Kementerian ESDM Perkuat Uji Teknis Sambut Implementasi B50

Iki Radio - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkuat pengujian teknis dan mempererat koordinasi dengan industri otomotif, guna memastikan kelancaran implementasi bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) pada kendaraan masyarakat menjelang berakhirnya masa relaksasi per 1 Oktober 2026.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi memaparkan implementasi biodiesel 50 persen (B50) dalam Sosialisasi Aspek Teknis Implementasi B50 Sektor Otomotif, di Tangerang Selatan, Banten, Selasa (15/9/2026). ANTARA/HO-Kementerian ESDM


Langkah koordinasi itu difokuskan untuk menghimpun masukan serta mengantisipasi potensi kendala teknis dari para pelaku industri otomotif setelah kebijakan B50 diterapkan secara menyeluruh.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, melalui keterangan resmi, saat membuka acara Sosialisasi Aspek Teknis Implementasi B50 Sektor Otomotif yang berlangsung di Tangerang Selatan, Selasa (15/9/2026).

Eniya menegaskan, pengawasan kualitas dilakukan melalui penguatan spesifikasi bahan bakar, seperti penurunan batas maksimum kandungan air dan peningkatan persyaratan stabilitas oksidasi.

Selain itu, pemerintah mendorong kolaborasi pengumpulan data uji jalan kendaraan hingga menempuh jarak 100.000 kilometer dengan dukungan pemeriksaan teknis dari Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).

Hingga pertengahan September 2026, penyaluran B50 telah menjangkau 6.050 dari total 6.412 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau sekitar 94 persen. Dari 104 terminal titik serah, sebanyak 76 terminal sudah aktif menyalurkan B50, sementara 28 terminal sisanya masih menyelesaikan tahap transisi dari B40 menuju B50.

Pemerintah menetapkan 30 September 2026 sebagai batas akhir masa relaksasi untuk menyelaraskan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terkait pedoman penanganan, penyimpanan, dan instruksi kerja teknis.

"Yang pasti kita semua saling menginfokan untuk keluhan-keluhan di otomotif itu apa saja, ayo kita diskusikan dan forum ini kami buka terus. Kami buka terus untuk kita saling berkomunikasi," kata  Eniya.

Ia mengatakan pentingnya penyelesaian seluruh persiapan teknis dan sosialisasi sebelum tenggat waktu yang ditentukan.

"Sebentar lagi, tanggal 30 September itu merupakan deadline untuk kita melakukan relaksasi. Jadi persiapan semua sosialisasi, semua kegiatan mengenai implementasi B50 ini harus benar-benar kita siapkan menjelang nanti per 1 Oktober," kata Eniya.

 

close
Pasang Iklan Disini