Iki Radio – Perum Bulog Cabang Madiun siap menyalurkan bantuan pangan beras untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026 mulai pekan depan. Peluncuran resmi program ini dijadwalkan berlangsung di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, pada Senin (10/8/2026).
Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto, menjelaskan bahwa agenda launching tersebut rencananya dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto.
"Pekan depan penyaluran bantuan pangan mulai berjalan. Peluncurannya kita pusatkan di Desa Balerejo, Kebonsari, bersama Pak Bupati Madiun," kata Agung dikonfirmasi Jum’at (7/8/2026).
Di Kabupaten Madiun, total sasaran kali ini sekitar 107.231 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan periode penyaluran sebelumnya yang mencapai 110.124 PBP.. Sehingga ada penurunan jumlah penerima sebanyak 2.893 PBP.
Adapun di lokasi launching Desa Balerejo, tercatat ada sekitar 331 PBP yang terdaftar.
“Untuk wilayah Jawa Timur, Madiun yang pertama untuk launching penyaluran bantuan pangan alokasi Juli – September 2026 ini,” lanjutnya.
Agung menegaskan bahwa komoditas yang dibagikan pada tahap ini murni berupa beras tanpa komoditas pendamping seperti minyak goreng. Setiap keluarga dialokasikan mendapat 10 kilogram beras per bulan, sehingga pada penyaluran sekaligus untuk alokasi tiga bulan ini, tiap penerima memboyong total 30 kilogram beras.
Bulog Cabang Madiun menargetkan seluruh proses distribusi di lapangan rampung paling lambat 30 September 2026. Namun, Agung optimis seluruh kuota bantuan pangan dapat tersalurkan sepenuhnya sebelum tenggat waktu tersebut.
Selain memenuhi kebutuhan di Kabupaten Madiun, wilayah
kerja Bulog Cabang Madiun juga bertanggung jawab mendistribusikan bantuan
pangan serupa untuk Kota Madiun dengan jumlah penerima sebanyak 11.625 PBP, dan Kabupaten Ngawi dengan jumlah penerima sebanyak 167.506 penerima manfaat.(ir)








