Iki Terbaru/Paling Greeess

Terbanyak di Jatim, Banyuwangi Siapkan 48 Masjid Ramah Pemudik

Iki Radio - Menyambut arus mudik Lebaran 1447 H, Pemkab Banyuwangi bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan 48 masjid di berbagai titik lokasi di ruas jalan nasional dan jalur pemudik, untuk memudahkan para pemudik selama arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. 

Program ini juga mendapat dukungan langsung dari Baznas dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banyuwangi. 

“Dengan adanya masjid ramah pemudik atau musafir, dapat memberikan kenyamanan terhadap pemudik yang melintasi jalan setelah menempuh perjalanan jauh. Pemudik bisa singgah shalat dan beristirahat sejenak,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani didampingi Kepala Kemenag Banyuwangi Chaeroni Hidayat saat meresmikan Masjid Ramah Pemudik di Masjid Al Huda, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi Kamis (17/3/2026). 

Turut dihadiri Ketua Baznas Banyuwangi Dwiyanto dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI). H. Fathur Rohman.

Puluhan Masjid Ramah Pemudik Banyuwangi tersebar di jalur utara, tengah dan selatan serta dekat lokasi wisata. Sebanyak 13 masjid di antaranya berada di jalur utama dari Kecamatan Wongsorejo hingga Kecamatan Kalibaru. 

Dalam program ini, masjid yang terlibat akan membuka akses selama 24 jam dan menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik. Layanan yang disiapkan antara lain area istirahat, tempat ibadah, fasilitas toilet yang bersih, air bersih, serta pengamanan di lingkungan masjid dan area parkir.

Selain itu, tersedia pula ruang layanan kesehatan, fasilitas pijat gratis di spot tertentu, serta penyediaan air minum dan makanan ringan. Fasilitas tersebut diharapkan membantu pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat selama perjalanan jarak jauh.

Sebut saja Masjid Nurul Huda Kalibaru, Masjid Baiturrohman Genteng, Masjid Baiturrohim Rogojampi, Masjid Nurul Karim Wongsorejo yang berda di jalur nasional. Selain itu ada juga masjid yang disiapkan di sepanjang jalur utara, tengah dan selatan serta dekat lokasi wisata. 

Menurut Ipuk program ini sebenarnya implementasi dari apa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Masjid memiliki fungsi pelayanan sosial yang harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Dimana masjid tidak hanya digunakan untuk ibadah rutin, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas.

“Masjid memang center. Sebagaimana yang sudah dicontohkan Rasulullah SAW masjid tidak hanya digunakan untuk salat lima waktu namun juga untuk berdiskusi dengan para sahabat, berkonsultasi dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati Ipuk.

Kepala Kemenag Banyuwangi Chaeroni Hidayat mengatakan sebanyak 48 Masjid Ramah Pemudik Banyuwangi tersebar di seluruh wilayah Banyuwangi. Sebanyak 13 masjid di antaranya berada di jalur utama dari Kecamatan Wongsorejo hingga Kecamatan Kalibaru. 

“Banyuwangi menjadi yang terbanyak di Jawa Timur dalam menyiapkan masjidnya yang ramah pemudik. Kami berterima kasih atas kolaborasi yang baik antara pemkab, Baznas, dan DMI. Semoga masjid di Banyuwangi menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para pemudik setelh bepergian jauh,” kata Chaeroni. (*)

BPOM Cabut Izin Edar Delapan Kosmetik Kewanitaan yang Melanggar Aturan

Iki Radio - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencabut izin edar delapan produk kosmetik kewanitaan yang terbukti dipromosikan dengan klaim menyesatkan dan melanggar norma kesusilaan. 

Kepala Badan POM Taruna Ikrar mengingatkan agar promosi tidak mengeksploitasi isu kesehatan maupun aspek sensitif demi menarik minat konsumen. Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk menjadi konsumen yang cerdas dan kritis, serta tidak mudah tergiur oleh klaim berlebihan. (Foto: Badan POM)

Temuan tersebut merupakan hasil pengawasan intensif yang dilakukan BPOM sepanjang semester II tahun 2025, yang mengungkap adanya pelanggaran terhadap Peraturan BPOM Nomor 18 Tahun 2024.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa pencabutan izin edar ini merupakan bentuk penegakan hukum sekaligus upaya perlindungan konsumen dari praktik usaha yang tidak bertanggung jawab. praktik tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan serta merugikan masyarakat luas. 

“BPOM tidak akan menoleransi pelaku usaha yang memanfaatkan isu sensitif dan kerentanan konsumen melalui promosi kosmetik yang menyesatkan dan melanggar norma kesusilaan,” ujar Taruna, Selasa (17/3/2026).

Selain mencabut izin edar, BPOM juga memerintahkan pelaku usaha untuk menarik dan memusnahkan seluruh produk dari peredaran, serta menghentikan seluruh bentuk promosi baik di media konvensional maupun digital. 

Langkah ini diambil setelah BPOM melakukan serangkaian pengawasan menyeluruh, mulai dari pemantauan digital, pengumpulan bukti, hingga proses verifikasi untuk memastikan keabsahan temuan.

Dalam hasil pengawasan tersebut, BPOM menemukan sejumlah produk yang dipromosikan dengan klaim sensasional seperti “mengencangkan payudara”, “membesarkan payudara”, “mencegah keputihan”, hingga “merapatkan organ intim”.

Klaim-klaim tersebut dinilai tidak dapat dibuktikan secara ilmiah, menyesatkan, serta tidak sesuai dengan norma kesusilaan. Selain itu, klaim tersebut juga mengarah pada perubahan fungsi organ tubuh yang tidak termasuk dalam definisi kosmetik.

Mengacu pada regulasi, kosmetik hanya diperuntukkan untuk penggunaan luar, seperti membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan, atau melindungi tubuh, bukan untuk tujuan terapeutik maupun memengaruhi fungsi organ tubuh.

Taruna menekankan pentingnya tanggung jawab pelaku usaha dalam memasarkan produk secara etis, jujur, dan berbasis informasi yang benar. Ia juga mengingatkan agar promosi tidak mengeksploitasi isu kesehatan maupun aspek sensitif demi menarik minat konsumen. 

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk menjadi konsumen yang cerdas dan kritis, serta tidak mudah tergiur oleh klaim berlebihan.  

“Pastikan selalu melakukan Cek KLIK, yaitu cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa sebelum membeli atau menggunakan produk kosmetik, terutama yang dipasarkan melalui platform digital,” katanya.

BPOM menegaskan akan terus memperkuat pengawasan, khususnya di ruang digital, serta menindak tegas setiap pelanggaran demi melindungi kesehatan, keselamatan, dan hak masyarakat sebagai konsumen.

Mudik Lebaran, ATR/BPN Tetap Buka Tujuh Layanan Prioritas Pertanahan di Jawa Timur

Iki Radio - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional memastikan pelayanan pertanahan tetap tersedia selama periode libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Yetty Nurbuati 

Kebijakan ini dihadirkan untuk memfasilitasi masyarakat yang memanfaatkan momen mudik Lebaran guna mengurus legalitas tanah di kampung halaman tanpa harus mengambil cuti di hari kerja.

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Yetty Nurbuati menyampaikan bahwa terdapat tujuh layanan prioritas yang tetap dibuka selama masa libur.  

“Pelayanan pertanahan yang akan dibuka selama libur Lebaran meliputi pengecekan sertipikat, SKPT, Hak Tanggungan, Roya, peralihan hak, pendaftaran pertama kali, dan perubahan hak,” ujar Yetty dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, seluruh Kantor Pertanahan di Jawa Timur yang berjumlah 40 kantor telah ditetapkan untuk tetap membuka layanan terbatas selama periode libur Lebaran.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya dapat mengecek kondisi fisik tanah, tetapi juga memastikan status hukum dan administrasi aset yang dimiliki.

Dalam pelaksanaannya, loket pelayanan tetap dibuka dengan skema layanan prioritas dan diperuntukkan bagi pemohon langsung tanpa kuasa.  

“Hal ini bertujuan memastikan administrasi pertanahan tidak berhenti total meskipun dalam masa libur panjang,” jelas Yetty.

Kebijakan ini juga sejalan dengan arahan pimpinan Kementerian ATR BPN untuk mempercepat penyelesaian berkas layanan pertanahan.

Dengan tetap beroperasinya layanan selama libur, proses administrasi yang sedang berjalan dapat dilanjutkan, sehingga menghindari penumpukan permohonan setelah masa libur berakhir.

Layanan pertanahan selama libur Lebaran dibuka pada 18, 19, 20, 23, dan 24 Maret 2026 pukul 09.00–12.00 waktu setempat, dengan sistem piket pegawai di loket pelayanan.

Selain layanan langsung, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi Sentuh Tanahku untuk memantau proses permohonan layanan pertanahan.

ATR/BPN mengimbau masyarakat, khususnya di Jawa Timur, untuk memanfaatkan layanan tersebut dengan membawa dokumen yang lengkap dan mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan.

Langkah ini diharapkan dapat mewujudkan pelayanan pertanahan yang lebih cepat, tertib, dan nyaman, sekaligus mendukung transformasi layanan publik yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sambangi Pasar Beringharjo, Menkeu: Pasar Tradisional tidak Mati Suri

Iki Radio - Usai melakukan kunjungan ke pasar Tanah Abang beberapa waktu lalu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan ke Pasar Beringharjo, Yogyakarta bersama Sri Sultan Hamengkubuwono X pada Selasa (17/3/2026). 

Kunjungan Menkeu Purbaya bersama Sri Sultan membuat pengunjung dan pedagang di pasar Beringharjo terkejut karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan mengenai kunjungan tersebut.

Saat mengunjungi pasar Beringharjo, Menkeu membantah anggapan bahwa pasar tradisional mengalami keadaan 'mati suri'. Justru sebaliknya, Purbaya menilai kondisi pasar masih ramai dengan aktivitas jual beli yang dinilainya cukup tinggi. 

"Kita mau lihat apa betul pasar-pasar tradisional sudah 'mati suri'. Ternyata di sini (pasar Beringharjo) masih ramai gitu, dan omzetnya juga cukup tinggi, di sini omzetnya sampe Rp2 triliun," tegas Purbaya.

"Di sini saya tanya-tanya ke pedagang, hari ini makin rame, makin rame, omzetnya makin naik," tambah Menkeu.

Menkeu menyebut kondisi serupa juga tampak terlihat di sejumlah pasar tradisional lainnya yang telah ia kunjungi, salah satunya pasar Tanah Abang. Ia pun menilai meski perekonomian baru pulih dari perlambatannya beberapa tahun terakhir, namun aktivitas pasar tetap menunjukkan tren yang positif meski belum sepenuhnya merata.

"Saya pikir tidak mati suri. Cuma ini kan kita baru keluar dari perlambatan ekonomi yang sampai triwulan tiga tahun lalu kan, pasti baliknya belum rata gitu," kata Meneku.

"Tapi kalau saya lihat, saya ke Tanah Abang, rame. Di sini, rame. Di tempat lain juga, Bandung saya tanya orang-orang, rame. Outlet-outlet rame. Jadi sepertinya tidak semati suri yang disebut oleh para pengamat itu," tegasnya kembali.

Selain menjaga kondisi pasar, mantan Ketua Dekom LPS itu juga sempat berbelanja sejumlah produk seperti batik dan pakaian. Ia menilai harga di pasar tradisional Beringharjo relatif kompetitif dibandingkan di Jakarta.

Meski demikian, ia mengakui masih ada sebagian pedagang yang mengeluhkan penjualannya belum sepenuhnya pulih. Sehingga ke depan, ia berharap pemulihan ekonomi dapat mendorong pemerataan pendapatan pedagang.

"Tadi beberapa pedagang bilang kalo bisa dikasih pinjaman murah, tadi saya tanya sama pengelola sini (pasar) udah kerjasama dengan lembaga keuangan, jadi dia bilang uangnya sudah cukup, intinya gini, pasar tetap hidup" pungkas Menkeu Purbaya.

Sinergi BNNK HSU-Polri-TNI-Dishub Periksa Kesehatan Pengemudi

Iki Radio - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Hulu Sungai Utara (HSU), menggelar tes urine mendadak terhadap puluhan pengemudi angkutan umum di Rest Area Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan deteksi dini melalui tes urine terhadap para pengemudi angkutan umum, di Rest Area Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, Hulu Sungai Utara, Selasa (17/3/2026).


Kegiatan itu merupakan langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba di sektor transportasi, guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas selama masa libur panjang dan arus mudik Idulfitri.

Operasi yang berlangsung sejak pagi itu melibatkan personel gabungan dari Kepolisian Resor (Polres) HSU, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Sasaran utama pemeriksaan adalah para sopir taksi, kendaraan travel, dan angkutan umum lainnya yang melintas di kawasan rest area tersebut. Selain menjalani tes urine, para pengemudi juga diperiksa kesehatannya untuk memastikan kondisi fisik tetap prima selama mengemudikan kendaraan.

Kepala Tim Rehabilitasi BNNK HSU, Rusmadi, menegaskan  kegiatan itu bersifat preventif mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada momen Lebaran.

“Untuk menghindari kecelakaan berlalu lintas, pada hari ini dilaksanakan tes urine kepada para sopir angkutan umum. Kegiatan ini juga merupakan langkah deteksi dini dan upaya preventif agar para pengemudi tetap dalam kondisi sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkoba, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perjalanan mudik,” bebernya.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, petugas menemukan dua orang pengemudi yang terindikasi positif menggunakan narkoba. Kedua sopir yang bersangkutan langsung diberikan teguran dan selanjutnya ditangani oleh pihak kepolisian sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kasatlantas Polres HSU, Iptu Tri Widodo Setiawan, turut memberikan imbauan kepada para pemudik.

“Kami mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan berlalu lintas, serta memastikan kondisi fisik tetap prima. Jangan memaksakan diri saat lelah, silakan beristirahat di rest area yang telah disediakan demi keselamatan bersama,” pesannya.

Melalui sinergi lintas instansi ini, BNNK HSU berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan transportasi yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, khususnya selama periode libur panjang Idulfitri. Pemeriksaan serupa akan terus diintensifkan di sejumlah titik rawan menjelang puncak arus mudik dan balik.

KPK Ingatkan ASN tak Gunakan Kendaraan Dinas untuk Kepentingan Pribadi

Iki Radio - Menjelang Hari Raya Idulfitri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk kegiatan mudik atau perjalanan keluarga selama libur Lebaran.

Penegasan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pengendalian dan Pencegahan Gratifikasi Hari Raya yang mengingatkan seluruh penyelenggara negara agar tidak memanfaatkan fasilitas negara di luar kepentingan kedinasan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan kendaraan dinas yang dimaksud mencakup Barang Milik Negara (BMN), Barang Milik Daerah (BMD), maupun kendaraan yang disewa untuk mendukung operasional kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

“Larangan ini penting, karena kendaraan dinas merupakan fasilitas negara yang disediakan untuk menunjang pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Menurut KPK, penggunaan kendaraan dinas di luar kepentingan kedinasan tidak hanya mencerminkan penyalahgunaan fasilitas negara, tetapi juga berpotensi menimbulkan benturan kepentingan serta merusak prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan aset publik.

Karena itu, KPK mendorong pimpinan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga BUMN dan BUMD untuk memperkuat pengawasan internal terhadap penggunaan fasilitas negara, khususnya selama periode libur Idulfitri.

Pengawasan tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh fasilitas negara digunakan sesuai peruntukan serta menjaga integritas penyelenggaraan pemerintahan.

“Kepatuhan terhadap aturan penggunaan fasilitas negara menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan pemerintahan berjalan secara bersih dan berintegritas,” kata Budi.

Selain mengingatkan larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, Komisi Pemberantasan Korupsi juga membuka berbagai kanal pelaporan terkait gratifikasi dan potensi praktik korupsi selama momentum Hari Raya.

Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan melalui platform JAGA KPK, layanan WhatsApp di nomor +62 811-1455-75, atau menghubungi Layanan Informasi Publik KPK di nomor 198. Sementara pelaporan penerimaan atau penolakan gratifikasi dapat dilakukan melalui aplikasi Gratifikasi Online (GOL) maupun melalui surat elektronik resmi KPK.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan publik sekaligus memastikan momentum Hari Raya tidak dimanfaatkan sebagai celah terjadinya praktik gratifikasi atau penyalahgunaan fasilitas negara.

Bupati Madiun : Libur Lebaran ASN Hanya Administratif

Iki Radio - Jelang cuti bersama dan libur hari raya Idulfitri 1447 Hijriyah, Bupati Madiun Hari Wuryanto meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun, untuk tetap bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 



Jadi  bila dibutuhkan sewaktu waktu, ASN tetap harus siap memberikan pelayanan bagi masyarakat. Utamanya mereka (ASN) yang bertugas memberikan pelayanan langsung, seperti sejumlah petugas yang tetap berjaga di berbagai titik pelayanan seperti pos pengamanan, rumah sakit, hingga puskesmas.


“Secara administrasi mungkin libur, tetapi kepedulian terhadap masyarakat tidak boleh libur,” kata Bupati Madiun, usai buka puasa bersama ASN di Pendopo Ronggo Djumeno, Senin (16/3/2026).


Bupati menegaskan ASN harus selalu siap memberikan pelayanan.


"Ketika dibutuhkan, ASN harus siap membantu memberikan pelayanan terbaik," tagasnya.


Sebelumya ditempat yang sama, Pemkab Madiun menggelar pasar murah dan buka puasa bersama seluruh ASN di lingkungan Pemkab Madiun.


"Melalui kegiatan ini kita bisa melihat apakah ASN Kabupaten Madiun itu kompak dan guyub atau tidak. Yang hadir berarti menunjukkan kebersamaan dan semangat silaturahmi,” kata Bupati.


Hari Wuryanto menyampaikan, bulan Ramadan menjadi momentum untuk melatih kejujuran dan kedisiplinan. 


"Puasa ini menjadi kawah candradimuka untuk membentuk kejujuran dan disiplin. Karena yang tahu seseorang benar-benar berpuasa atau tidak hanyalah dirinya sendiri dan Allah SWT,” tambahnya.


Buka puasa bersama seluruh ASN di lingkungan Pemkab Madiun ini juga dihadiri Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, para asisten, staf ahli, seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta ASN di lingkungan Pemkab Madiun.


Sambil menunggu adzan Maghrib, juga disampaikan tausiyah yang disampaikan Kyai H. Ma’ruf Hasbulloh.(sw/IR)

Kirab Budaya Gresik Hidupkan Tradisi Bandeng, Generasi Muda Diajak Lestarikan WBTb

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat pelestarian budaya sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui kirab budaya yang menjadi bagian dari rangkaian tradisi bandeng, ikon khas Kota Pudak yang telah mengakar sejak era Sunan Giri.

Kirab budaya yang digelar Senin (16/3/2026) ini menjadi medium edukasi sekaligus ajakan kepada generasi muda untuk lebih mengenal dan menjaga warisan budaya tak benda (WBTb) yang dimiliki Gresik.

Rute kirab dimulai dari Gedung Nasional Indonesia (GNI), melintasi Jalan Wachid Hasyim, dan berakhir di Alun-Alun Pendopo Gresik. Sepanjang perjalanan, masyarakat antusias menyaksikan arak-arakan yang menampilkan ragam simbol budaya khas daerah.

Sejumlah tradisi unggulan yang telah ditetapkan sebagai WBTb turut dihadirkan, di antaranya Pasar Bandeng, Malam Selawe, Rebo Wekasan Desa Suci, Kupat Keteg, hingga Pencak Macan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa penetapan WBTb menjadi tonggak penting dalam menjaga identitas budaya daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk melestarikannya. 

“Ini bukan sekadar pengetahuan, tetapi harus diikuti partisipasi aktif masyarakat agar warisan budaya ini terus hidup dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.

Tidak hanya menonjolkan nilai budaya, kirab juga dirancang sebagai penggerak ekonomi rakyat. Dalam kegiatan tersebut, panitia membagikan sekitar 1.000 ekor bandeng segar serta gunungan hasil bumi berupa sayur dan buah kepada masyarakat.

Langkah ini menjadi simbol keberkahan sekaligus bentuk nyata distribusi hasil ekonomi lokal kepada masyarakat.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani menegaskan bahwa tradisi bandeng tidak hanya memiliki nilai historis dan religius, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, khususnya pada momentum Ramadan dan menjelang Idulfitri.

“Bandeng sudah menjadi identitas Gresik. Ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga penguat ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pasar Bandeng yang digelar setiap akhir Ramadan telah berlangsung sejak masa Sunan Giri dan terus berkembang sebagai daya tarik budaya sekaligus pusat aktivitas ekonomi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia juga menyiapkan 2.000 porsi olahan bandeng siap saji untuk dibagikan kepada masyarakat pada puncak acara Kontes Bandeng Kawak 2026.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat identitas lokal, tetapi juga menjadi strategi promosi budaya yang berdampak pada peningkatan kunjungan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemkab Gresik menilai bahwa sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif menjadi kunci dalam memperkuat daya saing daerah.

Melalui kirab budaya dan tradisi bandeng, Gresik menegaskan posisinya sebagai daerah yang mampu menjaga warisan leluhur sekaligus mengoptimalkannya sebagai sumber pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, khususnya di bulan Ramadan.

close
Pasang Iklan Disini