Iki Terbaru/Paling Greeess

Kemenkes Dorong Optimalisasi Obat Kesehatan Jiwa untuk Perluas Layanan Kuratif

Iki Radio - Kementerian Kesehatan memperkuat layanan kesehatan jiwa nasional melalui peningkatan signifikan alokasi obat kesehatan jiwa pada 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah dalam memperluas akses layanan kuratif bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.



Direktur Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan Imran Pambudi mengatakan, penambahan alokasi obat kesehatan jiwa yang hampir mencapai lima kali lipat merupakan respons atas tingginya beban gangguan kesehatan jiwa di Indonesia serta masih terbatasnya ketersediaan obat di fasilitas layanan tingkat pertama.  

“Ini momentum yang tidak boleh kita sia-siakan. Dukungan penambahan obat kesehatan jiwa harus dimanfaatkan secara optimal agar benar-benar berdampak pada peningkatan layanan di Puskesmas,” ujar Imran dalam Sosialisasi Obat Kesehatan Jiwa 2026, secara daring, Selasa (20/1/2026). 

Imran Pambudi menjelaskan, isu kesehatan jiwa kini menjadi perhatian strategis nasional. Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, kesehatan jiwa disepakati sebagai salah satu isu prioritas yang akan dipantau secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan tantangan global dan kondisi sosial ekonomi yang berpotensi meningkatkan tekanan psikososial masyarakat.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi depresi pada penduduk usia di atas 15 tahun mencapai 1,4 persen. Sementara itu, prevalensi keluarga dengan anggota rumah tangga yang memiliki gangguan jiwa tercatat sebesar 4 per 1.000 penduduk. 

Data Institute for Health Metrics and Evaluation juga menunjukkan bahwa gangguan jiwa menempati peringkat kedua penyebab years lived with disability atau tahun produktif yang hilang akibat disabilitas.  

“Dampak gangguan jiwa sangat besar terhadap produktivitas individu dan pembangunan. Karena itu, layanan kesehatan jiwa harus diperkuat, terutama di layanan primer,” kata Imran.

Dalam Rencana Strategis Kementerian Kesehatan 2022–2029, terdapat sejumlah indikator kinerja utama kesehatan jiwa yang masih perlu digenjot. Capaian layanan depresi pada 2025 baru mencapai 0,7 persen dari target 5 persen. 

Sementara itu, layanan bagi orang dengan gangguan jiwa baru mencapai 56,84 persen dari target 70 persen, dan Puskesmas yang mampu memberikan layanan kesehatan jiwa baru mencapai 47,46 persen dari target 70 persen.

Menurutnya, salah satu tantangan utama terletak pada ketersediaan obat kesehatan jiwa di Puskesmas. Meskipun hampir 80 persen tenaga kesehatan telah mendapatkan pelatihan, Puskesmas yang memiliki obat kesehatan jiwa masih sekitar 40 persen. 

Kondisi ini mendorong Kementerian Kesehatan melakukan pengadaan obat kesehatan jiwa secara terpusat melalui Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan.

Selain penguatan pengadaan obat, Kementerian Kesehatan juga terus meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan daring berbasis Massive Open Online Course, termasuk pelatihan kesehatan jiwa terpadu dan tata kelola gangguan penggunaan zat. 

Upaya lainnya adalah memasukkan layanan pelacakan serta pendampingan minum obat bagi orang dengan gangguan jiwa ke dalam dukungan Dana BOK.

Imran Pambudi berharap, dengan ketersediaan obat yang lebih memadai, keberanian tenaga kesehatan dalam memberikan terapi psikofarmaka dasar di Puskesmas juga semakin meningkat. 

“Jika layanan di Puskesmas kuat, maka sistem rujukan akan berjalan lebih tertata dan tidak menumpuk di rumah sakit,” ujarnya.

Melalui penguatan kebijakan, pembiayaan, dan layanan di tingkat primer, Kementerian Kesehatan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kesehatan jiwa yang lebih inklusif, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

 

Paska OTT KPK, Sejumlah Agenda Batal, Balai Kota Madiun Sepi

Iki Radio - Paska Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Madiun, Maidi, Kantor Balai Kota Madiun di Jalan Pahlawan Kota Madiun, Jawa Timur, terlihat sepi, Selasa pagi (20/1/2026).

Hanya terlihat beberapa mobil dinas terparkir di halaman kantor, diantaranya mobil damkar. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) terlihat berada di pojok halaman Kantor Balai Kota Madiun.

Ruang kerja wali kota Madiun tampak tertutup. Begitu pula ruang rapat yang berada di depan ruang kerja wali kota Madiun.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintahan Kota Madiun.

"Dari tadi pagi Pak Wawali sama Pak Sekda tidak ada di tempat," ujar salah satu pegawai, Selasa (20/1/2026).

Sejumlah agenda kegiatan pun dibatalkan.

"Tidak ada kegiatan hari ini. Seluruh kegiatan dibatalkan semua," ujar seorang ASN Pemkot Madiun.

Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun yang dihubungi wartawan melalui telepon seluler dan pesan WhatsApp sejak kemarin terkait OTT KPK, tidak merespons sampai hari ini.

Sementara Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Hardianto yang dikonfirmasi via WhatsApp terkait pelayanan publik paska-OTT KPK terhadap Maidi, juga belum memberikan respon.

Diberitakan sebelumnya, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi membawa sembilan terperiksa dalam rangkaian operasi tangkap tangan Wali Kota Madiun, Maidi, Senin (19/1/2026).

Sembilan terperiksa yang dibawa KPK ke Jakarta mulai dari Wali Kota Madiun, ASN Pemkot Madiun hingga pengusaha.


Ubah Wajah Alun-alun, Pemkab Bojonegoro Alokasikan Dana Rp 28 Miliar

Iki Radio - Ikon pusat kota, yaitu alun-alun Bojonegoro dipastikan akan mendapatkan sentuhan baru di 2026. Pemkab Bojonegoro telah mengalokasikan dana sebesar Rp 28 miliar untuk memperbarui fungsi ruang publik tersebut agar lebih terintegrasi dengan fasilitas publik lainnya.


Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro Satito Hadi, menjelaskan bahwa revitalisasi alun-alun tidak dilakukan dengan pembongkaran total. 

Melainkan penataan ulang yang signifikan agar lebih nyaman bagi masyarakat. 

Langkah ini sesuai dengan aspirasi masyarakat dan arahan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah. 

Yakni agar wajah kota Bojonegoro lebih modern namun tidak melepas peran sosial dan ekonomi masyarakat lokal.

Beberapa hal yang diperhatikan pada perencanaan, diantaranya tidak mengubah nilai historis antara Masjid Agung Darussalam, Alun-alun Bojonegoro, Pendopo Malowopati dan keberadaan Pasar Kota. 

Sehingga penataan yang komprehensif sangat diperlukan. Fungsi sosial seperti penataan lahan parkir dan sentralisasi pedagang kaki lima juga mendapat atensi penuh. 

Selain itu fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang tidak kalah penting untuk menjaga kualitas udara dan ruang sehat bagi masyarakat.

Pada 2025 lalu, revitalisasi alun-alun ini telah melalui tahap Masterplan, tahap perencanaan induk strategis jangka panjang yang merangkum gambaran keseluruhan dan visi pengembangan suatu area atau proyek, mencakup tata ruang, infrastruktur, fasilitas, alokasi lahan, hingga pendanaan. 

Diproyeksikan pengerjaan fisik revitalisasi Alun-alun Bojonegoro ini pada pertengahan 2026. 

"Alun-alun adalah wajah kota. Maka fokus kami adalah menjadikannya lebih representatif sebagai ruang publik. Kita akan menata ulang agar lebih ideal bagi pengunjung yang ingin bersantai maupun melakukan aktivitas sosial. Mohon dukungannya," ujarnya Senin (19/01/2026).

Revitalisasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bojonegoro untuk menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berkualitas di tengah kota. Pengerjaan akan dipantau ketat untuk memastikan fungsi tetap terjaga selama proses perbaikan berlangsung. 

Sebentar Lagi Menikah, Florencia Lolita Wibisono Jadi Korban Pesawat ATR 42- 500

Iki Radio - Kisah pilu Florencia Lolita Wibisono, pramugari yang jadi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026).

Florencia Lolita Wibisono


Pihak keluarga tidak menyangka peristiwa nahas ini menimpa perempuan yang akrab disapa Olen itu. 

"Kami masih menunggu kabar Olen, ini begitu menyakitkan bagi kami," kata kerabat Florencia Lolita Wibisono bernama Anastasya kepada wartawan, Minggu (18/1/2026).

Mereka berharap Florencia Lolita Wibisono ditemukan dalam keadaan selamat meski harapannya kecil.

"Semoga mukjizat nyata dan Olen segera ditemukan," harap Anastasya.

Menurut kerabat Florencia Lolita Wibisono, sang pramugari akan menikah dalam waktu dekat.

Namun tidak diungkapkan secara pasti kapan tepatnya pernikahan itu akan digelar. 

"Olen somo kaweng (mau nikah)," ucap kerabat tersebut.

Kronologi Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros

Pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat menjalani penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Adisutjipto pada pagi hari setelah dinyatakan memenuhi seluruh prosedur keamanan dan operasional penerbangan.

Dalam penerbangan itu, pesawat membawa tujuh kru dan tiga penumpang.

Tiga penumpang tersebut adalah pegawai Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP, yaitu Ferry Irawan sebagai Analis Kapal Pengawas, Deden Mulyana sebagai Pengelola Barang Milik Negara, dan Yoga Naufal sebagai Operator Foto Udara, yang sedang melaksanakan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara. 

Saat mendekati Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, pesawat diketahui tidak berada pada jalur yang seharusnya.

Petugas pemandu lalu lintas udara sempat memberikan arahan koreksi posisi kepada awak pesawat.

Namun, komunikasi antara ATC dan pesawat tiba-tiba terputus sebelum pesawat berhasil kembali ke jalur pendaratan.

Menindaklanjuti hilangnya kontak tersebut, ATC menetapkan status darurat penerbangan.

Berdasarkan data koordinat terakhir, posisi pesawat diperkirakan berada di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Tim SAR gabungan segera dikerahkan untuk melakukan pencarian melalui jalur darat dan udara.

Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan berawan, dengan jarak pandang yang masih memungkinkan penerbangan.

Dalam proses pencarian, masyarakat setempat melaporkan adanya suara ledakan dan munculnya titik api di kawasan pegunungan.

Wilayah yang dimaksud berada di sekitar Gunung Bulusaraung dan Gunung Bawakaraeng.

Medan yang berupa pegunungan karst dengan hutan lebat serta tebing terjal menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.

Upaya pencarian juga terkendala kabut tebal, hujan, dan angin kencang.

Pada Minggu pagi, 18 Januari 2026, patroli udara mendeteksi serpihan berwarna putih di lereng Gunung Bulusaraung.

Temuan tersebut dikonfirmasi sebagai bagian dari pesawat ATR 42-500.

Tak lama kemudian, badan utama pesawat ditemukan di sisi puncak gunung.

Operasi pencarian intensif membuahkan hasil pada Minggu (18/1/2026), ketika tim SAR gabungan menemukan satu korban di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan, beserta sejumlah barang pribadi penumpang.

Meski medan pencarian sangat berat, namun tim berhasil menemukan beberapa bagian besar pesawat seperti jendela, ekor, dan badan pesawat, serta banyak serpihan kecil tersebar di berbagai titik. 

Serpihan-serpihan tersebut menjadi petunjuk penting dalam pencarian, dengan lokasi berada di perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, sekitar 26,49 kilometer dari Bandara Sultan Hasanuddin. 

Pemerintah mengerahkan Basarnas, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, AirNav Indonesia, BMKG, dan pemerintah daerah untuk mempercepat pencarian dan evakuasi.

Daftar Kru Pesawat:

  • Andy Dahananto (Kapten/Pilot)
  • Farhan Gunawan (Kopilot)
  • Hariadi (Flight Operation Officer)
  • Restu Adi P (Engineer)
  • Dwi Murdiono (Engineer)
  • Florencia Lolita (Awak Kabin)
  • Esther Aprilita S (Awak Kabin)

Daftar Penumpang:

  • Deden Maulana
  • Ferry Irawan
  • Yoga Naufal

Modus Tipikor di KPP Madya Jakut, Nilai Pajak Dipangkas 80 Persen

Iki Radio - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap praktik dugaan korupsi dalam proses pemeriksaan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, yang berpotensi merugikan keuangan negara puluhan miliar rupiah. 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap praktik dugaan korupsi dalam proses pemeriksaan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, yang berpotensi merugikan keuangan negara puluhan miliar rupiah. Kasus ini terkuak melalui operasi tangkap tangan (OTT). (Foto: Dok KPK)


Kasus ini terkuak melalui operasi tangkap tangan (OTT).

Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka, masing-masing DWB selaku Kepala KPP Madya Jakarta Utara, AGS Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi (Waskon), ASB selaku Tim Penilai di KPP Madya Jakarta Utara, serta ABD konsultan pajak dan EY staf perusahaan wajib pajak berinisial PT WP. 

“Kelima tersangka langsung ditahan selama 20 hari pertama, terhitung 11 hingga 30 Januari 2026, di Rumah Tahanan Cabang Gedung Merah Putih KPK guna kepentingan penyidikan lebih lanjut,” ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dalam keterangan, Senin (19/1/2026).

Konstruksi perkara bermula dari pemeriksaan kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) PT WP untuk tahun pajak 2023 yang dilakukan pada periode September hingga Desember 2025. 

Tim pemeriksa KPP Madya Jakarta Utara awalnya menemukan potensi kekurangan pembayaran pajak sekitar Rp75 miliar.

Namun, dalam proses sanggahan yang diajukan pihak perusahaan, AGS diduga meminta pembayaran pajak secara “all in” senilai Rp23 miliar. 

Dari jumlah tersebut, Rp8 miliar disebut sebagai fee yang akan dibagikan kepada sejumlah pihak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.

PT WP kemudian hanya menyanggupi pembayaran fee sebesar Rp4 miliar. Kesepakatan tersebut berujung pada penerbitan Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) pada Desember 2025, dengan nilai pajak yang harus dibayar hanya Rp15,7 miliar atau turun sekitar 80 persen dari temuan awal.

Untuk memenuhi permintaan fee, PT WP diduga mencairkan dana melalui kontrak fiktif jasa konsultasi keuangan dengan perusahaan PT NBK milik ABD. 

Dana tersebut kemudian ditukarkan ke dalam mata uang dolar Singapura dan didistribusikan oleh AGS dan ASB kepada sejumlah pihak di internal Ditjen Pajak.

Budi Prasetyo mengungkapkan, dalam OTT tersebut, KPK mengamankan barang bukti senilai total Rp6,38 miliar, terdiri atas uang tunai Rp793 juta, uang tunai SGD165 ribu atau sekitar Rp2,16 miliar, serta logam mulia seberat 1,3 kilogram senilai kurang lebih Rp3,42 miliar.  

“Atas perbuatannya, pihak pemberi dan penerima suap dijerat dengan pasal-pasal tindak pidana korupsi sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku, dengan ancaman pidana berat,” terangnya.

KPK menegaskan komitmennya menjaga integritas sistem perpajakan nasional dan mengimbau para wajib pajak agar tidak ragu melaporkan dugaan pemerasan atau praktik menyimpang kepada aparat penegak hukum. 

Langkah ini dinilai krusial sebagai bagian dari pengawasan publik sekaligus upaya nyata menjaga kedaulatan keuangan negara.


 

KAI Perbaiki Lintasan Terdampak Banjir, Keselamatan Jadi Prioritas

Iki Radio - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan pemulihan operasional perjalanan kereta api di sejumlah lintasan yang terdampak banjir hingga Senin (19/1/2026) pagi. 


Selama proses berlangsung, KAI menerapkan pengaturan operasional secara hati-hati dan adaptif dengan mengutamakan keselamatan perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa seluruh kebijakan operasional ditetapkan berdasarkan hasil pemeriksaan teknis di lapangan, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan kesiapan prasarana.   

"Hingga pagi ini, penanganan prasarana di sejumlah titik terdampak menunjukkan kemajuan. Kereta api sudah dapat melintas kembali di lintasan utama dengan pengaturan kecepatan dan pengamanan sesuai standar keselamatan,” ujar Anne.

Di wilayah Daop 4 Semarang, pemulihan pada petak jalan Pekalongan–Sragi terus menunjukkan perkembangan positif. 

Sekitar pukul 05.10 WIB, genangan air di jalur hulu dan hilir berhasil ditangani sehingga seluruh kereta api dapat kembali melintas menggunakan lokomotif dinas masing-masing.

Pada tahap awal, KAI masih memberlakukan pembatasan kecepatan maksimal 30 km/jam sembari menunggu kecukupan pemadatan batu balas menggunakan Multi Tie Tamper (MTT), yakni mesin perawatan jalan rel untuk memastikan geometri rel kembali sesuai standar keselamatan.

Penanganan dilakukan melalui ecer balas dan pengangkatan jalur secara manual, serta dilanjutkan dengan ecer balas lanjutan, pengangkatan jalur di titik tertentu, dan rencana pemecokan menggunakan alat berat apabila kondisi lapangan memungkinkan.

Sementara itu, di wilayah Daop 1 Jakarta, genangan air di emplasemen Kampung Bandan telah berhasil ditangani. 

Sejak Minggu sore hingga malam, dilakukan pengangkatan jalur secara manual pada jalur hulu dan hilir, dilanjutkan menggunakan kendaraan pemeliharaan jalan rel (KPJR), dan dinyatakan selesai pada pukul 04.30 WIB.

Kereta api pertama melintas dengan pembatasan kecepatan 20 km/jam, kemudian secara bertahap meningkat seiring evaluasi teknis di lapangan. 

Hingga Senin, 19 Januari 2026, KAI masih melakukan pembatalan 34 perjalanan kereta api jarak jauh sebagai bagian dari pengaturan operasional selama masa pemulihan. Secara kumulatif, sekitar 38 ribu pelanggan telah melakukan pembatalan tiket.  

“Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan setiap perjalanan yang dioperasikan benar-benar aman bagi pelanggan dan petugas,” jelas Anne Purba.

Anne menambahkan, gangguan operasional dipicu curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem sejak Jumat (16/1/2026) yang menyebabkan luapan sungai serta jebolnya tanggul di sekitar lintasan Pekalongan–Sragi. Di wilayah Jakarta, hujan deras juga mengakibatkan genangan di sejumlah emplasemen dan petak jalan operasional. 

“Kondisi ini merupakan force majeure akibat faktor alam di luar kendali operasional perusahaan,” tegasnya.

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi, serta menegaskan komitmennya dalam memenuhi hak pelanggan melalui layanan service recovery dan pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.

Bupati Pati, Sudewo Terjaring OTT KPK

Iki Radio - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi Bupati Pati Sudewo (SDW) adalah satu di antara orang yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. 


Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan klarifikasi mengenai perkembangan operasi tersebut. Sudewo saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif. 

"Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara SDW," kata Budi Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026). 

Lebih lanjut, Budi menjelaskan proses pemeriksaan terhadap orang tersebut sedang berlangsung secara mendalam. 

"Saat ini, yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim di Polres Kudus," ujarnya. 

Konfirmasi ini melanjutkan informasi sebelumnya mengenai operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di Kabupaten Pati.

Hingga saat ini, lembaga antirasuah tersebut masih mendalami kasus dan memeriksa sejumlah pihak lain yang juga diamankan dalam operasi yang sama. 

Dugaan kasus yang menjerat Sudewo adalah jual beli jabatan pada pengisian jabatan perangkat desa (perades) tahun 2024 di Kabupaten Pati.

Selain Sudewo, KPK juga memeriksa Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dipermades) Kabupaten Pati Tri Haryama dan Camat Jaken Tri Agung Setiawan serta sejumlah kepala desa.


Wali Kota Madiun Maidi Terjaring OTT KPK, Ini Profil dan Fakta Menariknya

Iki Radio - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuat gebrakan di awal tahun 2026. Wali Kota Madiun, Maidi, terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (19/1/2026). Dalam operasi senyap tersebut, KPK mengamankan 15 orang, termasuk pejabat pemerintahan dan pihak terkait, atas dugaan fee proyek serta dana Corporate Social Responsibility (CSR).


OTT ini menjadi sorotan karena melibatkan kepala daerah yang telah lama berkecimpung di birokrasi dan politik lokal, sekaligus menimbulkan pertanyaan publik mengenai rekam jejak dan peran para pihak yang diperiksa.

Dr. Drs. H. Maidi, S.H., M.M., M.Pd. lahir pada 12 Mei 1961 di Magetan, Jawa Timur. Sebelum terjun ke dunia politik, Maidi meniti karier sebagai guru Geografi di SMA, kemudian menjadi Kepala SMAN 2 Madiun, dan akhirnya memasuki jalur birokrasi pemerintah daerah.

Dalam perjalanan kariernya, Maidi pernah menduduki sejumlah posisi strategis:

- Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

- Kepala Dinas Pendapatan Daerah

- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun (2009–2018)

Posisi Sekda memberinya pengalaman mendalam dalam pengelolaan anggaran dan program pemerintahan. Pada Pilkada 2018, Maidi memenangkan kursi Wali Kota Madiun periode 2019–2024, dan kemudian kembali terpilih untuk periode 2025–2029 bersama wakilnya, F. Bagus Panuntun.

Di mata publik, Maidi dikenal sebagai sosok aktif, berdedikasi, dan memiliki jam kerja panjang untuk mendorong pembangunan dan pelayanan publik di Kota Madiun.

Dalam OTT di Madiun, KPK mengamankan 15 orang. Dari jumlah itu, 9 orang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan, termasuk Wali Kota Maidi. Para pihak yang diamankan terdiri dari:

- Wali Kota Maidi – menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK

- Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto – diperiksa di Polresta Madiun

- Pihak lain – diduga pejabat pemerintah, kontraktor, atau pihak yang terlibat dalam aliran dana yang diselidiki

KPK juga menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah sebagai barang bukti. OTT ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR, yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik.

Proses pemeriksaan masih berlangsung, dan KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terlibat.

Mengapa Kasus Ini Menjadi Sorotan?

OTT terhadap Wali Kota Madiun menarik perhatian publik karena menyasar figur yang telah lama berkecimpung di birokrasi dan politik lokal. Dugaan korupsi terkait fee proyek dan dana CSR kembali menegaskan pentingnya transparansi pengelolaan dana publik di tingkat daerah.

Publik kini menanti perkembangan dari KPK, dan rincian alur dugaan aliran dana yang menjadi akar OTT ini. 

(diolah dari berbagai sumber)

close
Pasang Iklan Disini