Iki Radio — Upacara pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang digelar pada Sabtu mengusung konsep utama “Harmonic Heart Beat” atau denyut jantung yang harmonis. Konsep ini dirancang untuk merepresentasikan nilai persatuan, keramahan, dan hubungan antarmanusia di seluruh kawasan Asia maupun dunia.
Di bawah arahan Chief Creative Director sekaligus sutradara upacara, Tsutsumi Yukihiko, seremoni ini menyatukan perpaduan musik, seni pertunjukan, teknologi visual, dan semangat persahabatan.
Tsutsumi mengungkapkan rasa bangganya dapat berkontribusi untuk kota kelahirannya. Pengalaman masa kecilnya saat bermain tenis meja dan merasakan keterhubungan dengan dunia menjadi inspirasi utama dalam merancang pertunjukan ini.
"Dari Aichi-Nagoya, sebuah seremoni agung dan harmonis yang menyatukan dunia," ujar Tsutsumi mengenai semangat yang diusung dalam produksi tersebut.
Berlangsung di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium—stadion di pusat kota yang memiliki ikatan erat dengan warga lokal—upacara ini menampilkan sejumlah elemen visual yang megah:
Panggung Berbentuk Hati Raksasa: Menjadi simbol utama dari "Harmonic Heart Beat" yang menggambarkan hati sebagai pusat terciptanya rasa persatuan.
Sistem Pencahayaan 360 Derajat: Menyeliutkan cahaya ke seluruh sudut stadion untuk memberikan pengalaman visual yang menyatu bagi para penonton.
Teknologi LED dan Proyeksi Video: Menghiasi panggung utama dengan tampilan visual yang dinamis dan disesuaikan dengan alur cerita teatrikal.
Menurut pihak penyelenggara, panggung "hati raksasa" tersebut lahir dari kolaborasi antara seniman, performer, mekanisme panggung, dan integrasi teknologi. Melalui keterlibatan masyarakat serta komunitas setempat, Aichi-Nagoya ingin menyampaikan pesan hangat tentang persahabatan, keramahan lokal, dan harapan untuk bergerak bersama menuju masa depan.








