16 Oktober 2026 : Hari Pangan Sedunia Mengusung Semangat Inovasi Pangan Hari Ini Demi Ketahanan Esok Hari

 MADIUN, Iki Radio — Momen bersejarah kembali diperingati oleh masyarakat global pada hari ini, Jumat (16/10/2026). Setiap tahunnya, tanggal 16 Oktober dirayakan sebagai Hari Pangan Sedunia (HPS) (World Food Day) untuk mengenang berdirinya Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO) di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1945.

ilustrasi (Ai)

Lebih dari 150 negara berpartisipasi merayakan peringatan ini demi meningkatkan kesadaran global terhadap isu kritis kemiskinan, kelaparan, dan ketahanan pangan dunia.

Sejarah Singkat Peringatan Hari Pangan Sedunia

Gagasan mengenai Hari Pangan Sedunia pertama kali diusulkan oleh Dr. Pal Romany, Menteri Pertanian dan Pangan Hungaria, pada Konferensi Umum FAO ke-20 pada bulan November 1979. Sejak resmi ditetapkan, peringatan ini terus diselenggarakan secara konsisten tiap tahun.

Guna memberikan pemfokusan isu yang relevan, FAO mulai mengadopsi tema tahunan sejak 1981. Sepanjang sejarah perayaannya, isu Ketahanan Pangan (Food Security) menjadi topik yang paling sering diangkat. Hal ini mencerminkan betapa krusialnya kemampuan setiap individu untuk mengakses pangan yang aman, sehat, dan bergizi secara berkelanjutan.

Tema Hari Pangan Sedunia 2026: "Innovate Today. Nourish Tomorrow"

Pada peringatan HPS tahun 2026, FAO mengusung tema utama "Innovate today. Nourish tomorrow" yang diterjemahkan sebagai "Berinovasi Hari Ini untuk Pangan Esok Hari" (atau dikenal luas dengan jargon "Inovasi Pangan Kini, Ketahanan Pangan Nanti").

Tema tahun ini menyoroti beberapa poin strategis:

Peran Inovasi dan Teknologi: Menekankan pentingnya adopsi teknologi terkini, modernisasi sistem pertanian, serta pemanfaatan data cerdas dalam membangun sistem pangan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

Tahun Internasional Petani Perempuan: Peringatan HPS 2026 juga bertepatan dengan penetapan tahun 2026 sebagai Tahun Internasional Petani Perempuan oleh PBB. Momen ini bertujuan memperkecil kesenjangan gender di sektor pertanian serta memberdayakan peran perempuan petani di seluruh dunia.

Aksi Diversifikasi Pangan Lokal: Di tingkat nasional, berbagai daerah di Indonesia turut menyemarakkan HPS 2026 dengan mengencangkan gerakan diversifikasi pangan berbasis bahan baku lokal demi memperkuat ketahanan pangan keluarga dan daerah.

Peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, serta pelaku industri agrikultur bahwa inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan. 

Melalui kolaborasi, pemanfaatan teknologi tepat guna, dan pemberdayaan petani lokal, akses pangan yang cukup dan bergizi bagi generasi esok hari dapat terwujud secara merata.

close
Pasang Iklan Disini