Iki Radio – Perum Bulog Kantor Cabang Madiun menyatakan kesiapannya untuk menyalurkan Program Bantuan Pangan beras kepada masyarakat penerima manfaat.
Penyaluran bantuan tersebut rencananya akan diluncurkan pada momen peringatan HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026 mendatang.
Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto, memastikan bahwa dari segi ketersediaan pasokan dan fisik, Bulog Madiun sudah siap 100 persen untuk mendistribusikan bantuan tersebut.
"Kalau persiapan dan lain-lain insya Allah sudah siap. Kemasan insya Allah juga sudah cukup. Stok aman dan sangat mencukupi," ujar Agung, Senin (3/8/2026).
Meskipun kesiapan gudang, stok beras, hingga kemasan telah rampung, Agung menyampaikan bahwa saat ini pihak Bulog Madiun masih menunggu regulasi administrasi serta data final penerima dari pemerintah pusat.
"Data Penerima Bantuan Pangan kan kami belum dapat, dan surat penugasan resmi dari Bapanas (Badan Pangan Nasional) ke kami juga masih kita tunggu," terangnya.
Agung menjelaskan bahwa komoditas bantuan pangan yang diturunkan oleh pemerintah pusat pada periode kali ini murni berupa beras, tanpa menyertakan komoditas lain seperti MinyakKita.
Adapun alokasi bantuan ini mencakup program untuk tiga bulan sekaligus, yakni alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026.
"Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima jatah 10 kilogram beras per bulan. Karena ini mencakup alokasi tiga bulan (Juli, Agustus, September), maka total yang diterima masing-masing KPM sebanyak 30 kilogram," jelas Agung.
Terkait dengan peluncuran (launching) penyaluran bantuan pangan tersebut, Bulog Madiun telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Madiun.
Rencananya, kegiatan launching akan dihadiri dan diresmikan Bupati Madiun, Hari Wuryanto.
Lokasi peluncuran perdana penyaluran bantuan pangan ini diproyeksikan bakal digelar di Desa Balerejo Kebonsari.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Bupati Hari Wuryanto. Sewaktu-waktu surat penugasan turun, launching penyaluran akan dilaksanakan bersama Pak Bupati, rencananya di Desa Balerejo Kecamatan Kebonsari," pungkas Agung.
Dengan kesiapan stok dan kemasan di gudang Bulog,
masyarakat penerima manfaat diharapkan dapat menerima bantuan pangan beras ini tepat
waktu.








