Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Top. Show all posts
Showing posts with label Top. Show all posts
Top

Kisah Dea Angelia, Usia 26 Tahun Sudah Jadi Doktor AI

Iki Radio - Dea Angelia Kamil resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Komputer Universitas Gadjah Mada di usianya yang baru menginjak 26 tahun 11 bulan 17 hari. Sedangkan usia lulusan Program Doktor rata-rata adalah 40 tahun 5 bulan 15 hari.

Dea diwisuda bersama 1.061 lulusan pascasarjana pada Januari 2026 ini.

Persiapan matang dan dukungan beasiswa menjadi kunci capaian gemilang sebagai lulusan termuda di jenjang program Doktor.


Dari Matematika ke Ilmu Komputer

Di bangku SMA Dea mengikuti program akselerasi. Kala S1 ia menempuh pendidikan di jurusan Matematika.

Dengan ketertarikannya terhadap komputasi Dea memutuskan kuliah S2 jurusan Ilmu Komputer untuk lebih mendalami bidang Machine Learning dan Artificial Intelligence (AI).

“Saya tertarik di bidang machine learning atau AI karena ketika S1 terdapat mata kuliah tersebut. Saya ingin lebih terfokus sehingga mengambil program studi Ilmu Komputer di UGM untuk melanjutkan pendidikan saya,” jelasnya, dikutip dari situs UGM.

Saat mendaftar ia berhasil mendapat beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) sehingg dapat menyelesaikan S2 dan S3 kurang lebih sekitar empat tahun.


Penelitian di Korea Selatan

Pengalaman mengikuti Program Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI) saat jenjang S3 paling berkesan baginya.

Ia melakukan penelitian di University of Ulsan dengan topik intelligent transportation system khususnya pada vehicle speed estimation.

"Jadi saya membuat sistem yang akan berjalan secara otomatis sehingga sangat meminimalkan adanya intervensi secara manual,” papar mahasiswi asal Lamongan ini.

Momen PKPI di Negeri Ginseng juga menjadi ujian ketangguhan baginya.

Sebab, ritme kerja yang padat dan cuaca ekstrem menjadi tantangan utama.

“Etos kerja yang disiplin dari Senin hingga Jumat. Bahkan Sabtu pun masih diisi dengan seminar dan bimbingan profesor. Tantangan itu kian terasa saat harus beradaptasi dengan musim dingin yang mengejutkan,” kenangnya.

Bimbingan dari promotor Prof. Agus Harjoko di Laboratorium Elektronika dan Instrumentasi (Elins) disebut Dea menjadi dukungan signifikan selama proses riset. “Komunitas belajar di sini sangat positif. Terutama teman-teman di laboratorium yang bertemu setiap hari dan rutin melaksanakan diskusi mingguan,” ujar Dea.

Terakhir, Dea berpesan bahwa perlu kesiapan mental yang kuat untuk menjalani pendidikan S3.

Top

Sah! Durian Merah Banyuwangi Ditetapkan Sebagai Indikasi Geografis Pertama di Indonesia

Iki Radio - Durian Merah Banyuwangi ditetapkan sebagai produk Indikasi Geografis (IG). Komuditas hortikultura khas Banyuwangi ini menjadi yang pertama kali diterbitkan di Indonesia untuk buah durian.


Sertifikat IG tersebut diterbitkan Kementerian Hukum melalui Direktorat Merek dan Indikasi Geografis setelah melalui proses panjang sejak pertama kali diajukan pada 2023.

"Alhamdulilah, sertifikat IG Durian Merah Banyuwangi sudah terbit. Dan ini pertama yang ada di Indonesia IG untuk durian merah," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (21/1/2026).

Ipuk merasa bangga dan berterima kasih kepada pemerintah pusat atas diberikannya sertifikat IG pada salah satu produk Banyuwangi yaitu Durian Merah. 

Ia berharap pengakuan IG ini bisa menjadi alat promosi, semakin meningkatkan produktifitas petani terutama di wilayah Kecamatan Songgon sebagai sentra durian merah, sekaligus mendorong kunjungan wisata ke Banyuwangi.

"Ayo datang ke Banyuwangi, nikmati durian merahnya. Karena durian merah Banyuwangi sangat unik yang tak dimiliki daerah lain," ajak Ipuk.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi, Ilham Juanda menambahkan, Durian Merah Banyuwangi (Durio Zibethinus L) memiliki keunikan warna daging buah merah, cita rasa khas, serta aroma yang kuat. Kekhasan ini terbentuk dari kombinasi faktor alam seperti tanah, iklim, dan ketinggian wilayah, serta pengetahuan lokal dan praktik budidaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat.

Durian merah ini dikelompokkan dalam beberapa gradasi warna daging, yakni merah, merah pelangi, dan merah semburat. Karakteristik fisiknya meliputi bentuk buah bulat hingga lonjong, warna kulit kuning-hijau, jumlah juring 4-7, ketebalan daging 4,2-18,5 milimeter, serta porsi daging mencapai 41,7 persen. 

"Dari sisi organoleptik, durian ini memiliki aroma kuat, rasa manis-pahit seimbang, tekstur lembut dan pulen, serta kandungan gizi tinggi seperti antioksidan, vitamin C, dan lemak yang relatif rendah," ujar Ilham.

Ia mengatakan, durian merah Banyuwangi tergolong jenis durian langka. Tercatat baru 6 pohon induk yang sudah didaftarkan IG dengan perkiraan produksi rata-rata 4 ton per pohon.

Durian Merah Banyuwangi ini berasal dari 6 varietas unggul nasional. Diantaranya ada Balqis, SOJ, Gandrung, Sayu Wiwit, Tawangalun, dan Madu Blambangan. Keenam varietas tersebut ditanaman di wilayah Kecamatan Songgon, Rogojampi, Singojuruh, Glagah, Licin, dan Srono.

"Sejak tahun 2015 tercatat sudah 12 jenis durian lokal Banyuwangi yang didaftarkan sebagai varietas unggul. Dari 12 jenis durian unggul lokal tersebut, 6 jenis adalah durian merah," terangnya.

Secara keseluruhan, luas panen durian di Banyuwangi mencapai 3.262 hektare dengan produksi buah durian mencapai 27.890 ton. Tersebar di Kecamatan Songgon, Licin, Glenmore, Kalibaru, Rogojampi, Singojuruh, Glagah dan Srono.

Ilham menambahkan, pihaknya mewakili Bupati Banyuwangi telah menyerahkan sertifikat IG Durian Merah Banyuwangi kepada Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Durian Merah Banyuwangi di Songgon.

"Dengan perlindungan ini, kekayaan genetik lokal Banyuwangi tidak bisa dicuri, diklaim, dan penyalahgunaan pihak luar," ujar dia.(*)

Top

AI Bikin Kaya Raya? Ini Miliarder Baru di Balik Ledakan Teknologi AI

Iki Radio - Ledakan kecerdasan buatan (AI) tidak hanya mengubah cara manusia bekerja dan berinteraksi dengan teknologi, tetapi juga merombak peta kekayaan dunia.

Chief Technology Officer OpenAI, Mira Murati dalam sebuah wawancara di acara The Daily Show(YouTube/ The Daily Show)


Sejumlah tokoh teknologi papan atas, seperti Jensen Huang dari Nvidia dan Sam Altman dari OpenAI, kini semakin tajir seiring melonjaknya nilai industri AI.

Namun, di balik nama-nama besar tersebut, era AI juga melahirkan gelombang miliarder baru dari startup yang sebelumnya nyaris tak dikenal.

Lonjakan valuasi perusahaan rintisan berbasis AI dalam setahun terakhir membuat saham para pendirinya berubah menjadi “tambang emas”.

Lantas, siapa saja miliarder baru yang lahir dari ledakan teknologi AI ini? Berikut deretan pendiri startup dan eksekutif muda yang kekayaannya melesat berkat valuasi perusahaan AI yang meroket dalam waktu singkat.


Mira Murati

Mira Murati merupakan salah satu contoh paling nyata dari cepatnya lahir miliarder baru di era kecerdasan buatan. Mantan eksekutif OpenAI ini mendirikan Thinking Machines Lab pada Februari 2025.

Meski masih tergolong sangat muda dan belum lama berdiri, startup tersebut langsung melesat dengan valuasi sekitar 10 miliar dollar AS, atau setara Rp 167,74 triliun.

Lonjakan valuasi ini terjadi bahkan sebelum Thinking Machines Lab meluncurkan produk secara luas, mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap rekam jejak Murati serta potensi teknologi AI yang dikembangkannya.


Brett Adcock

Brett merupakan contoh lain bagaimana AI mendorong lonjakan kekayaan dalam waktu singkat. Ia mendirikan Figure AI pada 2022 dengan fokus mengembangkan robot humanoid berbasis kecerdasan buatan.

Seiring meningkatnya minat industri terhadap otomatisasi fisik, valuasi perusahaan ini melesat tajam, membuat kekayaan bersih Adcock diperkirakan mencapai 19,5 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 327,09 triliun.


Aravind Srinivas

Aravind mendirikan Perplexity pada 2022 sebagai mesin pencari berbasis AI generatif. Dalam waktu relatif singkat, perusahaan ini tumbuh pesat dan kini memiliki valuasi sekitar 20 miliar dollar AS, setara Rp 335,48 triliun.

Meski masuk jajaran miliarder baru, Srinivas dikenal kerap menekankan bahwa visi Perplexity berfokus pada pencarian pengetahuan dan kualitas informasi, bukan semata akumulasi kekayaan pribadi.


Winston Weinberg dan Gabe Pereyra

Lonjakan valuasi ekstrem juga dialami Harvey, startup perangkat lunak hukum berbasis AI yang didirikan Winston Weinberg dan Gabe Pereyra. Dalam beberapa bulan, valuasi Harvey melonjak dari 3 miliar dollar AS menjadi 8 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 134,19 triliun.

Meski demikian, salah satu pendirinya menyebut kekayaan tersebut masih bersifat “di atas kertas”, menyoroti rapuhnya status miliarder yang bergantung pada valuasi startup.


Alexandr Wang

Alexandr membangun Scale AI secara relatif senyap sebelum akhirnya mendapat sorotan global. Startup pelabelan data ini melonjak nilainya hingga 14,3 miliar dollar AS, setara Rp 239,87 triliun, setelah menerima investasi besar dari Meta.

Wang kemudian ditunjuk sebagai Chief AI Officer Meta, memperkuat posisinya sebagai salah satu aktor kunci dalam ekosistem AI global.


Lucy Guo

Meski telah keluar dari Scale AI sejak 2018, Lucy Guo tetap masuk jajaran miliarder baru berkat kepemilikan saham awalnya. Dengan nilai acuan perusahaan yang sama, sekitar 14,3 miliar dollar AS atau Rp 239,87 triliun.

Guo menjadi salah satu sedikit perempuan yang berhasil menembus level kekayaan tinggi di tengah dominasi pendiri pria di industri AI. Saat ini, ia aktif membangun firma modal ventura dan mengembangkan bisnis di sektor ekonomi kreator.


Brendan Foody, Adarsh Hiremath, Surya Midha

Gelombang miliarder AI juga datang dari generasi yang sangat muda. Mercor didirikan oleh Brendan Foody bersama Adarsh Hiremath dan Surya Midha, yang saat mendirikan perusahaan masih berusia awal 20-an.

Startup data berbasis AI ini telah dihargai sekitar 10 miliar dollar AS, atau setara Rp 167,74 triliun, menjadikan para pendirinya sebagai salah satu kelompok miliarder termuda di era kecerdasan buatan.


Michael Truell, Sualeh Asif, Aman Sanger, Arvid Lunnemark

Fenomena serupa terlihat pada Cursor, startup AI coding di bawah perusahaan induk Anysphere.

Perusahaan ini didirikan oleh Michael Truell bersama Sualeh Asif, Aman Sanger, dan Arvid Lunnemark. Setelah pendanaan besar pada 2025, valuasi Cursor melonjak hingga 27 miliar dollar AS, setara Rp 452,90 triliun.

Lonjakan tersebut langsung mengangkat para pendirinya, yang masih berusia 20-an, ke jajaran miliarder teknologi dalam waktu sangat singkat.


Itulah beberapa miliarder baru di era kecerdasan buatan ini dirangkum dari laporan The New York Times, yang menyoroti bagaimana ledakan AI tidak hanya mempercepat inovasi teknologi, tetapi juga menciptakan lonjakan kekayaan dalam waktu sangat singkat.

Meski valuasi perusahaan-perusahaan AI tersebut tampak fantastis, laporan itu juga mengingatkan bahwa sebagian besar kekayaan masih bersifat “di atas kertas” dan sangat bergantung pada kemampuan startup untuk bertahan serta membuktikan janji teknologinya di tengah dinamika pasar global.

Top

10 Orang Terkaya di Indonesia Awal 2026, Ada Nama Baru Kekayaannya Rp 95 Triliun

Iki Radio - Forbes merilis daftar 10 orang terkaya di Indonesia pada awal Januari 2026.

Berdasarkan data per Sabtu (3/1/2026), jajaran teratas masih didominasi oleh para konglomerat yang bergerak di sektor petrokimia, pertambangan, perbankan, hingga teknologi.

Di posisi puncak, nama Prajogo Pangestu masih bertahan sebagai orang terkaya di Indonesia.

Konglomerat kelahiran Bengkayang, Kalimantan Barat, itu tercatat memiliki kekayaan sebesar 38,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 643 triliun (dengan asumsi kurs Rp 16.700 pada 3 Januari 2026).

Nilai tersebut mengalami penurunan dibandingkan posisi 2 Desember 2025, ketika total kekayaannya masih tercatat mencapai 42,1 miliar dollar AS.

Di bawah Prajogo Pangestu, peringkat orang terkaya Indonesia masih diisi oleh sejumlah nama besar yang konsisten bertahan di jajaran atas.

Mereka adalah Low Tuck Kwong, serta duo bersaudara pemilik Grup Djarum, yakni Robert Budi Hartono dan Michael Hartono.

Lantas, siapa saja orang terkaya di Indonesia pada awal Januari 2026 menurut Forbes?

Daftar orang terkaya di Indonesia pada awal Januari 2026 tidak mengalami banyak perubahan dibandingkan peringkat yang dirilis oleh Forbes pada akhir Desember 2025.

Meski demikian, ada nama baru yang masuk jajaran 10 besar, yakni Agoes Projosasmito.

Ia merupakan Presiden Komisaris Amman Mineral Internasional, salah satu perusahaan pertambangan tembaga dan emas terbesar di Indonesia.

Dilansir dari The Real-Time Billionaires, berikut daftar lengkap orang terkaya di Indonesia pada awal Januari 2026:


1. Prajogo Pangestu

Prajogo Pangestu adalah pendiri PT Barito Pacific, perusahaan yang bergerak di sektor petrokimia dan energi.

Saat ini, total kekayaan mencapai 38,5 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 643 triliun.

Dengan jumlah tersebut, Prajogo menempati peringkat ke-55 orang terkaya di dunia serta peringkat ke-13 di Asia.


2. Low Tuck Kwong

Low Tuck Kwong adalah pendiri perusahaan tambang batu bara PT Bayan Resources.

Ia menjadi orang terkaya kedua di Indonesia dengan kekayaan yang tercatat sebesar 23,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 386 triliun.


3. Robert Budi Hartono

Pemilik saham pengendali BCA dan pendiri Grup Djarum ini memiliki total kekayaan bersih yang mencapai 21,5 miliar dollar AS, setara Rp 359 triliun.


4. Michael Hartono

Michael Hartono yang juga menjadi pemilik BCA serta Grup Djarum ini tercatat memiliki kekayan yang mencapai 20,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 344 triliun.

Jumlah ini sedikit turun dari posisi 22 Desember 2025 yang mencapai 20,8 miliar dollar AS.


5. Tahir & keluarga

Tahir & keluarga merupakan pendiri Mayapada Group yang bergerak di bidang kesehatan, real estate, dan perbankan.

Saat ini, total kekayaannya mencapai 10,8 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 180 triliun.


6. Otto Toto Sugiri

CEO sekaligus pendiri PT DCI Indonesia Tbk ini memiliki kekayaan yang mencapai 9,6 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 160 triliun, naik dari sebelumnya 8,7 miliar dollar AS pada 1 Januari 2026.


7. Haryanto Tjiptodihardjo

Haryanto Tjiptodihardjo adalah Direktur Utama PT Impack Pratama Industri Tbk. Total kekayaannya tercatat mencapai 8,9 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 149 triliun.


8. Sri Prakash Lohia

Pendiri perusahaan tekstil dan petrokimia Indorama Corporation ini tercatat memiliki kekayaan mencapai 8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 134 triliun.


9. Marina Budiman

Salah satu pendiri dan Presiden Komisaris PT DCI Indonesia Tbk ini memiliki kekayaan mencapai 6,9 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 115 triliun.


10. Agoes Projosasmito

Agoes Projosasmito masuk dalam jajaran 10 besar orang terkaya di Indonesia pada awal Januari 2026. Ia menggeser Hermanto Tanoko, yang sebelumnya menempati posisi ini.

Saat ini, ia tercatat memiliki kekayaan sebesar 5,7 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 95 triliun.


Top

Nasha Anaya, Putri Pasha Ungu dan Okie Agustina, Jadi Finalis Gadis Sampul 2025

Iki Radio - Nasha Anaya, putri dari Pasha Ungu dan Okie Agustina, mengikuti ajang Gadis Sampul 2025.

Nasha Anaya, putri Okie Agustina dan Pasha© Instagram @okieagustina_

Nasha berhasil melaju dan terpilih sebagai salah satu finalis dalam ajang tersebut.

Kabar ini diketahui dari unggahan Okie Agustina di akun Instagram miliknya.

Okie membagikan foto keluarga yang menunjukkan dukungan penuh untuk Nasha selama mengikuti proses sebagai finalis Gadis Sampul 2025.

Dalam foto tersebut tampak Pasha Ungu dan istri, Adelia Wilhelmina, serta Kiesha Alvaro turut hadir memberikan semangat.

"Hey @nasha.anayaa kita semua bangga sama kamu," tulis Okie dalam keterangan unggahannya di Instagram dikutip Kompas.com, Minggu (21/12/2025).

Okie mengungkapkan bahwa keikutsertaan Nasha dalam ajang pemilihan model ini merupakan pengalaman pertamanya. Meski baru pertama kali, Nasha mampu melangkah jauh hingga masuk jajaran finalis.

"Ini pengalaman pertama, pertama kalinya Nasha, mau ikut pemilihan model dan bisa terpilih jadi finalis.. tetap semangat sayang c we u Nasha," tulis Okie.

Dukungan tak hanya datang dari Okie. Ibu sambung Nasha, Adelia juga turut mengunggah momen kebersamaan keluarga sebagai bentuk dukungan moral bagi Nasha.

"Yeaay pokoknya kita semua bangga sama Acha. We Love u 'Gadis Sampul 2025'," tulis Adelia.

Unggahan Adelia pun dikomentari oleh Okie.

"Luuv mamii thanks for always support," tulis Okie di unggahan Adelia.

Sementara itu diketahui sebelumnya, pemenang Gadis Sampul 2025 adalah Leticia Charlotte Agraciana Joseph, putri dari aktris Sheila Marcia. 

Gadis Sampul 

Gadis Sampul adalah acara televisi-pemilihan model remaja yang diselenggarakan oleh majalah GADIS. Acara pemilihan gadis sampul ini pertama kali digelar pada 27-29 Januari 1987. 

Banyak nama yang kini dikenal sebagai selebritas Tanah Air, sebelumnya tercatat sebagai jebolan Gadis Sampul. 

Seperti Lulu Tobing yang menjadi juara Gadis Sampul 1992, Ersa Mayori di tahun 1993, Dian Sastrowardoyo (1996), Astris Tiar (2000), Sigi Wimala (1999), Dahlia Poland (2011). 

Serta nama lain yang menjadi runner up maupun peringkat tiga. Mulai dari Natasha Rizki, Tsania Marwa, Intan Nuraini, Ardina Rasti, Andhara Early, Meisya Siregar, Cindy Fatika Sari. 

Top

Ini Fakta, Potret Dude Harlino wisuda S1 di usia 45 tahun

Iki Radio - Dude Herlino membuktikan kalau usia gak menghalangi niat untuk menyelesaikan pendidikan yang tertunda. Suami Alyssa Soebandono tersebut baru saja menyelesaikan studi S1 di usia 45 tahun.

Dalam unggahan terbaru, Dude diketahui menjalani upacara wisuda dari President University, Bekasi, jurusan Manajemen. Sebelumnya, Dude sempat lulus dari jenjang D3 pada 1999, mengambil jeda yang cukup lama untuk lanjut S1.

1. Dude Herlina membagikan potret bahagia ketika baru saja lulus dari S1 Manajemen President University

2. Dude menjalani prosesi wisuda dengan didampingi oleh Alyssa Soebandono, pada 14 Desember 2025 lalu

3. Ia menyebut jika termotivasi merampungkan jenjang S1 meski di usia kepala empat, karena Alyssa baru saja lulus S2

4. Ketika dipanggil maju, kebahagiaan tampak dari gerak gerik Dude yang akhirnya sah menyandang gelar sarjana

5. Lulusnya Dude gak cuma dirayakan oleh Alyssa, tapi juga keluarga dan sahabat lainnya

6. Setelah acara wisuda, Dude Herlino tampak ngobrol akrab bareng rektor President University, Handa Setya

7. Sang rektor memuji Dude yang masih semangat menimba ilmu di usia yang sudah tidak muda

Rektor President University juga menggoda Dude Herlino, agar mau mengajar di kampusnya tersebut.


Foto : Dude Herlino (instagram.com/dude2herlino)

Top

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina beri sumbangan Rp15 M untuk korban bencana Sumatera

Iki Radio - Aksi pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina baru-baru ini mencuri perhatian publik. 

Raffi dan Gigi menggelontorkan dana pribadi sebesar Rp15 miliar untuk membantu korban bencana banjir Sumatera. 

Bantuan Rp15 miliar tersebut adalah bentuk kepedulian Raffi dan Gigi kepada korban yang terdampak bencana. 

Bantuan tersebut disalurkan melalui tim RANS dan kantor Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. 

Hal ini dilakukan agar donasi dapat segera sampai ke titik-titik terdampak paling parah. 

Alokasi Dana ke Tiga Titik Utama 

Donasi Raffi Ahmad dan Nagita Slavina dibagi rata sebesar masing-masing Rp5 miliar untuk tiga wilayah administrasi guna percepatan pemulihan. 

Tiga wilayah tersebut adalah Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh. 

Sumatera Barat

Bantuan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina untuk Sumatera Barat Rp 5 Miliar

Di Sumatera Barat, bantuan dari Raffi Ahmad diterima langsung oleh Wakil Gubernur Vasco Ruseimy. 

Melalui panggilan video, Raffi memberikan dukungan moral. 

“Semoga bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” ucap Raffi dikutip dari TribunStyle.com

Sumatera Utara 

Bantuan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina untuk Sumatera Utara diberikan langsung ke Gubernur Bobby Nasution.

Di Sumatera Utara, bantuan Raffi dan Gigi diserahkan langsung kepada Gubernur Bobby Nasution. 

Aceh 

Sementara di Aceh, juga langsung disalurkan melalui Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi. 

Murni Dana Pribadi 

Asisten Raffi Ahmad, Prio, menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan merupakan hasil penggalangan dana, melainkan aset pribadi pasangan tersebut. 

“Bantuan pribadi ini wujud kedekatan batin Raffi dan Gigi dengan masyarakat Sumatera saat menghadapi masa sulit ini,” ujar Prio. 

Harapan untuk Penyaluran Tepat Sasaran

Nagita Slavina secara khusus menitipkan pesan agar bantuan tersebut dikelola dengan cepat oleh perwakilan pemerintah daerah. 

“Semoga disalurkan dengan baik agar manfaatnya segera dirasakan,” ungkap Nagita. 

Saat ini, beberapa wilayah di Sumatera masih berstatus darurat akibat bencana hidrometeorologi.

close
Pasang Iklan Disini