Polri Siap Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026

Iki Radio - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan kesiapan dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho. (Foto: Dok. Divhumas Polri)


Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan, Operasi Ketupat 2026 tidak hanya berfokus pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga memastikan negara hadir dalam menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.  

“Operasi Ketupat bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi bagaimana negara hadir memastikan rangkaian Ramadan, Idulfitri, hingga aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar,” ujar Agus dalam keterangan resminya, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Polri juga telah menyiapkan sejumlah skenario pengamanan pada titik-titik yang diperkirakan menjadi pusat pergerakan masyarakat selama masa mudik.

Menurut Agus Suryonugroho, terdapat lima klaster utama yang menjadi fokus pengamanan dalam Operasi Ketupat 2026. Klaster tersebut meliputi jalan tol, jalur arteri atau alternatif, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas selama libur Lebaran.  

“Mudik adalah perjalanan penuh rindu kepada keluarga dan kampung halaman. Tugas kami memastikan masyarakat berangkat selamat, sampai tujuan dengan bahagia, dan kembalinya juga selamat,” jelas dia.

Ia menambahkan, berbagai skenario rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur-jalur utama.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Hubungan Masyarakat (Kasatgas Humas) Operasi Ketupat 2026 Brigjen Pol. Tjahyono menekankan, pentingnya penyebaran informasi yang akurat kepada masyarakat selama masa mudik.

Menurut dia, informasi yang cepat dan tepat dinilai dapat membantu pemudik dalam menentukan rute perjalanan serta mengantisipasi potensi kepadatan. 

“Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar-benar membantu mereka selama perjalanan, baik saat mudik maupun ketika kembali,” ujar Tjahyono.

Satu hal, ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan hotline Polri 110 apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.  

“Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan hotline 110 yang tersedia di seluruh Indonesia,” kata Tjahyono.

Polri berharap melalui kesiapan personel, pos pengamanan, serta koordinasi dengan berbagai pihak, pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

close
Pasang Iklan Disini