Perkuat Pengamanan Ruang Digital, Menkomdigi dan Kapolri Sepakati Langkah Bersama

JAKARTA, Iki Radio — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menggelar pertemuan bilateral dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta. Pertemuan ini bertujuan memperkuat kolaborasi serta menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) terkait pengamanan ruang digital dan penindakan kejahatan siber di Tanah Air.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa pesatnya kemajuan teknologi menuntut respons cepat dari aparat penegak hukum dan kementerian terkait demi menekan angka kejahatan daring.

"Kita sepakat untuk bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi menjaga ruang digital agar lebih aman. Kejahatan seperti penipuan daring, judi online, hingga love scam harus kita tindak secara cepat demi keamanan negara dan masyarakat," ujar Suyudi dalam konferensi pers.

Selain penindakan hukum, penguatan regulasi dan literasi digital masyarakat turut menjadi perhatian utama untuk membendung penyebaran berita bohong serta misinformasi.

Senada dengan Kapolri, Menkomdigi Meutya Hafid menekankan pentingnya mengintegrasikan upaya pencegahan dari Kemkomdigi dengan penegakan hukum dari Polri. Pertemuan tersebut menghasilkan tiga fokus utama:

  • Menciptakan Ruang Digital yang Aman: Memprioritaskan penanganan jual-beli data ilegal, penipuan daring, pornografi, perundungan siber, dan penyebaran hoaks berdasarkan aduan publik.
  • Pemberantasan Judi Daring Lintas Negara: Menindaklanjuti pengungkapan jaringan judi online lintas negara guna menekan angka perputarannya secara signifikan di Indonesia.
  • Pengamanan Infrastruktur Digital: Menindak tegas kejahatan fisik terhadap fasilitas telekomunikasi, seperti pencurian fasilitas Base Transceiver Station (BTS) dan pemotongan kabel serat optik.

"Tantangan di ruang digital sangat luas dan tidak bisa diselesaikan oleh Komdigi sendirian. Kolaborasi dengan Polri menjadi kunci utama agar penanganan di lapangan dapat berjalan secepat-cepatnya dan memberi rasa aman bagi masyarakat," tegas Meutya.

 

 

close
Pasang Iklan Disini