Iki Terbaru/Paling Greeess

Tahun 2026, Jumlah Penerima Program RTLH Madiun Turun Drastis

Iki Radio - Jumlah penerima program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Madiun, pada tahun 2026 mendatang, turun drastis. Diduga penurunan jumlah untuk program RTLH ini, dipengaruhi adanya kebijakan pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD).

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Madiun, Ir. Gunawi

"Pada tahun 2025 ini, realisasi untuk RTLH ada 274 unit. Untuk tahun depan (2026), jumlahnya hanya 67 unit yang akan diperbaiki," ujar Gunawi, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Madiun, Jum'at (07/11/2025).

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Madiun ini menjelaskan, jumlah tersebut jauh dari jumlah rumah yang masuk kategori RTLH secara keseluruhan, yang ada di wilayah Kabupaten Madiun.

"Kalau jumlahnya, berdasarkan pada musyawarah desa (Musdes) tahun 2022 itu di Kabupaten Madiun ada 8 ribu lebih," jelasnya.

Sedangkan, lanjut Gunawi, pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), jumlah RTLH di Kabupaten Madiun sekitar 3 ribuan.

"Kita tidak tahu nanti, yang jelas kita sesuai dengan kondisinya. Pemerintah tentu tetap berupaya untuk membantu masyarakatnya," pungkasnya.(iw/IR)

Bandara Dhoho Kediri Kembali Beroperasi, Penerbangan Perdana 10 November 2025

Iki Radio - Bandara Internasional Dhoho Kediri siap kembali beroperasi. Maskapai Super Air Jet dijadwalkan membuka penerbangan perdana rute Dhoho–Cengkareng (Jakarta) pada 10 November 2025, dengan frekuensi tiga kali seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat.

Kesiapan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi dukungan operasional Bandara Dhoho, yang digelar di Gedung Unit 1 PT Gudang Garam Tbk, Kota Kediri, Kamis (6/11/2025). Rapat dipimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Ir. Nyono, bersama Sekda Kabupaten Kediri Solikhin, Sekda Kabupaten Trenggalek Edi Supriyanto, dan Direktur PT Surya Dhoho Investama (SDHI) Maksin Arisandi.

Turut hadir perwakilan dari OPD Provinsi Jatim, Otoritas Bandara Juanda, Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, PT Angkasa Pura I, serta Lion Group.

Area Manager Super Air Jet Jawa Timur, Dyfi Suciyanti, menjelaskan, tarif penerbangan ditetapkan cukup kompetitif.

Rute Cengkareng (CGK) – Dhoho (DHX): Rp850 ribu, berangkat pukul 12.30 WIB (IU-356).

Rute Dhoho (DHX) – Cengkareng (CGK): Rp737 ribu, berangkat pukul 10.20 WIB (IU-357).

Menurut Dyfi, tingkat keterisian kursi penerbangan perdana telah mencapai 50 persen dari Kediri dan 60 persen dari Jakarta.

Status Internasional Bandara Dhoho

Bandara Dhoho resmi menyandang status bandara internasional berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025. Untuk mendukung status tersebut, bandara harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif, antara lain pertimbangan dari Kementerian Pertahanan serta rekomendasi penempatan personel dari Imigrasi, Bea Cukai, dan Karantina.

Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono, menyampaikan bahwa Gubernur Jawa Timur akan mengeluarkan imbauan agar pemerintah kabupaten/kota turut mendukung pengoperasian rute strategis ini. Dukungan dilakukan melalui sosialisasi internal kepada ASN, koordinasi lintas sektor, serta monitoring dan pelaporan pemanfaatan rute kepada Pemprov Jatim.

“Pengaktifan kembali Bandara Dhoho diharapkan menjadi instrumen penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan selatan Jawa Timur yang selama ini tertinggal dibanding wilayah utara,” ujar Nyono.

Satu-satunya dari Jawa Timur, Bupati Madiun Terpilih Ikuti KPPD Lemhannas

Iki Radio - Bupati Madiun Hari Wuryanto, menjadi satu satunya kepala daerah dari Provinsi Jawa Timur yang lolos dan terpilih mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan II Tahun 2025, oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Program tersebut diikuti oleh perwakilan dari 516 kabupaten dan kota se-Indonesia. Namun, hanya 25 kepala daerah yang berhasil lolos seleksi, terdiri dari 16 bupati dan 9 wali kota.

“Alhamdulillah, dari ratusan kepala daerah di Indonesia, hanya 25 yang terpilih, dan Bupati Madiun menjadi satu-satunya dari Jawa Timur,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Kabupaten Madiun, Soedjiono.

Program KPPD Angkatan II ini dimulai Rabu (05/11/2025), dan berlangsung selama dua minggu. Peserta mengikuti pembekalan di Lemhannas selama lima hari, kemudian melanjutkan sesi lanjutan di Singapura selama sekitar satu minggu.

“Ini merupakan pengakuan atas kerja nyata Pemkab Madiun di bawah kepemimpinan Pak Bupati dalam mendorong kemajuan dan daya saing daerah,” lanjutnya. 

Setelah dari Singapura, peserta akan kembali ke Jakarta untuk menyampaikan paparan rencana aksi yang akan diterapkan di daerah masing-masing.

"Terpilihnya Bupati Madiun dalam program prestisius ini menjadi bentuk pengakuan nasional atas komitmen dan kinerja Pemerintah Kabupaten Madiun dalam membangun daerah yang berdaya saing, maju, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas," pungkasnya.


Kemkomdigi Ajak Perempuan Indonesia Jadi Pemimpin di Era Digital lewat She-Connects

Iki Radio - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) kembali menggelar kegiatan She-Connects 2025 Seri Yogyakarta, sebagai wadah kolaborasi antara akademisi, pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha untuk memperkuat literasi digital bagi perempuan Indonesia.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, di Yogyakarta, Kamis (6/11/2025).

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menyampaikan bahwa kegiatan She-Connects menjadi upaya berkelanjutan pemerintah dalam membangun kepercayaan diri perempuan untuk beradaptasi dan berkembang di era digital.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan She-Connects hari ini, literasi digital yang terus kami upayakan dapat memberikan kepercayaan diri lebih bagi para perempuan hebat yang hadir,” ujar Fifi dalam sambutannya di Yogyakarta, Kamis (6/11/2025).

Ia menambahkan, kemampuan literasi digital sangat penting bagi perempuan untuk memanfaatkan peluang dalam dunia digital, baik untuk pengembangan usaha maupun peningkatan keterampilan.

“Kami ingin perempuan semakin mumpuni ketika ingin berusaha atau memanfaatkan dunia digital ke depannya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fifi juga mengapresiasi para narasumber dan peserta yang aktif berinteraksi selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, interaksi dua arah menjadi kunci semangat kolaborasi antarperempuan.

“Semangat kita adalah maju bersama. Jangan saling mematikan ide, tetapi justru memberdayakan ide-ide yang ada di antara kita,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa literasi digital memiliki dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan perempuan di masa depan.

“Literasi digital harus berdampak. Kita berupaya agar para perempuan tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi dan mampu memanfaatkannya secara positif,” kata Fifi.

Program She-Connects sebelumnya telah digelar di Bali, dan kini berlanjut di Yogyakarta. Fifi mengungkapkan, kegiatan ini akan terus diperluas ke berbagai daerah di Indonesia untuk menjangkau lebih banyak perempuan pelaku digital.

“Begitu jadwal berikutnya ditetapkan, kami akan informasikan kepada rekan-rekan media. Harapannya, semakin banyak perempuan yang percaya diri memanfaatkan dunia digital secara aman bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Fifi mengajak seluruh perempuan untuk terus meningkatkan kemampuan digital serta menjalin kolaborasi dengan sesama perempuan guna menciptakan ekosistem digital yang sehat dan produktif.

“Mari lebih percaya diri, semangat meningkatkan keterampilan, dan bergandengan tangan untuk memanfaatkan dunia digital secara aman serta bermanfaat bagi kesejahteraan bersama,” tutupnya.

Lumajang Siap Jadi Magnet Investasi Baru di Jawa Timur

Iki Radio - Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem investasi yang transparan, kondusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Roadshow Klinik Investasi Keliling di Hotel Aston Inn Lumajang, Kamis (6/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menyebut Lumajang sebagai “permata tersembunyi” di timur Pulau Jawa yang siap diperkenalkan ke tingkat nasional dan global. Ia menekankan bahwa melalui visi Lumajang Aman dan delapan misi Asta Cita Nararya, penguatan sektor unggulan menjadi prioritas pembangunan daerah.

“Investasi bukan sekadar angka, tetapi motor penggerak kesejahteraan masyarakat. Semua sektor harus memberikan manfaat nyata bagi ekonomi rakyat, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing daerah,” tegasnya.

Adapun sektor unggulan yang menjadi fokus pemerintah daerah mencakup agroindustri, hilirisasi produk pertanian, pariwisata berkelanjutan, serta industri kreatif berbasis potensi lokal. Visi ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata.

Berdasarkan data realisasi hingga triwulan III tahun 2025, investasi di Kabupaten Lumajang telah mencapai Rp1,989 triliun. Nilai tersebut tersebar di berbagai sektor seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata, pertambangan, dan industri pengolahan.

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, melibatkan pemerintah, investor, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam menciptakan iklim investasi yang cepat, aman, dan berintegritas.

“Tidak ada lagi pungli. Pelayanan publik harus prima, dan investor harus merasa aman serta didukung dalam menanamkan modalnya,” tambahnya.

Kegiatan roadshow ini menjadi ajang promosi dan forum strategis antara pemerintah dan pelaku usaha untuk merancang investasi yang berkelanjutan. Selain itu, acara ini memperkuat citra Lumajang sebagai daerah yang terbuka dan ramah terhadap investasi.

Menutup sambutannya, Bupati Indah menyampaikan investasi harus menjadi alat transformasi ekonomi lokal. Ketika investor berkembang, masyarakat sejahtera, desa maju, dan Lumajang tumbuh sebagai daerah tangguh dan berdaya saing.

“Dengan pendekatan inovatif, regulasi yang jelas, pelayanan publik yang prima, dan kolaborasi antarpemangku kepentingan, Lumajang menegaskan diri sebagai destinasi investasi baru di Jawa Timur sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

TPS 3R Banyuwangi Sukses Kelola Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif Untuk Industri

Iki Radio - Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Reduce Reuse Recycle (TPS3R) di Banyuwangi sukses mengelola sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif Refuse Derived Fuel (RDF). Sebanyak puluhan ton RDF tersebut telah dikirim untuk menjadi bahan bakan industri. 

RDF merupakan bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari olahan sampah non-organik seperti sampah plastik. Melalui proses pencacahan, pengeringan dan pemadatan, sampah yang tadinya tidak bernilai diubah menjadi sumber energi baru yang ramah lingkungan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi TPS 3R Banyuwangi yang berhasil mengolah sampah secara berkelanjutan. Limbah sampah plastik yang merupakan sisa pengolahan sampah berhasil diubah menjadi RDF yang bernilai ekonomis.

“Ada sampah plastik yang bernilai ekonomis dan tidak. Yang tidak ini biasanya menjadi limbah. Limbah inilah yang kemudian diubah menjadi RDF di TPS 3R Banyuwangi,” kata Ipuk, Kamis (06/11/2025).

Diketahui bahwa Bupati Ipuk terus mendorong pengolahan sampah di Banyuwangi dengan memperbanyak pendirian TPS 3R. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari pembangunan yang ramah lingkungan. 

Saat ini terdapat  26 TPS 3R di Banyuwangi. Bahkan salah satu TPS 3R yakni TPS 3R Tembokrejo di Kecamatan Muncar berhasil mendapatkan Plakat Adipura sebagai  TPS 3R Terbaik Nasional dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Ini merupakan bentuk nyata penerapan prinsip ekonomi sirkular. Di mana limbah tidak lagi dibuang, tetapi diolah kembali menjadi produk bernilai guna. Langkah ini juga akan mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA)," imbuhnya.

Saat ini, TPS 3R yang telah sukses mengolah limbah sampah plastik menjadi RDF yakni TPS 3R Balak di Kecamatan Songgon dan TPS 3R Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar. Total RDF yang telah diproduksi dan dikirim ke industri oleh dua TPS 3R tersebut sebanyak 60 ton. 

“Kami telah bekerja sama untuk bisa menyerap hasil RDF dari semua TPS 3R di Banyuwangi. Ini akan menciptakan sistem yang berkelanjutan dan mendorong TPS 3R untuk terus berproduksi,” kata Ipuk.

Ditambahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dwi Handayani, total RDF yang dihasilkan Banyuwangi sebanyak 60 ton. Rinciannya TPS 3R Balak Kecamatan Songgon 20 ton RDF, sedangkan TPS 3R Tembokrejo, Muncar sebanyak 40 ton. 

Industri yang menjadi tujuan pengiriman RDF dari Banyuwangi adalah PT. Solusi Bangun Indonesia (SBI), perusahaan semen yang dikenal mengembangkan konsep co-processing yakni pemanfaatan limbah sebagai bahan bakar pengganti batu bara di proses produksi semen. 

"Kami kirim ke SBI pada bulan Oktober 2025 lalu,” kata Yani, panggilan akrab Handayani.

Yani melanjutkan sampah RDF yang dikirim Banyuwangi telah memenuhi sejumlah kriteria yang ditentukan. Di antaranya kandungaan nilai kalor, ukuran dan bentuk, kandungan air, sulfur dan klorin. 

Sempat Terkendala Listrik, TKA SMK Negeri 3 Madiun Berjalan Lancar

Iki Radio - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademis (TKA), di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Kota Madiun, sempat mengalami kendala. Beruntung hal itu sudah diketahui saat pelaksanaan uji coba TKA.

Suharto, Kepala SMK Negeri 3 Kota madiun


Hal itu disampaikan Kepala SMK Negeri 3 Kota Madiun, Suharto, dihari terakhir pelaksanaan TKA, Kamis (06/11/2025).

"Kalau kendala itu pemakaian listrik, masalah pembagian phase listrik. Namun itu bisa diatasi, dan untungnya itu pada saat uji coba," katanya.

Namun pada saat pelaksanaan, kata Suharto, sempat terjadi trouble pada sistem website yang digunakan.

"Itu terjadi dihari kedua sesi terakhir. Namun bukan hanya di SMK 3, tapi secara menyeluruh. Kalau jaringan internet, aman tidak ada kendala," lanjut Suharto yang juga ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Madiun.

Dari 500 jumlah siswa kelas 12 di SMK Negeri 3 Madiun ini, hanya 50 persen atau 250 siswa saja yang mengikuti TKA.

"Karena dari awal memang tidak diwajibkan ikut (TKA). Dan alasan lain karena waktunya bersamaan dengan pelaksanaan prakerin. Jadi banyak siswa kami yang diluar kota," tambahnya.

Soal hasil pelaksanaan TKA itu sendiri dikatakan hingga kini belum ada pemberitahuan lebih lanjut.

"Soal hasilnya nanti bagaimana belum ada tindaklanjut. Hanya mengukur kemampuan siswa. Kalau ternyata hasil itu (TKA) untuk persyaratan tertentu juga belum tahu. Yang jelas di SMK 3 over all berjalan lancar," tandasnya.(iw/IR)

Tahun 2026 Seluruh Posyandu di Kabupaten Madiun Sudah Memenuhi 6 SPM

Iki Radio - Pada tahun 2026 mendatang, seluruh Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kabupaten Madiun, ditargetkan sudah memenuhi standar pelayanan minimal (SPM). Sehingga layanan yang diberikan melalui Posyandu, akan lebih lengkap sesuai kebutuhan masyarakat. Untuk itu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun, menyelenggarakan Pembekalan Teknis Kader Posyandu 6 SPM, di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Kamis (06/11/2025).

Pembekalan teknis ini dimaksudkan agar kader kader Posyandu di Kabupaten Madiun, memiliki orientasi untuk menuju ke layanan Posyandu yang telah memiliki 6 SPM.

“Karena dulunya yang diurusi Cuma kesehatan saja, ini transformasi menjadi 6 bidang layanan SPM. Jadi mau tidak mau, suka tidak suka, harus dilaksanakan. Karena ini wajib, instruksi dari pusat bahwa layanan 6 spm ini harus dilaksanakan,” ujar Erni Hari Wuryanto, Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Kamis (06/11/2025).

Dijelaskan, Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) adalah inovasi Posyandu yang memperluas cakupannya. Ke-enam bidang standar pelayanan dasar itu meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketentraman, ketertiban, dan perlindungan masyarakat (Trantib dan Linmas). Posyandu dengan 6 SPM ini bertujuan untuk menjadikan Posyandu sebagai pusat pelayanan yang lebih komprehensif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih luas, tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak. 


“Saat ini belum ada yang SPM, masih dalam proses pembentukan secara kelembagaannya. Diharapkan tahun 2025 ini sudah punya register, dan 2026 sudah mulai berjalan (Posyandu 6 SPM),” terang Erni.

Saat ini, di Kabupaten Madiun ada sekitar 878 Posyandu, dan 600 Posyandu diantaranya sudah terintegrasi layanan primer (ILP).

“ILP itu bagian dari Posyandu 6 SPM ini. Jadi dari Posyandu yang sudah ILP itu nanti kita tingkatkan, sehingga memenuhi kreteria sebagai Posyandu dengan 6 SPM,” lanjutnya.

Selain itu dengan bertambahnya layanan pada Posyandu, Pemkab Madiun pun berupaya agar para kader Posyandu ini nantinya juga akan mendapatkan penghasilan dalam bentuk honor. Bukan tanpa alasan, hal ini karena memang cakupan kerja Posyandu semakin luas.

“Honor posyandu masih dirumuskan, karena tugasnya semakin banyak. Ini masih kita upayakan. Karena kita harus mengikuti program baru, ini harus semangat, harus melayani kesehatan masyarakat tidak boleh ngersulo, tidak boleh nggrundel,” pungkasnya.(iw/IR)

HKN Ke 61, Dinkes Madiun Ajak Masyarakat Dukung dan Peduli Program Kesehatan

Iki Radio - Penguatan aspek promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif, menjadi prioritas Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, dalam memaknai peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 61, tahun 2025, dengan tema "GENERASI SEHAT, MASA DEPAN HEBAT".

"Yang menjadi prioritas dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat, adalah penguatan aspek promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Diantaranya dengan cara peningkatan kesehatan ibu dan anak, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, dengan deteksi dini melalui skrining," kata Heri Setyana, Kamis (06/11/2025).

Selain itu, Dinkes Kabupaten Madiun juga turut berperan aktif pada prioritas program pemerintah.

"Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), menggalakkan germas (gerakan masyarakat hidup sehat), percepatan perbaikan gizi, juga menjadi skala prioritas untuk peningkatan kesehatan masyarakat," lanjutnya.

Heri menekankan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan SDM, serta sarana dan prasarana, menjadi bagian yang tak terpisahkan, dalam menciptakan masyarakat yang sehat, seperti perbaikan sanitasi dan sebagainya.

"Karena ini musim pancaroba diharapkan tetap waspada terhadap peningkatan kasus penyakit DB, ISPA dan penyakit menular lainnya," tambahnya.



Ditegaskan, seluruh masyarakat diharapkan melakukan upaya pencegaah, potensi penyakit yang muncul saat musim pancaroba.

"Upaya upaya preventif harus dilakukan, seperti PSN (pemberantasan sarang nyamuk), PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) secara kontinyu. Dihimbau dukungan dan kepedulian masyarakat terhadap upaya upaya dan program program kesehatan" pungkasnya.(iw/IR)

Raup Untung Dari Budidaya Maggot

Iki Radio - Dalam rangka mengatasi permasalahan sampah khususnya sampah organik, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun, menggelar pelatihan budidaya maggot, Rabu (05/11/2025).

Lalu Apa Maggot itu?

Maggot adalah larva (ulat) dari lalat jenis Black Soldier Fly (BSF) yang merupakan bagian dari siklus hidup serangga tersebut setelah fase telur dan sebelum menjadi pupa dan lalat dewasa. 

Maggot memiliki kemampuan untuk mengurai sampah organik dan kaya nutrisi, sehingga banyak dibudidayakan sebagai pakan ternak bergizi tinggi untuk unggas dan ikan, serta sebagai kompos untuk pupuk tanaman. 

Maggot adalah tahap kedua dari metamorfosis lalat BSF, yaitu setelah menetas dari telur dan sebelum menjadi kepompong (pupa).

Banyak manfaat yang bisa didapat, diantaranya :

Pakan ternak: Sangat bergizi karena mengandung protein, lemak, asam amino esensial, dan mineral yang baik untuk pertumbuhan ternak.

Pengurai sampah: Mampu mengurai sampah organik seperti sisa makanan, sayuran, dan limbah lainnya dengan cepat.

Pupuk kompos: Kompos dari residu budidaya maggot dapat digunakan sebagai pupuk tanaman.

Maggot umumnya berwarna gelap atau hitam, dan tidak menimbulkan bau menyengat dan cukup higienis. Maggot dapat diberikan langsung dalam bentuk segar atau diolah menjadi tepung untuk bahan pakan campuran. 

Tahapan budidaya maggot

Persiapan kandang lalat:

Siapkan kandang untuk lalat BSF dewasa agar mereka bisa kawin dan bertelur.

Buat area dengan tempat khusus untuk lalat bertelur, seperti papan atau kardus. 

Untuk lalat dewasa, sediakan wadah berisi sampah organik agar mereka terangsang untuk bertelur.

Penetasan telur:

Letakkan telur di media penetasan yang lembab namun tidak langsung terkena media basah, seperti di atas kasa atau mangkuk dengan dedak kering yang diberi air.

Tunggu sekitar 3 hari hingga telur menetas menjadi larva atau maggot.

Penting: Pastikan media penetasan tetap lembab dan telur tidak rusak.

Pembesaran maggot di biopon:

Pindahkan maggot yang baru menetas ke dalam biopon atau bak pembesaran yang berisi sampah organik seperti ampas tahu, sisa sayuran, atau ampas kelapa.

Pastikan sampah organik memiliki kandungan air sekitar 70-80%.

Kondisi ideal: Jaga suhu di kisaran 24 hingga 30 derajat Celsius dan hindari cahaya langsung yang berlebihan dengan memberi penutup.

Jika diperlukan, tambahkan air atau pakan secara rutin agar media tidak kering.

Maggot akan membutuhkan waktu sekitar 14-20 hari untuk tumbuh hingga ukuran panen.

Pemanenan dan siklus berikutnya:

Setelah maggot mencapai usia panen (sekitar 14-20 hari), panen sebagian menggunakan ayakan sederhana.

Maggot segar dapat langsung diberikan sebagai pakan ternak, atau diolah lebih lanjut menjadi produk turunan seperti maggot kering dan tepung maggot.

Untuk melanjutkan siklus, sisakan sebagian maggot untuk menjadi prepupa. 

Pindahkan prepupa ke wadah khusus dengan permukaan miring agar mereka dapat berpindah ke area yang lebih kering untuk menjadi pupa, kemudian menjadi lalat dewasa. 

(dari berbagai sumber)

close
Pasang Iklan Disini