Menhaj Tinjau Layanan Fast Track Haji di Bandara Soekarno Hatta

Iki Radio - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, meninjau langsung pelaksanaan layanan fast track di Bandara Soekarno-Hatta, Peninjauan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji sejak dari Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Menhaj menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi atas keberlanjutan program fast track yang dinilai efektif mempercepat proses keberangkatan jemaah.

“Pemerintah Indonesia mengapresiasi Pemerintah Arab Saudi atas layanan fast track yang sangat membantu kelancaran proses keberangkatan jemaah haji Indonesia. Ke depan, saat fase kepulangan, akan disiapkan teknologi face recognition untuk semakin mempercepat layanan,” ujarnya pada  sebagaimana dilansir Kemenhaj di Jakarta, Minggu (26/4/2026). 

Layanan fast track memungkinkan seluruh proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi diselesaikan di embarkasi Indonesia. Dengan demikian, setibanya di Jeddah atau Madinah, jemaah tidak perlu lagi mengantre panjang dan dapat langsung menuju transportasi ke akomodasi.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, yang turut hadir dalam peninjauan tersebut, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan pelayanan jemaah Indonesia.

“Kehadiran fast track sangat memudahkan dan memberikan kenyamanan bagi jemaah,” ujarnya.

Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, menegaskan bahwa program fast track merupakan arahan langsung dari Raja Arab Saudi sebagai bentuk pelayanan optimal bagi para tamu Allah.

“Program ini adalah instruksi langsung agar seluruh layanan kepada tamu Allah dapat dipermudah, terlebih Indonesia merupakan negara dengan jumlah jemaah haji terbesar,” ungkapnya.

Pada tahun 2026, layanan fast track dioperasikan di empat bandara embarkasi, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Adisoemarmo, Bandara Juanda, dan Bandara Sultan Hasanuddin.

Secara rinci, layanan ini melayani 13.751 jemaah dari embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG), 12.295 jemaah dari Jakarta Bekasi (JKS), dan 9.218 jemaah dari Banten (JKB) di Bandara Soekarno-Hatta. Sementara itu, Bandara Adisoemarmo melayani 29.133 jemaah, Bandara Juanda 44.080 jemaah, serta Bandara Sultan Hasanuddin 16.757 jemaah.

Secara total, sebanyak 125.234 jemaah haji Indonesia akan menikmati layanan fast track tahun ini, termasuk penambahan layanan di Makassar.

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa perluasan layanan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, sekaligus memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi jemaah sejak keberangkatan hingga tiba di Tanah Suci.

close
Pasang Iklan Disini