Iki Terbaru/Paling Greeess

HJKM ke-458, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun Dorong Perubahan Paradigma: Perpustakaan untuk Kesejahteraan

Iki Radio – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun (HJKM) ke-458 tahun 2026 menjadi momentum strategis bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun. Melalui momen bersejarah ini, instansi tersebut berkomitmen penuh untuk mengubah mindset (pola pikir) dan paradigma seluruh elemen masyarakat terkait keberadaan dan fungsi perpustakaan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun, Kus Hendrawan, mengungkapkan bahwa selama ini pandangan masyarakat terhadap perpustakaan cenderung masih konvensional.

"Kalau secara umum masyarakat banyak berpikir perpustakaan itu hanya pada kegiatan meminjam dan membaca buku saja. Ini mindset dan paradigma yang harus kita ubah. Bahwa sebenarnya perpustakaan lebih dari sekadar meminjam dan membaca," terang Kus Hendrawan.

Lebih lanjut, Kus Hendrawan menjelaskan bahwa motivasi masyarakat datang ke perpustakaan seharusnya didasari oleh keinginan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan. Perpustakaan modern kini bertransformasi menjadi ruang inklusif untuk menggali potensi ekonomi dan keterampilan praktis.

Sumber Inspirasi Usaha: Masyarakat yang ingin membuka usaha atau menambah penghasilan dapat memanfaatkan perpustakaan untuk mencari literatur, riset pasar, dan informasi berbasis kecakapan hidup.

Kebutuhan Utama, Bukan Sampingan: Kehadiran perpustakaan bukan lagi sekadar tempat untuk mengisi waktu luang, melainkan bagian dari kebutuhan pokok individu maupun kelompok dalam pengembangan diri (self-development).

Selaras dengan tema besar HJKM ke-458 tahun ini, yaitu "Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja", Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengajak seluruh lembaga, komunitas literasi, dan masyarakat luas untuk bergerak bersama.

"Kami mengajak seluruh lembaga atau kelompok yang berkaitan dengan perpustakaan, serta masyarakat secara umum untuk bersama-sama, bersatu, memaksimalkan segala potensi yang ada, menuju Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera (BERSAHAJA)," pungkasnya.

Melalui transformasi paradigma ini, diharapkan literasi tidak sekadar menjadi aktivitas kognitif, melainkan roda penggerak kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun di masa depan.(ir)

Hari Jadi ke-458, Inspektorat Kabupaten Madiun Perkuat Pengawasan Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang BERSAHAJA

Iki Radio – Momentum Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 tahun 2026 menjadi pijakan penting bagi Inspektorat Kabupaten Madiun untuk terus memantapkan kinerjanya.

Sebagai unsur pengawas penyelenggaraan pemerintahan daerah, Inspektorat berkomitmen penuh dalam mewujudkan visi tata kelola pemerintahan yang BERSAHAJA (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).

Inspektur Kabupaten Madiun, Joko Lelono, menegaskan bahwa Inspektorat memiliki tanggung jawab besar dalam membantu Bupati untuk membina dan mengawasi pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah serta tugas pembantuan oleh Perangkat Daerah.

Dalam menjalankan roda organisasi, Inspektur berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

"Sesuai dengan tema besar Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 tahun ini, yaitu 'Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja', kami mengajak seluruh elemen dan Perangkat Daerah untuk bersama-sama, bahu-membahu membangun Kabupaten Madiun ke arah yang lebih baik," ujar Joko Lelono.

Guna memastikan jalannya pemerintahan yang akuntabel dan transparan, Joko Lelono memaparkan sejumlah fungsi strategis yang terus dioptimalkan oleh Inspektorat Kabupaten Madiun, antara lain:

Perumusan Kebijakan Teknis dan Fasilitasi: Menyusun formulasi kebijakan di bidang pengawasan.

Pengawasan Internal Komprehensif: Melakukan audit, review, evaluasi, dan pemantauan berkala terhadap kinerja serta keuangan daerah.

Pengawasan Khusus dan Respons Cepat: Melaksanakan pengawasan tujuan tertentu atas penugasan Kepala Daerah/Gubernur. Hebatnya, jika terdapat indikasi penyalahgunaan wewenang atau kerugian keuangan negara/daerah, Inspektorat dapat langsung bergerak melakukan pengawasan tanpa harus menunggu penugasan resmi.

Pencegahan Korupsi dan Reformasi Birokrasi: Menjadi motor penggerak dalam koordinasi pencegahan tindak pidana korupsi serta mengawasi pelaksanaan program reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Madiun.

Melalui momentum hari jadi yang ke-458 ini, Inspektorat Kabupaten Madiun berharap semangat kolaborasi dan inovasi dapat terus tertanam di setiap lini pelayanan publik, demi mewujudkan Kabupaten Madiun yang bersih, maju, dan sejahtera.(ir)

HJKM ke-458: DLH Kabupaten Madiun Usung Inovasi Hijau dan Kolaborasi Menuju 'Madiun Bersahaja'

Iki Radio – Momentum Peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun (HJKM) ke-458 Tahun 2026 yang mengusung tema "Berinovasi dan Berkolaborasi Untuk Kabupaten Madiun Bersahaja" dimaknai secara mendalam oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun. 

Tema besar ini merupakan sebuah panggilan sekaligus komitmen kuat untuk mewujudkan daerah yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera melalui tata kelola lingkungan yang modern, partisipatif, dan berkelanjutan.

Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi, menyatakan bahwa di bawah kepemimpinannya, DLH terus bergerak cepat mengintegrasikan prinsip inovasi teknologi dan kolaborasi lintas sektor.

Langkah strategis ini diambil guna memastikan kelestarian alam di Kabupaten Madiun dapat berjalan selaras dengan kemajuan daerah.

"Urusan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami di DLH memaknai tema HJKM ke-458 ini sebagai landasan untuk melakukan lompatan besar, menyatukan inovasi hijau dan sinergi multi-pihak demi masa depan Madiun yang lebih asri," ungkap Muhamad Zahrowi, Rabu (24/6/2026).

Zahrowi menjabarkan bahwa akronim BERSAHAJA (Bersih, Sehat, dan Sejahtera) serta pilar utama tema HJKM tahun ini diterjemahkan ke dalam tiga pilar kerja nyata DLH, yaitu:

1. Berinovasi (Inovasi Hijau) Mengembangkan sistem pengelolaan lingkungan cerdas berbasis digital—mulai dari sistem pengaduan, pelaporan, hingga pengawasan. DLH juga melakukan modernisasi fasilitas pengelolaan sampah seperti TPS3R, TPST, hingga TPA. 

Edukasi pemilahan sampah kini diprioritaskan langsung di wilayah hulu (keluarga dan pelaku usaha) guna mengejar target besar Zero Waste atau sampah terkelola 100 persen pada Tahun 2029.

2. Berkolaborasi (Sinergi Multi-pihak/Pentahelix)

Menyadari pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, DLH aktif merangkul masyarakat, komunitas, akademisi, hingga volunteer internasional untuk terlibat langsung dalam menjaga ekosistem.

3. Kabupaten Madiun Bersahaja 

Mewujudkan lingkungan yang Bersih (bebas dari timbulan sampah) dan Sehat (kualitas udara, air, serta tanah yang terjaga baik), yang pada akhirnya akan mengantarkan masyarakat pada kehidupan yang Sejahtera.


Hingga pertengahan tahun 2026 ini, DLH Kabupaten Madiun telah mengeksekusi berbagai program strategis yang menyentuh lini hulu hingga hilir, di antaranya:

1. Gerakan "Selamat Asri" dan Penyelesaian Sampah di Hulu

Implementasi nyata ini diperkuat melalui Peraturan Bupati Madiun No. 11/2026 tentang Gerakan Selasa dan Jumat Bersih yang dilaksanakan secara serentak di lingkungan perkantoran dan ruang publik.

Selain aksi bersih-bersih, DLH juga memfasilitasi sarana pemilahan sampah di titik-titik strategis, meliputi bak sampah terpilah (organik & anorganik), keranjang botol plastik, lubang biopori untuk sisa makanan, hingga drum komposter untuk daun.

2. Inovasi Tata Kelola Sampah di TPA Kaliabu

DLH secara intensif mengeksekusi peta jalan (roadmap) pengurangan volume sampah bersama Ditjen Bina Bangda Kemendagri. Berkat tata kelola yang terukur, TPA Kaliabu kini bertransformasi menjadi pusat edukasi dan studi banding.

Bahkan, DLH mencoba mengajukan kerjasama dengan organisasi global terkemuka, yang berdedikasi untuk pelestarian sumber daya alam yakni IUCN (International Union for Conservation of Nature).

Seluruh operasional di TPA Kaliabu juga diawasi secara ketat dan berkoordinasi langsung dengan Direktorat Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup untuk memastikan standar ramah lingkungan tetap terjaga.


3. Penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) & Fasilitas Publik

Revitalisasi terus dilakukan di Alun-Alun Reksogati Caruban sebagai pusat pemerintahan agar tetap asri, bersih, sejuk, dan bebas sampah. 

Tak hanya menyasar infrastruktur, DLH memberikan pendampingan intensif kepada Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Bersahaja serta organisasi wanita (seperti Perumdam Tirta Dharma Purabaya) agar terbiasa mengelola sampah secara mandiri di tempat aktivitas mereka.


Melalui momentum bersejarah HJKM ke-458 ini, Muhamad Zahrowi menitipkan tiga harapan besar untuk masa depan Kabupaten Madiun:

1. Peningkatan Kesadaran Kolektif

Berharap masyarakat tidak lagi melihat sampah sebagai limbah tidak berguna, melainkan sebagai sumber daya bernilai ekonomi yang wajib dipilah dari rumah melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

2. Optimisme Raih Penghargaan Adipura

Menjadikan gerakan kebersihan massal dan komitmen bersama ini sebagai batu loncatan utama bagi Kabupaten Madiun untuk sukses memboyong penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup.

3. Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Menginginkan agar setiap roda pembangunan ekonomi dan fisik di Kabupaten Madiun ke depan tetap meletakkan aspek kelestarian alam sebagai prioritas utama, demi mewujudkan ekosistem yang sehat bagi generasi mendatang.(ir)

HJKM ke-458, Camat Sawahan Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera

Iki Radio – Momentum Hari Jadi Kabupaten Madiun (HJKM) ke-458 menjadi pemacu semangat baru bagi jajaran Pemerintah Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun.

Camat Sawahan, Muhammad Sholeh, mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk mempererat kerja sama demi membawa Kabupaten Madiun ke arah yang lebih maju.

M. Sholeh menekankan pentingnya menumbuhkan semangat kerja yang penuh kreativitas dan inovasi di lingkungan birokrasi maupun pelayanan masyarakat.

Menurutnya, tantangan ke depan hanya bisa dihadapi jika semua pihak mau bergerak bersama.

"Semangat dalam kerja penuh kreativitas dan bekerja sama dengan semua pihak adalah kunci utama untuk mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera," ujarnya, Rabu (23/6/2026).

Sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah di tingkat kecamatan, Camat Sawahan menegaskan komitmennya untuk mendukung dan menyukseskan visi misi pembangunan yang telah digariskan oleh pimpinan daerah.

Pihak Kecamatan Sawahan siap mengawal, mendukung, sekaligus melaksanakan setiap program kerja yang telah ditetapkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Madiun, tentunya disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

"Dengan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458, semoga Kabupaten Madiun semakin solid dan benar-benar menjadi kabupaten yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera bagi seluruh masyarakatnya," pungkasnya.(ir)

Siapkan Investasi Rp200 Triliun, Pemkab Nagan Raya Bidik Industri Baterai Listrik Terintegrasi

Iki Radio - Kabupaten Nagan Raya kembali mencatatkan kinerja investasi yang mengesankan dengan mempertahankan posisinya sebagai salah satu daerah penyumbang realisasi investasi terbesar di Aceh. Capaian tersebut menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim investasi dan prospek ekonomi daerah di wilayah Barat Selatan Aceh.



Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, pada Triwulan IV Tahun 2025 realisasi investasi di Kabupaten Nagan Raya mencapai Rp336,18 miliar atau 26,75 persen dari total investasi Aceh. Angka tersebut menempatkan Nagan Raya sebagai kontributor investasi terbesar di tingkat provinsi.

Memasuki Triwulan I Tahun 2026, Nagan Raya masih berada di kelompok teratas daerah penyumbang investasi dengan realisasi sebesar Rp310,56 miliar atau 20,76 persen dari total investasi Aceh.

Data DPMPTSP Nagan Raya menunjukkan, selama Triwulan I Tahun 2026 terdapat 452 proyek usaha dengan total nilai investasi mencapai Rp406,33 miliar. Investasi tersebut didominasi sektor industri pengolahan minyak kelapa sawit mentah (CPO), perkebunan kelapa sawit, serta sejumlah sektor pendukung lainnya.

Tren pertumbuhan investasi di Nagan Raya telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, nilai investasi di daerah itu tercatat melampaui Rp3,7 triliun, meningkat sekitar 42 persen dibandingkan 2022 yang mencapai sekitar Rp2,6 triliun.

Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, menyambut positif peningkatan realisasi investasi tersebut. Menurutnya, pertumbuhan investasi yang konsisten mencerminkan semakin tingginya kepercayaan dunia usaha terhadap daerah tersebut.

“Bagi kami, investasi bukan sekadar angka dalam laporan. Investasi harus menjadi jalan untuk membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi rakyat, memperkuat pendapatan daerah, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Nagan Raya,” ujar TR Keumangan di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, pada Senin (22/6/2026).

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya akan terus menjaga iklim investasi yang kondusif melalui pelayanan yang pasti, kemudahan berusaha, serta perlindungan hukum bagi pelaku usaha yang menjalankan investasi sesuai ketentuan.

“Pemkab Nagan Raya membuka diri bagi investasi yang sehat. Namun prinsipnya jelas, investasi harus berjalan sesuai regulasi, menghormati lingkungan, melibatkan tenaga kerja lokal, serta memberikan nilai tambah bagi daerah,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat harus menjadi bagian utama dalam setiap proses pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan manfaat investasi dapat dirasakan langsung oleh warga.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya saat ini juga tengah menyiapkan peluang investasi strategis senilai Rp200 triliun untuk pembangunan ekosistem industri baterai listrik yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir.

Rencana tersebut mencakup pengembangan industri pengolahan, program peremajaan (replanting) kelapa sawit, pembangunan pabrik pengolahan sawit, serta penguatan konektivitas logistik melalui pengembangan akses pelabuhan laut.

“Investasi besar ini merupakan peluang bagi Nagan Raya untuk membangkitkan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan memberikan ruang bagi masyarakat agar ikut mengambil peran dalam perkembangan ekonomi di daerahnya sendiri,” kata TR Keumangan.

Dengan capaian investasi yang terus meningkat dan berbagai peluang pengembangan industri strategis, Nagan Raya dinilai memiliki momentum kuat untuk memperkuat perannya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Barat Selatan Aceh.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen menciptakan kawasan yang ramah investasi melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Sejumlah sektor unggulan yang terus dikembangkan antara lain perkebunan, pertambangan, energi, industri pengolahan, serta kawasan ekonomi baru yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah pada masa mendatang.

“Sejalan dengan visi daerah, Nagan Raya akan terus membangun ekosistem investasi yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” pungkas TR Keumangan.

Hari Bhayangkara ke-80, Wakil Gubernur Kalteng Apresiasi Bakti Kesehatan Polda Kalteng

Iki Radio - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya bakti kesehatan dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 2026 yang diselenggarakan oleh Polda Kalimantan Tengah di Aula Graha Bhayangkara Polda Kalteng, Selasa (23/6/2026).

“Kegiatan bakti sosial yang digelar Polda Kalimantan Tengah ini sangat lengkap. Ini merupakan salah satu upaya bersama antara pemerintah dan instansi vertikal dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Saya melihat seluruh layanan yang diberikan sangat komprehensif, termasuk skrining stunting yang sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya usai menghadiri kegiatan bakti kesehatan.

Sebagai informasi, kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan bagi masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan, skrining stunting, pemberian obat-obatan dan suplemen gizi, donor darah, khitanan massal, operasi katarak, hingga operasi bibir sumbing.

Wakil Gubernur menambahkan bahwa selain pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga disertai pemberian bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Polda Kalteng dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

“Semoga kerja sama seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin diperkuat demi meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat Kalimantan Tengah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan menjelaskan bahwa pelaksanaan bakti kesehatan merupakan tindak lanjut arahan pimpinan Polri agar peringatan Hari Bhayangkara ke-80 lebih banyak diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pada kegiatan hari ini, kami memberikan pelayanan kesehatan kepada kurang lebih 1.500 masyarakat. Program bakti kesehatan ini telah dimulai sejak 1 Juni 2026 dan dilaksanakan di Polda, rumah sakit, lokasi-lokasi yang telah ditentukan, serta secara serentak di Polres dan Polsek jajaran,” jelasnya.

Kapolda menuturkan bahwa selain pelayanan kesehatan umum, kegiatan tersebut juga mencakup donor darah, pemberian obat-obatan, khitanan massal, operasi katarak, dan operasi bibir sumbing sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara umum,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah juga menyerahkan tali asih kepada peserta penyandang disabilitas sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Turut hadir Kepala Badan Intelijen Daerah Kalimantan Tengah Marsma TNI Muhammad Nur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Jalan Baru 1.151 Km Resmi Beroperasi, Presiden: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal

Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto meresmikan selesainya pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang dilaksanakan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun Anggaran 2025. 

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan jalan daerah yang tersebar di 38 provinsi. Menurutnya, keberadaan jalan daerah memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai wilayah.

“Saya menyambut dengan bangga dan bahagia telah selesai pembangunan jalan daerah dengan total sepanjang 1.151 kilometer di seluruh pelosok Indonesia di 37 provinsi,” ujar Presiden di Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Presiden menegaskan bahwa jalan daerah merupakan urat nadi perekonomian rakyat karena menjadi jalur distribusi berbagai komoditas dan hasil produksi masyarakat.

“Melalui jalan-jalan inilah hasil panen petani, hasil kebun, hasil perikanan, dan berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar, pusat distribusi, kawasan industri, dan sebaliknya,” katanya.

Menurut Presiden, Indonesia sebagai negara kepulauan yang luas memerlukan konektivitas yang memadai agar aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih efisien. Infrastruktur jalan yang baik diyakini mampu menurunkan biaya logistik sekaligus memperkuat keterhubungan antarwilayah.

“Biaya angkut akan menjadi lebih murah kalau jalan-jalan cukup, kalau ada konektivitas di antara semua pusat produksi dan tempat-tempat pemukiman,” ujarnya.

Presiden juga menekankan komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses infrastruktur.

“Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menyebut pembangunan jalan menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan nasional, termasuk ketahanan pangan dan energi. Menurutnya, distribusi yang lancar merupakan faktor penting agar hasil produksi dan kebutuhan masyarakat dapat tersalurkan secara optimal.

“Jalan yang baik adalah bagian dari strategi ketahanan kita. Ketahanan pangan dan ketahanan energi juga membutuhkan jaringan distribusi yang lancar dan baik,” katanya.

Presiden mengajak pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Ia juga memastikan pemerintah akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur hingga menjangkau daerah dan desa-desa di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program pembangunan jalan daerah, termasuk jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan pemerintah daerah.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras semua instansi pekerjaan umum dan seluruh jajarannya yang didukung pemerintah daerah. Kita melihat kualitasnya cukup baik dan harus dipertahankan,” ujarnya.

Presiden menegaskan bahwa setiap penggunaan anggaran negara harus dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semua pengeluaran uang rakyat harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tegas Presiden.

Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458, Perumdam Tirta Dharma Purabaya Komitmen Mewujudkan Pelayanan "Bersahaja"


Iki Radio –Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 yang jatuh pada 18 Juli 2026, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya menyatakan komitmen penuhnya dalam mendukung visi besar pembangunan daerah.

Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun, Imansyah Novianto (pakai rompi) dalam acara BAHANA BERSAHAJA yang dilaksanakan oleh Pemkab Madiun di Desa Bulakrejo Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun pada Februari 2026 lalu.


Mengusung tema strategis "Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja", badan usaha milik daerah (BUMD) ini siap mengakselerasi transformasi pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat Bumi Kampung Pesilat.

Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun, Imansyah Novianto, menyampaikan relevansi tema hari jadi tahun ini dengan arah kebijakan korporasi yang dipimpinnya mencakup tiga pilar utama.

Ketiiga pilar utama dalam tema tersebut—Inovasi, Kolaborasi, dan Bersahaja—merupakan pengejawantahan dari tantangan sekaligus peluang pembangunan daerah modern.

"Sebagai bagian integral dari Pemerintah Kabupaten Madiun yang mengemban tugas vital dalam penyediaan air minum, kami melihat tema ini bukan sekadar slogan, melainkan peta jalan. Kata Berinovasi menuntut kami untuk tiada henti mencari terobosan baru dan melakukan pembaruan sistem secara berkelanjutan. Tujuannya jelas, agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan zaman di era digital ini," ujar Imansyah Novianto.

Lebih lanjut, Imansyah menekankan bahwa pilar Berkolaborasi menjadi kunci sukses dalam menghadapi kompleksitas kebutuhan publik.

Sinergi yang kuat antara seluruh stakeholder, jajaran manajemen Perumdam, pemerintah daerah, dan masyarakat mutlak diperlukan untuk menggerakkan roda kemajuan Kabupaten Madiun secara serentak.

Sementara itu, nilai Bersahaja dimaknai sebagai fondasi moral dalam memberikan pelayanan.

"Bersahaja mencerminkan semangat pelayanan yang sederhana, membumi, dekat dengan masyarakat, dan penuh kerendahan hati. Namun di balik kesederhanaan itu, kami tetap memegang teguh komitmen profesional yang berorientasi pada aspek 3K, yaitu Kualitas, Kuantitas, dan Kontinuitas pasokan air bersih," tambahnya.

Bukan sekadar wacana, Perumdam Tirta Dharma Purabaya menerjemahkan semangat Hari Jadi ke-458 ini ke dalam serangkaian langkah konkret di lapangan. Upaya peningkatan performa perusahaan dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir.

Beberapa langkah nyata yang saat ini tengah diakselerasi oleh Perumdam Tirta Dharma Purabaya diantaranya modernisasi dan digitalisasi layanan pelanggan. Ini dilakukan guna mempermudah akses dan meningkatkan transparansi, perusahan telah mengintegrasikan sistem pembayaran berbasis online serta penerapan teknologi QRIS Dinamis. Selain itu, saluran pengaduan masyarakat kini dipermudah melalui sistem respons cepat berbasis WhatsApp.

Selain itu optimalisasi operasional teknis, dengan peningkatan akurasi pembacaan meter pelanggan terus dipantau guna meminimalkan potensi kesalahan dan menjaga kepercayaan publik. Di saat yang sama, perawatan serta pengembangan infrastruktur distribusi air dilakukan secara berkala demi menjaga stabilitas pasokan.

Serta penguatan kemitraan strategis, dengan mempererat hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Kabupaten Madiun dan berbagai mitra strategis lainnya guna mendukung program penyediaan air minum yang merata hingga ke pelosok desa.

Perumdam Tirta Dharma Purabaya juga melakukan diversifikasi usaha dan inovasi bisnis. Sebagai langkah memperkuat kinerja keuangan korporasi dan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), Perumdam Tirta Dharma Purabaya terus mengembangkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) lokal unggulan bernama YOIKI, yang kini kian diminati pasar.


Melalui momentum refleksi Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 ini, jajaran manajemen dan seluruh karyawan Perumdam Tirta Dharma Purabaya berharap agar iklim inovasi dan kolaborasi dapat semakin mengakar kuat di seluruh elemen masyarakat maupun birokrasi pemerintahan.

Sinergi yang solid diyakini akan mampu memacu pertumbuhan ekonomi daerah, mendongkrak kualitas pelayanan publik ke level tertinggi, dan pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat Kabupaten Madiun secara menyeluruh.

"Selamat Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458. Mari bersama-sama kita wujudkan Kabupaten Madiun yang bersahaja, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan. Perumdam Tirta Dharma Purabaya: Melayani Lebih Baik, Bertumbuh Lebih Kuat!" pungkasnya.(ir)

 

close
Pasang Iklan Disini