Kualitas Udara Padang Sangat Tidak Sehat, BPBD Bagikan 11.000 Masker

Iki Radio - Kualitas udara di Kota Padang berada pada kategori sangat tidak sehat dengan nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai 214. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membagikan 11.000 masker gratis kepada masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN), Senin (7/9/2026).

Pembagian masker menjadi langkah cepat Pemko Padang untuk mengurangi paparan udara yang memburuk akibat kiriman kabut asap yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah provinsi tetangga.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan kondisi kualitas udara tersebut perlu direspons dengan langkah perlindungan, khususnya bagi masyarakat yang tetap beraktivitas di luar ruangan.

“Indeks standar pencemaran udara Kota Padang saat ini mencapai 214 dan masuk kategori sangat tidak sehat. Pembagian masker ini sesuai dengan edaran Wali Kota Padang Fadly Amran untuk menyikapi kondisi cuaca berkabut,” ujar Hendri.

Masker dibagikan kepada masyarakat tanpa dipungut biaya, terutama pengguna jalan yang masih beraktivitas di tengah kondisi udara yang tidak sehat. Sasaran mencakup pengendara sepeda motor, pengendara mobil, pengguna angkutan umum, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Distribusi 11.000 masker dilakukan secara serentak di empat lokasi yang menjadi titik aktivitas masyarakat, yakni di depan Balai Kota Padang di Jalan Bypass, Jalan A. Yani, Jalan Sawahan, dan kawasan Pasar Baru Pauh.

Petugas menyasar pengguna jalan yang melintas, terutama pengendara sepeda motor yang belum menggunakan masker. Pembagian juga dilakukan kepada pengendara kendaraan roda empat, angkutan umum, serta ASN yang berada di lingkungan Pemko Padang.

Aksi tanggap darurat tersebut dipimpin langsung Hendri Zulviton bersama jajaran BPBD. Kegiatan turut didampingi Asisten III Sekretariat Daerah Kota Padang Corri Saidan dan Kepala Bagian Pemerintahan Setdako Padang Rina Melati, serta melibatkan anggota Kelompok Siaga Bencana (KSB). Langkah tersebut tidak hanya diarahkan untuk membagikan masker, tetapi juga meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kondisi kualitas udara yang sedang memburuk.

Pemko Padang akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan kondisi kabut asap. Jika kondisi tersebut masih berlanjut, distribusi masker akan kembali dilakukan sesuai kebutuhan dan perkembangan di lapangan.

Hendri mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi paparan langsung terhadap udara luar ketika kondisi tidak memungkinkan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan.

Dengan ISPU yang berada pada level sangat tidak sehat, respons pemerintah diarahkan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan sembari perkembangan kualitas udara terus dipantau. Pembagian masker menjadi salah satu langkah awal untuk mengurangi dampak paparan kabut asap terhadap warga Kota Padang.

close
Pasang Iklan Disini