Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label HJKM 458. Show all posts
Showing posts with label HJKM 458. Show all posts

HJKM ke-458, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun Dorong Perubahan Paradigma: Perpustakaan untuk Kesejahteraan

Iki Radio – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun (HJKM) ke-458 tahun 2026 menjadi momentum strategis bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun. Melalui momen bersejarah ini, instansi tersebut berkomitmen penuh untuk mengubah mindset (pola pikir) dan paradigma seluruh elemen masyarakat terkait keberadaan dan fungsi perpustakaan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun, Kus Hendrawan, mengungkapkan bahwa selama ini pandangan masyarakat terhadap perpustakaan cenderung masih konvensional.

"Kalau secara umum masyarakat banyak berpikir perpustakaan itu hanya pada kegiatan meminjam dan membaca buku saja. Ini mindset dan paradigma yang harus kita ubah. Bahwa sebenarnya perpustakaan lebih dari sekadar meminjam dan membaca," terang Kus Hendrawan.

Lebih lanjut, Kus Hendrawan menjelaskan bahwa motivasi masyarakat datang ke perpustakaan seharusnya didasari oleh keinginan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan. Perpustakaan modern kini bertransformasi menjadi ruang inklusif untuk menggali potensi ekonomi dan keterampilan praktis.

Sumber Inspirasi Usaha: Masyarakat yang ingin membuka usaha atau menambah penghasilan dapat memanfaatkan perpustakaan untuk mencari literatur, riset pasar, dan informasi berbasis kecakapan hidup.

Kebutuhan Utama, Bukan Sampingan: Kehadiran perpustakaan bukan lagi sekadar tempat untuk mengisi waktu luang, melainkan bagian dari kebutuhan pokok individu maupun kelompok dalam pengembangan diri (self-development).

Selaras dengan tema besar HJKM ke-458 tahun ini, yaitu "Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja", Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengajak seluruh lembaga, komunitas literasi, dan masyarakat luas untuk bergerak bersama.

"Kami mengajak seluruh lembaga atau kelompok yang berkaitan dengan perpustakaan, serta masyarakat secara umum untuk bersama-sama, bersatu, memaksimalkan segala potensi yang ada, menuju Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera (BERSAHAJA)," pungkasnya.

Melalui transformasi paradigma ini, diharapkan literasi tidak sekadar menjadi aktivitas kognitif, melainkan roda penggerak kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun di masa depan.(ir)

Hari Jadi ke-458, Inspektorat Kabupaten Madiun Perkuat Pengawasan Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang BERSAHAJA

Iki Radio – Momentum Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 tahun 2026 menjadi pijakan penting bagi Inspektorat Kabupaten Madiun untuk terus memantapkan kinerjanya.

Sebagai unsur pengawas penyelenggaraan pemerintahan daerah, Inspektorat berkomitmen penuh dalam mewujudkan visi tata kelola pemerintahan yang BERSAHAJA (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).

Inspektur Kabupaten Madiun, Joko Lelono, menegaskan bahwa Inspektorat memiliki tanggung jawab besar dalam membantu Bupati untuk membina dan mengawasi pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah serta tugas pembantuan oleh Perangkat Daerah.

Dalam menjalankan roda organisasi, Inspektur berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

"Sesuai dengan tema besar Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 tahun ini, yaitu 'Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja', kami mengajak seluruh elemen dan Perangkat Daerah untuk bersama-sama, bahu-membahu membangun Kabupaten Madiun ke arah yang lebih baik," ujar Joko Lelono.

Guna memastikan jalannya pemerintahan yang akuntabel dan transparan, Joko Lelono memaparkan sejumlah fungsi strategis yang terus dioptimalkan oleh Inspektorat Kabupaten Madiun, antara lain:

Perumusan Kebijakan Teknis dan Fasilitasi: Menyusun formulasi kebijakan di bidang pengawasan.

Pengawasan Internal Komprehensif: Melakukan audit, review, evaluasi, dan pemantauan berkala terhadap kinerja serta keuangan daerah.

Pengawasan Khusus dan Respons Cepat: Melaksanakan pengawasan tujuan tertentu atas penugasan Kepala Daerah/Gubernur. Hebatnya, jika terdapat indikasi penyalahgunaan wewenang atau kerugian keuangan negara/daerah, Inspektorat dapat langsung bergerak melakukan pengawasan tanpa harus menunggu penugasan resmi.

Pencegahan Korupsi dan Reformasi Birokrasi: Menjadi motor penggerak dalam koordinasi pencegahan tindak pidana korupsi serta mengawasi pelaksanaan program reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Madiun.

Melalui momentum hari jadi yang ke-458 ini, Inspektorat Kabupaten Madiun berharap semangat kolaborasi dan inovasi dapat terus tertanam di setiap lini pelayanan publik, demi mewujudkan Kabupaten Madiun yang bersih, maju, dan sejahtera.(ir)

HJKM ke-458: DLH Kabupaten Madiun Usung Inovasi Hijau dan Kolaborasi Menuju 'Madiun Bersahaja'

Iki Radio – Momentum Peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun (HJKM) ke-458 Tahun 2026 yang mengusung tema "Berinovasi dan Berkolaborasi Untuk Kabupaten Madiun Bersahaja" dimaknai secara mendalam oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun. 

Tema besar ini merupakan sebuah panggilan sekaligus komitmen kuat untuk mewujudkan daerah yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera melalui tata kelola lingkungan yang modern, partisipatif, dan berkelanjutan.

Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi, menyatakan bahwa di bawah kepemimpinannya, DLH terus bergerak cepat mengintegrasikan prinsip inovasi teknologi dan kolaborasi lintas sektor.

Langkah strategis ini diambil guna memastikan kelestarian alam di Kabupaten Madiun dapat berjalan selaras dengan kemajuan daerah.

"Urusan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami di DLH memaknai tema HJKM ke-458 ini sebagai landasan untuk melakukan lompatan besar, menyatukan inovasi hijau dan sinergi multi-pihak demi masa depan Madiun yang lebih asri," ungkap Muhamad Zahrowi, Rabu (24/6/2026).

Zahrowi menjabarkan bahwa akronim BERSAHAJA (Bersih, Sehat, dan Sejahtera) serta pilar utama tema HJKM tahun ini diterjemahkan ke dalam tiga pilar kerja nyata DLH, yaitu:

1. Berinovasi (Inovasi Hijau) Mengembangkan sistem pengelolaan lingkungan cerdas berbasis digital—mulai dari sistem pengaduan, pelaporan, hingga pengawasan. DLH juga melakukan modernisasi fasilitas pengelolaan sampah seperti TPS3R, TPST, hingga TPA. 

Edukasi pemilahan sampah kini diprioritaskan langsung di wilayah hulu (keluarga dan pelaku usaha) guna mengejar target besar Zero Waste atau sampah terkelola 100 persen pada Tahun 2029.

2. Berkolaborasi (Sinergi Multi-pihak/Pentahelix)

Menyadari pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, DLH aktif merangkul masyarakat, komunitas, akademisi, hingga volunteer internasional untuk terlibat langsung dalam menjaga ekosistem.

3. Kabupaten Madiun Bersahaja 

Mewujudkan lingkungan yang Bersih (bebas dari timbulan sampah) dan Sehat (kualitas udara, air, serta tanah yang terjaga baik), yang pada akhirnya akan mengantarkan masyarakat pada kehidupan yang Sejahtera.


Hingga pertengahan tahun 2026 ini, DLH Kabupaten Madiun telah mengeksekusi berbagai program strategis yang menyentuh lini hulu hingga hilir, di antaranya:

1. Gerakan "Selamat Asri" dan Penyelesaian Sampah di Hulu

Implementasi nyata ini diperkuat melalui Peraturan Bupati Madiun No. 11/2026 tentang Gerakan Selasa dan Jumat Bersih yang dilaksanakan secara serentak di lingkungan perkantoran dan ruang publik.

Selain aksi bersih-bersih, DLH juga memfasilitasi sarana pemilahan sampah di titik-titik strategis, meliputi bak sampah terpilah (organik & anorganik), keranjang botol plastik, lubang biopori untuk sisa makanan, hingga drum komposter untuk daun.

2. Inovasi Tata Kelola Sampah di TPA Kaliabu

DLH secara intensif mengeksekusi peta jalan (roadmap) pengurangan volume sampah bersama Ditjen Bina Bangda Kemendagri. Berkat tata kelola yang terukur, TPA Kaliabu kini bertransformasi menjadi pusat edukasi dan studi banding.

Bahkan, DLH mencoba mengajukan kerjasama dengan organisasi global terkemuka, yang berdedikasi untuk pelestarian sumber daya alam yakni IUCN (International Union for Conservation of Nature).

Seluruh operasional di TPA Kaliabu juga diawasi secara ketat dan berkoordinasi langsung dengan Direktorat Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup untuk memastikan standar ramah lingkungan tetap terjaga.


3. Penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) & Fasilitas Publik

Revitalisasi terus dilakukan di Alun-Alun Reksogati Caruban sebagai pusat pemerintahan agar tetap asri, bersih, sejuk, dan bebas sampah. 

Tak hanya menyasar infrastruktur, DLH memberikan pendampingan intensif kepada Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Bersahaja serta organisasi wanita (seperti Perumdam Tirta Dharma Purabaya) agar terbiasa mengelola sampah secara mandiri di tempat aktivitas mereka.


Melalui momentum bersejarah HJKM ke-458 ini, Muhamad Zahrowi menitipkan tiga harapan besar untuk masa depan Kabupaten Madiun:

1. Peningkatan Kesadaran Kolektif

Berharap masyarakat tidak lagi melihat sampah sebagai limbah tidak berguna, melainkan sebagai sumber daya bernilai ekonomi yang wajib dipilah dari rumah melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

2. Optimisme Raih Penghargaan Adipura

Menjadikan gerakan kebersihan massal dan komitmen bersama ini sebagai batu loncatan utama bagi Kabupaten Madiun untuk sukses memboyong penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup.

3. Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Menginginkan agar setiap roda pembangunan ekonomi dan fisik di Kabupaten Madiun ke depan tetap meletakkan aspek kelestarian alam sebagai prioritas utama, demi mewujudkan ekosistem yang sehat bagi generasi mendatang.(ir)

HJKM ke-458, Camat Sawahan Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera

Iki Radio – Momentum Hari Jadi Kabupaten Madiun (HJKM) ke-458 menjadi pemacu semangat baru bagi jajaran Pemerintah Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun.

Camat Sawahan, Muhammad Sholeh, mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk mempererat kerja sama demi membawa Kabupaten Madiun ke arah yang lebih maju.

M. Sholeh menekankan pentingnya menumbuhkan semangat kerja yang penuh kreativitas dan inovasi di lingkungan birokrasi maupun pelayanan masyarakat.

Menurutnya, tantangan ke depan hanya bisa dihadapi jika semua pihak mau bergerak bersama.

"Semangat dalam kerja penuh kreativitas dan bekerja sama dengan semua pihak adalah kunci utama untuk mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera," ujarnya, Rabu (23/6/2026).

Sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah di tingkat kecamatan, Camat Sawahan menegaskan komitmennya untuk mendukung dan menyukseskan visi misi pembangunan yang telah digariskan oleh pimpinan daerah.

Pihak Kecamatan Sawahan siap mengawal, mendukung, sekaligus melaksanakan setiap program kerja yang telah ditetapkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Madiun, tentunya disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

"Dengan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458, semoga Kabupaten Madiun semakin solid dan benar-benar menjadi kabupaten yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera bagi seluruh masyarakatnya," pungkasnya.(ir)

Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458, Perumdam Tirta Dharma Purabaya Komitmen Mewujudkan Pelayanan "Bersahaja"


Iki Radio –Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 yang jatuh pada 18 Juli 2026, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya menyatakan komitmen penuhnya dalam mendukung visi besar pembangunan daerah.

Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun, Imansyah Novianto (pakai rompi) dalam acara BAHANA BERSAHAJA yang dilaksanakan oleh Pemkab Madiun di Desa Bulakrejo Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun pada Februari 2026 lalu.


Mengusung tema strategis "Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja", badan usaha milik daerah (BUMD) ini siap mengakselerasi transformasi pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat Bumi Kampung Pesilat.

Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun, Imansyah Novianto, menyampaikan relevansi tema hari jadi tahun ini dengan arah kebijakan korporasi yang dipimpinnya mencakup tiga pilar utama.

Ketiiga pilar utama dalam tema tersebut—Inovasi, Kolaborasi, dan Bersahaja—merupakan pengejawantahan dari tantangan sekaligus peluang pembangunan daerah modern.

"Sebagai bagian integral dari Pemerintah Kabupaten Madiun yang mengemban tugas vital dalam penyediaan air minum, kami melihat tema ini bukan sekadar slogan, melainkan peta jalan. Kata Berinovasi menuntut kami untuk tiada henti mencari terobosan baru dan melakukan pembaruan sistem secara berkelanjutan. Tujuannya jelas, agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan zaman di era digital ini," ujar Imansyah Novianto.

Lebih lanjut, Imansyah menekankan bahwa pilar Berkolaborasi menjadi kunci sukses dalam menghadapi kompleksitas kebutuhan publik.

Sinergi yang kuat antara seluruh stakeholder, jajaran manajemen Perumdam, pemerintah daerah, dan masyarakat mutlak diperlukan untuk menggerakkan roda kemajuan Kabupaten Madiun secara serentak.

Sementara itu, nilai Bersahaja dimaknai sebagai fondasi moral dalam memberikan pelayanan.

"Bersahaja mencerminkan semangat pelayanan yang sederhana, membumi, dekat dengan masyarakat, dan penuh kerendahan hati. Namun di balik kesederhanaan itu, kami tetap memegang teguh komitmen profesional yang berorientasi pada aspek 3K, yaitu Kualitas, Kuantitas, dan Kontinuitas pasokan air bersih," tambahnya.

Bukan sekadar wacana, Perumdam Tirta Dharma Purabaya menerjemahkan semangat Hari Jadi ke-458 ini ke dalam serangkaian langkah konkret di lapangan. Upaya peningkatan performa perusahaan dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir.

Beberapa langkah nyata yang saat ini tengah diakselerasi oleh Perumdam Tirta Dharma Purabaya diantaranya modernisasi dan digitalisasi layanan pelanggan. Ini dilakukan guna mempermudah akses dan meningkatkan transparansi, perusahan telah mengintegrasikan sistem pembayaran berbasis online serta penerapan teknologi QRIS Dinamis. Selain itu, saluran pengaduan masyarakat kini dipermudah melalui sistem respons cepat berbasis WhatsApp.

Selain itu optimalisasi operasional teknis, dengan peningkatan akurasi pembacaan meter pelanggan terus dipantau guna meminimalkan potensi kesalahan dan menjaga kepercayaan publik. Di saat yang sama, perawatan serta pengembangan infrastruktur distribusi air dilakukan secara berkala demi menjaga stabilitas pasokan.

Serta penguatan kemitraan strategis, dengan mempererat hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Kabupaten Madiun dan berbagai mitra strategis lainnya guna mendukung program penyediaan air minum yang merata hingga ke pelosok desa.

Perumdam Tirta Dharma Purabaya juga melakukan diversifikasi usaha dan inovasi bisnis. Sebagai langkah memperkuat kinerja keuangan korporasi dan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), Perumdam Tirta Dharma Purabaya terus mengembangkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) lokal unggulan bernama YOIKI, yang kini kian diminati pasar.


Melalui momentum refleksi Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 ini, jajaran manajemen dan seluruh karyawan Perumdam Tirta Dharma Purabaya berharap agar iklim inovasi dan kolaborasi dapat semakin mengakar kuat di seluruh elemen masyarakat maupun birokrasi pemerintahan.

Sinergi yang solid diyakini akan mampu memacu pertumbuhan ekonomi daerah, mendongkrak kualitas pelayanan publik ke level tertinggi, dan pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat Kabupaten Madiun secara menyeluruh.

"Selamat Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458. Mari bersama-sama kita wujudkan Kabupaten Madiun yang bersahaja, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan. Perumdam Tirta Dharma Purabaya: Melayani Lebih Baik, Bertumbuh Lebih Kuat!" pungkasnya.(ir)

 

Hari Jadi ke-458, Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun Komitmen Tingkatkan Layanan dan Infrastruktur Transportasi

Iki Radio – Momentum Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 menjadi ajang refleksi sekaligus peningkatan komitmen bagi seluruh jajaran instansi pemerintahan.

Salah satunya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun yang menegaskan tekadnya untuk terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan rasa aman bagi mobilitas masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, menyampaikan bahwa pelayanan sektor transportasi dan fasilitas keselamatan jalan terus digenjot demi mendukung kemajuan daerah yang selaras dengan visi Kabupaten Madiun.

Suryanto memaparkan sejumlah langkah nyata yang telah dan sedang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Madiun, diantaranya pemeliharaan jalan serta kelengkapan fasilitas umum menjadi prioritas utama guna menjamin kenyamanan pengguna jalan.

Salah satu terobosan strategis yang menjadi andalan adalah optimalisasi infrastruktur penerangan jalan.

Pemkab Madiun memaksimalkan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk memastikan jalan-jalan protokol hingga ke wilayah permukiman mendapatkan penerangan yang layak dan merata.

"Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam pemeliharaan fasilitas umum. Melalui skema KPBU untuk penerangan jalan, kita ingin memastikan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan aktivitas ekonomi masyarakat di malam hari dapat berjalan optimal," ujar Suryanto.

Diusia Kabupaten Madiun yang telah menginjak 458 tahun ini, Kepala Dishub juga menyelipkan harapan besar bagi hubungan antara umara (pemerintah) dan masyarakat.

Pihaknya berharap momentum hari jadi ini dapat menjadi perekat sosial agar seluruh elemen daerah dapat terus bergerak beriringan dalam harmoni.

Bersatu Padu: Mengajak masyarakat dan pemerintah untuk terus bersinergi membangun daerah.

Menjaga Kerukunan: Memperkuat tali silaturahmi dan toleransi di tengah keberagaman warga Madiun.

Melestarikan Budaya: Tetap teguh merawat kekayaan tradisi dan budaya lokal sebagai identitas bangsa.

Nilai Kesederhanaan: Menjalankan kemajuan zaman tanpa sedikit pun meninggalkan nilai-nilai kesederhanaan yang menjadi ciri khas warga Kabupaten Madiun.

Melalui integrasi pembangunan infrastruktur yang modern namun tetap berpijak pada kearifan lokal, Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun optimistis dapat membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih cerah dan bersahaja.(ir)

Hari Jadi ke-458, Dinas PUPR Madiun Tegaskan Pentingnya Inovasi dan Kolaborasi Menuju Kabupaten Bersahaja

Iki Radio – Dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458, Pemerintah Kabupaten Madiun mengusung tema besar yang penuh makna dan visioner "Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja".

Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah komitmen nyata untuk membawa perubahan positif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, memberikan pandangan mengenai esensi dan arah dari tema hari jadi tahun ini.

Menurutnya, di tengah derasnya arus digitalisasi dan perkembangan zaman, tuntutan terhadap pelayanan publik yang prima kian meningkat.

Boby Saktia menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak lagi bisa dicapai dengan bergerak sendiri-sendiri. Diperlukan lompatan besar yang lahir dari keterpaduan gagasan.

"Inovasi dan kolaborasi adalah dua elemen yang saling melengkapi dan menjadi keharusan di era digitalisasi saat ini," ujar Kadin PUPR Kabupaten Madiun.

Lebih lanjut, Boby memaparkan bahwa esensi dari kolaborasi adalah menyatukan berbagai elemen—baik lintas sektor pemerintahan, swasta, maupun masyarakat—untuk saling berbagi ide dan sumber daya.

Sinergi inilah yang nantinya akan memicu lahirnya terobosan-terobosan baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan daerah.

Kolaborasi bertindak sebagai wadah pemersatu ide dan pemanfaatan sumber daya secara optimal. Sinergi yang kuat menjadi katalis utama dalam menciptakan inovasi-inovasi pelayanan yang solutif.

Muara dari seluruh inovasi dan kolaborasi ini adalah demi mendukung dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Madiun yang bersahaja (bersih, sehat, dan sejahtera).

Melalui momentum Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 ini, Dinas PUPR Kabupaten Madiun berkomitmen untuk terus mengintegrasikan semangat inovasi dan kolaborasi dalam setiap pembangunan infrastruktur dan penataan ruang, demi mendukung visi besar Kabupaten Madiun yang maju dan responsif terhadap kebutuhan warganya.(ir)

close
Pasang Iklan Disini