Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Daerah. Show all posts
Showing posts with label Daerah. Show all posts

Dari Ombak hingga Rimba, Perjuangan Memadamkan Karhutla

Iki Radio - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, terus berlangsung di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan di lapangan.

Tim Manggala Agni yang diterjunkan harus menempuh perjalanan panjang untuk mencapai lokasi kebakaran. Akses menuju titik api tidak mudah, mulai dari perjalanan laut, menyusuri sungai, hingga melintasi jalur darat dengan kendaraan roda dua menuju area terdampak.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan mobilisasi personel dan peralatan menjadi salah satu kendala utama dalam penanganan karhutla di wilayah tersebut.

“Pemerintah dusun dengan tangan terbuka meminjamkan satu pondok untuk kami menginap,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Selama beberapa hari terakhir, tim tetap bertahan di lokasi untuk memastikan api tidak meluas, khususnya ke kawasan permukiman warga.

Kondisi di lapangan cukup menantang, terutama akibat angin kencang yang berubah arah serta keterbatasan sumber air. Untuk mengatasi hal tersebut, petugas menggunakan kombinasi peralatan, mulai dari pompa air hingga pompa punggung.

Selain pemadaman darat, upaya penanganan juga didukung melalui operasi udara berupa water bombing untuk menjangkau area yang sulit diakses.

Berdasarkan pemantauan, luas lahan yang terbakar di wilayah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 200 hektare.

Pemerintah Provinsi Riau juga terus mengintensifkan penanganan karhutla dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana, TNI, Polri, serta Manggala Agni.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam penanganan karhutla.

“Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh tim yang terus berjibaku di lapangan, termasuk saat libur Lebaran, untuk memastikan api tidak meluas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memperkuat dukungan, termasuk penambahan armada water bombing dan pelaksanaan teknologi modifikasi cuaca.

Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla sekaligus mencegah meluasnya dampak asap di wilayah Riau.

Temui Menteri LH, Wali Kota Banjarbaru Pelajari Sistem Pemilahan Sampah dari Hulu

Iki Radio - Pemerintah Kota Banjarbaru menunjukkan keseriusannya dalam membenahi tata kelola lingkungan dengan langkah strategis langsung ke tingkat nasional. 

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, bersama rombongan lurah dan camat se-Kota Banjarbaru bertandang ke kantor Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jumat (3/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pertemuan langsung dengan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, guna memperkuat kinerja pengelolaan sampah sekaligus mendorong lahirnya inovasi pengolahan sampah berbasis pemilahan dari sumbernya.

Lisa datang tidak sendiri. Ia sengaja membawa para lurah dan camat sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, serta rombongan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup agar dapat memahami langsung arah kebijakan nasional serta praktik terbaik pengelolaan sampah yang dapat diterapkan hingga ke tingkat kelurahan.

Pada hari pertama kunjungan, Pemerintah Kota Banjarbaru melakukan pertemuan resmi dengan Menteri Lingkungan Hidup RI. Setelah itu, rombongan akan dijadwalkan melakukan studi tiru pengelolaan sampah dengan melihat secara langsung implementasi pemilahan sampah organik dan anorganik yang telah berjalan baik di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Wali kota Banjarbaru menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan momentum penting bagi Banjarbaru untuk memperoleh arahan, saran, serta bimbingan langsung dari pemerintah pusat guna mempercepat perbaikan sistem pengelolaan sampah di daerah.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru telah melakukan berbagai analisis untuk mempercepat langkah-langkah perbaikan sebagai tindak lanjut dari surat Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia terkait penilaian kinerja pengelolaan sampah.

“Kota Banjarbaru akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah, baik dari aspek pengurangan, pemilahan, pengangkutan hingga pengolahan akhir,” ujarnya.

Menurutnya, hasil pembelajaran dari studi tiru di Kelurahan Rorotan nantinya akan diadopsi dan diterapkan secara bertahap di Kota Banjarbaru, dimulai dari tingkat kelurahan hingga menjadi gerakan kota secara menyeluruh.

“Salah satu target dalam pengelolaan sampah di Kota Banjarbaru yaitu terwujudnya pemilahan sampah rumah tangga dari sumbernya dengan melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memperbaiki tata kelola lingkungan.

Menurutnya, sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru memiliki banyak keunggulan yang dapat menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan hidup di kawasan tersebut.

“Kota Banjarbaru tentunya sudah banyak menyandang predikat yang patut dibanggakan. Banjarbaru yang didesain dengan apik sejak zaman penjajahan memiliki karakteristik tata kota yang relatif tertata,”imbuhnya.

Ia menilai Banjarbaru memiliki potensi besar menjadi barometer pengelolaan lingkungan hidup di Kalimantan.

“Mungkin Banjarbaru termasuk kota yang paling baik di Kalimantan. Dengan demografi yang lebih tertata dibandingkan kota lain, mestinya Banjarbaru bisa menjadi barometer penanganan pola lingkungan hidup di Kalimantan Selatan,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan dan pendampingan yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Kota Banjarbaru memperoleh nilai kinerja pengelolaan sampah sebesar 48,56 dengan rincian sebagai berikut:

Anggaran dan kebijakan: 12,33 dari bobot maksimal 20 (61 persen)

SDM dan fasilitasi: 15,94 dari bobot maksimal 30 (54 persen)

Capaian kinerja pengelolaan sampah: 20,28 dari bobot maksimal 50 (41 persen)

Sementara itu, capaian pengelolaan sampah secara keseluruhan baru mencapai 10,97 persen, masih berada di bawah ambang 25 persen, sehingga Kota Banjarbaru masuk dalam kategori kota dalam pembinaan.

Menyikapi hasil tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya untuk segera melakukan berbagai analisis dan langkah percepatan perbaikan sebagai tindak lanjut dari evaluasi yang diberikan pemerintah pusat.

Melalui kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Pemko Banjarbaru optimistis transformasi sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumber dapat segera terwujud, sekaligus menjadikan Banjarbaru sebagai kota yang bersih, berkelanjutan, dan berdaya saing lingkungan di masa depan.

Kian jadi Favorit, Penumpang Pesawat Bandara Banyuwangi Meningkat

Iki Radio - Kabupaten Banyuwangi telah menjadi salah satu daerah favorit jujugan wisata. Ini terlihat dari aktivitas penerbangan udara di Bandara Internasional Banyuwangi. Jumlah penumpang dan pergerakan pesawat di Bandara Banyuwangi meningkat.

Salah satunya selama angkutan masa libur Lebaran 2026, jumlah penumpang bandara tercatat naik sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Periode angkutan libur Lebaran berlangsung selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Dalam rentang waktu tersebut, total penumpang yang dilayani Bandara Banyuwangi mencapai 7.459 orang.

General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

“Tumbuh 5 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu dengan 7.115 orang,” kata Holik, Jumat (3/4/2026).

Selain jumlah penumpang, peningkatan juga terlihat pada pergerakan pesawat dan volume kargo selama masa angkutan Lebaran.

Bandara Banyuwangi mencatat total 95 pergerakan penerbangan selama periode tersebut. Angka ini naik sekitar 44 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 66 penerbangan.

Volume kargo juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Selama periode Lebaran 2026, total kargo yang ditangani mencapai 4,3 ton.

“Sementara dari sisi kargo, volume yang ditangani mencapai 4,3 ton, naik 22,5 persen dari tahun lalu yang berada di angka 3,5 ton,” ujar Holik.

Menurut Holik, peningkatan lalu lintas penerbangan ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus membaik, sekaligus meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap Bandara Internasional Banyuwangi.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik di sisi udara maupun darat,” imbuhnya.

Selama periode angkutan Lebaran, bandara juga mencatat waktu puncak pergerakan penumpang.

Puncak arus mudik terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026. Pada hari tersebut terdapat lima penerbangan yang melayani 435 penumpang dengan total kargo mencapai 1,023 ton.

Sementara puncak arus balik berlangsung pada Minggu, 29 Maret 2026. Saat itu tercatat tujuh penerbangan yang melayani 634 penumpang dengan volume kargo sekitar 580 kilogram.

Holik menyebut kelancaran operasional bandara selama periode Lebaran tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak yang terlibat di lingkungan bandara.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, BMKG, TNI/Polri, Dinas Perhubungan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Basarnas, hingga petugas ground handling dan komunitas bandara.

“Seluruh kegiatan operasional bandara selama periode Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi ini berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali,” kata Holik.

“Tanpa dukungan penuh dari semua pihak, operasional bandara yang aman, nyaman, dan tertib tentunya tidak akan dapat terwujud,” tambahnya.

Ke depan, pengelola Bandara Banyuwangi berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan demi memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pengguna jasa transportasi udara. (*)

Bupati Siak Apresiasi Peran Bumkam Dukung Ketahanan Pangan dan MBG

Iki Radio - Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengapresiasi sejumlah Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) di Kabupaten Siak yang dinilai mampu memberdayakan masyarakat melalui sektor pertanian dan peternakan, sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat kampung.

Selain itu, Afni menegaskan pentingnya pemanfaatan Dana Desa untuk mendukung kelompok usaha yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat serta pemenuhan gizi warga.

“Kita ingin memastikan bahwa kebutuhan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis bersumber dari petani dan peternak kita sendiri di Siak,” kata Afni saat mengunjungi sejumlah Bumkam di Kabupaten Siak, Jumat (3/4/2026).

Afni juga meminta setiap Satuan Pelayanan Pemanfaatan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk wajib menyerap hasil produksi kelompok usaha di setiap kecamatan.

“Lihatlah budidaya ayam petelur yang dikelola Bumkam Kampung Paluh ini, telurnya baru dan besar-besar. Ini kan sumber protein bagi anak-anak kita. Nanti melalui kemitraan BUMDes dan dapur MBG, kita minta mereka ambil hasil produksi BUMDes dan UMKM kita,” ujar dia.

Usai meninjau usaha ayam petelur, Afni melanjutkan kunjungan ke Kampung Koto Ringin. Di wilayah tersebut, potensi hortikultura terlihat dominan melalui budidaya cabai merah dan cabai rawit.

Selain itu, kampung ini juga memiliki sentra budidaya semangka serta aktivitas nelayan tangkap yang dinilai siap memasok kebutuhan sayur, buah, dan protein ikan segar untuk dapur-dapur MBG.

Sementara di Kampung Benteng Hulu, inovasi pertanian modern ditunjukkan melalui budidaya hidroponik selada dan pakcoy yang melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kampung ini juga konsisten memproduksi jagung manis dan semangka berkualitas tinggi.

“Cobalah tengok hasil panen cabai merah dan hijau di Koto Ringin. Saya senang seperti ini. Orang kan bilang dana desa dikorupsi, tetapi di Kabupaten Siak tidak. Ini bukti bahwa dana desa di Siak tidak dikorupsi,” kata Afni.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola program nasional harus berjalan optimal tanpa mengesampingkan potensi lokal.

“Mari kita kawal bersama. Jangan sampai ada dapur Makan Bergizi Gratis yang menolak produk UMKM atau hasil tani dari kampung kita sendiri. Kita harus mandiri pangan dan memastikan perputaran ekonomi tetap berada di tangan warga Siak,” tegas dia.

Melalui integrasi tersebut, program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui penguatan Bumkam di Kabupaten Siak.

Hebat, Penyerapan Gabah/Beras Bulog Jatim, Capai 400 Ribu Ton

Iki Radio - Capaian penyerapan gabah / beras oleh Perusahaan umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Jawa Timur, sangat membanggakan.

Sampai dengan 1 April 2026, Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, telah menyerap lebih dari 400 ribu ton setara beras.

Keberhasilan dalam capaian serapan gabah ini, hasil dari sinergitas Bulog bersama sejumlah pihak lain.

“Strateginya kita memang kebetulan kita sangat dibantu dari Bapak-Bapak TNI, Babinsa, kemudian Babinkamtibmas, kemudian PPL juga seperti itu. Kemudian Dinas Pertanian juga sangat intens. Dan memang kebetulan tahun ini kan cuaca juga sangat mendukung,” ujar Pimpinan Bulog Wilayah Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, di Madiun, Selasa (31/3/2026) lalu.

Harapannya Bulog dapat menjaga ketahanan pangan yang menjadi program prioritas nasional.(sw/IR)

#Mengantarkankebaikan

52 CPNS Kota Palangka Raya Terima SK Pengangkatan

Iki Radio - Wali kota Palangka Raya melalui Wakil Wali kota Achmad Zaini secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada 52 Calon Pegawai Negeri ipil (CPNS) di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Kamis (2/4/2026).

Dalam sambutannya, Achmad Zaini mengucapkan selamat kepada para CPNS yang kini resmi menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.

“Sebagai ASN, saudara memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pahami peran dan fungsi sebagai pelayan publik dan jaga integritas serta etika profesi,” ujar Zaini.

Zaini juga menekankan pentingnya kompetensi di era saat ini. ASN dituntut untuk terus belajar dan terus mengembangkan diri agar tetap relevan dengan tuntutan organisasi.

“Kita berada di zaman yang menuntut kompetensi bukan jabatan semata. Karena itu, saya mengajak seluruh ASN untuk terus belajar, meningkatkan kualitas diri, dan berinovasi,” tambahnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing ASN di unit kerja mereka. Kinerja ASN akan dinilai secara objektif melalui sistem prestasi dan sistem karier.

"Dengan demikian, Saya harapkan ASN nantinya dapat bekerja dengan penuh integritas, meningkatkan profesionalisme serta memastikan program pemerintah berjalan maksimal sehingga berdampak positif bagi masyarakat," tambah Zaini. 

 

Bupati Siak Lepas 257 JCH Menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Batam

Iki Radio - Bupati Siak, Afni Zulkifli, secara resmi melepas 257 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Siak tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Ratusan jemaah tersebut dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci Mekkah melalui Embarkasi Batam pada 4 Mei.2026.

"Tahniah para jemaah calon haji. Panggilan haji ini adalah rezeki dari Allah yang lahir dari kesabaran bapak ibu semua yang sudah menunggu bertahun-tahun. Semoga saat menjejakkan kaki di Tanah Suci semuanya dalam kondisi sehat walafiat,” ujar Afni, Rabu (1/4/2026).

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Masjid Al-Fatah, Jalan Dr. Soetomo, Kampung Dalam, Kecamatan Siak, yang ditandai dengan tradisi Tepuk Tepung Tawar. Para jemaah dijadwalkan berangkat dalam Kelompok Terbang (Kloter) 12.

Momentum ini menjadi penanda terwujudnya penantian panjang para jemaah yang akhirnya mendapat panggilan untuk menunaikan rukun Islam kelima.

"Kami minta titip doa untuk kabupaten kita. Doakan negeri kita dicurahkan rahmat dan rezeki yang berlimpah dari Allah. Doakan negeri kita menjadi negeri baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Semoga bapak ibu membawa doa itu ke Tanah Suci,” kata Afni.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak dalam meningkatkan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji, termasuk pengelolaan kuota dan daftar tunggu.

“Alhamdulillah, kuota haji kita insyaallah masih dalam porsi yang layak. Ini harus kita syukuri bersama. Kami terus berikhtiar agar kuota haji dan daftar antrean bisa tercicil sesuai alur," ujar dia.

Ia turut mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta saling membantu selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Diharapkan seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan memperoleh haji yang mabrur.

Adapun total jemaah yang tergabung dalam Kloter 12 berjumlah 257 orang, terdiri atas 119 laki-laki dan 138 perempuan.

Dengan rincian, dari Kecamatan Siak sebanyak 45 orang, Sungai Apit 11 orang, Tualang 50 orang, Minas 9 orang, Kandis 2 orang, Lubuk Dalam 10 orang, Kerinci Kanan 20 orang, Dayun 29 orang, Koto Gasib 11 orang, Bunga Raya 24 orang, Sabak Auh 26 orang, Mempura 11 orang, Pusako 3 orang, serta Sungai Mandau 6 orang.

Salah seorang jemaah tertua, Muinah binti Mustari (80), asal Kecamatan Sabak Auh, mengaku bersyukur dan antusias menyambut keberangkatan ke Tanah Suci.

“Alhamdulillah senang sekali, ini pertama kali saya berangkat haji, soalnya dulu hanya sempat umrah sekali. Saya sudah menunggu dari 2020, akhirnya rezeki tahun ini saya berangkat," ujar dia.

Perjalanan haji ini menjadi momen istimewa bagi Muinah dan seluruh jemaah, penuh harapan agar ibadah yang dijalankan berjalan lancar, diterima, serta diridai Allah SWT.

Diharapkan pula setiap langkah para jemaah membawa keberkahan, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun kemajuan Kabupaten Siak.

Naik Sepeda ke Kantor, Bupati Ipuk Ajak ASN Banyuwangi Hemat BBM

Iki Radio - Gerakan hemat energi dan Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai digalakkan di Banyuwangi. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, terlihat bersepeda menuju kantor pemerintah kabupaten, Rabu pagi (1/4/2026). 

Ipuk mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) mengurangi penggunaan BBM, dengan bersepeda ke kantor bagi rumahnya dekat, atau naik transportasi umum dan online.

Dari kediamannya Ipuk mengayuh sepeda menuju Kantor Pemkab Banyuwangi yang berjarak sekitar 2 kilometer. 

“Ini langkah kecil untuk menghemat energi, utamanya BBM. Hari ini saya sengaja gowes menuju kantor. Selain badan lebih bugar, saya juga bisa bersosialisasi langsung dengan warga,” ujar Ipuk.

Dalam perjalanan menuju kantor, Ipuk menyempatkan diri menyapa warga yang ditemuinya di sepanjang jalan. Ia mengatakan bersepeda tidak hanya menghemat BBM,, tetapi juga memberi kesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat.

Bahkan Ipuk juga terlihat bersepeda saat meninjau sejumlah pelayanan publik. Salah satunya saat meninjau progres pembangunan gedung baru Perpustakaan Daerah.

Ipuk mengajak agar ASN membiasakan bersepeda bahkan berjalan kaki di lingkungan ASN, bagi mereka yang tinggal dekat dengan tempat kerja.

“Saya mengajak semua ASN mulai membiasakan naik sepeda atau jalan kaki, bagi yang rumahnya dekat. Bahkan ada juga yang memanfaatkan momen ini untuk lari. Apalagi bagi yang kesehariannya bekerja di belakang meja, duduk lama, ini harus dibiasakan, bahkan dijadikan budaya karena menyehatkan,” ujarnya.

Jauh sebelum wacana penghematan BBM, sejak Februari 2026 Bupati Ipuk telah mengeluarkan kebijakan gerakan penggunaan angkutan umum tiap hari Jumat. Dalam gerakan itu ASN diminta untuk menggunakan ojek online (ojol) maupun transportasi umum ke kantor.

Program tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi konsumsi BBM, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan para pengemudi.

Terkait kebijakan pemerintah pusat yang mulai 1 April 2026 menerapkan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi ASN dan sektor swasta, Ipuk mengatakan Pemkab Banyuwangi masih akan dibahas.

“Ini sedang kami bahas, apakah Banyuwangi juga memungkinkan melaksanakan WFH. Kalau sudah banyak yang menggunakan angkot/ojol, jalan kaki, atau bersepeda, saya rasa WFH akan menjadi pilihan terakhir,” kata Ipuk.

Ipuk mengatakan efisiensi BBM tetap harus berjalan seiring dengan kualitas pelayanan publik. Pemerintah daerah, menurutnya, tetap membutuhkan kecepatan kerja dan koordinasi agar berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani secara optimal.

Optimis Selesai Tepat Waktu, Alokasi Bapang Jatim Bulan Maret dan April Tembus 112 Ribu Ton Beras

Iki Radio - Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Jawa Timur optimis penyaluran bantuan pangan (Bapang) untuk alokasi bulan Maret dan April 2026, akan bisa terselesaikan tepat waktu, untuk penyaluran di seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur.

Pimpinan Wilayah Bulog Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho menyerahkan simbolis bantuan pangan bagi penerima, di Desa Dolopo Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun, Selasa (31/3/2026)

Sebab, penyaluran bantuan pangan ini telah dilaksanakan sejak sebelum lebaran.

“Jadi sudah tersalurkan mulai sebelum Lebaran kemarin, sampai nanti di akhir April insyaallah seluruh Jawa Timur akan sudah tersalurkan,” ujar Pimpinan Wilayah Perum Bulog Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho di Madiun, Selasa (31/3/2026).

Dijelaskan, yang disalurkan dalam program bantuan pangan di Jawa Timur, untuk alokasi bulan Maret – April 2026, meliputi 112.769,56 ton beras, dan 22.553.912 liter minyak goreng (Minyak Kita). Dengan jumlah penerima bantuan pangan (PBP) sebanyak 5.638.478 penerima.

“Untuk bantuan pangan di Jawa Timur, untuk alokasi Maret-April ini memang naik signifikan,” terangnya.

Sementara di wilayah kerja Bulog Madiun, yang meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun serta Kabupaten Ngawi, alokasi bantuan pangan untuk bulan Maret dan April 2026 ini mencapai 5.835,06 ton beras, dan 1.167.012 liter minyak goreng. Dengan jumlag penerima sebanyak 291.753 PBP.

Meski mengalami kenaikan, Bulog Jatim mengaku tidak kesulitan dalam penyaluran karena stok yang melimpah.

“Untuk bantuan pangan minyak kita masih stok ada 12 juta liter. Jadi kita sangat aman insyaallah untuk wilayah Jawa Timur khususnya untuk pangan yang utamanya beras tidak ada masalah,” tambahnya.

Diketahui, dalam program bantuan pangan alokasi Maret dan April 2026 ini, setiap penerima memperoleh 20 Kg beras dan 4 titer minyak goreng.(sw/IR)

Penyerapan Gabah Tertinggi Nasional, Bulog Jatim Pastikan Stok Aman Hingga 14 Bulan Kedepan

Iki Radio - Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Jawa Timur mencatatkan rekor penyerapan gabah petani tertinggi secara nasional pada triwulan pertama tahun 2026.

Sampai hari ini, penyerapan gabah petani oleh Bulog Jatim telah mencapai 387 ribu ton.

Pimpinan Perum Bulog Wilayah Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho saat di Desa Dolopo Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun, Selasa (31/3/2026)

“Sampai hari ini penyerapan di Jawa Timur untuk gabah tertinggi se-Indonesia. Jadi sebentar lagi kita akan mencapai 50 persen dari target,” ujar Pimpinan Wilayah Bulog Jatim, Langgeng Wisnu Adinugroho, di Madiun, Selasa (31/3/2026).

Kata Langgeng, petani sangat terbantu karena memang harga Gabah Kering Panen (GKP) yang di beli Bulog, yakni Rp 6.500 per kilo.

“Itu di pinggir sawah, sudah dalam bentuk gabah yang sudah dipanen,” lanjutnya.

Keberhasilan dalam capaian serapan gabah tertinggi secara nasional ini, juga hasil dari sinergitas Bulog bersama sejumlah pihak lain.

“Strateginya kita memang kebetulan kita sangat dibantu dari Bapak-Bapak TNI, Babinsa, kemudian Babinkamtibmas, kemudian PPL juga seperti itu. Kemudian Dinas Pertanian juga sangat intens. Dan memang kebetulan tahun ini kan cuaca juga sangat mendukung,” terangnya.

Selain itu, Langgeng juga mengingatkan potensi terjadinya El Nino yang dimungkinkan juga akan membawa pengaruh pada hasil pertanian.

“Kita berharap makanya betul-betul program dari pemerintah dimanfaatkan. Harga Rp 6.500 juga sangat menguntungkan petani. Jadi itu memang identik, inline dengan kesejahteraan petani yang semakin meningkat, dan sekarang petani juga akan semakin bersemangat untuk menanam padinya,” lanjutnya.

Selain padi, Bulog juga melakukan penyerapan untuk komoditi jagung. Dimana saat ini, penterapannya di Bulog Jatim juga tertinggi secara nasional.

“Kita sudah 56 ribu ton dari target 100 ribu ton. Jawa Timur sekarang sudah separuh lebih. Jadi Alhamdulillah berkat dukungan semuanya TNI - Polri, kemudian Pemerintah Daerah, hal-hal yang ditargetkan oleh Pemerintah ke Perum Bulog Jawa Timur insyaallah bisa terpenuhi,” imbuhnya.

Sedangkan untuk minyak goreng (Minyak Kita), Bulog Jatim masih mempunyai stok hampir 1 juta liter.

“Untuk mengisi stok di pasar-pasar, di luar minyak yang disalurkan untuk bantuan pangan,” jelasnya.

Sementara itu krisis energi global, akibat terjadinya geopolitik di kawasan Timur Tengan, sangat dimungkinakan akan membawa pengaruh terhadap kondisi perekonomian dalam negeri. Dikhawatirkan, akan membawa dampak pada kondisi pangan nasional.

Namun, Bulog Jatim juga memastikan stok pangan di gudang Bulog seluruh Jawa Timur, aman hingga 14 bulan kedepan.

“Masyarakat Jawa Timur tidak usah panik karena stok (pangan) yang dikuasai oleh Perum Bulog Jawa Timur di seluruh Jawa Timur 1.093.000 ton,” jelas Langgeng.

Selain itu justru Bulog Jawa Timur juga mengirimkan beras di 16 provinsi lain yang defisit.

“Kita memang wilayah surplus jadi kita membantu wilayah-wilayah lain. Seperti Papua, NTT, Maluku, kemudian Bali, Kalimantan. Itu, jadi kita sudah 16 provinsi yang dikirim berasnya dari Jawa Timur,” katanya.

Bahkan untuk untuk wilayah Asia Tenggara, stok pangan Bulog salah satu yang tertinggi sekarang.

“Dan memang terbukti tahun 2025 sama sekali tidak ada impor sama sekali, satu butir beras pun enggak ada impor. Jadi kita bisa swasembada berkat pemerintahan ini,” pungkasnya.(sw/IR)

Satpol PP Madiun, Bredel Puluhan Reklame Liar

Iki Radio -  Puluhan petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun, menurunkan paksa puluhan reklame bodong di sejumlah titik wilayah Kabupaten Madiun.

Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, turunkan paksa reklame liar di wilayah Kabupaten Madiun, Senin (30/3/2026)

Selain yang tidak berijin, petugas juga menurunkan reklame yang masa ijinnya sudah habis atau kadaluarsa. Baik berupa spanduk ataupun banner yang dipasang di pinggir jalan.

“Berdasarkan hasil pengecekan, kami menemukan cukup banyak reklame yang tidak memiliki izin. Selain itu, ada juga sejumlah reklame yang masa berlaku izinnya sudah habis namun masih tetap terpasang,” ujar Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Danny Yudi Satriawan, Senin (30/3/2026).

Penertiban dilakukan di sejumlah titik rawan. Di antaranya kawasan Alun-alun Mejayan, Kecamatan Wonoasri hingga Balerejo.

Reklame ini jelas melanggar peraturan daerah (Perda) Kabupaten Madiun Nomor 20 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Reklame.

“Kami berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat mematuhi peraturan daerah yang ada, sehingga penataan wilayah Kabupaten Madiun tetap tertib, aman, dan indah,” lanjutnya.

Diketahui, disatu sisi keberadaan reklame menjadi media bagi para pengusaha, organisasi, maupun instansi untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Bila penyelenggaraannya sesuai dengan aturan, maka dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi pajak reklame.

Namun diharapkan dalam pemasangan reklame ditepi jalan, juga memperhatikan unsur keselamatan dan estetika atau keindahan, sehingga tidak terkesan semrawut, dan mengganggu keindahan.(sw/IR)

 

Di Bawah Terik Matahari, Warga Batam Bersimpuh Memohon Hujan

Iki Radio - Di bawah terik matahari, Senin (30/3/2026) pagi, ratusan warga bersama aparatur Pemerintah Kota Batam memadati Dataran Engku Putri, Batamcentre, bersimpuh dalam Salat Istisqa, memanjatkan doa memohon turunnya hujan setelah beberapa pekan Batam dilanda cuaca panas yang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih.


Wali kota Batam, Amsakar Achmad, turut hadir dan tampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah meski cuaca terik. Amsakar mengatakan, Salat Istisqa merupakan upaya batin yang berjalan seiring dengan langkah teknis yang telah dilakukan pemerintah. Ia menyebut kondisi cuaca ekstrem mulai berdampak pada menurunnya ketersediaan air baku di sejumlah waduk utama serta meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kita menyadari air merupakan sumber kehidupan utama bagi masyarakat Batam. Melalui Salat Istisqa ini, kita memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa berkah, sehingga waduk kembali terisi dan risiko kebakaran hutan dapat diminimalkan,” ujarnya.

Salat Istisqa tersebut dipimpin oleh Ustaz Hefri AR sebagai imam, sementara khutbah disampaikan oleh Kiai Dhoifi Ibrahim.

Dalam khutbahnya, Kiai Dhoifi mengajak jemaah untuk memperbanyak istigfar dan melakukan introspeksi diri. Ia menegaskan bahwa kekeringan yang terjadi menjadi pengingat bagi manusia untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru, tingginya intensitas panas menyebabkan peningkatan penguapan dan minimnya resapan air ke waduk. Kondisi ini turut memengaruhi ketersediaan air bersih di Batam.

Pemerintah Kota Batam bersama Badan Pengusahaan  Batam terus mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak, memprioritaskan kebutuhan utama, serta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan. Warga juga diminta waspada terhadap potensi munculnya titik api di lingkungan masing-masing.

Pemerintah berharap, melalui ikhtiar doa bersama ini, kondisi cuaca segera membaik dan ketahanan air di Batam dapat kembali stabil dalam waktu dekat.

 

Wisatawan Membludak, Pengamanan Pantai Mbah Drajid Ditingkatkan

Iki Radio - Pengamanan di kawasan Pantai Mbah Drajid, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur,  diperketat menyusul meningkatnya kunjungan wisatawan pada momentum Lebaran Ketupat, pada Sabtu (28/3/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas wisata berlangsung aman di tengah tingginya antusiasme masyarakat.

Lonjakan pengunjung yang menjadi bagian dari tradisi Lebaran Ketupat mendorong aparat gabungan meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi risiko di area perairan. Tim SAR bersama petugas dari berbagai unsur disiagakan di sejumlah titik strategis untuk mengawasi aktivitas wisatawan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, mengatakan pengamanan tidak hanya dilakukan secara statis, tetapi juga melalui patroli dan pengawasan aktif di lapangan.

“Kami tidak hanya berjaga di tepi pantai, tetapi juga aktif mengawasi dan menghalau pengunjung yang berenang ke laut, terutama di area yang berbahaya,” ujarnya.

Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan untuk menekan potensi kecelakaan laut. Karakter ombak dan arus di kawasan Pantai Mbah Drajid yang cenderung kuat menjadi perhatian utama dalam pola pengamanan.

Selain pengawasan, petugas juga melakukan edukasi langsung kepada pengunjung. Wisatawan diimbau untuk tetap berada di zona aman serta mematuhi rambu peringatan yang telah dipasang di sejumlah titik.

“Keselamatan menjadi prioritas. Kami terus mengingatkan pengunjung agar tidak berenang di area berbahaya dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan,” kata Yudhi.

Keberadaan tim SAR lokal dinilai sangat membantu karena memiliki pemahaman yang baik terhadap karakteristik perairan setempat. Kondisi tersebut memudahkan deteksi dini terhadap potensi bahaya sekaligus mempercepat respons apabila terjadi situasi darurat.

Pemerintah daerah berharap pengamanan yang diperkuat ini dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berwisata tanpa mengurangi kenyamanan dalam menikmati momen libur Lebaran Ketupat.

Di sisi lain, kesadaran pengunjung juga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan bersama. Kepatuhan terhadap imbauan petugas di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan.

Dengan sinergi antara petugas dan masyarakat, aktivitas wisata di Pantai Mbah Drajid diharapkan dapat berlangsung tertib, aman, dan tetap memberikan pengalaman yang nyaman bagi pengunjung.

Hari Jadi ke-170, Pemkab Cilacap Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Iki Radio - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Jadi ke-170 Kabupaten Cilacap, pada Sabtu (28/3/2026).

Penyerahan pataka Kabupaten Kabupaten Cilacap dari Ketua DPRD Taufik Nurhidayat kepada Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menjadi simbol amanat rakyat dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke-170, Sabtu (28/3/2026)

Upacara tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat Sekretariat Daerah, kepala OPD, serta para camat dan lurah.

Hari Jadi Kabupaten Cilacap diperingati setiap 21 Maret, namun pada tahun ini puncak peringatan dilaksanakan pada 28 Maret karena bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri.

Prosesi berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan sejarah Cilacap, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta Panca Prasetya Korpri.

Dalam amanatnya, Ammy menegaskan bahwa tema peringatan tahun ini, “Sesarengan Mewujudkan Cilacap Bercahaya, Maju Besar”, harus menjadi penggerak kebersamaan dalam pembangunan daerah.

“Tema ini tidak sekadar slogan, tetapi harus menjadi penggerak partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah,” ujar dia.

Ia juga mengajak seluruh aparatur untuk memanfaatkan momentum Hari Jadi sebagai sarana memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Melalui momentum ini, mari kita hadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas terselenggaranya rangkaian kegiatan secara tertib dan lancar.

Pada hari yang sama, DPRD Kabupaten Cilacap juga menggelar rapat paripurna peringatan Hari Jadi ke-170 yang dipimpin Ketua DPRD Taufik Nurhidayat dan dihadiri jajaran Forkopimda serta anggota dewan.

Rapat diawali dengan pembacaan sejarah daerah oleh Plh. Sekretaris Daerah Annisa Fabriana serta pembacaan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 1992 oleh Sekretaris DPRD Bambang Tujiatno.

Momentum paripurna ditandai dengan penyerahan bendera lambang daerah (pataka) dari Ketua DPRD kepada Plt. Bupati sebagai simbol amanat dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah.

Ammy menyampaikan bahwa meskipun peringatan tidak dilaksanakan tepat pada tanggal 21 Maret, hal tersebut tidak mengurangi makna Hari Jadi Kabupaten Cilacap.

“Semoga tidak mengurangi semangat kita dalam memperingati Hari Jadi ke-170 Kabupaten Cilacap,” ujar dia.

Ia juga mengapresiasi berbagai capaian pembangunan sepanjang 2025, di antaranya predikat A Indeks Reformasi Hukum, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sembilan kali berturut-turut, serta sejumlah penghargaan di tingkat provinsi dan nasional.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Cilacap, saya menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik,” kata dia.

Ia berharap momentum Hari Jadi ke-170 ini semakin memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan Cilacap yang lebih maju dan sejahtera.

Ditinggal Takziyah, Rumah Warga Madiun Terbakar

Iki Radio - Sebuah rumah milik Jaenal Arifin di Dukuh Jabon, Desa Darmorejo RT 19, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, terbakar, Jum’at (27/3/2026) malam. 

Api cepat merambat dan menghanguskan rumah, saat pemilik rumah sedang melakukan takziyah ke daerah Ponorogo.

Warga sekitar mengetahui adanya kebakaran ketika api sudah dalam kondisi membesar dan menjalar hingga ke bagian atap rumah.

Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api tidak dapat dikendalikan. Selanjutnya, warga menghubungi call center pemadam kebakaran.

Petugas yang menerima informasi langsung menuju ke lokasi dan melakukan pemadaman.

“Setelah mendapatkan laporan tim damkar di pos 1 segera meluncur dengan 1 unit mobil pemadam ditambah 1 unit mobil tangki dari pos 2 untuk melakukan pemadaman,” kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan.

Selain menghanguskan rumah, tiga unit kendaraan bermotor milik korban juga habis terbakar. Beruntung  api cepat bisa dipadamkan, dan tidak sempat merembet ke rumah warga lain.

Tidak ada korban jiwa atau luka luka dalam peristiwa tersebut.

Akibat kebakaran ini, pemilik rumah mengalami kerugian hingga ratusan rupiah.

Sementara, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.(sw/IR)

 

WFH, RSUD Caruban : Kami Tidak Berlakukan

Iki Radio - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) memastikan tidak akan menerapkan sistem work from home (WFH). Meskipun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun telah memberikan kepastian untuk memberlakukan WFH, sebagaimana arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Direktur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin mengatakan, WFH tidak bisa dilaksanakan karena berkaitan langsung dengan pelayanan.

"Kalau pelayanan, tidak mungkin WFH," ujarnya (27/3/2026).

Dijelaskan untuk pelayanan yang langsung ke masyarakat, tidak mungkin menerapkan sistem kerja jarak jauh.

"Kita tidak bisa berlakukan (WFH)," jelasnya.

Sementara sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di lingkungan Pemkab Madiun, hingga kini masih menunggu surat edaran resmi untuk teknis pelaksanaan WFH.

"Kita masih menunggu SE (surat edaran) untuk petunjuk teknisnya," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, Jum'at (27/3/2026).

Dan hingga kini, pihaknya belum bisa memberikan kepastian, apakah nanti siatem pembelajaran akan dilakukan secara daring atau tetap pembelajaran tatap muka (luring).

"Kalau sudah ada SE nya, nanti baru kita sikapi," lanjut Agus.

Sebelumnya, Bupati Madiun memastikan akan memberlakukan satu hari WFH dalam satu pekan, bagi seluruh ASN di Kabupaten Madiun.

Kebijakan WFH ini disampaikan Bupati Madiun, sebagaimana arahan dari Provinsi Jawa Timur, dalam upaya efisiensi energi di tengah krisis energi global, sebagai dampak adanya konflik di Timur Tengah.(sw/IR)

Program Parkir Berlangganan Lumajang Dipastikan Tetap Sesuai Aturan

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan program parkir berlangganan tetap berjalan sesuai ketentuan, yakni tanpa pungutan biaya tambahan bagi pengguna yang telah terdaftar. Penegasan itu disampaikan menyusul munculnya keluhan masyarakat terkait dugaan penarikan tarif parkir di lapangan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Rasmin, mengatakan hingga kini pihaknya belum menemukan bukti valid terkait adanya juru parkir yang memungut biaya dari pengguna parkir berlangganan.

“Informasi yang beredar kemungkinan belum utuh. Sampai saat ini kami belum menemukan bukti bahwa juru parkir memungut biaya dari pengguna yang sudah berlangganan,” kata Rasmin,  di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (27/3/2026).

Meski demikian, Dinas Perhubungan tetap membuka kemungkinan adanya kejadian di lapangan yang belum terdokumentasi atau belum dilaporkan secara lengkap. Karena itu, proses verifikasi terus dilakukan untuk memastikan setiap laporan yang berkembang di masyarakat dapat ditelusuri kebenarannya.

Program parkir berlangganan di Kabupaten Lumajang mulai diberlakukan sejak Januari 2026 dan mencakup seluruh jenis kendaraan bermotor. Melalui sistem tersebut, pemilik kendaraan yang telah terdaftar tidak lagi dikenai pembayaran parkir di ruas jalan protokol yang masuk dalam skema layanan.

Kebijakan itu diterapkan sebagai upaya meningkatkan ketertiban dan transparansi pengelolaan parkir, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Lumajang hingga Maret 2026, jumlah pengguna parkir berlangganan tercatat mencapai 30.143 unit sepeda motor, 4.545 mobil kecil, dan 792 mobil besar. Capaian tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung penerapan sistem parkir yang lebih tertib dan terintegrasi.

Pemerintah daerah juga menegaskan akan menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran oleh oknum juru parkir yang tidak menjalankan aturan sebagaimana mestinya.

“Kami akan bertindak tegas jika ada pelanggaran. Karena itu, kami juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan laporan yang disertai bukti agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Rasmin.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, partisipasi aktif warga dalam memberikan laporan yang akurat sangat membantu pemerintah dalam menjaga ketertiban dan pengawasan di lapangan.

“Jika memang ada kejadian, silakan didokumentasikan agar kami bisa menindaklanjuti secara cepat dan tepat,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa program parkir berlangganan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan publik agar lebih tertib, transparan, dan nyaman bagi masyarakat.

Dengan komunikasi yang terbuka serta pengawasan bersama antara pemerintah dan masyarakat, program tersebut diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga Lumajang.

 

Bayar Pajak Kendaraan Tepat Waktu, Warga Riau Bisa Dapat Hadiah

Iki Radio - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau resmi meluncurkan program Gebyar Apresiasi Wajib Pajak Patuh 2026 sebagai upaya mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Program tersebut dirancang untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat yang taat membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu.

Kepala Bapenda Riau, Ninno Wastikasari, mengatakan kebijakan tahun ini menjadi langkah baru dalam mendorong kepatuhan wajib pajak. Jika pada tahun sebelumnya pemerintah lebih menitikberatkan pada program pemutihan denda pajak, maka pada 2026 fokus diarahkan pada pemberian apresiasi kepada wajib pajak yang disiplin.

“Langkah ini diambil untuk menciptakan budaya patuh pajak yang berkelanjutan di Riau,” kata Ninno di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau pada Jumat (27/3/2026).

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Bapenda Riau dan Jasa Raharja, yang ditujukan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP). Program ini berlaku untuk kendaraan roda dua dan roda empat yang terdaftar di Samsat wilayah Provinsi Riau dengan nomor polisi seri BM.

Wajib pajak yang melakukan pembayaran pajak kendaraan tepat waktu akan otomatis terdaftar dalam sistem undian elektronik Samsat. Pengundian dibagi dalam dua periode dengan sejumlah hadiah yang telah disiapkan.

Untuk periode pertama, yakni 1–31 Maret 2026, peserta berkesempatan memenangkan dua logam mulia masing-masing seberat 1 gram. Pengundian hadiah tersebut dijadwalkan berlangsung pada April 2026.

Sementara itu, pada periode kedua yang berlangsung mulai 1 April hingga 30 Juni 2026, hadiah yang disediakan lebih beragam. Hadiah utama meliputi emas batangan 5 gram, dua unit sepeda motor Yamaha, dua unit sepeda motor Honda, dua logam mulia seberat 2,5 gram, serta dua logam mulia seberat 1 gram.

Bapenda Riau juga memberikan kesempatan kepada masyarakat yang masa jatuh tempo pajaknya berada setelah periode program untuk melakukan pembayaran lebih awal agar tetap dapat mengikuti undian.

Dari sisi administrasi, peserta diwajibkan memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (TBPKP) yang sah selama periode Maret hingga Juni 2026. Selain itu, kendaraan yang didaftarkan dipastikan tidak memiliki tunggakan pajak, baik pada tahun berjalan maupun tahun-tahun sebelumnya.

Pembayaran pajak dapat dilakukan melalui berbagai kanal layanan, mulai dari Samsat konvensional, Samsat Drive Thru, hingga aplikasi Signal.

Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas, proses pengundian akan dilakukan secara terbuka menggunakan basis data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor polisi kendaraan yang tercatat otomatis dalam sistem.

“Proses pengundian dilaksanakan secara terbuka dan disiarkan melalui live streaming media sosial resmi kami. Pelaksanaannya juga disaksikan langsung oleh notaris, pihak kepolisian, dan Dinas Sosial agar benar-benar akuntabel,” ujar Ninno.

Melalui program ini, Pemprov Riau berharap kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak dapat terus meningkat, sekaligus mendukung penguatan pendapatan daerah untuk pembiayaan pembangunan.

 

Bakal Berlakukan WFH, Pemkab Madiun Masih Tunggu SE Pusat

Iki Radio - Bupati Madiun Hari Wuryanto memastikan, Pemerintah Kabupaten Madiun akan menerapkan satu hari kerja dengan sistem Work From Home (WFH) dalam satu pekan. 

Ini dilakukan untuk mendukung program efisiensi energi, akibat terjadinya krisis energi global, sebagai dampak eskalasi di Timur Tengah.

Kepastian untuk penerapan sistem WFH satu hari dalam satu pekan ini, setelah sehari sebelumnya Bupati Madiun mengikuti arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Kemarin sudah disampaikan, Insyaalloh kita akan empat hari kerja yang satu WFH," ujar Bupati Madiun, Kamis (26/3/2026).

Selanjutnya, kata Bupati, akan digelar rapat untuk menentukan pelaksanaan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Madiun.

"Akan kita rapatkan dulu. Dan itu kebijakan (WFH) diserahkan kepada masing masing daerah. Nanti akan kita rapatkan termasuk kita informasikan ke DPRD selaku wakil masyarakat," lanjutnya.

Dengan diberlakukannya sistem kerja satu hari WFH dalam satu pekan bagi ASN di lingkungan Pemeritah Kabupaten Madiun ini diharapkan bisa efektif dalam upaya penghematan energi.

"Kita harapkan efektif, karna itu sudah anjuran dari pusat. Kalau kendaraan tidak dipakai satu hari otomatis efektif," tambahnya.

Tidak hanya untuk ASN atau pejabat struktural, namun rencananya WFH ini juga akan berlaku untuk tenaga fungsional.

"Otomatis untuk semuanya baik itu struktural maupun fungsional, kita akan lakukan itu (WFH). Karena era-nya sudah digitalisasi," pungkasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto menyampaikan, untuk pelaksanaan WFH bagi ASN Pemkab Madiun, masih menunggu surat edaran pemerintah pusat.

"Kita tunggu SE pemerintah pusat, tentang petunjuk teknisnya," katanya, Kamis (26/3/2026).

Masyarakat berharap, dengan pelaksanaan WFH, tidak mengurangi kualitas pelayanan publik. Selain itu, ada kepastian bahwa mereka yang WFH benar benar bekerja serta dapat menjalankan tugasnya dengan baik.(sw/IR)




Paska Lebaran, Ratusan Pemohon Padati Layanan Kependudukan di Batang

Iki Radio - Ratusan pemohon langsung memadati Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang untuk kepentingan layanan administrasi kependudukan setelah libur lebaran. 

Sejumlah warga Batang mengantre membuat data kependudukan di Disdukcapil Batang, Kabupaten Batang.

Hari pertama pelayanan masyarakat langsung menyerbu untuk mendapatkan layanan mulai dari perekaman KTP Elektronik hingga pembuatan Kartu Identitas Anak.

Mayoritas warga memilih hari pertama masuk kerja, untuk mendapatkan layanan dengan harapan segera terlayani secara cepat, sehingga sempat menimbulkan antrean. 

Hal tersebut dibenarkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Batang Ahmad Fatoni dengan menerjunkan seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan hingga ratusan pemohon.

“Lumayan ramai, kami melayani hingga 623 pemohon, di antaranya untuk pengurusan KTP Elektronik, Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak hingga pindah wilayah dan lainnya,” katanya, saat ditemui di Kantornya, Kamis (26/3/2026).

Diakuinya, peningkatan jumlah pemohon sebagian pemohon merupakan pemudik yang memanfaatkan waktu sebelum kembali merantau.

Salah satu pemohon, Fajeri pemohon asal Gringsing mengaku kedatangannya ke Disdukcapil untuk melakukan perpindahan tempat tinggal karena kepentingan pendidikan.

“Hal ini penting karena saat ini putranya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi di Kota Kembang Bandung. Biar secara administratif dan kegiatan pendidikannya lebih mudah, makannya pindah ke Bandung. Istilahnya mau" atau pindah tempat tinggal,” jelasnya.

Sementara, Ghofar bersama istri asal Tegalsari sengaja melakukan perbaikan data kependudukan saat awal pascalebaran karena melihat situasi layanan yang belum begitu padat.

“Ini baru sempat ngurus Kartu Keluarga, yang kemarin belum sempat menambahkan nama ibu kandung dalam data. Mumpung belum terlalu padat, kami langsung ke Disdukcapil biar keperluan administrasi kependudukan ke depan lebih mudah,” terangnya.

Selama proses pengurusan diakuinya tak memakan waktu lama, sehingga dapat terlayani dengan cepat.

“Waktu tunggu pelayanan cuma 10 menit dan tidak terlalu ribet, langsung bisa ditambahkan nama ibu kandung ke Kartu Keluarga,” ujar dia.

close
Pasang Iklan Disini