MADIUN, Iki Radio — Dua rumah warga di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, mengalami kebakaran pada bagian dapur dalam waktu yang hampir bersamaan pada Minggu (8/11/2026).
![]() |
| ilustrasi (Ai) |
Peristiwa yang terjadi dengan selang waktu sekitar 30 menit ini menghanguskan bangunan dapur, perabotan, hingga sejumlah gabah milik warga. Total kerugian materi dari kedua kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp160 juta.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, mengonfirmasi adanya dua insiden kebakaran di wilayah tersebut yang masing-masing berlokasi di Desa Sambirejo dan Desa Sumbersari.
Kebakaran pertama melanda rumah Suparman di Desa Sambirejo yang diketahui terjadi sekitar pukul 12.35 WIB. Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung menerjunkan dua unit armada ke lokasi dan berhasil memadamkan api pada pukul 13.25 WIB. Bagian dapur beserta perabotan rumah tangga milik korban hangus terbakar dengan perkiraan kerugian mencapai Rp50 juta. Peristiwa ini diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Belum lama penanganan pertama selesai, petugas kembali menerima laporan kebakaran kedua di Desa Sumbersari yang menimpa rumah Febrianto Dwi Cahyanto sekitar pukul 13.05 WIB. Kebakaran di lokasi kedua ini diduga bermula dari aktivitas pembakaran jerami yang merembet ke area dapur, menghanguskan bangunan, perabotan, serta lima sak gabah milik korban. Kerugian materi akibat kejadian kedua ini ditaksir mencapai Rp110 juta.
"Kalau ditotal, kerugian dari dua kejadian kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp160 juta. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka," ujar Andy.
Dalam proses pemadaman dan penanganan di lapangan, petugas Damkar Kabupaten Madiun turut dibantu oleh BPBD, Polsek Saradan, serta unsur TNI dan Polri setempat.
Menanggapi rentetan kejadian tersebut, pihak Satpol PP mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik yang bersumber dari instalasi listrik rumah tangga maupun aktivitas pembakaran terbuka seperti sampah atau jerami agar tidak ditinggalkan begitu saja.
Dukung Iki Radio
Via Saweria







