Menhub Lantik Pengurus KNKT Masa Jabatan 2026-2030

Iki Radio - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melantik Ketua dan Anggota Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masa jabatan 2026–2030 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melantik Ketua dan Anggota Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masa jabatan 2026–2030 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (25/9/2026). (Foto: Humas Kemenhub)


Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keselamatan transportasi nasional melalui pelaksanaan investigasi kecelakaan yang independen, objektif, dan profesional.

Sejumlah pejabat yang dilantik antara lain Ahmad, sebelumnya menjabat Inspektur III di Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan, sebagai Ketua merangkap Anggota KNKT. Kemudian Aleik Nurwahyudy sebagai Wakil Ketua merangkap Anggota.

Selanjutnya, Chandra Mardhika Saputra dilantik sebagai Anggota merangkap Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Pelayaran, Elingselasri sebagai Anggota merangkap Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan, Wisnu Hariadi sebagai Anggota merangkap Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Lalu Lintas, serta Setyo Gunawan sebagai Anggota merangkap Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Perkeretaapian.

Usai pelantikan, Menhub Dudy mengatakan keberadaan KNKT memiliki peran strategis dalam sistem transportasi nasional, khususnya dalam melakukan investigasi kecelakaan dan menyusun rekomendasi keselamatan.

Menurutnya, hasil investigasi KNKT tidak hanya diperlukan untuk mengetahui faktor penyebab kecelakaan, tetapi juga menjadi bahan pembelajaran bagi seluruh pemangku kepentingan agar kejadian serupa dapat dicegah.

“Jabatan ini merupakan amanah besar untuk menjaga dan meningkatkan keselamatan transportasi di tanah air. Saya berharap Ketua KNKT dan seluruh jajaran dapat terus memperkuat kualitas investigasi, mempercepat penyampaian rekomendasi keselamatan, serta membangun kolaborasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Menhub Dudy.

Menhub menekankan pentingnya menjaga independensi, integritas, dan profesionalisme dalam setiap proses investigasi. Prinsip tersebut diperlukan agar rekomendasi keselamatan yang dihasilkan dapat menjadi dasar perbaikan sistem transportasi secara objektif.

Ia juga meminta setiap hasil investigasi kecelakaan dapat diterjemahkan menjadi langkah perbaikan konkret, baik dalam aspek sistem, standar operasional, maupun budaya keselamatan.

“Setiap hasil investigasi harus menjadi pembelajaran berharga bagi seluruh stakeholder transportasi, baik di sektor darat, laut, udara, dan perkeretaapian. Rekomendasi yang dihasilkan harus mampu mendorong perbaikan sistem, peningkatan standar operasional, serta peningkatan budaya keselamatan di seluruh moda transportasi,” katanya.

Dudy menegaskan keselamatan merupakan aspek yang tidak dapat dikompromikan dalam penyelenggaraan transportasi. Karena itu, KNKT diharapkan terus menghasilkan rekomendasi yang konstruktif dan dapat mendorong peningkatan keselamatan secara berkelanjutan.

“Saya selalu mengingatkan bahwa tidak ada kompromi terhadap aspek keselamatan. Saya berharap KNKT dapat terus menjadi garda terdepan dalam memberikan rekomendasi yang konstruktif untuk mendorong perbaikan berkelanjutan di sektor transportasi,” ungkapnya.

Kementerian Perhubungan, lanjut Dudy, akan terus memperkuat program peningkatan keselamatan transportasi bersama KNKT dan seluruh pemangku kepentingan.

Kolaborasi tersebut mencakup berbagai moda transportasi, mulai dari transportasi darat, pelayaran, penerbangan, hingga perkeretaapian. Penguatan koordinasi diharapkan dapat meningkatkan efektivitas tindak lanjut rekomendasi keselamatan.

Dengan kepengurusan baru KNKT periode 2026–2030, Kementerian Perhubungan berharap proses investigasi kecelakaan semakin berkualitas dan rekomendasi keselamatan dapat disampaikan serta ditindaklanjuti secara efektif.

Upaya tersebut diarahkan untuk menghadirkan layanan transportasi yang semakin aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafi’i, seluruh Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Perhubungan, serta Ketua KNKT periode sebelumnya Soerjanto Tjahjono.

close
Pasang Iklan Disini