Veddriq Leonardo, dengan catatan waktu 4,95 detik yang diukir pada Asian Games Hangzhou, 3 Oktober 2023.

Sejak pemanjatan pertama, Aditya langsung menunjukkan dominasinya. Ia mematahkan rekor Veddriq dengan membukukan waktu 4,74 detik pada kesempatan pertama. Meski sempat terganggu akibat dinyatakan false start (FS) pada pemanjatan kedua, Aditya bangkit pesat di kesempatan ketiga dengan mempercepat catatan waktunya menjadi 4,70 detik.

Dinamika persaingan makin sengit ketika atlet asal China, Jianguo Long, sempat melewati rekor Aditya dengan torehan waktu 4,64 detik. Namun, Aditya langsung membalas pada kesempatan keempat. Pria bertalenta ini memanjat dengan sangat presisi dan mengunci waktu 4,62 detik—lebih cepat 0,02 detik dari Long—sekaligus memecahkan rekor Asian Games untuk ketiga kalinya hari itu.

Hasil kualifikasi mengukuhkan Aditya di posisi pertama, disusul Jianguo Long (4,64 detik) di tempat kedua, Shouhong Chu dari China (4,67 detik) di urutan ketiga, serta wakil Kazakhstan Damir Toktarov (4,76 detik) di posisi keempat.

Sementara itu, peraih medali emas Olimpiade 2024, Veddriq Leonardo, mengakhiri kualifikasi di peringkat kelima dengan waktu terbaik 4,78 detik. Veddriq tampil konsisten memperbaiki catatannya dari 5,06 detik di percobaan pertama, 4,99 detik, 4,89 detik, hingga akhirnya melaju mantap ke babak berikutnya.

Atas raihan ini, Aditya dan Veddriq memastikan diri lolos ke babak perempat final yang akan digelar pada Kamis (1/10/2026). Pada hari yang sama, persaingan sengit perebutan medali akan berlanjut hingga babak semifinal dan final.

 

Jatim Imbau Masyarakat Kibarkan Bendera Setengah Tiang pada 30 September dan Satu Tiang Penuh 1 Oktober

Iki Radio— Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang pada Rabu, 30 September 2026. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bentuk penghormatan dan kenangan atas peristiwa Gerakan 30 September (G30S).

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa pengibaran bendera setengah tiang dilakukan sebagai tanda berkabung nasional, dilanjutkan dengan pengibaran bendera satu tiang penuh pada hari berikutnya untuk menyambut Hari Kesaktian Pancasila.

"Mari kita kibarkan Merah Putih setengah tiang untuk mengenang peristiwa G30S. Kemudian, pada 1 Oktober 2026 mulai pukul 06.00, kibarkan kembali satu tiang penuh untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila,” ujar Khofifah, dikutip dari Antara, Selasa (29/9/2026).

Imbauan ini ditujukan kepada seluruh instansi pemerintah, instansi swasta, lembaga pendidikan, perkantoran, hingga pemukiman warga di wilayah Jawa Timur. Khofifah menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan kesempatan penting untuk mengenang sejarah bangsa sekaligus memperkuat rasa persatuan.

“Dua hari ini mengajak kita untuk mengenang sekaligus meneguhkan tekad. Kita menghormati sejarah bangsa dan terus menjaga Pancasila sebagai dasar yang mempersatukan Indonesia,” ungkapnya.

Aturan pengibaran bendera ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor B/668/MK/TU.02.03/2026 tertanggal 23 September 2026 mengenai Pedoman Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026.

Adapun peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Gubernur Khofifah berharap tema tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan masyarakat dalam bentuk tenggang rasa, kepedulian sosial, serta budaya gotong royong.

Secara khusus, ia mengajak para generasi muda untuk terus mempelajari sejarah perjalanan bangsa agar dapat mengambil hikmah dan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Terutama bagi generasi muda, mari kenali sejarah bangsa dan amalkan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan. Jaga kerukunan, hargai perbedaan, dan hadir untuk membantu sesama. Dari situlah persatuan terus kita rawat,” tutur Khofifah.

Selain pengibaran bendera, pedoman dari Kementerian Kebudayaan juga mengatur pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis, 1 Oktober 2026. Upacara akan dilaksanakan secara luar jaringan (luring) di jajaran kantor pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota se-Jawa Timur mulai pukul 07.30 WIB. Masyarakat juga diimbau untuk menyaksikan pidato Menteri Kebudayaan melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi Kementerian Kebudayaan maupun saluran Indonesiana TV.

Sabet Emas Asian Games 2026, Leo/Daniel Tundukkan Pasangan China via Rubber Game

Iki Radio — Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, sukses menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia di ajang Asian Games 2026. The Babies meraih kemenangan usai menaklukkan wakil tuan rumah/China, Liang Weikeng/Wang Chang, lewat pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-13, dan 21-18.

Bertanding di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Selasa (29/9/2026), gim pertama langsung berjalan ketat. Leo/Daniel yang sempat tertinggal berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 18-18. Namun, Liang/Wang akhirnya mengamankan gim pertama dengan skor 21-18 setelah pukulan Daniel melebar keluar lapangan.

Memasuki gim kedua, Leo/Daniel bangkit dan tampil lebih agresif demi memaksakan rubber game. Pasangan Indonesia ini berhasil mengamankan interval gim kedua dengan keunggulan 11-8. Pasca-jeda, dominasi The Babies semakin tak terbendung. Leo/Daniel mengunci gim kedua dengan kemenangan telak 21-13 untuk memaksa laga berlanjut ke gim penentuan.

Pertarungan sengit kembali tersaji di gim ketiga. Margin angka antara kedua pasangan berlangsung sangat tipis. Leo/Daniel berhasil memimpin 11-9 saat jeda interval.

Momen krusial terjadi setelah rehat, di mana Leo/Daniel terus mendulang poin melalui rentetan rally panjang serta smash keras mematikan hingga memperlebar keunggulan menjadi 13-9. Menjaga fokus hingga poin-poin tua, Leo/Daniel akhirnya menyegel kemenangan gim ketiga dengan skor 21-18.

Hasil manis ini menjadi medali emas ketiga bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2026. Secara keseluruhan, cabang olahraga bulutangkis menyumbangkan total dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu, dengan emas lainnya diraih oleh tim beregu putra.

Luna Maya Dorong Maxime Bouttier Kembali Chasing Mimpinya di Hollywood: “Aku Support Kamu!"

Iki Radio — Pasangan selebriti Luna Maya dan Maxime Bouttier kembali mencuri perhatian publik setelah membagikan momen keharmonisan rumah tangga mereka yang jarang tersingkap. Melalui sesi rapid question di saluran YouTube pribadi Luna Maya pada Selasa (29/9/2026), keduanya tampil terbuka mendiskusikan perjalanan karier, ambisi, hingga bentuk dukungan satu sama lain.

Dalam perbincangan hangat tersebut, Luna secara terang-terangan mendorong sang suami untuk kembali mengepakkan sayap di industri perfilman internasional, Hollywood. Seperti diketahui, Maxime sebelumnya pernah menjajal pasar hiburan Amerika Serikat.

"Makanya bebe, kamu harus ke Hollywood lagi. Setuju enggak? Setuju. Setuju," ujar Luna Maya antusias mendesak sang suami.

Mendengar dorongan dari sang istri, Maxime pun menyambutnya dengan positif. "Iya dong," jawab Maxime singkat.

Luna menilai Maxime memiliki modal serta bekal yang sangat potensial untuk kembali berkarier di tingkat global, mulai dari kemahiran berbahasa asing hingga bakat seni yang serba bisa.

"Kalau aku punya apa yang kamu punya, aku gak mikir. Kalau aku di posisi kamu, aku bisa bahasa Prancis, bahasa Inggrisnya lancar, terus kamu you already know this, aku I cannot, you can sing," puji Luna.

Ia menambahkan bahwa faktor usia dan perjalanan karier menjadikan Maxime memiliki ruang gerak yang lebih dinamis. "Usiaku juga, maksud aku kamu lebih nothing to lose dibandingin aku," lanjutnya.

Meski memberikan dukungan penuh, Luna mengaku memiliki pertimbangan tersendiri jika harus mendampingi Maxime secara intensif di luar negeri. Luna mengungkapkan bahwa rekam jejak dan berbagai usahanya di Indonesia sudah terlalu dalam untuk ditinggalkan begitu saja.

"Aku nyemplungnya udah kedalaman. Kalau aku tinggalin semuanya, itu terlalu banyak yang aku korbankan," ungkap Luna secara jujur.

Pernyataan tersebut sempat memicu respons santai dari Maxime. "Tapi itu rasanya kayak dia yang lebih mau daripada aku. You think I don't have nothing to lose?" timpal Maxime berseloroh.

Meski diwarnai sedikit perbedaan sudut pandang, dinamika diskusi tersebut berlangsung cair dan hangat tanpa memicu konflik. Luna menegaskan bahwa bentuk dukungan terbaik bagi pasangan adalah memberikan ruang penuh untuk berkembang tanpa harus mengorbankan tanggung jawab masing-masing.

"Aku support kamu," tegas Luna memperjelas komitmennya.

Momen perbincangan interaktif ini memperlihatkan bagaimana Luna Maya dan Maxime Bouttier membina hubungan pascanikah dengan saling menghargai ambisi profesional, kedewasaan berikir, serta keterbukaan dalam menentukan arah masa depan bersama.

Menkomdigi Dorong SP4N-LAPOR! Jadi Sumber Perbaikan Kebijakan Publik

Iki Radio - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mendorong pemanfaatan data pengaduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) sebagai sumber informasi untuk memperbaiki kebijakan dan kualitas pelayanan publik.



Menurut Meutya, pengelolaan pengaduan masyarakat tidak cukup berhenti pada penyelesaian laporan satu per satu. Rekam jejak pengaduan perlu dianalisis untuk membaca pola persoalan yang berulang sehingga dapat menjadi masukan dalam perbaikan layanan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Meutya saat penandatanganan Nota Kesepahaman Sinergi Pengelolaan SP4N-LAPOR! sebagai Aplikasi Umum Kanal Aduan Layanan Publik antara Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Ombudsman RI, serta Kantor Staf Kepresidenan di Kantor KemenPAN-RB, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026).

Meutya mengatakan SP4N-LAPOR! merupakan bagian dari infrastruktur digital pemerintah yang menghubungkan masyarakat dengan pemerintah. Melalui sistem tersebut, masyarakat tidak perlu mengetahui kementerian, lembaga, atau pemerintah daerah yang memiliki kewenangan atas persoalan yang dilaporkan.

Setiap aduan dapat diarahkan kepada instansi yang berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai prinsip No Wrong Door Policy.

“Komitmen kami terhadap pelayanan publik adalah menghubungkan masyarakat dengan pemerintah untuk memastikan setiap aduan diteruskan kepada pihak yang tepat, ditindaklanjuti, dan pada akhirnya yang utama diselesaikan dengan baik melalui prinsip No Wrong Door Policy,” ujar Meutya.

Menurutnya, pembagian tugas dan kewenangan antarinstansi pemerintah tidak seharusnya menjadi beban masyarakat. Masyarakat cukup menyampaikan persoalan yang dihadapi melalui SP4N-LAPOR!, sementara sistem dan pengelola memastikan laporan diteruskan kepada instansi yang memiliki kewenangan.

“Masyarakat tidak boleh dibebani lagi untuk mencari instansi yang tepat. Melalui satu pintu ini, aduan dapat diteruskan kepada pihak yang berwenang hingga penyelesaiannya,” kata Meutya.

Pada periode 2021 hingga September 2026, SP4N-LAPOR! telah menerima lebih dari 1,1 juta aduan masyarakat. Sistem tersebut digunakan oleh 718 instansi, terdiri atas 546 pemerintah daerah, 119 kementerian dan lembaga, serta 53 BUMN dan berbagai instansi lainnya.

Kementerian Komunikasi dan Digital mendukung pengelolaan SP4N-LAPOR! melalui penguatan infrastruktur digital dan integrasi antarsistem pemerintah melalui Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP).

“Angka ini menunjukkan bahwa SP4N-LAPOR! telah digunakan secara luas oleh berbagai jenis instansi dan menjadi bagian penting dari ekosistem pengelolaan pengaduan pemerintah,” tutur Meutya.

Dari sisi keandalan, SP4N-LAPOR! hingga September 2026 mencatat tingkat uptime sebesar 98,76 persen. Keandalan tersebut, kata Meutya, perlu terus dijaga seiring meningkatnya jumlah pengguna dan volume laporan serta semakin kompleksnya tantangan di ruang digital, termasuk perkembangan teknologi kecerdasan artifisial.

Untuk itu, Kemkomdigi akan memperkuat empat aspek dalam pengelolaan SP4N-LAPOR!, yakni keandalan infrastruktur dan aplikasi, keterpaduan pengembangan teknologi sesuai standar teknis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), interoperabilitas data melalui SPLP, serta komunikasi publik dan diseminasi.

Meutya menegaskan, pekerjaan pemerintah tidak berhenti pada pembangunan sistem dan peningkatan jumlah pengguna. Data serta rekam jejak pengaduan yang telah terkumpul harus dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik.

“Pekerjaan kita tentu tidak berhenti pada pembangunan sistem dan peningkatan jumlah pengguna. Yang tidak kalah penting, data dan rekam jejak pengaduan yang telah terkumpul harus semakin kita manfaatkan sebagai sumber informasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik,” ujar Meutya.

“Pengaduan masyarakat tidak seharusnya berhenti pada penyelesaian satu per satu laporan. Dari data tersebut, kita harus mampu membaca pola, mengidentifikasi persoalan yang berulang, dan menjadikannya masukan bagi perbaikan kebijakan maupun layanan pemerintah,” lanjutnya.

Dengan penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga, SP4N-LAPOR! diharapkan tidak hanya menjadi kanal pengaduan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari mekanisme pemerintah untuk belajar dari persoalan yang disampaikan warga.

Pengelolaan data pengaduan secara berkelanjutan diharapkan membantu pemerintah memperbaiki layanan secara lebih tepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Agen BRILink di Madiun Tembus 1.262 Unit, Dorong Inklusi Keuangan dan Geliat Ekonomi Masyarakat

Iki Radio — Keberadaan Agen BRILink terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi serta perluasan akses layanan keuangan masyarakat di wilayah Madiun, baik Kota maupun Kabupaten. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.262 Agen BRILink aktif dan 26 unit kerja mikro yang beroperasi melayani kebutuhan finansial warga setempat.

Manajer Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Nur Elfiana, mengungkapkan bahwa Agen BRILink berperan penting sebagai perpanjangan tangan BRI dalam mendekatkan akses perbankan ke kawasan pemukiman warga.

"Bagi masyarakat yang lokasinya jauh dari kantor BRI, keberadaan agen ini sangat membantu transaksi pengambilan maupun penyetoran uang tanpa harus menempuh jarak jauh," ujar Nur Elfiana, Selasa (29/9/2026).

Selain mempermudah nasabah, kehadiran BRILink juga membuka peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat setempat. Nur Elfiana menjelaskan bahwa para agen mendapatkan bagian profit (fee resmi) dari setiap transaksi yang dilakukan. 

Bahkan, ada agen berprestasi di daerah yang mampu meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah per bulan dari layanan transaksi perbankan tersebut.

"Bahkan ada yang menceritakan bahwa hasil dari Agen BRILink justru melampaui omzet toko utamanya. Fee resmi dari BRI yang diterima agen berprestasi ada yang mencapai Rp21 juta dalam sebulan, cukup dijalankan dari rumah atau disatukan dengan usaha yang sudah ada," terangnya.

Terkait ekspansi layanan, pihak BRI menetapkan aturan ketat guna menjaga persaingan tetap sehat antar-pelaku usaha. Salah satunya dengan memperhitungkan jarak minimal antar-agen.

"Tantangannya saat ini adalah tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menjadi agen. Namun, demi menjaga ekosistem bisnis yang sehat agar tidak saling berebut nasabah, kami menetapkan pembatasan jarak antar-agen minimal 1 kilometer," tegasnya.

Ke depan, BRI terus berupaya mendorong percepatan inklusi keuangan daerah dengan memperlengkap fitur transaksi pada aplikasi BRILink. Layanan agen tidak lagi terbatas pada setor dan tarik tunai, melainkan telah berkembang mencakup berbagai pembayaran tagihan hingga pembelian tiket transportasi publik seperti pesawat dan kapal feri (Ferizy).

Dengan penguatan peran Agen BRILink, BRI berharap integrasi layanan keuangan digital di tingkat tapak semakin solid, sehingga pelayanan transaksi masyarakat menjadi lebih efisien sekaligus dapat mengurangi antrean di kantor-kantor cabang operasional.(ir)

Dorong Akselerasi Digitalisasi Desa, Pemkab Madiun dan BRI Perkuat Sinergi BUMDes Melalui Agen BRILink

Iki Radio — Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya mempercepat program digitalisasi hingga ke pelosok desa. 

Langkah ini diwujudkan melalui penguatan kolaborasi antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Madiun dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta BUMDes Bersama (BUMDesma) se-Kabupaten Madiun, di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Selasa (29/9/2026).

Dalam acara sosialisasi dan penguatan sinergi yang dihadiri jajaran Pemkab Madiun, Dinas PMD, serta manajemen BRI Malang dan Madiun, Pemimpin Cabang BRI Madiun, Rizky Akbar Trilaksono, menegaskan optimismenya terhadap keterlibatan pengurus BUMDes dalam ekosistem digital perbankan.

"Kami berharap pertemuan ini dapat mengoptimalkan dan memperkuat sinergitas bagi BUMDes yang sudah menjadi Agen BRILink. Bagi yang belum, kami mengajak untuk bergabung menjadi bagian dari kami," ujar Rizky Akbar.

Ia menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen bersama untuk memperkuat perekonomian desa dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kabupaten Madiun.


Dorong Transparansi dan Efisiensi Layanan Keuangan

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi langkah konkret BRI dalam mendukung kemajuan Kabupaten Madiun menuju tata kelola ekonomi yang lebih bersih, sehat, dan sejahtera. 

Menurutnya, era digitalisasi menuntut BUMDes dan BUMDesma untuk adaptif agar dapat memberikan pelayanan yang akuntabel dan transparan.

"Di era digitalisasi ini, mau tidak mau harus kita lalui. Transaksi digital membuat historis keuangan terekam dengan baik sehingga transparansi dan akuntabilitas terjaga. Layanan yang baik akan membuat masyarakat semakin percaya dan maju bersama," ungkapnya.

Kehadiran Agen BRILink di BUMDes juga dinilai mampu memberikan efisiensi yang nyata bagi masyarakat desa. Warga desa yang tinggal jauh dari pusat kota atau ATM—seperti di wilayah Klargon maupun Sumberbendo—kini tidak perlu membuang waktu dan biaya transportasi ke Caruban atau Saradan hanya untuk bertransaksi keuangan.


Penguatan Ekonomi Desa dan Harapan Pengembangan BRI di Madiun

Selain efisiensi transaksi, kemitraan ini menjadi ruang sharing knowledge bagi BUMDes untuk menyerap pengalaman BRI yang telah berdiri sejak tahun 1895. 

Kunci utama keberhasilan pengelolaan keuangan desa, lanjutnya, adalah kedisiplinan dan kejujuran. BRI juga siap memfasilitasi kebutuhan permodalan serta pendampingan teknologi bagi BUMDes agar semakin berkembang.

Pemerintah Kabupaten Madiun berharap agar skala pelayanan BRI dapat terus ditingkatkan guna memaksimalkan cakupan layanan perbankan di seluruh pelosok Kabupaten Madiun.

close
Pasang Iklan Disini