Iki Radio – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memimpin upacara pembaretan bagi 1.334 Taruna-Taruni dari enam SMA Negeri Taruna se-Jawa Timur di Pusat Pendidikan Brigade Mobil (Pusdik Brimob) Watukosek, Kamis (8/10/2026).
Momentum ini menjadi tanda resmi selesainya Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Ketarunaan yang telah mereka tempuh selama tiga bulan.
Prosesi pembaretan diawali dengan penyerahan simbolis kepada enam perwakilan taruna-taruni, yaitu Alif Hafidz Firdaus (SMAN Taruna Nala), Talita Hasna Nabila (SMAN 3 Taruna Angkasa), Fadhil Aulia Zulfaqar Azhim (SMAN 5 Taruna Brawijaya), Shofa Maulida (SMAN 2 Taruna Bhayangkara), Muhammad Tristan Yudisthira (SMAN Taruna Madani), serta Chika Dwi Ardya Putri (SMAN 2 Taruna Pamong Praja).
Dalam amanatnya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa baret yang dikenakan bukan sekadar hiasan, melainkan simbol perjuangan, disiplin, tanggung jawab, serta pengukuhan sebagai kader bela negara.
"Kehormatan bukan terletak pada baret yang dikenakan, melainkan pada nilai-nilai yang kalian jaga setelah mengenakannya. Jadikan pembaretan ini sebagai awal untuk semakin disiplin, bertanggung jawab, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi sesama," tegas Khofifah.
Ia berharap SMAN Taruna Jawa Timur terus menjadi kawah candradimuka lahirnya generasi muda berintegritas, berkarakter kuat, berakhlak mulia, dan berjiwa kepemimpinan. Khofifah juga mengingatkan para siswa untuk membekali diri dengan kompas moral yang kuat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, turut menyampaikan rasa bangganya atas ketangguhan seluruh siswa yang berhasil menuntaskan pendidikan dasar ini hingga selesai.
Rangkaian upacara juga dimeriahkan dengan penyematan lencana Bela Negara oleh Ditjen Pothan Kemhan RI Sri Yanto, penganugerahan penghargaan bagi taruna-taruni terbaik, atraksi yel-yel, pertunjukan drumband, hingga defile pasukan upacara.
Pendidikan SMAN Taruna Jawa Timur sendiri merupakan bentuk kolaborasi Pemprov Jatim bersama TNI AL, TNI AU, Kodam V/Brawijaya, Polda Jatim, IPDN, serta Pondok Pesantren Darullughah Wadda'wah Pasuruan.








