Iki Terbaru/Paling Greeess

Perkuat Stok Pangan, Wagub Jatim Resmikan Gudang Bulog di Trenggalek

Iki Radio — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meresmikan gudang PT Mutual Pangan Utama, Komplek Pergudangan Karangsuko di Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Senin sore (10/8/2026). 

Wakil Gubernur Jawa Timur, didampingi Pimpinan Wilayah Bulog Jatim saat melihat kondisi gudang, Senin (10/8/2026)

Langkah ini diambil untuk memperkuat kapasitas penyimpanan cadangan pangan sekaligus mendekatkan penyerapan hasil panen petani di wilayah Trenggalek.

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, menjelaskan bahwa keberadaan gudang ini bertujuan menampung gabah dan beras produksi lokal serta menjaga kepastian harga di tingkat petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). 

Penambahan fasilitas ini penting, mengingat stok beras Bulog secara nasional telah menyentuh angka rekor sepanjang sejarah, yakni mencapai 5,6 juta ton—dengan Jawa Timur menyumbang sekitar 25 persen atau 1,38 juta ton.

"Stok saat ini merupakan stok terbesar sepanjang sejarah sejak Bulog berdiri. Untuk menambah kapasitas penyimpanan, Bulog Jawa Timur melakukan kerja sama sewa pergudangan, salah satunya dengan PT Mutual Pangan Utama," ujar Langgeng.

Tambahan gudang sewa ini meningkatkan total kapasitas penyimpanan Bulog di Jatim menjadi 2,7 juta ton dari 621 unit gudang.

Cadangan beras yang tersimpan nantinya diproyeksikan untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan masyarakat guna mengantisipasi gejolak harga di pasaran.

Wakil Gubernur Emil Dardak turut mengapresiasi ekspansi sarana logistik Bulog tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesejahteraan petani dan keterjangkauan harga bagi konsumen.

"Dengan adanya cadangan pangan ini menjadi sarana yang luar biasa untuk kita menjaga terkendalinya tingkat inflasi. Hari ini saja kami mendapat info ada harga gabah di atas Rp8.000. Tentu bagus petani sejahtera, yang tinggal kita lakukan adalah pantau harga di level konsumen," kata Emil.

Emil juga menyoroti dampak positif kerja sama ini bagi perekonomian lokal, sebab pengisian stok pergudangan melibatkan mitra penggilingan beras setempat di Trenggalek sehingga tercipta efisiensi jarak dan pemberdayaan usaha daerah.(ir)

Perkuat Kolaborasi Program Prioritas, TP PKK Kabupaten Madiun Hadiri Forum Sinergi Perempuan se-Bakorwil I Madiun

Iki Radio  – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Madiun, Erni Hariwuryanto, menghadiri Forum Sinergi Perempuan se-Bakorwil I Madiun yang digelar di Aula Ruang Joyoboyo, Pemerintah Kota Kediri, Senin (10/8/2026). 

Forum strategis ini diselenggarakan guna memperkuat kolaborasi dan menyelaraskan langkah organisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, memberikan apresiasi tinggi atas soliditas seluruh organisasi perempuan yang hadir. Ia menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk memperluas dampak pengabdian perempuan di tengah masyarakat.

"Forum ini bertujuan menyelaraskan langkah perempuan dalam mendukung program daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan, penjaga nilai kebersamaan, sekaligus jembatan mempererat persaudaraan. Forum ini diharapkan menjadi ruang inspirasi, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah," ujar Arumi.

Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Erni Hariwuryanto, menyatakan komitmen penuhnya untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini hingga tingkat akar rumput. Ia menegaskan kesiapan para kader dalam memperkuat koordinasi lintas sektor demi mendukung visi provinsi.

"Kami siap membawa semangat kolaborasi ini ke tingkat desa dan kecamatan, khususnya dalam penguatan ekonomi keluarga, penanganan stunting, serta peningkatan kualitas pendidikan anak," tegasnya.

Melalui kerja sama yang makin solid antardaerah dan lintas sektor ini, berbagai program prioritas daerah diyakini dapat terwujud secara optimal demi terwujudnya kesejahteraan keluarga yang merata di Jawa Timur.(ir)

Salurkan Bantuan Pangan, Bulog Madiun Beri Garansi Kualitas 2 x 24 Jam

Iki Radio — Penyaluran program bantuan pangan beras di Kabupaten Madiun resmi dimulai dan menjadi yang perdana di Provinsi Jawa Timur. Pada alokasi kali ini, sebanyak 107.231 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Madiun menerima bantuan beras kualitas medium sebesar 30 kg sekaligus untuk rapel tiga bulan (Juli, Agustus, dan September).

Secara keseluruhan, Perum Bulog Cabang Madiun menggelontorkan sebanyak 3.216.930 kg beras hasil serapan petani lokal untuk wilayah Kabupaten Madiun. Sementara untuk total cakupan wilayah kerja Bulog Cabang Madiun (Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi), bantuan menyasar 286.362 KPM dengan total beras menyamai sekitar 8.000 ton.

Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto, menegaskan bahwa program jaring pengaman sosial ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat, membantu pemenuhan pangan pokok, serta memperkuat stabilitas pangan nasional.

"Bagi Perum Bulog, ini bukan sekadar distribusi, melainkan amanah untuk memastikan beras layak konsumsi—baik secara kualitas maupun kuantitas—sampai ke tangan masyarakat. Jika ditemukan 1–2 karung yang kualitas atau timbangannya kurang pas, silakan laporkan melalui pendamping atau kepala desa. Kami siap mengganti dalam waktu 2x24 jam," tegas Agung.

Agung menambahkan, meskipun Badan Pangan Nasional (Bapanas) menargetkan penyaluran selesai pada 30 September, pihaknya berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan desa agar proses distribusi di lapangan dapat dirampungkan lebih cepat di tengah padatnya kegiatan peringatan HUT RI.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan apresiasi atas sinergi Pemkab Madiun dan Perum Bulog. Menurutnya, kesiapan sistem aplikasi pelaporan di tingkat desa menjadi kunci keberhasilan Kabupaten Madiun menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang menyalurkan bantuan ini.

"Ini wujud nyata kehadiran pemerintah untuk menstabilkan harga pangan agar masyarakat tidak panik. Bantuan ini menjangkau sekitar 30 persen KK di Kabupaten Madiun," ujar Hari Wuryanto.

Bupati mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan beras tersebut secara bijak dan melarang keras penerima untuk menjualnya.

"Paling penting mboten usah disade (tidak boleh dijual). Beras ini untuk cadangan pangan keluarga supaya rumah tangga tenang dan kebutuhan pokok terpenuhi. Saya juga berpesan agar warga tetap menjaga kebersamaan, guyub rukun, dan memasang bendera Merah Putih menyambut bulan kemerdekaan," pungkasnya.(ir)

 

Ribuan Warga Batam Tumpah Ruah di Pawai Budaya Nusantara

Iki Radio - Ribuan warga memadati Dataran Engku Hamidah, Batam Center, Minggu (9/8/2026), menyaksikan Pawai Pembangunan dan Pawai Budaya Nusantara dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.



Pawai berlangsung meriah dengan menampilkan beragam budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Puluhan ribu warga terlihat antusias menyaksikan parade kendaraan hias, pertunjukan seni, hingga atraksi Bahana Barelang Drum Corps (BBDC).

Wali kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali kota Batam Li Claudia Chandra melepas langsung peserta dan kendaraan hias. Amsakar tampil mengenakan busana adat Melayu, sedangkan Li Claudia mengenakan pakaian adat Kalimantan Barat.

Pawai Pembangunan diikuti 49 kelompok yang berasal dari unsur Pemerintah Kota Batam, TNI-Polri, dan pihak swasta. Sementara itu, Pawai Budaya Nusantara melibatkan sekitar 10.000 peserta dari berbagai paguyuban masyarakat.

Beragam pakaian adat dan kesenian yang ditampilkan peserta menjadi daya tarik utama. Parade tersebut sekaligus menggambarkan keberagaman masyarakat Batam yang berasal dari berbagai suku dan daerah di Indonesia.

Dalam kegiatan itu, Pemerintah Kota Batam juga menyerahkan bendera Merah Putih secara simbolis kepada perwakilan camat dan paguyuban masyarakat. Penyerahan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih.

Amsakar Achmad mengajak masyarakat menjaga persatuan, kekompakan, toleransi, dan rasa persaudaraan di tengah keberagaman Kota Batam.

Menurutnya, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama menghadapi masa depan.

“Peringatan kemerdekaan harus dijadikan sebagai momentum evaluasi dan pijakan bersama untuk melangkah menuju masa depan Kota Batam yang lebih maju,” kata Amsakar.

Ia juga mengajak masyarakat bersatu mendukung pembangunan agar Kota Batam semakin berdaya saing. Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

“Atas nama Pemko dan BP Batam serta Forkopimda, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam Pawai Pembangunan ini. Ini wujud semangat kebangsaan. Mari kita terus warnai kehidupan dengan kegiatan produktif demi kemajuan daerah, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Pawai yang dimulai sejak pagi itu turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Batam.

Kemeriahan semakin terasa dengan atraksi Bahana Barelang Drum Corps (BBDC), parade kendaraan hias, serta pertunjukan seni dan budaya dari berbagai suku di Indonesia.

SEA V Cup 2026 , Timnas Voli Putri Indonesia Takluk dari Filipina

Iki Radio - Tim nasional bola voli putri Indonesia gagal meningkatkan rapor di SEA V Cup setelah finis di peringkat ketiga. Asa untuk merebut tempat kedua gagal setelah kekalahan dramatis dari Filipina.



Timnas voli putri Indonesia tumbang di tangan Filipina dalam hari terakhir leg kedua SEA V Cup 2026 pada Minggu (9/8/2026) di 700th Anniversary Chiang Mai Sports Complex, Thailand.

Pertandingan yang alot gagal dimenangi anak asuh Marcos Sugiyama dkk. hingga takluk dengan skor 1-3 (13-25, 25-23, 19-25, 31-33).

Indonesia sebenarnya cukup diuntungkan setelah mengistirahatkan sebagian besar pemain inti dalam laga kontra Thailand kemarin.

Kemenangan reverse sweep atas Vietnam pada hari pertama menjadi modal bagi Indonesia untuk finis di dua besar lagi sejak terakhir kali pada 2019.

Mediol Stiovanny Yoku kembali bareng Arsella Nuari Purnama, Ersandrina Devega Salsabila, Tisya Amallya Putri, dan libero Indah Guretno Dwi Margiani.

Adapun dua penghalau andalan Maradanti Namira Tegariani dan Chelsa Berliana Nurtomo kembali tampil bareng sejak awal.

Filipina tak mau kalah dengan line-up Julia De Guzman, Ejiya Laure, Dell Palomata, Alyssa Solomon, Mhicaela Belen, Thea Gagate, dan libero Dawn Mancandili-Catindig.

Walau dengan bekal kemenangan beruntun di SEA Games 2025 dan leg pertama SEA V Cup 2026, Indonesia mendapat perlawanan sangat sulit dari Filipina.

Set pertama menjadi milik Filipina setelah serangan Indonesia dibuat buntu dengan blok yang sangat rapat.

Tim Alas telah mencatat 4 blok sejak momen berbalik unggul dan menjauh di 11-13. Para Srikandi kemudian kehilangan kepercayaan diri.

Indonesia kecolongan 12 poin beruntun sampai 11-22. Upaya time out dan pergantian setter-opposite dari pelatih Marcos Sugiyama tidak membuahkan hasil.

Blok lagi, yang ketujuh, Filipina memenangkan set pertama dengan skor 25-13 melalui halauan De Guzman terhadap spike Azzahra Dwi Febyane alias Gendis.

Indonesia masih berada dalam posisi mengejar pada set yang kedua. Butuh waktu lama sampai poin disamakan lagi di 14-14.

Walau blok Filipina lebih sedikit, para pemain Merah Putih kalah gesit dalam perebutan bola di area depan net dalam situasi free ball.

Indonesia mendapatkan momentum sebelum technical time out melalui bola jangkit Chelsa yang mengubah skor menjadi 16-15. Keunggulan dirawat habis-habisan.

Kesalahan blocker Filipina, Palomata, karena menginjak garis tengah memberi Tisya dkk. kesempatan untuk bernapas dengan kemenangan 25-23 pada set kedua.

Indonesia panas lebih cepat pada set ketiga. Ketertinggalan di awal dapat dibalikkan tepat sebelum technical time out dengan 8-7.

Namun, eror yang banyak dilakukan Indonesia, 10 poin pada set ini, memberi Filipina kesempatan untuk berbalik unggul hingga 13-9 dan akhirnya menang 19-25.

Indonesia masih rentan membuat kesalahan pada awal set keempat, utamanya saat melakukan servis. Selain timing blok juga belum prima.

Filipina unggul jauh di 7-11. Arsela menjadi lakon kebangkitan Indonesia dengan poin beruntun dari posisi 2 untuk membalikkan situasi di 13-12 lalu 16-15.

Indonesia mendapatkan set point dengan dua kesempatan di 24-22. Akan tetapi, poin kemenangan set tidak kunjung terjadi.

Set poin berlangsung lama dan melelahkan. Filipina berbalik unggul dan Indonesia mengubahnya lagi. Sayangnya, Indonesia kalah dengan skor 31-33.

Arsela menjadi pencetak poin terbanyak dalam laga bersama dengan Solomon dari kubu Filipina. Medi Yoku menyusul dengan 18 poin.

Golkar Madiun Siapkan Strategi Pemilu 2029, Hingga Usung Kembali Hari Wuryanto Pilkada 2030

Iki Radio — DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun mulai memasang target pada Pemilu 2029. Tak hanya itu, partai pohon beringin ini mulai menyusun skenario mengusung kembali Bupati Madiun Hari Wuryanto pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2030 mendatang.

Target besar tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun yang digelar berbarengan dengan pelantikan Pimpinan Kecamatan (PK) periode 2026–2031 di Graha Beringin, Minggu (9/8/2026). 

Dihadiri lebih dari 400 kader dan pengurus, agenda ini menjadi ajang konsolidasi internal sekaligus pemanasan mesin partai hingga tingkat tapak.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun, Mashudi, menegaskan bahwa penataan organisasi menjadi syarat mutlak untuk memenangkan kontestasi politik Pemilu 2029.

“Rakerda ini menjadi sarana kami di Partai Golkar Kabupaten Madiun untuk menyatukan langkah. Kita akan menyalakan organisasi dan menggerakkan mesin-mesin partai,” ujar Mashudi di hadapan para kader.

Sebagai bentuk nyata pembenahan internal, Golkar Kabupaten Madiun telah mengukuhkan kepengurusan di 15 kecamatan. Proses peremajaan dilakukan secara terukur: dari 15 PK yang dilantik, 10 posisi ditempati pengurus lama dan 5 posisi diisi kader muda.

Sementara di tingkat desa, dari total 200 Pimpinan Desa (PD), sebanyak 151 posisi dipertahankan oleh kader petahana dan 55 posisi dialokasikan untuk hasil regenerasi.

Penguatan juga menyasar badan sayap partai. Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Madiun yang saat ini masing-masing memiliki 60 anggota ditargetkan merampungkan pembentukan struktur hingga tingkat kecamatan sebelum Desember 2026.

Melalui penataan struktur ini, Golkar membidik kenaikan jumlah kursi legislatif pada Pemilu 2029 demi memperebutkan posisi Ketua DPRD Kabupaten Madiun. Meski demikian, detail angka target kursi sengaja dirahasiakan sebagai bagian dari taktik politik.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur sekaligus Anggota Komisi IV DPR RI, Ali Mufti, menyampaikan bahwa Rakerda ini merupakan pijakan awal merancang kemenangan eksekutif maupun legislatif.

“Rapat kerja itu untuk merapatkan barisan, menyatukan visi, menyelaraskan misi, menyamakan strategi, dan menyatukan langkah dalam rangka menatap masa depan,” jelas Ali.

Ali juga secara terbuka mengonfirmasi signal dukungan Golkar untuk Hari Wuryanto pada Pilkada 2030 kelak. “Kalau mendukung (Hari Wuryanto) itu pasti. Wong senior enggak didukung kan dosa kita,” selorohnya.

Menanggapi arah kebijakan partai tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyatakan kesiapannya. Sebagai kader, ia berkomitmen tunduk pada instruksi dan garis keputusan partai.

“Nah, itu tadi kan target kita, rencana kita. Ya, mudah-mudahan bisa. Orang partai, diperintah partai ya siap!” tegas Hari Wuryanto.

600 Guru Bireuen Dibekali Strategi Mengajar Era AI

Iki Radio - Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) membawa tantangan baru bagi dunia pendidikan. Sebanyak 600 guru madrasah di Kabupaten Bireuen dan sejumlah daerah lainnya membahas strategi mendidik generasi di tengah derasnya arus teknologi tersebut.

Bupati Bireuen, Mukhlis, saat membuka Seminar Nasional bertajuk “Guru Mendidik dengan Cinta” yang digelar dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-18 Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di Aula Setdakab Lama Bireuen, Sabtu (8/8/2026).


Pembahasan itu mengemuka, dalam Seminar Nasional bertajuk “Guru Mendidik dengan Cinta” yang digelar dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-18 Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di Aula Setdakab Lama Bireuen, Sabtu (8/8/2026).

Seminar diikuti 600 peserta dengan sistem kombinasi, terdiri atas 350 guru yang hadir secara luring dan 250 peserta mengikuti secara daring.

Bupati Bireuen, Mukhlis, saat membuka seminar menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer dan guru madrasah sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan berbasis nilai agama dan budaya Aceh.

“Kami sadar, tanpa guru yang sejahtera dan dihargai, mustahil kita bicara pendidikan berkualitas. Ke depan, kita akan terus mengupayakan peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan dan seminar,”katanya.

Menurutnya, kesejahteraan dan kebahagiaan guru turut menentukan kualitas proses belajar mengajar. Guru yang merasa dihargai dan mampu mengajar dengan penuh cinta dinilai lebih mampu membentuk generasi yang cerdas sekaligus berakhlak.

“Tidak akan lahir generasi yang hebat, cerdas, dan berakhlak jika ruang kelas tidak diisi oleh guru yang bahagia dan mendidik dengan penuh cinta,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Bireuen,  Zulkifli mengatakan, tantangan guru semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi digital dan AI.

Menurutnya, guru masa kini tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran. Mereka juga harus mampu membimbing peserta didik agar memiliki nalar kritis serta tetap memegang nilai-nilai akhlak di tengah derasnya informasi digital.

“Mendidik dengan penuh cinta bukan berarti tanpa aturan, melainkan hadir dengan hati sepenuhnya untuk anak didik,” pesan Zulkifli.

Ia menilai, kemampuan guru dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi perlu berjalan beriringan dengan penguatan karakter. Teknologi, kata dia, harus ditempatkan sebagai sarana pendukung pendidikan, bukan menggantikan peran guru dalam membentuk kepribadian peserta didik.

Ketua PGM Bireuen, Mudasar, berharap momentum Harlah ke-18 dapat mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen guru madrasah untuk terus mengabdi secara ikhlas.

Dirinya juga mendorong, guru madrasah untuk bersama-sama mewujudkan madrasah yang mandiri dan berprestasi.

Hal senada, Ketua PGM Indonesia Provinsi Aceh, Abdul Jalil, mengajak, seluruh guru madrasah dari berbagai organisasi untuk memperkuat kerja sama. Menurutnya, perbedaan organisasi tidak boleh menjadi penghalang untuk mencapai tujuan bersama dalam mencerdaskan generasi muda.

“Semua organisasi guru memiliki satu tujuan yang sama, yaitu membantu bangsa dan negara dalam mencerdaskan generasi muda,” ujarnya.

Seminar tersebut menjadi momentum bagi para guru madrasah untuk memperkuat kapasitas menghadapi perubahan zaman. Di tengah kemajuan AI dan teknologi digital, guru dituntut tetap menjadi sosok penting dalam membangun nalar, karakter, dan akhlak peserta didik.

Dengan kemampuan beradaptasi dan pendekatan pendidikan yang humanis, guru diharapkan mampu memastikan teknologi menjadi alat untuk memperkuat pembelajaran tanpa menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan.

Desa Bahagia Jadi Miniatur Indonesia dalam Pembinaan Paskibraka HUT ke-81 RI

Iki Radio - Desa Bahagia menjadi bagian dari pembinaan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Pimpinan BPIP dan para pembina foto bersama 76 calon Paskibraka tingkat pusat tahun 2026 pada acara pembukaan pemusatan pendidikan dan pelatihan.


Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina menyebut Desa Bahagia sebagai miniatur Indonesia karena para peserta dari berbagai daerah hidup dan beraktivitas bersama selama menjalani pemusatan latihan.

Rima Agristina mengatakan, kehidupan bersama tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memahami keberagaman Indonesia. Para peserta berasal dari berbagai provinsi dengan latar belakang daerah dan budaya yang berbeda.  

“Desa Bahagia itu miniatur Indonesia,” ujar Rima dalam kegiatan latihan Paskibraka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Rima, para peserta ditempatkan dan beraktivitas bersama dengan peserta dari daerah lain. Kondisi tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk mengenal perbedaan, membangun sikap saling menghormati, serta menumbuhkan toleransi. 

“Dari daerah ini gabung satu kamar dengan daerah itu, mereka belajar memahami Indonesia. Belajar respect, belajar toleransi,” katanya.

Selama berada di Desa Bahagia, peserta tidak hanya mengikuti pembelajaran formal, tetapi juga menjalani aktivitas sehari-hari secara bersama. Mereka beribadah sesuai agama masing-masing, makan bersama, berolahraga, menjaga kebersihan, serta merapikan tempat tinggal.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembiasaan agar peserta memiliki sikap disiplin, tertib, mandiri, dan bertanggung jawab. Peserta juga dibiasakan mengikuti jadwal kegiatan dan menjaga lingkungan tempat tinggal selama pemusatan latihan.  

“Mereka belajar bagaimana hidup dengan disiplin, rapi, tepat waktu,” ujar Rima.

Selain pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari, peserta mendapatkan pembelajaran mengenai sejarah, keindonesiaan, kebangsaan, dan Pancasila. Nilai-nilai yang dipelajari kemudian diaktualisasikan melalui berbagai aktivitas selama berada di lingkungan pembinaan.

Rima menjelaskan, proses tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter Paskibraka. Peserta tidak hanya dipersiapkan untuk menjalankan tugas dalam upacara kenegaraan, tetapi juga dibentuk agar memahami posisinya sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang beragam. 

“Yang dilakukan di sini adalah habituasi menjadi warga negara Indonesia dengan nilai-nilai Pancasila,” kata Wakil Kepala BPIP. 

Melalui kehidupan bersama di Desa Bahagia, peserta juga diperkenalkan pada nilai persatuan dalam keberagaman. Perbedaan daerah, budaya, dan kebiasaan tidak menjadi sekat, tetapi menjadi bagian dari pengalaman peserta dalam memahami Indonesia secara langsung.

Rangkaian pembinaan tersebut menjadi bagian dari proses panjang Paskibraka yang tidak berhenti setelah pelaksanaan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada 17 Agustus. Peserta akan mendapatkan pembekalan dan pembinaan nilai-nilai Pancasila hingga 1 Juni 2027 sebelum kemudian menjadi Purnapaskibraka.

Setelah menjadi Purnapaskibraka, mereka diarahkan untuk tetap berkontribusi melalui wadah organisasi di daerah masing-masing. Kegiatan tersebut mencakup peningkatan kompetensi dan penerapan kemampuan melalui kegiatan kemasyarakatan. 

“Mereka diturunkan di dalam wadah itu dua hal, peningkatan kompetensi dan juga hasil peningkatan kompetensi itu dilatih di masyarakat,” ujar Rima Agristina.

Dengan demikian, pembinaan Paskibraka melalui Desa Bahagia tidak hanya menjadi bagian dari persiapan menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk menanamkan nilai Pancasila, memperkuat persatuan, serta membangun kepedulian dan kemampuan peserta untuk berkontribusi di tengah masyarakat.

close
Pasang Iklan Disini