TNI-Warga Bangun Jembatan Darurat, Akses Antardesa di Burlah Mulai Pulih

Iki Radio- Akses vital masyarakat antardesa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, mulai kembali terbuka setelah Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama warga membangun jembatan darurat di Desa Burlah. 

Akses vital masyarakat antardesa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, mulai kembali terbuka setelah TNI bersama warga membangun jembatan darurat di Desa Burlah. (Foto: Istimewa)


Infrastruktur sementara ini menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana tanah longsor dan banjir bandang yang sempat memutus jalur transportasi utama kawasan tersebut.

Pembangunan jembatan darurat dilaksanakan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI sebagai respons cepat atas terisolasinya sejumlah desa akibat kerusakan infrastruktur. 

Jalur ini menghubungkan Desa Burlah dengan Desa Kekuyang, Desa Buge Ara, dan Desa Bintang Pepara—akses utama warga untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, distribusi logistik, hingga layanan kesehatan.

Satgas Gulbencal melibatkan personel dari Kodim 0106/Aceh Tengah, Yonif TP 854/DK, serta Yon Zipur 6/Satya Digdaya. 

Hingga Sabtu (17/1/2026), progres pembangunan telah mencapai sekitar 75 persen. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membuka badan jalan darurat dan mempercepat pemasangan struktur jembatan, termasuk papan lantai agar segera dapat dilalui warga.

Komandan lapangan menjelaskan bahwa tantangan utama di lokasi adalah kondisi batu cadas yang cukup keras, sehingga membutuhkan waktu dan tenaga ekstra. 

Meski demikian, hambatan tersebut tidak mengurangi laju pekerjaan berkat koordinasi lintas satuan dan dukungan masyarakat yang secara sukarela ikut bergotong royong. 

“Jembatan darurat ini sangat menentukan kelancaran pemulihan. Begitu akses terbuka, distribusi logistik, hasil kebun, serta layanan dasar bisa kembali berjalan,” ujar salah satu perwira Satgas Gulbencal di lokasi.

Keterlibatan warga menjadi penguat utama proses pemulihan. Abdul Rahman (45), warga Desa Burlah, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran TNI. 

“Selama akses terputus, aktivitas kami sangat terbatas. Dengan jembatan ini, kami berharap kehidupan segera normal kembali,” ujarnya.

Pembangunan jembatan darurat ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar mobilitas masyarakat antar desa kembali pulih. 

Kehadiran Satgas Gulbencal di Aceh Tengah menegaskan peran TNI dalam mendukung pemerintah daerah mempercepat penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana, sekaligus memperkuat sinergi negara dan rakyat di lapangan.

close
Pasang Iklan Disini