Iki Terbaru/Paling Greeess

Bakal Berlakukan WFH, Pemkab Madiun Masih Tunggu SE Pusat

Iki Radio - Bupati Madiun Hari Wuryanto memastikan, Pemerintah Kabupaten Madiun akan menerapkan satu hari kerja dengan sistem Work From Home (WFH) dalam satu pekan. 

Ini dilakukan untuk mendukung program efisiensi energi, akibat terjadinya krisis energi global, sebagai dampak eskalasi di Timur Tengah.

Kepastian untuk penerapan sistem WFH satu hari dalam satu pekan ini, setelah sehari sebelumnya Bupati Madiun mengikuti arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Kemarin sudah disampaikan, Insyaalloh kita akan empat hari kerja yang satu WFH," ujar Bupati Madiun, Kamis (26/3/2026).

Selanjutnya, kata Bupati, akan digelar rapat untuk menentukan pelaksanaan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Madiun.

"Akan kita rapatkan dulu. Dan itu kebijakan (WFH) diserahkan kepada masing masing daerah. Nanti akan kita rapatkan termasuk kita informasikan ke DPRD selaku wakil masyarakat," lanjutnya.

Dengan diberlakukannya sistem kerja satu hari WFH dalam satu pekan bagi ASN di lingkungan Pemeritah Kabupaten Madiun ini diharapkan bisa efektif dalam upaya penghematan energi.

"Kita harapkan efektif, karna itu sudah anjuran dari pusat. Kalau kendaraan tidak dipakai satu hari otomatis efektif," tambahnya.

Tidak hanya untuk ASN atau pejabat struktural, namun rencananya WFH ini juga akan berlaku untuk tenaga fungsional.

"Otomatis untuk semuanya baik itu struktural maupun fungsional, kita akan lakukan itu (WFH). Karena era-nya sudah digitalisasi," pungkasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto menyampaikan, untuk pelaksanaan WFH bagi ASN Pemkab Madiun, masih menunggu surat edaran pemerintah pusat.

"Kita tunggu SE pemerintah pusat, tentang petunjuk teknisnya," katanya, Kamis (26/3/2026).

Masyarakat berharap, dengan pelaksanaan WFH, tidak mengurangi kualitas pelayanan publik. Selain itu, ada kepastian bahwa mereka yang WFH benar benar bekerja serta dapat menjalankan tugasnya dengan baik.(sw/IR)




Paska Lebaran, Ratusan Pemohon Padati Layanan Kependudukan di Batang

Iki Radio - Ratusan pemohon langsung memadati Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang untuk kepentingan layanan administrasi kependudukan setelah libur lebaran. 

Sejumlah warga Batang mengantre membuat data kependudukan di Disdukcapil Batang, Kabupaten Batang.

Hari pertama pelayanan masyarakat langsung menyerbu untuk mendapatkan layanan mulai dari perekaman KTP Elektronik hingga pembuatan Kartu Identitas Anak.

Mayoritas warga memilih hari pertama masuk kerja, untuk mendapatkan layanan dengan harapan segera terlayani secara cepat, sehingga sempat menimbulkan antrean. 

Hal tersebut dibenarkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Batang Ahmad Fatoni dengan menerjunkan seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan hingga ratusan pemohon.

“Lumayan ramai, kami melayani hingga 623 pemohon, di antaranya untuk pengurusan KTP Elektronik, Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak hingga pindah wilayah dan lainnya,” katanya, saat ditemui di Kantornya, Kamis (26/3/2026).

Diakuinya, peningkatan jumlah pemohon sebagian pemohon merupakan pemudik yang memanfaatkan waktu sebelum kembali merantau.

Salah satu pemohon, Fajeri pemohon asal Gringsing mengaku kedatangannya ke Disdukcapil untuk melakukan perpindahan tempat tinggal karena kepentingan pendidikan.

“Hal ini penting karena saat ini putranya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi di Kota Kembang Bandung. Biar secara administratif dan kegiatan pendidikannya lebih mudah, makannya pindah ke Bandung. Istilahnya mau" atau pindah tempat tinggal,” jelasnya.

Sementara, Ghofar bersama istri asal Tegalsari sengaja melakukan perbaikan data kependudukan saat awal pascalebaran karena melihat situasi layanan yang belum begitu padat.

“Ini baru sempat ngurus Kartu Keluarga, yang kemarin belum sempat menambahkan nama ibu kandung dalam data. Mumpung belum terlalu padat, kami langsung ke Disdukcapil biar keperluan administrasi kependudukan ke depan lebih mudah,” terangnya.

Selama proses pengurusan diakuinya tak memakan waktu lama, sehingga dapat terlayani dengan cepat.

“Waktu tunggu pelayanan cuma 10 menit dan tidak terlalu ribet, langsung bisa ditambahkan nama ibu kandung ke Kartu Keluarga,” ujar dia.

Berlebaran ke Bupati Sepuh, Bupati dan Wabup Madiun Diberi Pesan Ini

Iki Radio - Momen Idulfitri 1447 Hijriyah, dimanfaatkan oleh petinggi Pemerintah Kabupaten Madiun untuk bersilaturahmi ke kediaman Bupati dan Wakil Bupati sepuh, Kamis (26/3/2026).

Bupati Madiun Hari Wuryanto dan rombongan saat di kediaman mantan Bupati Madiun Muhtarom, di Desa Ketawang Kecamatan Dolopo Madiun, Kamis (26/3/2026)

Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, beserta seluruh kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) hingga Camat dan pimpinan BUMD, bertandang ke kediaman Bupati Madiun (2008 – 2018) Muhtarom di Desa Ketawang, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, dan Wabup Madiun (2008 – 2018) Iswanto, di Kelurahan Nglames Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun.

"Kita tetap silaturahmi, karena apapun beliau adalah pendahulu kita, yang sudah membimbing kita,” ujar Bupati Madiun.

Menurut Bupati, kegiatan ini sekaligus sebagai sarana untuk mendapatkan saran dan masukan untuk untuk jalannya pemerintahan di Kabupaten Madiun.

“Beliau adalah teladan kita, dan kita juga mohon arahan dari beliau yang sudah berpengalaman di pemerintahan," lanjutnya.

Bupati Hari Wuryanto berharap Bupati dan Wakil Bupati sepuh ini senantiasa diberikan kesehatan.

Bupati Madiun Hari Wuryanto dan rombongan saat di kediaman mantan Wakil Bupati Madiun Iswanto, di Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun, Kamis (26/3/2026)

"Alhamdulillah beliau masih sehat. Mudah mudahan bisa selalu mendampingi kita," tambahnya.

Selain itu, mas Hari Wuryanto (sapaan Bupati Madiun) juga memperoleh pesan kusus, dari Bupati dan Wabup Madiun sepuh, untuk bisa membawa Kabupaten Madiun lebih maju dan sejahtera.

"Pesannya harus kompak. Harus kompak semuanya dalam melayani masyarakat," pungkasnya.

Mantan Wakil Bupati Madiun, Iswanto, mengaku sangat senang dengan masih terjalinnya silaturahmi para pemimpin Kabupaten Madiun.

"Kami sebagai seniornya mendo'akan semoga pak Bupati dan pak Wabup yang didukung seluruh jajaran ASN, pimpinan OPD, Kabupaten Madiun semakin baik, maju, lancar dalam melaksanakan tugasnya, baik dalam bidang pemerintahan pembangunan maupun kemasyarakatan,” kata Iswanto usai menerima rombongan Bupati Madiun.

Lebih lanjut, Iswanto menegaskan pentingnya menjaga kerukunan di lingkungan pemerintah dan masyarakat untuk kemajuan Kabupaten Madiun.

“Kerukunan baik di pemerintah maupun masyarakat itu menjadi kunci agar Kabupaten Madiun semakin lebih maju,” pungkasnya.(sw/IR)

 

Top

Cara Mendapatkan Uang dari Skill Sederhana di Internet

Iki Radio - Anda tidak perlu menjadi ahli teknologi untuk bisa menghasilkan uang dari internet. 

Banyak skill sederhana yang sebenarnya bisa diubah menjadi sumber penghasilan jika dimanfaatkan dengan cerdas. Cukup dengan smartphone atau laptop, kamu sudah bisa mulai bekerja secara online tanpa harus keluar rumah. 

Dunia digital membuka banyak peluang baru bagi siapa pun yang mau belajar dan konsisten.

Bahkan skill dasar seperti menulis, desain sederhana, atau komunikasi bisa menjadi pintu masuk menuju penghasilan tetap. 

Banyak platform online yang menyediakan wadah bagi pekerja kreatif pemula untuk menjual jasa atau hasil karya mereka.

Berikut beberapa cara mudah untuk mendapatkan uang dari skill sederhana di dunia digital yang bisa langsung kamu coba.

Menulis Artikel dan Konten Blog

Anda bisa menulis artikel untuk situs web, blog, atau media online. Banyak platform seperti Projects.co.id, Sribulancer, dan Upwork yang membuka peluang bagi penulis lepas. Mulailah dengan topik yang anda kuasai dan kembangkan gaya tulisanmu.

Desain Menggunakan Canva

Bagi anda yang suka mendesain tapi tidak mahir Photoshop, gunakan Canva. Dengan alat gratis ini, anda bisa membuat desain poster, logo, atau konten media sosial dan menjualnya secara online.

Menjadi Admin Media Sosial  

Banyak UMKM atau pebisnis membutuhkan orang untuk mengelola akun media sosial mereka. Skill dasar seperti menulis caption menarik dan mengatur jadwal posting sudah cukup untuk memulai pekerjaan ini.

Membuat Video Pendek untuk Promosi  

Anda bisa membantu bisnis lokal membuat video pendek promosi untuk TikTok atau Instagram Reels. Tidak perlu kamera mahal, cukup gunakan ponsel dan aplikasi editing gratis seperti CapCut.

Menjadi Voice Over atau Narator 

Jika anda punya suara yang jelas dan enak didengar, kamu bisa menawarkan jasa voice over untuk video, iklan, atau audiobook. Banyak pekerjaan seperti ini tersedia di marketplace freelance.

Menjual Jasa Mengetik atau Transkripsi

Skill mengetik cepat bisa menghasilkan uang juga. Banyak perusahaan atau kreator membutuhkan orang untuk mentranskrip audio atau mengetik dokumen ke dalam format digital.

Membuat Presentasi atau PowerPoint  

Kemampuan dasar membuat presentasi bisa dijual ke mahasiswa, guru, atau perusahaan kecil. Anda bisa menawarkan jasa membuat slide yang rapi dan menarik di platform freelance lokal.

Menjadi Penerjemah Online   

Kalau anda menguasai bahasa asing, manfaatkan kemampuan itu untuk menjadi penerjemah. Banyak proyek penerjemahan dari bahasa Inggris ke Indonesia yang tersedia di internet.

Menjual Template dan File Digital  

Buat template seperti CV, kalender, planner, atau desain kartu undangan. Upload di marketplace seperti Etsy atau Creative Market dan dapatkan penghasilan pasif setiap kali ada yang membeli.

Membuka Kelas Online atau Tutorial

Kalau anda punya kemampuan tertentu, ajarkan ke orang lain melalui kelas online di YouTube, TikTok, atau platform kursus digital. Ini bisa menjadi sumber penghasilan jangka panjang.

Skill sederhana bukan berarti tidak bernilai. Selama kamu bisa memanfaatkannya di dunia digital, peluang untuk menghasilkan uang selalu terbuka. 

Kuncinya adalah konsistensi, keinginan belajar, dan kemampuan melihat peluang yang ada. 

Dunia digital memberi kesempatan bagi siapa saja untuk sukses, bahkan tanpa modal besar.(*)

Disdikbud Batang akan Kaji Terkait Rencana Pembelajaran Daring

Iki Radio - Wacana pemerintah pusat untuk kembali mengutak-atik sistem pembelajaran antara daring dan luring mulai memicu diskusi hangat di daerah, berdalih untuk efisiensi energi ditengah kemelut perang Iran,  Israel dan Amerika.

Meski kebijakan ini masih samar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang Bambang Suryantoro Sudibyo mengatakan, secara jujur mengakui bahwa dirinya lebih "sreg" jika anak didik tetap belajar di dalam ruang kelas secara tatap muka. 

Layar gawai tidak akan pernah bisa menggantikan kehadiran sosok guru di depan kelas. Ada nilai-nilai yang hilang ketika interaksi fisik dibatasi oleh jaringan internet.

Bambang menyandarkan pendapatnya pada data objektif. Ia melihat ada penurunan kualitas serapan ilmu jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi melanda.

“Ada plus-minusnya. Kalau saya kok lebih condong lebih baik tatap muka pembelajarannya. Lebih intens. Karena kan tidak semua anak itu bisa belajar dengan menangkap dari medsos,” katanta saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/3/2026).

Ia memberikan komparasi nyata melalui hasil evaluasi pendidikan yang ada. Menurutnya, anak-anak yang melewati masa kritis belajarnya di era COVID-19 menunjukkan tren penurunan daya tangkap.

“Beda Mas, anak kelas 6 sekarang hasil dari COVID dengan dulu agak menurun. Kan kita ada rapor pendidikan itu, agak menurun daya-dayanya gitu. Bukan hanya soal kualitas materi, kendala teknis masih menjadi "hantu" bagi dunia pendidikan di daerah,” jelasnya.

Bambang mengakui bahwa infrastruktur sekolah di Kabupaten Batang belum sepenuhnya siap jika harus dipaksa beralih ke sistem digital secara penuh. 

Menurutnya, ada dua masalah besar: ketersediaan internet dan kepemilikan gawai. Belum semua siswa memiliki perangkat pribadi, dan jumlah komputer di sekolah pun belum mampu meng-cover seluruh jumlah siswa.

Persoalan ini semakin pelik jika melihat kondisi sosial ekonomi orang tua siswa saat ini. Berbeda dengan masa pandemi di mana kebijakan Work From Home (WFH) berlaku, saat ini orang tua sudah kembali bekerja normal di luar rumah.

“Kadang-kadang gawai itu kan satu, yang bawa orang tua. Kemarin pas COVID kan WFH kan? Bisa dipakai bareng-bareng,” terangnya.

Meski memiliki catatan kritis, Bambang menegaskan bahwa pihaknya tetap akan menjadi pelaksana kebijakan yang loyal jika pemerintah pusat akhirnya mengetok palu.  

Baginya, dinas adalah kepanjangan tangan teknis dari kebijakan nasional maupun pimpinan daerah.

“Kalau itu sudah instruksi pusat ya, kebijakan pusat harus mengikuti. Kalau Dinas ya enggak bisa (mengajukan keberatan). Yang keberatan itu pimpinan daerah (Bupati),” ungkapnya.

Jika skenario daring tetap dijalankan, Bambang sudah menyiapkan beberapa langkah darurat untuk menyiasati keterbatasan alat, mulai dari sistem pembagian waktu (shift) hingga skema pinjam pakai fasilitas antar-kelas atau antar-sekolah.

Hingga saat ini, pihak Disdikbud Batang masih dalam posisi menunggu petunjuk teknis (juknis) resmi.

Pemkab Lumajang Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Dampak Geopolitik Global

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan kebutuhan pokok dan stabilitas sosial ekonomi masyarakat di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi berdampak pada daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat mengikuti diskusi publik bertema Mitigasi dan Solusi Dampak Sosial Ekonomi bagi Jawa Timur Akibat Ketegangan Geopolitik Global Antara Amerika–Israel dengan Iran di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (25/3/2026).

Indah menegaskan bahwa langkah pemerintah daerah harus diarahkan pada upaya menjaga keseimbangan pasokan kebutuhan pokok dan memastikan masyarakat tetap tenang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kondisi yang berkembang perlu kita sikapi dengan bijak. Yang terpenting adalah memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan dapat diakses dengan baik,” ujarnya.

Menurut Indah, pemerintah daerah perlu hadir secara aktif untuk memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Sebagai contoh, ia menyampaikan upaya pengecekan distribusi LPG 3 kilogram (kg) yang dilakukan pada momentum Idulfitri. Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah daerah bersama aparat terkait guna memastikan distribusi berjalan lancar dan merata.

“Melalui pengecekan langsung dan pengawasan bersama, kita ingin memastikan distribusi berjalan baik dan masyarakat merasa tenang karena kebutuhan tersedia,” jelasnya.

Selain pengawasan distribusi, Indah juga menekankan pentingnya memperkuat ekonomi lokal sebagai fondasi ketahanan daerah. Menurutnya, sektor pertanian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta distribusi lokal memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi di tingkat daerah.

“Ketahanan daerah dapat kita bangun dari kekuatan lokal, sehingga masyarakat tetap mudah mengakses kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi yang kondusif melalui komunikasi yang baik dan penyampaian informasi yang jelas kepada masyarakat. Menurut dia, informasi yang tepat dan menenangkan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik.

“Kita perlu memastikan informasi yang disampaikan dapat menyejukkan, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman,” imbuhnya.

Melalui forum tersebut, Pemkab Lumajang berharap terbangun kesamaan langkah antardaerah dalam menghadapi potensi dampak sosial ekonomi akibat situasi global, sekaligus memperkuat koordinasi lintas wilayah.

Pemerintah Kabupaten Lumajang, lanjut Indah, akan terus memantau perkembangan di lapangan dan mengambil langkah yang diperlukan secara terukur dan proporsional.

“Dengan kebersamaan dan langkah yang selaras, kita optimistis dapat menjaga kondisi daerah tetap baik dan masyarakat tetap merasa nyaman,” pungkasnya.

Pemprov Jatim Terapkan WFH Setiap Rabu Mulai April, Layanan Publik Diminta Tetap Maksimal

Iki Radio - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi mengumumkan kebijakan work from home (WFH) bagi ASN Pemprov Jatim setiap hari Rabu mulai April 2026, usai memimpin apel perdana pasca Lebaran.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat apel pagi sekaligus halal bihalal bersama ASN dan BUMD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di halaman Kantor Sekretariat Daerah, Rabu (25/3/2026).

Kebijakan tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat memimpin apel pagi sekaligus halal bihalal bersama ASN dan BUMD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di halaman Kantor Sekretariat Daerah, Rabu (25/3/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung sederhana dan khidmat itu, Khofifah menegaskan bahwa WFH merupakan bagian dari upaya efisiensi energi, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam penghematan BBM.

“Mulai minggu depan, WFH kita terapkan setiap hari Rabu. Sementara hari lainnya tetap bekerja dari kantor,” ujar Khofifah.

Meski menerapkan sistem kerja fleksibel, ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik tidak boleh menurun. ASN tetap dituntut menjaga disiplin, produktivitas, dan koordinasi kerja. 

“WFH bukan berarti pelonggaran kerja. Pelayanan publik harus tetap optimal, bahkan lebih responsif,” tegasnya.

Menurut Khofifah, skema WFH dipilih karena dinilai lebih efektif dibanding work from anywhere (WFA), terutama dalam menjaga fokus kerja ASN dengan dukungan lingkungan keluarga di rumah.

Hari Rabu dipilih sebagai waktu pelaksanaan karena dianggap paling ideal untuk menjaga ritme kerja sekaligus menekan konsumsi bahan bakar. Berdasarkan perhitungan, rata-rata ASN Pemprov Jatim menempuh perjalanan sekitar 28 kilometer pulang-pergi setiap hari.

Dengan WFH satu hari dalam sepekan, diharapkan terjadi penghematan energi sekaligus mengurangi mobilitas kendaraan.

“Kalau dilakukan hari Jumat, berpotensi menjadi long weekend yang justru meningkatkan konsumsi BBM,” jelasnya.

Selain itu, Khofifah juga menekankan pentingnya momentum Idulfitri sebagai titik awal memperkuat semangat kerja ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan layanan publik kembali berjalan normal dalam waktu maksimal satu pekan, tanpa adanya penumpukan layanan.

“Tidak boleh ada penurunan kinerja pasca libur. Ini menjadi tolok ukur komitmen kita dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Apel tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin, serta diakhiri dengan kegiatan halal bihalal bersama seluruh ASN dan pimpinan BUMD di Jawa Timur.

Melalui kebijakan ini, Pemprov Jatim berharap efisiensi energi dapat tercapai tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

MA lantik jajaran DK OJK periode 2026-2032

Iki Radio - Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Sunarto, mengambil sumpah jabatan atau melantik 7 Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari ini, Rabu (25/3/2026).

Hal ini sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 30/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan.

Adapun 5 ADK OJK yang mengucapkan sumpah jabatannya tersebut merupakan pejabat yang telah ditetapkan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 12 Maret 2026, sebagai tindak lanjut dari proses uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi XI DPR RI. Sementara dua ADK lainnya adalah Ex-officio dari Kemenkeu dan Bank Indonesia.

Sementara dua lainnya adalah perwakilan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bank Indonesia (BI).

Dengan pengucapan sumpah jabatan tersebut, ketujuh Anggota Dewan Komisioner, OJK resmi menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana diperkuat oleh Undang-undang 4/2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK).

Pengucapan sumpah jabatan ini menandai kelanjutan proses pengisian jabatan strategis di lingkungan Dewan Komisioner OJK guna memperkuat kepemimpinan kelembagaan OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, memperkuat pelindungan konsumen, mendorong pendalaman pasar keuangan, serta mengawal transformasi sektor jasa keuangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari  Dewi menegaskan komitmen OJK untuk terus menjaga stabilitas sektor keuangan dan mengoptimalkan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta mendukung program prioritas pemerintah.

OJK juga akan terus menjaga kepercayaan publik dengan memperkuat pengawasan terintegrasi dan pendalaman pasar keuangan untuk semakin mendorong sektor jasa keuangan bertumbuh menjadi ‘engine’ pertumbuhan ekonomi nasional.

“OJK akan tetap mengedepankan pelindungan kepada konsumen dan masyarakat serta akan terus melakukan penegakan hukum yang akan lebih kita giatkan,” kata Friderica. 

Untuk menjalankan program-program tersebut, OJK akan terus melakukan sinergi dan kolaborasi dengan semua pengampu kepentingan untuk bersama-sama membangun perekonomian nasional yang semakin baik ke depan.

Acara pengambilan sumpah jabatan tersebut dihadiri oleh pimpinan lembaga negara, pimpinan dan anggota Komisi XI DPR RI, pimpinan kementerian/lembaga, Anggota Dewan Komisioner OJK, serta para pemangku kepentingan sektor jasa keuangan.

Adapun tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK yang mengucapkan sumpah jabatannya adalah sebagai berikut:

1. Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner periode 2026-2032;

2. Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner periode 2026-2031;

3. Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon periode 2026-2031;

4. Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen periode 2026-2032;

5. Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto periode 2026-2031;

6. Juda Agung sebagai ADK Ex-officio dari Kemenkeu;

7. Thomas A.M Jiwandono sebagai ADK Ex-officio dari Bank Indonesia. 

Bupati Siak Ajak ASN Tetap Solid Hadapi Tekanan Keuangan Daerah

Iki Radio - Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak untuk tetap solid, optimistis, dan mampu bertahan menghadapi tekanan keuangan daerah pada 2026.

Bupati Siak Afni Zulkifli menjadi pembina upacara dalam apel perdana pasca cuti dan libur bersama idulfitri 1447 hijriyah, di halaman Kanor Bupati, Rabu (25/3/2026)

Hal tersebut disampaikan Afni saat memimpin apel pagi pasca libur dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, Rabu (25/3/2026).

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Siak, saya bersama Bapak Wakil Bupati mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Kami menyadari dalam memimpin daerah ini masih banyak kekurangan, dan kami mohon maaf atas hal tersebut,” ujar Afni.

Dalam arahannya, Afni menegaskan bahwa kondisi keuangan daerah yang menantang tidak hanya dialami Kabupaten Siak, tetapi juga terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Meski demikian, kewajiban pemerintah sebagai pelayan masyarakat tetap harus dijalankan.

Ia menjelaskan, pada 2026 terjadi pemangkasan transfer dari pemerintah pusat hingga sekitar 50 persen, yang berdampak pada berkurangnya pendapatan daerah lebih dari setengah triliun rupiah.

“Ini challenge untuk kita semua. Di sinilah kita diuji, apakah kita benar-benar hadir sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat di tengah kondisi yang sulit,” kata dia.

Ia meminta seluruh ASN tidak larut dalam keluhan dan tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab.

“Kalau kita hanya mengeluh, tidak akan menyelesaikan apa-apa. Kita wajib bertahan (survive) dalam kondisi apa pun. Yang dibutuhkan hari ini adalah kerja keras, kekompakan, dan keyakinan bahwa kita mampu melewati situasi ini,” tegas dia.

Ia juga menegaskan pentingnya kebersamaan dalam birokrasi tanpa sekat.

“Kami tidak akan berarti apa-apa tanpa Bapak/Ibu semua. Tidak ada lagi kalangan elit. Kita semua adalah pelayan masyarakat,” ujar dia.

Selain itu, Afni menyoroti kewajiban penyesuaian belanja pegawai sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, yang mengharuskan proporsi belanja pegawai ditekan hingga maksimal 30 persen paling lambat Mei 2027.

“Kita harus melakukan efisiensi yang tidak ringan, namun kami akan berikhtiar agar tidak ada pegawai yang dirumahkan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata dia.

Sebagai bagian dari langkah efisiensi, Pemerintah Kabupaten Siak juga menerapkan Work From Anywhere (WFA) secara terbatas dengan tetap memastikan pelayanan publik tidak terganggu.

“WFA bukan berarti tidak bekerja. ASN tetap harus menjalankan tugasnya dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu,” tegas dia.

Sidak, Pemkot Pontianak Pastikan Pelayanan Publik Optimal Pasca-Libur Lebaran 2026

Iki Radio - Usai libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Tim Monitoring dan Pengawasan Disiplin ASN menyisir seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak.

Walikota Pontianak saat sidak di hari pertama masuk paska libur lebaran 2026


Tim yang terbagi dalam lima kelompok ini menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan ASN di masing-masing organisasi perangkat daerah masuk kerja sehingga pelayanan publik tetap berjalan optimal pasca libur panjang. 

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang memimpin tim sidak di Kantor Terpadu Sutoyo, memeriksa absensi pegawai di empat instansi yang ada di gedung itu, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Dinas Tenaga Kerja.

Dari hasil peninjauan tersebut, Edi memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik meskipun terdapat beberapa ASN yang belum masuk kerja karena alasan cuti maupun sakit.

“Secara umum ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak sudah masuk kerja dan pelayanan tetap berjalan, terutama di Disdukcapil. Memang ada beberapa staf yang tidak masuk karena izin sakit dan masih cuti, tetapi pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” ujarnya usai menggelar sidak, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan, kehadiran ASN di hari-hari awal kerja setelah libur panjang menjadi hal penting untuk menjaga kualitas pelayanan publik. Oleh sebab itu, dirinya mengingatkan seluruh ASN agar kembali meningkatkan kinerja dan kedisiplinan.

Terkait disiplin pegawai, Edi menekankan bahwa pemerintah telah memiliki mekanisme penegakan aturan sesuai tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Sanksi diberikan secara bertahap, mulai dari teguran lisan dan tertulis hingga hukuman yang lebih berat.

Namun demikian, ia menekankan bahwa penerapan sanksi juga mempertimbangkan kondisi di lapangan, termasuk kendala yang mungkin dihadapi pegawai, seperti persoalan transportasi saat arus mudik.

Menurut Edi, momentum Idulfitri harus dimaknai sebagai titik awal untuk memperkuat semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kita harapkan setelah libur Lebaran dan dalam suasana Idulfitri ini, ASN bisa bekerja lebih semangat. Jadikan momentum ini untuk meningkatkan pelayanan yang cepat, baik, dan responsif,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya memberikan pelayanan dengan sepenuh hati. Dengan demikian, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di Kota Pontianak dapat diselesaikan secara optimal.

“Pelayanan harus dilakukan dengan hati, sehingga persoalan-persoalan di Kota Pontianak bisa kita atasi, kita selesaikan, dan kita kerjakan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. 

close
Pasang Iklan Disini