BANDUNG, Iki Radio — Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara. Upacara tersebut berlangsung khidmat di Mako Kopasgat, Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (17/10/2026).
Momentum peringatan tahun ini menjadi sarana mengenang sejarah perjuangan sekaligus memperkuat komitmen pengabdian para prajurit Korps Baret Jingga kepada bangsa dan negara.
Dalam amanatnya, Kasau mengingatkan kembali sejarah lahirnya Kopasgat pada 17 Oktober 1947, ketika 13 prajurit pemberani melaksanakan penerjunan di Kotawaringin yang mencatatkan sejarah sebagai operasi lintas udara pertama militer Indonesia. Peristiwa bersejarah ini menjadi fondasi warisan semangat perjuangan yang wajib dijaga oleh setiap generasi prajurit.
"Prajurit Korpasgat harus senantiasa menjunjung tinggi semboyan Karmanye Vadikaraste Mafalesu Kadatjana, yakni menunaikan kewajiban dengan ikhlas tanpa pamrih," tegas Kasau.
Menurut Kasau, perjalanan panjang Kopasgat—mulai dari berbagai operasi lintas udara hingga misi kemanusiaan—telah membuktikan peran vital Korps Baret Jingga dalam mendukung keberhasilan tugas-tugas TNI Angkatan Udara.
Strategi Mengahadapi Ancaman Modern
Menghadapi dinamika ancaman modern, seperti penggunaan drone, sistem antidrone, peperangan siber, hingga elektronika, Kasau menginstruksikan bahwa pengembangan organisasi dan pembentukan satuan baru harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta kesiapan operasional. Prajurit dituntut untuk adaptif, menguasai teknologi, dan memiliki kelincahan taktis yang tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Kasau memberikan tiga penekanan strategis kepada seluruh prajurit Korpasgat:
Percepatan Kesiapan Operasional: Mempercepat kesiapan seluruh satuan tanpa menurunkan standar kesiapsiagaan tempur.
Peningkatan Kualitas SDM: Meningkatkan kapasitas prajurit melalui penguasaan teknologi terkini dan kemampuan merespons ancaman modern.
Penguatan Karakter Korps: Memelihara integritas, soliditas, jiwa korsa, serta militansi tempur sebagai fondasi utama kekuatan Baret Jingga.
Selain itu, Kasau menggarisbawahi pentingnya latihan yang keras dan realistis demi memastikan kesiapan tempur yang optimal. Kendati dituntut tangguh dan berani, prajurit juga harus memegang teguh profesionalisme, empati, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap penugasan.
"Prajurit Korpasgat yang tangguh dan profesional merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan kekuatan TNI Angkatan Udara yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis)," pungkas Kasau seraya mengajak seluruh personel menjaga soliditas dan kebanggaan korps.
Anugerah Kehormatan dan Unjuk Ketangkasan
Rangkaian peringatan HUT ke-79 Korpasgat turut diwarnai dengan penganugerahan tanda kehormatan dari Presiden Republik Indonesia yang diwakilkan kepada tiga personel berprestasi. Kegiatan kemudian diakhiri dengan demonstrasi drill kendaraan pasukan Kopasgat yang memperlihatkan kedisiplinan, kekompakan, serta kesiapan penuh personel dalam mendukung tugas-tugas negara.
Peringatan ini mempertegas tekad Korpasgat TNI AU untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kehormatan korps, serta siap menghadapi tantangan masa depan demi keutuhan NKRI.
Selamat Hari Ulang Tahun ke-79 Korpasgat. Teruslah menjadi prajurit yang tangguh, profesional, modern, dan AMPUH dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara.








