Iki Radio - Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky meraih Penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik Kategori Gold dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diserahkan pada Apel Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 di Lapangan PT Petrokimia Gresik, Rabu (14/1/2025).
![]() |
| Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan Penghargaan Pembina K3 Kategori Gold kepada Bupati Tuban yang diwakili Kepala Disnakerin Tuban Rohman Ubaid. |
Apel peringatan dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bentuk penguatan komitmen bersama dalam membangun sistem K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif guna mendukung pembangunan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Pemprov Jawa Timur memberikan penghargaan K3 kepada 717 perusahaan dan kepala daerah yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam pembinaan serta penerapan K3. Kabupaten Tuban menjadi salah satu daerah yang menonjol dengan raihan penghargaan kategori tertinggi.
Penghargaan ini menegaskan konsistensi Pemerintah Kabupaten Tuban dalam mendorong terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif melalui sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan tenaga kerja.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban regulatif, melainkan nilai fundamental yang menjamin hak setiap pekerja untuk bekerja dan kembali ke rumah dengan selamat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penerapan K3 secara berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali meraih penghargaan Pembina K3 Terbaik Nasional untuk keenam kalinya secara berturut-turut, sekaligus menjadi provinsi dengan kinerja pengawasan ketenagakerjaan terbaik pada 2025.
Penghargaan Pembina K3 Terbaik Kategori Gold untuk Kabupaten Tuban diterima oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Tuban, Rohman Ubaid, yang mewakili Bupati Tuban.
Secara terpisah, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan di Tuban yang telah berperan aktif membangun budaya kerja berbasis keselamatan dan kesehatan kerja.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil sinergi yang solid antara pemerintah, perusahaan, dan tenaga kerja dalam menjadikan K3 sebagai prioritas pembangunan daerah.
Pada tahun 2026, perusahaan-perusahaan di Kabupaten Tuban juga mencatatkan prestasi dengan menerima berbagai Penghargaan K3 Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 31 perusahaan meraih Zero Accident Award (ZAA), sembilan perusahaan menerima penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2 HIV/AIDS), serta enam perusahaan menerima penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis (P2 TB).
Dalam penyerahan penghargaan secara simbolis, lima perusahaan asal Kabupaten Tuban menerima piagam penghargaan, yakni TPPI, IKSG, PLN Nusantara Power, Purbaya Bagelen Mandiri, dan Gasuma Federal Indonesia.
Sementara itu, Kepala Disnakerin Kabupaten Tuban Rohman Ubaid menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendorong penerapan sistem manajemen K3 di seluruh perusahaan melalui sosialisasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi secara berkala bersama pengawas ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur













