MADIUN, Iki Radio — Sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah memadati kawasan Kota Caruban untuk mengikuti gelaran Pharmarun 2026 di Kabupaten Madiun, Minggu (8/11/2026).
Ajang lari dan jalan sehat sepanjang 5 kilometer ini diselenggarakan oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Kabupaten Madiun dalam rangka memperingati Hari Apoteker Sedunia sekaligus menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Moving Faster, Living Healthier” tersebut dilepas langsung oleh Bupati Madiun H. Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban. Tak sekadar melepas bendera start, jajaran pimpinan daerah beserta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Wakil Ketua DPRD, serta jajaran kepala OPD turut berjalan menyusuri rute bersama ribuan warga.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi konsistensi IAI Cabang Madiun yang menggelar Pharmarun untuk kedua kalinya. Menurutnya, olahraga lari dan jalan kaki merupakan sarana yang murah dan efektif untuk mendorong membudayanya pola hidup sehat di tengah masyarakat.
“Kami berharap Pharmarun dapat menjadi agenda rutin sebagai bentuk dukungan mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang sehat. Olahraga ini murah dan bisa dilakukan siapa saja. Dengan meningkatnya kesadaran menjaga kesehatan, diharapkan angka harapan hidup masyarakat Madiun juga ikut meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr. Heri Setyana menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi.
Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi aktivitas fisik sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan, yakni minimal 150 menit per minggu atau 20–30 menit sehari selama lima hari sepekan.
Ketua IAI Pengurus Cabang Kabupaten Madiun sekaligus Ketua Panitia Pharmarun 2026, Apt. Maria Natalia, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan tahun kedua ini menghadirkan tiga kategori peserta, yaitu pelajar, umum, dan tenaga kesehatan. Peserta tidak hanya datang dari wilayah Madiun Raya, tetapi juga dari Bojonegoro, Tulungagung, Malang, Surabaya, hingga Cirebon.
Selain lomba lari 5K, acara tersebut juga dilengkapi dengan aksi sosial dan edukasi kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan, konsultasi kulit oleh dokter spesialis, serta pembagian bibit Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada masyarakat. Panitia berharap ajang ini terus berlanjut menjadi agenda tahunan yang kian diminati masyarakat luas.
Dukung Iki Radio
Via Saweria








