Iki Terbaru/Paling Greeess

Warga Pamekasan Pasang Baliho Desa Maling di Kampungnya

Iki Radio - Warga Dusun Pokapoh, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur mengungkapkan bahwa maling sempat meminta tebusan motor hasil curian pada Rabu (20/8/2025).

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Marsuto Alvianto mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu, salah satu terduga maling meminta jemputan dan meminjam motor warga setempat di Desa Badung.

Namun, setelah motor dibawa, nomor handphone pelaku tidak aktif dan sepeda motor dinyatakan hilang.

"Bahkan saat itu pelaku meminta tebusan agar motor bisa diambil kepada korban," katanya.

Alvian mengatakan bahwa warga tidak hanya resah tetapi juga ketakutan.

Akhirnya, warga memasang baliho bertuliskan "Selamat Datang di Desa Maling."

Dia juga mengungkapkan, ada beberapa orang yang dicurigai kerap melakukan pencurian di desa itu.

"Kalau dulu habis nyuri hilang orangnya. Beberapa lama pelaku datang lagi dan pasti ada yang hilang. Sehingga masyarakat ketakutan," katanya.

Dia mengatakan bahwa masyarakat sudah tahu siapa pelakunya, tetapi mereka takut.

"Warga mau mendatangi polres, sehingga polisi langsung melakukan penggerebekan tadi malam sekitar pukul 23.00 lebih," tuturnya.

Pihaknya berharap polisi segera mengungkap pelaku pencurian.

Alvian khawatir warga sampai main hakim sendiri.

Sebelumnya, warga resah karena perhiasan milik warga banyak hilang, termasuk empat unit sepeda motor yang belum terungkap pelakunya.

Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi menyampaikan bahwa polisi sudah menindaklanjuti keluhan warga.

Bahkan, sudah melakukan penggerebekan ke rumah terduga pencuri, tetapi masih gagal.

"Kami akan terus melakukan penyelidikan kasus ini, termasuk mencari keberadaan pelaku pencurian yang kerap meresahkan warga," katanya.

Film Merah Putih One For All Hanya Dapat Rating 1 Bintang di IMDb

Iki Radio - Film Merah Putih: One For All hanya mendapatkan satu bintang di situs perfilman IMDb.

Pantauan per Selasa (19/8/2025), Merah Putih: One For All sudah mendapatkan total 3.088 penilaian.

Namun, film garapan sutradara Endiarto dan Bintang itu tetap memperoleh satu dari 10 bintang.

Sebagai perbandingan, Jumbo mendapatkan rating 8,1 dari total 3.031 review.

Sementara itu, Si Juki the Movie: Panitia Hari Akhir mendapatkan 5,3 dari total 165 review.

Merah Putih: One For All tayang perdana pada 14 Agustus 2025.

Sejauh ini, film dari Perfiki Kreasindo tersebut sudah membukukan 2.276 penonton selama tayang di bioskop.

Merah Putih: One For All mengisahkan delapan anak dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam Tim Merah Putih.

Mereka memiliki tugas untuk menjaga bendera pusaka menjelang perayaan upacara 17 Agustus.

Konflik dimulai ketika bendera hilang tiga hari sebelum upacara.

Mereka akhirnya harus bersatu dalam misi mencari bendera pusaka yang hilang.

Merah Putih: One For All sedang tayang di sejumlah bioskop di Indonesia.(kompas)


Top

Spesial Agustus, Karpen Hadirkan Ragam Menu Nusantara

Iki Radio - Banyak cara dilakukan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Disejumlah daerah banyak masyarakat yang menggelar acara perlombaan hingga pentas seni. Di kalangan usaha, banyak yang memberikan program atau promo spesial selama bulan kemerdekaan.

Tak ketinggalan Kafe Karpen, yang berada di Kelurahan Kelun Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Mulai tanggal 17 Agustus 2025, ada pilihan menu spesial kemerdekaan, dalam Menu Nusantara Handmade.

Diantaranya Puding Bhinneka, yakni puding kemerdekaan dengan tampilan merah putih, dengan bendera merah putih diatasnya. Menu ini tersedia mulai tanggal 17 - 23 Agustus 2025.


Beberapa menu lain nusantara, ada mie rendang khas Sumatera Barat, hingga mie matah khas pulau Dewata Bali.

Pada sejumlah meja pengunjung Karpen Coffee, Minggu (17/08/2025) malam, terlihat beberapa diantaranya tampak memesan menu spesial kemerdekaan tersebut.

"Tempatnya nyaman, rasanya enak, dan tidak mahal. Menunya enak, tampilannya menarik, menunjukkan semangat nasionalisme," ungkap salah seorang pengunjung.

Selain sebagai penanda bulan kemerdekaan, dengan spesial menu kemerdekaan ini akan lebih meningkatkan kecintaan terhadap tanah air Indonesia.(Iw/mn)


Top

Mutiara, Pusatnya Oleh Oleh Rasa Banjar

Iki Radio - Buah tangan atau oleh oleh, menjadi hal wajib yang harus ada ketika berpergian ke luar daerah. Ini yang dilakukan kebanyakan orang, bila melakukan perjalanan ke daerah lain, baik antar kota, provinsi, atau bahkan antar negara.


Oleh oleh rasa banjar Mutiara, atau yang juga dikenal dengan nama Nonna Kriuk, merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi, bila melakukan perjalanan di Kota Banjarbaru, Ibukota Kalimantan Selatan.


Disini menyediakan berbagai oleh oleh khas Banjar, baik itu berupa makanan, souvenir, dan lainnya.


"Barang yang kami jual disini, itu diantaranya dari UMKM setempat, dan juga ada beberapa dari daerah lain," ujar Tatik, pemilik toko, Kamis (14/08/2025) malam.


Lokasi yang strategis, membuat usaha penjualan oleh oleh khas Banjar ini, banyak didatangi pengunjung.



"Kebetulan kami lokasinya disamping Aeris Hotel, sehingga banyak tamu tamu hotel yang datang," lanjutnya.


Perempuan asal Kabupaten Cilacap Jawa Tengah ini menjelaskan, toko oleh oleh khas Banjar ini sudah ada sejak dua tahun lalu.


"Saya di Kalimantan ini sudah sekitar 20 tahun, tapi toko ini baru sekitar 2 tahun," jelasnya.


Menjaga kualitas barang tentu menjadi bagian yang tidak bisa diabaikan jika berbicara tentang makanan.


"Kebanyakan oleh oleh itu berupa makanan, jadi kami menjaga betul. Kita cek kualitasnya, tanggal kadaluarsanya. Kami pastikan semuanya bagus. Apalagi biasanya pembeli dari daerah yang jauh," tambahnya.(Iw/ksl)

Top

Melihat Kalsel Dari Aeris Hotel Banjarbaru

Iki Radio - Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) adalah salah satu provinsi yang berada di pulau Kalimantan. Provinsi Kalsel,  berdiri pada tanggal 14 Agustus 1950, tepat 5 tahun setelah Indonesia merdeka. Pada tahun 2025 ini, Provinsi Kalimantan Selatan genap berusia 75 Tahun.


Diketahui, di provinsi Kalimantan Selatan ada 11 kabupaten dan 2 kota. Kalsel memiliki berbagai potensi yang menjadi daya tarik wisata.


Banjarbaru, adalah ibu kota provinsi Kalimantan Selatan saat ini. Sebelumnya, Banjarmasin yang menjadi ibu kota provinsi tersebut. Pemindahan ibu kota dari Banjarmasin ke Banjarbaru dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2022.



Berlokasi di Kota Banjarbaru, Aeris Hotel, menjadi pilihan untuk melihat Kalimantan Selatan.


Dengan didukung fasilitas lengkap, serta nyaman, membuat Hotel Aeris, menjadi pilihan untuk berbagai kegiatan.


Diantaranya belum lama ini, Inspektorat Kabupaten Tanah Laut, menggelar acara di hotel ini. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bersama sejumlah personil TNI AU, juga memilih fasilitas Aeris Hotel, dalam tugas modifikasi cuaca. Dan berbagai kegiatan lain dari berbagai pihak. Baik pemerintah, swasta maupun masyarakat secara umum.


"Kami memilih Aeris Hotel karena lokasinya mudah dijangkau, dan banyak aksesnya," kata Rio pengunjung asal Madiun, Jawa Timur, Kamis (14/08/2025).


Dikatakan, Aeris Hotel memberikan layanan maksimal bagi pengunjung.


"Mulai dari sarapan dengan berbagai pilihan menu, hingga berbagai layanan yang bisa diakses dari dalam kamar tempat menginap," lanjutnya.


Selain itu, dari Aeris Hotel ini memudahkan akses menuju sejumlah lokasi, baik untuk wisata maupun tempat layanan pemerintahan provinsi Kalimantan Selatan.


"Ibu Kota Kalsel itu disini (Banjarbaru), jadi banyak aktifitas pemerintahan provinsi yang dipusatkan disini. Perkantoran Pemprov Kalsel juga dekat dari tempat ini," kata seorang berseragam ASN, saat berada di loby Aeris.



Keramahan dalam memberikan pelayanan, membuat layanan Aeris Hotel lebih istimewa.


"Kita banyak berinteraksi dengan beberapa karyawan, dari situ kita tahu, ternyata ada yang dari Jawa juga. Dan enak ngobrolnya," kata Bowo, pengunjung.


Fasilitas rooftop yang disediakan Aeris Hotel, menjadi tempat favorit untuk bersantai sambil menikmati suasana malam Kota Banjarbaru.


"Semoga kedepan lebih meningkat lagi, layanannya, fasilitasnya, sehingga Aeris Hotel menjadi pilihan bagi siapapun yang ke Kalsel," tambahnya. (Iw/Ksl)

Kalsel Expo 2025, Lebih Dekat Dengan Masyarakat

Iki Radio - Hari kedua Kalimantan Selatan (Kalsel) Expo 2025 semakin ramai. Ribuan warga dari berbagai daerah Kalimantan Selatan, terlihat mengunjungi sejumlah stand pameran, dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kalsel, maupun kota dan kabupaten di wilayah Kalimantan Selatan.

Diantaranya Dinas Kominfo Provinsi Kalimantan Selatan, yang menampilkan beragam layanan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

"Jadi ini acara Kalsel Expo 2025, juga sekaligus bersamaan dengan ulang tahun Radio Abdi Persada, yang merupakan bagian dari Dinas Kominfo Pemprov Kalsel," ujar Ozie Ahmad, Kepala Studio LPPL Abdi Persada, Selasa (12/08/2025) malam.

Berbagai layanan informasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, disampaikan Dinas Kominfo melalui berbagai platform digital.

"Selain siaran radio, juga ada potcast, website, dan platform media sosial, youtube, instagram, tiktok, dan lain lain," lanjutnya.



Selain itu terdapat stand dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Kalimantan Selatan. Di stand ini, pengunjung bisa lakukan tes kebugaran melalui layar virtual.

Sejumlah stand lain, menyuguhkan berbagai produk khas lokal, kesenian dan budaya lokal, serta berbagai bentuk sosialisasi tugas pokok dan fungsi dari dinas, kantor, atau instansi masing masing.

"Tadi lihat stand pameran dari Polda Kalsel. Bisa lihat langsung peralatan, senjata, dan berbagai satuan dalam kepolisian," kata Setyo salah seorang pengunjung.

Selain sebagai ajang untuk peningkatan dan pengenalan potensi daerah, Kalimantan Selatan Expo 2025 ini, digelar dalam rangka HUT ke 75, Pemprov Kalimantan Selatan.(Ant/Kalsel)

Sambut HUT Ke 80 RI, Siswa TK Gelar Camping Day

Iki Radio - Sedikitnya 24 siswa siswi dari TK PKK Al Aman Banjarmasin Kalimantan Selatan, menggelar sejumlah kegiatan di Kebun Raya Banua, Selasa (12/08/2025).

Kepala TK PKK Al Aman, Yenni mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian anak.

"Jadi ini kegiatannya Campingday, untuk mengembangkan karakter dan melatih kemandirian anak," kata Yenni.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam campingday diantaranya berbagai lomba bertemakan kemerdekaan.

"Kebetulan ini bulan Agustus, Bulan Kemerdekaan, jadi tema kegiatan outdoor kali ini adalah dalam rangka HUT ke 80 RI. Ada mewarnai, dan lomba lomba lainnya," lanjutnya.

Diharapkan, dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kemandirian siswa, dan menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini.(Iw/Kalsel)

Agus Mahendra Jabat Direktur Utama Perumda Objek Wisata Umbul Square

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Madiun mempercayakan pengelolaan Objek Wisata Umbul pada Agus Mahendra selaku Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Objek Wisata Umbul, dan Riska Chandra Sakti, sebagai Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Objek Wisata Umbul.

Surat Keputusan (SK) tentang Pengangkatan Dewan Pengawas dan Direktur Utama Perumda Objek Wisata Umbul, masa Jabatan 2025-2030, diserahkan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Graha Eka Kapti, Caruban, Rabu (6/8/2025).

Penyerahan ditandai dengan Penandatanganan Pakta Integritas dan kontrak kerjasama oleh Bupati Madiun selaku pemilik modal .

Bupati meminta, Dewan Pengawas dan Direktur Utama segera menyusun langkah langkah untuk Perumda Umbul Square agar bisa lebih eksis lagi.

“Saya berharap kondisi saat ini bisa dimaksimalkan, langkah-langkah strategis untuk bisa segera disusun pada awal kepemimpinan, sehingga Perumda Umbul Square bisa segera eksis kembali,” kata Bupati Hari Wuryanto.

Selundupkan Narkoba Dalam Popok Bayi, Pengunjung Lapas Kelas I Madiun Ditangkap

Iki Radio - Petugas Lapas Kelas I Madiun menangkap seorang perempuan berinisial DMS (35) yang ketahuan menyelundupkan narkoba jenis sabu ke dalam popok bayi yang dikenakan anaknya saat hendak membesuk suaminya, Selasa (5/8/2025).

Suami DMS berinisial B merupakan narapidana kasus pembunuhan yang masih menjalani hukuman di Lapas Kelas I Madiun.

Pelaksana Harian Kepala Kabid Administrasi Kamtib Lapas Kelas I Madiun, Sukamto yang dikonfirmasi Selasa (5/8/2025) membenarkan penangkapan seorang perempuan yang nekat menyelundupkan narkoba jenis sabu seberat 31,16 gram ke dalam popok bayi.

Saat ini, tersangka DMS sudah diserahkan ke penyidik Satresnarkoba Polres Madiun Kota untuk diproses hukum.

“Setelah barang bukti ditemukan, kami segera berkoordinasi dan menyerahkan tersangka serta barang bukti ke Polres Madiun Kota. Penangkapan ini bentuk kesigapan dan komitmen kami dalam menjaga integritas Lapas dari peredaran narkoba. Dan kami tidak memberikan celah sedikit pun kepada pihak yang ingin mencoba menyelundupkan narkoba ke dalam lapas,” ujar Sukamto.

Sukamto mengatakan, kejadian bermula saat petugas mencurigai perilaku salah satu pengunjung wanita berinisial DMS yang membawa bayi.

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, ditemukan satu bungkus plastik dibalut dengan solatip hitam berisi sabu-sabu yang diselipkan pada popok bayi yang dipakai anaknya DMS.

Terhadap temuan itu, petugas langsung melaporkannya kepada kepala pengamanan dan menghubungi Satresnarkoba Polres Madiun Kota.

Setelah dilakukan pengecekan, butiran kristal bening yang diselipkan didalam popok bayi merupakan narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 31,16 gram.

Kepala Bagian Operasional Satresnarkoba Polres Madiun Kota, Iptu Imam Syafii menyatakan, polisi masih mengembangkan keterlibatan pihak lain dalam kasus pengiriman narkoba ke Lapas Kelas I Madiun.

Untuk itu, polisi intensif memeriksa terduga pelaku bersama saksi lain guna mengungkap keterlibatan pihak lain dalam kasus penyelundupan narkoba ke dalam lapas.

“Saat ini, pelaku sudah kami amankan. Kami sementara mendalami apakah ada jaringan lain yang terlibat,” kata Imam.

Ia mengatakan, kejadian ini menjadi peringatan bagi siapa pun yang hendak mencoba menyelundupkan narkoba akan ditangkap dan diproses hukum. 

Sebab, pihak lapas dan Polri sudah berkomitmen untuk memerangi peredaran narkoba, terutama di lingkungan pemasyarakatan yang rawan menjadi sasaran penyelundupan.(kompas)

Ingin Menginspirasi, Kirana Larasati Ikut Miss Universe Indonesia 2025

Iki Radio - Kirana Larasati baru-baru ini menarik perhatian setelah terungkap bahwa dirinya mengikuti audisi Miss Universe Indonesia 2025. Hal tersebut diketahui dari postingan di akun TikTok @indopageants.

Dalam postingan tersebut, Kirana yang tampil elegan mengenakan tank top putih tampak antusias menceritakan alasan di balik keikutsertaannya di ajang kecantikan tersebut. Namun di sisi lain, bergabungnya Kirana dalam audisi tahun ini juga diwarnai dengan reaksi beragam netizen.


1. Kirana Larasati ikut audisi Miss Universe Indonesia 2025

Miss Universe Indonesia 2025 telah memasuki fase penting dalam perjalanannya, yaitu di tahap audisi. Menariknya, untuk edisi tahun ini, aktris Kirana Larasati terpantau ikut bergabung sebagai salah satu peserta.

Terpantau di akun TikTok @indopageants, pemain sinetron Cinta dan Kesetiaan tersebut terlihat percaya diri mengikuti berbagai kegiatan audisi yang digelar secara fisik langsung. Kirana yang tampil elegan dalam balutan tank top putih juga banyak menebar senyum lebar menawan yang bikin netizen jadi terpesona.


2. Keikutsertaan Kirana Larasati tuai reaksi beragam

https://www.tiktok.com/@indopageants/video/7533483212497063176

Keikutsertaan Kirana Larasati dalam audisi Miss Universe Indonesia 2025 ini telah mencuri perhatian dan menjadi viral di media sosial. Bahkan saat ini, video audisinya sudah ditonton lebih dari 1,2 juta kali sejak pertama kali diunggah pada Jumat (1/8/2025).

Terlepas dari visual dan pembawaannya yang menuai pujian, keterlibatan Kirana dalam audisi ini juga mengundang reaksi tak terduga lainnya dari netizen. Banyak yang mempertanyakan soal syarat usia peserta, mengingat Kirana sendiri saat ini sudah berusia 37 tahun.

Untuk diketahui, Miss Universe Organization sebenarnya sudah menghapus batasan usia maksimal bagi peserta sejak 2024 lalu. Kini Miss Universe Indonesia pun mengikuti jejak tersebut. Jadi, meski lahir pada 29 Agustus 1987, Kirana tetap memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing di ajang kecantikan tersebut.


3. Ingin menginspirasi perempuan bahwa tidak ada batasan untuk memaksimalkan potensi diri

Sama seperti peserta lainnya, Kirana Larasati juga memiliki alasan yang cukup kuat untuk mengikuti audisi ini. Kirana menyebut, ia ingin menginspirasi para perempuan Indonesia bahwa tidak ada batasan untuk mengembangkan potensi diri secara maksimal.

“Saya ingin menginspirasi banyak wanita Indonesia di luar sana bahwa usia, pekerjaan, bahkan status pernikahan tidak menghalangi kita untuk mengembangkan potensi diri kita semaksimal mungkin,” kata Kirana Larasati, lewat akun TikTok @indopageants.

Selain Kirana Larasati, audisi Miss Universe Indonesia 2025 juga diikuti oleh Sarah Tumiwa, juara Indonesia’s Next Top Model (INTM) Cycle 2.

close
Pasang Iklan Disini