Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Top. Show all posts
Showing posts with label Top. Show all posts
Top

Bangga! Bola Resmi Piala Dunia 2026 'Trionda' Kembali Diproduksi di Madiun

Iki Radio – Kabupaten Madiun kembali mengukir prestasi membanggakan di panggung olahraga dunia. PT Global Way Indonesia (GWI) yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, kembali dipercaya untuk memproduksi bola resmi Piala Dunia 2026.

ilustrasi


Kepercayaan ini memperpanjang rekam jejak gemilang PT GWI sebagai produsen bola kelas dunia.

Sebelumnya, perusahaan ini sukses memproduksi Al Rihla, bola resmi Piala Dunia 2022 di Qatar. Kini, pada gelaran Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, bola resmi bertajuk Trionda kembali lahir dari tangan-tangan terampil pekerja di Kabupaten Madiun.

Perwakilan PT GWI, Rina, membenarkan bahwa proses produksi bola Piala Dunia 2026 di fasilitas Madiun telah rampung sepenuhnya. Hal ini dibuktikan dengan bola tersebut yang kini sudah menggelinding dan digunakan dalam pertandingan resmi.

"Iya, sudah selesai produksinya, karena sudah main bolanya (Piala Dunianya)," ujar Rina kepada wartawan.

Bagi PT GWI di Madiun, ini menjadi kali kedua mereka memproduksi bola resmi untuk turnamen sepak bola terakbar di bumi. Namun secara keseluruhan, pengalaman perusahaan dalam memproduksi bola Piala Dunia sudah berlangsung sejak sebelum fasilitas produksi mereka dipindahkan ke Madiun.

"Kalau di Madiun memang kedua kalinya. Tapi dari dulu kita produksi Piala Dunia sebelum di Madiun juga," tambah Rina.

Meski demikian, Rina menegaskan bahwa perusahaan menerapkan aturan yang sangat ketat terkait penyampaian informasi kepada publik. Sebagai mitra manufaktur untuk merek global Adidas, seluruh komunikasi resmi harus melalui pihak yang telah ditunjuk khusus oleh manajemen.

Di balik tampilannya yang mencolok, bola resmi Trionda menyimpan sejumlah inovasi dan filosofi mendalam yang membedakannya dari bola-bola generasi sebelumnya.

Nama “Trionda” berasal dari gabungan kata "tri" (tiga) dan "onda" (gelombang dalam bahasa Spanyol), melambangkan sinergi serta gelombang semangat dari tiga negara tuan rumah.

Desain Visual memadukan warna merah, hijau, dan biru sebagai representasi dari warna bendera nasional Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Trionda mencetak sejarah sebagai bola resmi Piala Dunia yang hanya menggunakan empat panel—jumlah paling sedikit sepanjang sejarah turnamen. Desain ini diklaim mampu meningkatkan presisi serta karakter aerodinamika bola saat di udara.

Dibekali sensor pintar di bagian tengah bola yang mampu mengirimkan data pergerakan secara real-time. Teknologi ini berfungsi membantu sistem offside semi-otomatis dan akurasi pengambilan keputusan wasit.

Keberhasilan PT Global Way Indonesia dalam mempertahankan kepercayaan ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas industri manufaktur Indonesia mampu memenuhi standar tertinggi yang ditetapkan oleh FIFA.

Dari sebuah pabrik di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, karya anak bangsa kini kembali menggelinding di stadion-stadion megah dunia, mencatatkan nama Indonesia dalam sejarah emas Piala Dunia 2026.

 

TikToker Asal Madura Dengan 11 Juta Pengikut Berhasil Bangun Rumah dan Beli Mobil

Iki Radio - Novita Sari termasuk salah satu konten kreator sekaligus influencer yang kini berhasil menggenggam kesuksesan. Perempuan asal Sampang, Madura, Jawa Timur, itu berhasil membangun beberapa rumah di kampung halaman dan bisa membeli mobil dari hasil kerja kerasnya.

Karier Novita Sari sebagai konten kreator berawal dari titik nol. Berangkat dari tekad yang kuat dan yakin akan bisa sukses, perempuan kelahiran 6 Januari 2004 itu benar-benar berhasil mewujudkan kesuksesan lewat kerja keras.

Kini, akun TikTok pribadinya, @novitasr_02, diikuti oleh sekitar 11,6 juta pengikut dan seluruh kontennya berhasil mengumpulkan lebih dari 200 juta suka. 

Pencapaian tersebut membuat Novita Sari termasuk salah satu konten kreator dan influencer yang cukup diperhitungkan.

Novita Sari menceritakan awal mula dirinya terjun sebagai konten kreator. Dimulai pada tahun 2020, dia coba-coba membuat konten di media sosial saat masih dekat dengan kekasihnya.

“Aku mulai dari titik 0 sama Anas Fikry. Kita berjuang dari sebelum punya penghasilan apa pun di TikTok, sampai sama-sama punya penghasilan. Akhirnya, kami memutuskan untuk menikah,” kata Novita Sari.

Perjalanan kariernya sebagai influencer juga diwarnai suka duka. Salah satu momen yang paling diingat Novita Sari adalah saat dia mendapat hantaman sangat keras dari netizen berupa bully dan caci maki di media sosial setelah rumah tangganya dengan Anas Fikry berakhir di jalur perceraian tidak terlalu lama setelah menikah.

Novita Sari mendadak panen hujatan netizen karena para pengguna media sosial menduga perceraiannya dengan Anas Fikry terjadi karena faktor dirinya yang berulah.

Hantaman keras netizen tidak membuat Novita Sari jadi drop secara mental, apalagi memilih menyerah. Dia terus memantapkan hati fokus menekuni profesi sebagai konten kreator dengan aktif membuat konten.

“Aku sempat mengalami banyak hujatan dari netizen. Tapi aku tetap konsisten bikin konten di TikTok dan Instagram,” tuturnya.

Konsistensi dalam membuat konten-konten di TikTok dari mulai tentang kecantikan, konten seru-seruan, mengabadikan momen, dll, membuat Novita Sari terus bertumbuh sebagai seorang konten kreator dan influencer.

“Aku dapat banyak endorse dan menjadi brand ambassador dari sejumlah brand sampai sekarang,” ceritanya.

Kerja keras yang dilakukan Novita Sari memberikan hasil yang sangat membanggakan bagi dirinya. Dia kini memiliki sejumlah aset dari hasil kerja kerasnya tersebut.

“Aku bangun rumah pada tahun 2021 di kampung dari hasil endorse TikTok. Di tahun 2023, aku bisa beli mobil CR-V Prestige. Dan di tahun 2025, aku bangun rumah lagi 2 lantai dari hasil dari TikTok,” tutur Novita Sari.

Bukan hanya menjadi konten kreator, Novita Sari kini juga memekarkan sayap karier di dunia usaha. “Sekarang aku ada bisnis hijab, BZ Hijab,” tandasnya.

Top

Siap Jadi Ikon, HARPI Melati Madiun Rilis Busana Pengantin Gagrak Retno Djumillah

Iki Radio - Himpunan Ahli Rias Pengantin Indoneaia (HARPI) Melati Kabupaten Madiun, secara resmi meluncurkan busana pengantin, yang diiljami dari sejarah berdirinya Madiun.

Peluncuran busana pengantin khas Madiun ini, dilakukan saat digelar agenda rutin pertemuan HARPI Melari se Jawa Timur, yang untuk kali ini dilaksanakan di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Sabtu (25/4/2026).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HARPI Melati Kabupaten Madiun, Andarwati Ning Susanti menuturkan, busana pengantin khas Kabupaten Madiun ini, diberi nama Gagrak Retno Djumillah.

Dijelaskan, proses penggalian busana pengantin ini bukanlah perjalanan singkat. Busana tersebut telah digali oleh para sesepuh dan pendahulu HARPI di Madiun sejak tahun 1995.

"Kami ingin memperkenalkan lebih luas baju pengantin khas Madiun. Ini adalah hasil penggalian mendalam para sesepuh kami. Kami mempersembahkan rancangan ini agar dapat menjadi identitas budaya dan segera dibukukan sebagai aset resmi Kabupaten Madiun," jelasnya.

Keanggunan busana ini, lanjutnya, sebelumnya telah teruji dalam berbagai even. 

Salah satunya saat dikenakan oleh Ibu Hana Anton (Istri Kapolres Madiun) dalam ajang promosi wisata yang berhasil meraih juara tiga tingkat Polda Jatim.

Selain itu, sempat menghiasi laman majalah resmi kepolisian saat dikenakan oleh Ibu Dana (Kasatreskrim). 

"Hal ini menjadi bukti bahwa busana Retno Djumilah memiliki daya tarik estetika yang kuat dan relevan di era modern," tambahnya.

HARPI Melati Kabupaten Madiun berharap, Pemkab Madiun mau memfasilitasi, agar busana pengantin Gagrak Retno Djumilah ini, dikukuhkan sebagai aset budaya Kabupaten Madiun.

"Kami berharap Bapak Bupati dan dinas terkait dapat memberikan dukungan serta arahan untuk mempercepat proses pengesahan ini. Kami yakin dengan dukungan semua pihak, busana ini dapat menjadi ikon budaya yang membanggakan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HARPI Melati Jawa Timur, Endah Setyowati, menegaskan komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas SDM agar mampu bersaing mengikuti perkembangan tren tanpa meninggalkan nilai budaya.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas SDM, khususnya dalam bidang prakarya pengantin, agar mampu bersaing dan mengikuti perkembangan tren tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dalam proses pengesahan busana pengantin khas daerah sangat penting, agar dapat diakui secara nasional.

“Untuk pengesahan secara nasional memang membutuhkan dukungan, termasuk pembiayaan untuk menghadirkan tim penguji dari pusat dan budayawan. Kami berharap Kabupaten Madiun dapat segera menyusul daerah lain,” ujarnya.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan respon positif sekaligus tantangan bagi para perias. 

Bupati Hari Wuryanto menekankan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh proses pembakuan busana ini, namun menuntut komitmen nyata dari para pemangku kepentingan (stakeholder).

"Pemerintah selalu hadir. Tapi kami butuh kebersamaan. Jangan sampai setelah diputuskan dan ditandatangani, lalu bablas tidak pernah diupayakan (keberlanjutannya)," tegas Hari Wuryanto.

Anggota HARPI Melati harus menjadi garda terdepan dalam menjaga budaya. Sangat ironis jika organisasi memperjuangkan busana daerah, namun anggotanya sendiri lebih memilih gaya modern atau gaya luar negeri saat menyelenggarakan hajatan pribadi.

"Kalau bukan kita, siapa lagi? Kita harus berkolaborasi agar budaya ini bisa diterima dengan santun dan dilestarikan dengan baik," tutup Bupati Hari Wuryanto.

Dalam acara ini juga hadir seninam kondang asal Madiun, H.M. Syakirun, atau yang lebih dikenal Abah Kirun.(ir)

Top

Membanggakan, Batik Kabupaten Madiun Bakal Tampil Di Ajang Internasional

Iki Radio - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Madiun, memberikan apresiasi dan dukungannya pada sejumlah perwakilan peserta peragaan busana dari Kabupaten Madiun, yang akan tampil di Kuala Lumpur, Malaysia dalam waktu dekat.

Apresiasi dan dukungan ini disampaikan saat ketua Dekranasda Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, saat menerima kunjungan Wijaya Nusantara Pageants (WNP) sebagai penyelenggara ajang kecantikan dan bakat di Indonesia, ketika melakukan audiensi dan memohonan doa restu, di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Senin (20/4/2026).

Menariknya, di ajang itu juga membawa misi pengenalan potensi Kabupaten Madiun, di kancah internasional.

Diantaranya fashion show yang akan menampilkan batik khas Kabupaten Madiun.

"Kami tentu sangat senang dan bangga, karena kegiatan ini bisa mengenalkan pada dunia internasional tentang potensi Kabupaten Madiun," ujarnya.

Lebih lanjut ditegaskan, Dekranasda Kabupaten Madiun, akan senantiasa memberikan dukungan segala bentuk kegiatan positif utamanya generasi muda, untuk kemajuan Kabupaten Madiun.

"Tentu kami akan support untuk itu," lanjutnya.

Semwntara Founder WNP, Irfan Arga Wijaya menjelaskan, kegiatan yang akan diikuti para peserta merupakan ajang delegasi budaya yang melibatkan berbagai negara. 

Dalam ajang tersebut, peserta akan menampilkan beragam bakat, termasuk peragaan busana (fashion show) serta kompetisi lintas negara. 

"Kami membawa sekitar 15 peserta dari beberapa ajang nasional seperti Srikandi Indonesia, Putra Nusantara, Putra Putri Kampus Indonesia, dan Miss Kids Teen National Model. Nantinya para pemenang dari ajang ini akan mewakili ke tingkat internasional," ujarnya.

Meski berbasis di Kabupaten Madiun, Wijaya Nusantara Pageants telah berkembang secara nasional dengan menjaring peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam ajang tersebut, Kabupaten Madiun akan turut diperkenalkan melalui berbagai penampilan. 

Salah satunya melalui fashion show yang menampilkan batik khas Kabupaten Madiun. 

Selain itu, perwakilan daerah juga akan membawakan lagu daerah sebagai bentuk promosi budaya. 

"Harapan kami, Kabupaten Madiun semakin maju dan terus mendukung kegiatan positif bagi generasi muda," pungkasnya.

Diketahui, Dekranasda adalah organisasi nirlaba tingkat daerah (provinsi/kabupaten/kota) yang dibentuk untuk menghimpun pecinta seni, melestarikan warisan budaya, serta membina, mengembangkan, dan mempromosikan produk kerajinan lokal. 

Organisasi ini bertujuan meningkatkan kualitas pengrajin dan ekonomi kreatif daerah.(ir)

Top

Iki Profil Fita Anggriani, Si Cantik Disebut Ratu Film Lebaran 2026

Iki Radio - Fita Anggriani mencuri perhatian usai membintangi dua film Lebaran 2026 sekaligus, Na Willa dan Tunggu Aku Sukses Nanti. Namanya pun ramai diperbincangkan di media sosial, bahkan tak sedikit yang menjulukinya sebagai 'Queen of Film Lebaran 2026'.

Menariknya, sebelum dikenal lewat layar lebar, Fita Anggriani juga pernah membintangi sejumlah sinetron populer. Yuk, kenalan lebih dekat dengan sosoknya lewat biodata dan profil lengkap berikut ini!

1. Biodata dan profil Fita Anggriani

  • Nama lengkap: Fita Anggriani Ilham
  • Nama panggung: Fita Anggriani
  • Nama panggilan: Fita
  • Tanggal lahir: 11 Mei 1995
  • Usia: 30 tahun
  • Status: Menikah (2016)
  • Anak: Satu
  • Pekerjaan: Aktor
  • Tahun aktif: 2011 hingga sekarang
  • Akun Instagram: @fitaanggriani


2. Perjalanan karier Fita Anggriani, dari pemeran pendukung di sinetron

Fita Anggriani memulai kariernya sebagai aktris lewat peran-peran kecil di beberapa sinetron. Mulai dari Arti Sahabat (2011), Si Miskin & Si Kaya (2012), hingga Diam-Diam Suka: Cinta Lama Bersemi Kembali (2014). Sampai akhirnya, ia memerankan salah satu tokoh utama di sinetron Pangeran (2015), yang beradu akting dengan Ricky Harun dan Nina Zatulini.

Sejak sinetron tersebut, Fita Anggriani mulai dikenal luas oleh publik dan mendapat banyak tawaran berakting di FTV hingga film. Terbaru, ia bahkan membintangi dua film Lebaran 2026 sekaligus, lho, yakni Na Willa dan Tunggu Aku Sukses Nanti.


3. Daftar karya Fita Anggriani

Berikut daftar karya Fita Anggriani sejak 2011, dari peran kecil hingga berhasil mencuri perhatian lewat peran-peran yang lebih besar.

Sinetron

  • Arti Sahabat (2011)
  • Perempuan Pembawa Berkah (2011)
  • Si Miskin & Si Kaya (2012)
  • Diam-Diam Suka: Cinta Lama Bersemi Kembali (2014–2015)
  • Pangeran (2015)
  • Rahasia Tuhan (2016–2017) - Episode: "Yang Maha Menutup Aib" dan "Hati Terbelah Dua"
  • Sinema Pintu Taubat (2016) - Episode: "Aku Bangga Sujud di Kaki Tukang Sapu"
  • Cermin Kehidupan (2016) - Episode: "Terjebak Dosa Masa Lalu", "Sajadah Terbalik", dan "Surga karena Seekor Anjing"
  • Pangeran 2 (2016)
  • Seribu Kisah (2017) - Episode: "Pencuri Adzan"
  • Jo & Jay Detektif Jaman Now (2018)
  • Masjid yang Dirindukan (2019)

Serial

  • Dear Jo (2024)


FTV

  • Tunjuk Satu Cinta (2011)
  • Keren, Macho, Tapi Jomblo
  • Caper untuk Camer
  • Satu Kwintal Cinta di Emperan Pasar (2013)
  • Cinta Di Balik Lensa
  • Satu Mimpi Saling Cinta
  • Tere Kapok Tebar Cinta
  • Cinta 5 Langkah (2013)
  • Jangan Panggil Aku Jomblo Ngenes (2013)
  • Gara-gara Minum Kopi Sesajen (2014)
  • Cintaku Gak Kayak Mantanmu (2015)
  • Dokter Hewan Cantik yang Kumau (2015) sebagai Rachel
  • Cintaku Diantar Anjing Pudel (2015)
  • Jodohku Tour Guide Ganteng (2017)
  • Lurah Cantik Rebutan (2017)
  • Miss Duren Lupa Kulitnya (2019)
  • Kue Thok Cinta DP 0 Rupiah (2019)
  • Putus Cinta, Feeling Gud Lakasud (2020)


Film

  • 8 Hari Menaklukan Cowo (2016)
  • Udah Putusin Aja! (2018)
  • Home Sweet Loan (2024)
  • Waktu Maghrib 2 (2025)
  • Tunggu Aku Sukses Nanti (2026)
  • Na Willa (2026)

Kemampuannya aktingnya pun tak usah diragukan lagi, ya. Sukses mencuri perhatian penonton lewat karakter-karakter yang beragam!

Top

Cara Mendapatkan Uang dari Skill Sederhana di Internet

Iki Radio - Anda tidak perlu menjadi ahli teknologi untuk bisa menghasilkan uang dari internet. 

Banyak skill sederhana yang sebenarnya bisa diubah menjadi sumber penghasilan jika dimanfaatkan dengan cerdas. Cukup dengan smartphone atau laptop, kamu sudah bisa mulai bekerja secara online tanpa harus keluar rumah. 

Dunia digital membuka banyak peluang baru bagi siapa pun yang mau belajar dan konsisten.

Bahkan skill dasar seperti menulis, desain sederhana, atau komunikasi bisa menjadi pintu masuk menuju penghasilan tetap. 

Banyak platform online yang menyediakan wadah bagi pekerja kreatif pemula untuk menjual jasa atau hasil karya mereka.

Berikut beberapa cara mudah untuk mendapatkan uang dari skill sederhana di dunia digital yang bisa langsung kamu coba.

Menulis Artikel dan Konten Blog

Anda bisa menulis artikel untuk situs web, blog, atau media online. Banyak platform seperti Projects.co.id, Sribulancer, dan Upwork yang membuka peluang bagi penulis lepas. Mulailah dengan topik yang anda kuasai dan kembangkan gaya tulisanmu.

Desain Menggunakan Canva

Bagi anda yang suka mendesain tapi tidak mahir Photoshop, gunakan Canva. Dengan alat gratis ini, anda bisa membuat desain poster, logo, atau konten media sosial dan menjualnya secara online.

Menjadi Admin Media Sosial  

Banyak UMKM atau pebisnis membutuhkan orang untuk mengelola akun media sosial mereka. Skill dasar seperti menulis caption menarik dan mengatur jadwal posting sudah cukup untuk memulai pekerjaan ini.

Membuat Video Pendek untuk Promosi  

Anda bisa membantu bisnis lokal membuat video pendek promosi untuk TikTok atau Instagram Reels. Tidak perlu kamera mahal, cukup gunakan ponsel dan aplikasi editing gratis seperti CapCut.

Menjadi Voice Over atau Narator 

Jika anda punya suara yang jelas dan enak didengar, kamu bisa menawarkan jasa voice over untuk video, iklan, atau audiobook. Banyak pekerjaan seperti ini tersedia di marketplace freelance.

Menjual Jasa Mengetik atau Transkripsi

Skill mengetik cepat bisa menghasilkan uang juga. Banyak perusahaan atau kreator membutuhkan orang untuk mentranskrip audio atau mengetik dokumen ke dalam format digital.

Membuat Presentasi atau PowerPoint  

Kemampuan dasar membuat presentasi bisa dijual ke mahasiswa, guru, atau perusahaan kecil. Anda bisa menawarkan jasa membuat slide yang rapi dan menarik di platform freelance lokal.

Menjadi Penerjemah Online   

Kalau anda menguasai bahasa asing, manfaatkan kemampuan itu untuk menjadi penerjemah. Banyak proyek penerjemahan dari bahasa Inggris ke Indonesia yang tersedia di internet.

Menjual Template dan File Digital  

Buat template seperti CV, kalender, planner, atau desain kartu undangan. Upload di marketplace seperti Etsy atau Creative Market dan dapatkan penghasilan pasif setiap kali ada yang membeli.

Membuka Kelas Online atau Tutorial

Kalau anda punya kemampuan tertentu, ajarkan ke orang lain melalui kelas online di YouTube, TikTok, atau platform kursus digital. Ini bisa menjadi sumber penghasilan jangka panjang.

Skill sederhana bukan berarti tidak bernilai. Selama kamu bisa memanfaatkannya di dunia digital, peluang untuk menghasilkan uang selalu terbuka. 

Kuncinya adalah konsistensi, keinginan belajar, dan kemampuan melihat peluang yang ada. 

Dunia digital memberi kesempatan bagi siapa saja untuk sukses, bahkan tanpa modal besar.(*)

Top

Kisah Dea Angelia, Usia 26 Tahun Sudah Jadi Doktor AI

Iki Radio - Dea Angelia Kamil resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Komputer Universitas Gadjah Mada di usianya yang baru menginjak 26 tahun 11 bulan 17 hari. Sedangkan usia lulusan Program Doktor rata-rata adalah 40 tahun 5 bulan 15 hari.

Dea diwisuda bersama 1.061 lulusan pascasarjana pada Januari 2026 ini.

Persiapan matang dan dukungan beasiswa menjadi kunci capaian gemilang sebagai lulusan termuda di jenjang program Doktor.


Dari Matematika ke Ilmu Komputer

Di bangku SMA Dea mengikuti program akselerasi. Kala S1 ia menempuh pendidikan di jurusan Matematika.

Dengan ketertarikannya terhadap komputasi Dea memutuskan kuliah S2 jurusan Ilmu Komputer untuk lebih mendalami bidang Machine Learning dan Artificial Intelligence (AI).

“Saya tertarik di bidang machine learning atau AI karena ketika S1 terdapat mata kuliah tersebut. Saya ingin lebih terfokus sehingga mengambil program studi Ilmu Komputer di UGM untuk melanjutkan pendidikan saya,” jelasnya, dikutip dari situs UGM.

Saat mendaftar ia berhasil mendapat beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) sehingg dapat menyelesaikan S2 dan S3 kurang lebih sekitar empat tahun.


Penelitian di Korea Selatan

Pengalaman mengikuti Program Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI) saat jenjang S3 paling berkesan baginya.

Ia melakukan penelitian di University of Ulsan dengan topik intelligent transportation system khususnya pada vehicle speed estimation.

"Jadi saya membuat sistem yang akan berjalan secara otomatis sehingga sangat meminimalkan adanya intervensi secara manual,” papar mahasiswi asal Lamongan ini.

Momen PKPI di Negeri Ginseng juga menjadi ujian ketangguhan baginya.

Sebab, ritme kerja yang padat dan cuaca ekstrem menjadi tantangan utama.

“Etos kerja yang disiplin dari Senin hingga Jumat. Bahkan Sabtu pun masih diisi dengan seminar dan bimbingan profesor. Tantangan itu kian terasa saat harus beradaptasi dengan musim dingin yang mengejutkan,” kenangnya.

Bimbingan dari promotor Prof. Agus Harjoko di Laboratorium Elektronika dan Instrumentasi (Elins) disebut Dea menjadi dukungan signifikan selama proses riset. “Komunitas belajar di sini sangat positif. Terutama teman-teman di laboratorium yang bertemu setiap hari dan rutin melaksanakan diskusi mingguan,” ujar Dea.

Terakhir, Dea berpesan bahwa perlu kesiapan mental yang kuat untuk menjalani pendidikan S3.

close
Pasang Iklan Disini