Iki Terbaru/Paling Greeess

Luna Maya Dorong Maxime Bouttier Kembali Chasing Mimpinya di Hollywood: “Aku Support Kamu!"

Iki Radio — Pasangan selebriti Luna Maya dan Maxime Bouttier kembali mencuri perhatian publik setelah membagikan momen keharmonisan rumah tangga mereka yang jarang tersingkap. Melalui sesi rapid question di saluran YouTube pribadi Luna Maya pada Selasa (29/9/2026), keduanya tampil terbuka mendiskusikan perjalanan karier, ambisi, hingga bentuk dukungan satu sama lain.

Dalam perbincangan hangat tersebut, Luna secara terang-terangan mendorong sang suami untuk kembali mengepakkan sayap di industri perfilman internasional, Hollywood. Seperti diketahui, Maxime sebelumnya pernah menjajal pasar hiburan Amerika Serikat.

"Makanya bebe, kamu harus ke Hollywood lagi. Setuju enggak? Setuju. Setuju," ujar Luna Maya antusias mendesak sang suami.

Mendengar dorongan dari sang istri, Maxime pun menyambutnya dengan positif. "Iya dong," jawab Maxime singkat.

Luna menilai Maxime memiliki modal serta bekal yang sangat potensial untuk kembali berkarier di tingkat global, mulai dari kemahiran berbahasa asing hingga bakat seni yang serba bisa.

"Kalau aku punya apa yang kamu punya, aku gak mikir. Kalau aku di posisi kamu, aku bisa bahasa Prancis, bahasa Inggrisnya lancar, terus kamu you already know this, aku I cannot, you can sing," puji Luna.

Ia menambahkan bahwa faktor usia dan perjalanan karier menjadikan Maxime memiliki ruang gerak yang lebih dinamis. "Usiaku juga, maksud aku kamu lebih nothing to lose dibandingin aku," lanjutnya.

Meski memberikan dukungan penuh, Luna mengaku memiliki pertimbangan tersendiri jika harus mendampingi Maxime secara intensif di luar negeri. Luna mengungkapkan bahwa rekam jejak dan berbagai usahanya di Indonesia sudah terlalu dalam untuk ditinggalkan begitu saja.

"Aku nyemplungnya udah kedalaman. Kalau aku tinggalin semuanya, itu terlalu banyak yang aku korbankan," ungkap Luna secara jujur.

Pernyataan tersebut sempat memicu respons santai dari Maxime. "Tapi itu rasanya kayak dia yang lebih mau daripada aku. You think I don't have nothing to lose?" timpal Maxime berseloroh.

Meski diwarnai sedikit perbedaan sudut pandang, dinamika diskusi tersebut berlangsung cair dan hangat tanpa memicu konflik. Luna menegaskan bahwa bentuk dukungan terbaik bagi pasangan adalah memberikan ruang penuh untuk berkembang tanpa harus mengorbankan tanggung jawab masing-masing.

"Aku support kamu," tegas Luna memperjelas komitmennya.

Momen perbincangan interaktif ini memperlihatkan bagaimana Luna Maya dan Maxime Bouttier membina hubungan pascanikah dengan saling menghargai ambisi profesional, kedewasaan berikir, serta keterbukaan dalam menentukan arah masa depan bersama.

Menkomdigi Dorong SP4N-LAPOR! Jadi Sumber Perbaikan Kebijakan Publik

Iki Radio - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mendorong pemanfaatan data pengaduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) sebagai sumber informasi untuk memperbaiki kebijakan dan kualitas pelayanan publik.



Menurut Meutya, pengelolaan pengaduan masyarakat tidak cukup berhenti pada penyelesaian laporan satu per satu. Rekam jejak pengaduan perlu dianalisis untuk membaca pola persoalan yang berulang sehingga dapat menjadi masukan dalam perbaikan layanan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Meutya saat penandatanganan Nota Kesepahaman Sinergi Pengelolaan SP4N-LAPOR! sebagai Aplikasi Umum Kanal Aduan Layanan Publik antara Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Ombudsman RI, serta Kantor Staf Kepresidenan di Kantor KemenPAN-RB, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026).

Meutya mengatakan SP4N-LAPOR! merupakan bagian dari infrastruktur digital pemerintah yang menghubungkan masyarakat dengan pemerintah. Melalui sistem tersebut, masyarakat tidak perlu mengetahui kementerian, lembaga, atau pemerintah daerah yang memiliki kewenangan atas persoalan yang dilaporkan.

Setiap aduan dapat diarahkan kepada instansi yang berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai prinsip No Wrong Door Policy.

“Komitmen kami terhadap pelayanan publik adalah menghubungkan masyarakat dengan pemerintah untuk memastikan setiap aduan diteruskan kepada pihak yang tepat, ditindaklanjuti, dan pada akhirnya yang utama diselesaikan dengan baik melalui prinsip No Wrong Door Policy,” ujar Meutya.

Menurutnya, pembagian tugas dan kewenangan antarinstansi pemerintah tidak seharusnya menjadi beban masyarakat. Masyarakat cukup menyampaikan persoalan yang dihadapi melalui SP4N-LAPOR!, sementara sistem dan pengelola memastikan laporan diteruskan kepada instansi yang memiliki kewenangan.

“Masyarakat tidak boleh dibebani lagi untuk mencari instansi yang tepat. Melalui satu pintu ini, aduan dapat diteruskan kepada pihak yang berwenang hingga penyelesaiannya,” kata Meutya.

Pada periode 2021 hingga September 2026, SP4N-LAPOR! telah menerima lebih dari 1,1 juta aduan masyarakat. Sistem tersebut digunakan oleh 718 instansi, terdiri atas 546 pemerintah daerah, 119 kementerian dan lembaga, serta 53 BUMN dan berbagai instansi lainnya.

Kementerian Komunikasi dan Digital mendukung pengelolaan SP4N-LAPOR! melalui penguatan infrastruktur digital dan integrasi antarsistem pemerintah melalui Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP).

“Angka ini menunjukkan bahwa SP4N-LAPOR! telah digunakan secara luas oleh berbagai jenis instansi dan menjadi bagian penting dari ekosistem pengelolaan pengaduan pemerintah,” tutur Meutya.

Dari sisi keandalan, SP4N-LAPOR! hingga September 2026 mencatat tingkat uptime sebesar 98,76 persen. Keandalan tersebut, kata Meutya, perlu terus dijaga seiring meningkatnya jumlah pengguna dan volume laporan serta semakin kompleksnya tantangan di ruang digital, termasuk perkembangan teknologi kecerdasan artifisial.

Untuk itu, Kemkomdigi akan memperkuat empat aspek dalam pengelolaan SP4N-LAPOR!, yakni keandalan infrastruktur dan aplikasi, keterpaduan pengembangan teknologi sesuai standar teknis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), interoperabilitas data melalui SPLP, serta komunikasi publik dan diseminasi.

Meutya menegaskan, pekerjaan pemerintah tidak berhenti pada pembangunan sistem dan peningkatan jumlah pengguna. Data serta rekam jejak pengaduan yang telah terkumpul harus dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik.

“Pekerjaan kita tentu tidak berhenti pada pembangunan sistem dan peningkatan jumlah pengguna. Yang tidak kalah penting, data dan rekam jejak pengaduan yang telah terkumpul harus semakin kita manfaatkan sebagai sumber informasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik,” ujar Meutya.

“Pengaduan masyarakat tidak seharusnya berhenti pada penyelesaian satu per satu laporan. Dari data tersebut, kita harus mampu membaca pola, mengidentifikasi persoalan yang berulang, dan menjadikannya masukan bagi perbaikan kebijakan maupun layanan pemerintah,” lanjutnya.

Dengan penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga, SP4N-LAPOR! diharapkan tidak hanya menjadi kanal pengaduan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari mekanisme pemerintah untuk belajar dari persoalan yang disampaikan warga.

Pengelolaan data pengaduan secara berkelanjutan diharapkan membantu pemerintah memperbaiki layanan secara lebih tepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Agen BRILink di Madiun Tembus 1.262 Unit, Dorong Inklusi Keuangan dan Geliat Ekonomi Masyarakat

Iki Radio — Keberadaan Agen BRILink terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi serta perluasan akses layanan keuangan masyarakat di wilayah Madiun, baik Kota maupun Kabupaten. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.262 Agen BRILink aktif dan 26 unit kerja mikro yang beroperasi melayani kebutuhan finansial warga setempat.

Manajer Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Nur Elfiana, mengungkapkan bahwa Agen BRILink berperan penting sebagai perpanjangan tangan BRI dalam mendekatkan akses perbankan ke kawasan pemukiman warga.

"Bagi masyarakat yang lokasinya jauh dari kantor BRI, keberadaan agen ini sangat membantu transaksi pengambilan maupun penyetoran uang tanpa harus menempuh jarak jauh," ujar Nur Elfiana, Selasa (29/9/2026).

Selain mempermudah nasabah, kehadiran BRILink juga membuka peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat setempat. Nur Elfiana menjelaskan bahwa para agen mendapatkan bagian profit (fee resmi) dari setiap transaksi yang dilakukan. 

Bahkan, ada agen berprestasi di daerah yang mampu meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah per bulan dari layanan transaksi perbankan tersebut.

"Bahkan ada yang menceritakan bahwa hasil dari Agen BRILink justru melampaui omzet toko utamanya. Fee resmi dari BRI yang diterima agen berprestasi ada yang mencapai Rp21 juta dalam sebulan, cukup dijalankan dari rumah atau disatukan dengan usaha yang sudah ada," terangnya.

Terkait ekspansi layanan, pihak BRI menetapkan aturan ketat guna menjaga persaingan tetap sehat antar-pelaku usaha. Salah satunya dengan memperhitungkan jarak minimal antar-agen.

"Tantangannya saat ini adalah tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menjadi agen. Namun, demi menjaga ekosistem bisnis yang sehat agar tidak saling berebut nasabah, kami menetapkan pembatasan jarak antar-agen minimal 1 kilometer," tegasnya.

Ke depan, BRI terus berupaya mendorong percepatan inklusi keuangan daerah dengan memperlengkap fitur transaksi pada aplikasi BRILink. Layanan agen tidak lagi terbatas pada setor dan tarik tunai, melainkan telah berkembang mencakup berbagai pembayaran tagihan hingga pembelian tiket transportasi publik seperti pesawat dan kapal feri (Ferizy).

Dengan penguatan peran Agen BRILink, BRI berharap integrasi layanan keuangan digital di tingkat tapak semakin solid, sehingga pelayanan transaksi masyarakat menjadi lebih efisien sekaligus dapat mengurangi antrean di kantor-kantor cabang operasional.(ir)

Dorong Akselerasi Digitalisasi Desa, Pemkab Madiun dan BRI Perkuat Sinergi BUMDes Melalui Agen BRILink

Iki Radio — Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya mempercepat program digitalisasi hingga ke pelosok desa. 

Langkah ini diwujudkan melalui penguatan kolaborasi antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Madiun dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta BUMDes Bersama (BUMDesma) se-Kabupaten Madiun, di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Selasa (29/9/2026).

Dalam acara sosialisasi dan penguatan sinergi yang dihadiri jajaran Pemkab Madiun, Dinas PMD, serta manajemen BRI Malang dan Madiun, Pemimpin Cabang BRI Madiun, Rizky Akbar Trilaksono, menegaskan optimismenya terhadap keterlibatan pengurus BUMDes dalam ekosistem digital perbankan.

"Kami berharap pertemuan ini dapat mengoptimalkan dan memperkuat sinergitas bagi BUMDes yang sudah menjadi Agen BRILink. Bagi yang belum, kami mengajak untuk bergabung menjadi bagian dari kami," ujar Rizky Akbar.

Ia menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen bersama untuk memperkuat perekonomian desa dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kabupaten Madiun.


Dorong Transparansi dan Efisiensi Layanan Keuangan

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi langkah konkret BRI dalam mendukung kemajuan Kabupaten Madiun menuju tata kelola ekonomi yang lebih bersih, sehat, dan sejahtera. 

Menurutnya, era digitalisasi menuntut BUMDes dan BUMDesma untuk adaptif agar dapat memberikan pelayanan yang akuntabel dan transparan.

"Di era digitalisasi ini, mau tidak mau harus kita lalui. Transaksi digital membuat historis keuangan terekam dengan baik sehingga transparansi dan akuntabilitas terjaga. Layanan yang baik akan membuat masyarakat semakin percaya dan maju bersama," ungkapnya.

Kehadiran Agen BRILink di BUMDes juga dinilai mampu memberikan efisiensi yang nyata bagi masyarakat desa. Warga desa yang tinggal jauh dari pusat kota atau ATM—seperti di wilayah Klargon maupun Sumberbendo—kini tidak perlu membuang waktu dan biaya transportasi ke Caruban atau Saradan hanya untuk bertransaksi keuangan.


Penguatan Ekonomi Desa dan Harapan Pengembangan BRI di Madiun

Selain efisiensi transaksi, kemitraan ini menjadi ruang sharing knowledge bagi BUMDes untuk menyerap pengalaman BRI yang telah berdiri sejak tahun 1895. 

Kunci utama keberhasilan pengelolaan keuangan desa, lanjutnya, adalah kedisiplinan dan kejujuran. BRI juga siap memfasilitasi kebutuhan permodalan serta pendampingan teknologi bagi BUMDes agar semakin berkembang.

Pemerintah Kabupaten Madiun berharap agar skala pelayanan BRI dapat terus ditingkatkan guna memaksimalkan cakupan layanan perbankan di seluruh pelosok Kabupaten Madiun.

Pemerintah dan DPR Sepakati Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp824 Triliun

Iki Radio — Pemerintah bersama DPR RI menyepakati alokasi anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 sebesar Rp824 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 13,9 persen dibandingkan anggaran tahun sebelumnya yang mencatatkan angka Rp720,8 triliun.

ilustrasi


Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

"Negara akan terus hadir dalam setiap denyut nadi kehidupan rakyat Indonesia, di antaranya melalui anggaran pendidikan Rp824 triliun," ujar Suahasil di hadapan para anggota dewan.

Selain pembiayaan rutin, dana pendidikan tersebut disiapkan untuk mendukung sejumlah program strategis, termasuk pembangunan Sekolah Unggul Garuda, peningatan layanan beasiswa, serta pengembangan talenta nasional melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kendati demikian, dalam paparannya Suahasil tidak menyinggung alokasi khusus untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Perlindungan Sosial dan Ketahanan Pangan

Tidak hanya sektor pendidikan, pemerintah juga menetapkan anggaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) sebesar Rp539,7 triliun. Anggaran ini ditujukan untuk melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, miskin, dan rentan, sekaligus mempercepat upaya pengentasan kemiskinan.

"Manfaatnya hadir melalui berbagai bantuan sosial seperti PKH, bantuan pangan, kartu sembako, bantuan iuran jaminan kesehatan nasional, dan untuk menjaga daya beli serta meningkatkan kemandirian," jelas Menkeu.

Sementara itu, guna memperkuat swasembada nasional dan menyejahterakan para petani serta nelayan, pemerintah mengalokasikan anggaran Ketahanan Pangan sebesar Rp195,3 triliun pada 2027.

 

Peningkatan Transfer ke Daerah

Di sektor hubungan keuangan pusat dan daerah, alokasi Transfer ke Daerah (TKD) disepakati naik menjadi Rp735 triliun. Peningkatan ini ditujukan untuk memastikan pemerataan agenda pembangunan dan penguatan kualitas pelayanan publik hingga ke pelosok negeri.

Suahasil menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar pemanfaatan anggaran dapat berjalan optimal.

"APBN dan APBD adalah satu kesatuan, bekerja dalam satu tarikan napas bersama agar setiap rupiah anggaran memberikan manfaat yang makin nyata dan merata bagi masyarakat," tambahnya.

Sinergi tersebut diharapkan dapat membangkitkan perekonomian nasional, memperkuat perlindungan masyarakat, serta menghadirkan kesejahteraan yang merata di seluruh Indonesia.

 

Blora Culture Festival 2026 Gelar Kolaborasi Lintas Daerah di Goa Terawang, Targetkan 1.000 Penari Tayub

Iki Radio — Perayaan budaya tahunan Blora Culture Festival (BCF) 2026 kembali digelar untuk ketiga kalinya pada Sabtu, 10 Oktober 2026, di kawasan wisata Goa Terawang. Gelaran tahun ini mengusung skala yang lebih luas dengan melibatkan para pelaku seni lintas daerah.

Melalui sistem open call, festival ini menarik antusiasme tinggi dari berbagai komunitas seni di luar Kabupaten Blora, mulai dari Banjarnegara, Tuban, hingga Rembang.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Yeti Romdonah, mengonfirmasi partisipasi para seniman dari daerah tetangga tersebut.

"Sudah ada yang mendaftar untuk berpartisipasi, mulai dari Banjarnegara, Tuban, hingga Rembang," kata Yeti pada Selasa (29/9/2026).

BCF 2026 mengusung misi utama menyatukan 1.000 penari Tayub dalam satu sajian seni bertema “Gatra Cacana Jaya Kerta Bhumi”. Aksi kolosal ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, organisasi wanita, seniman tradisional, masyarakat umum, hingga personel TNI dan Polri.

Selain Tayub sebagai menu utama, rangkaian festival ini juga memadukan pertunjukan seni khas Blora lainnya, seperti Barongan, Jedoran, dan Tari Prajurit Suro ing Jipang.

Rangkaian BCF 2026 juga dirangkaikan dengan Pertemuan Forum Komunikasi (FK) Desa Wisata (Deswita) ke-35 se-Jawa Tengah. Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Dinporabudpar Blora, Galih Indra, menyampaikan bahwa perwakilan pengelola desa wisata dan dinas pariwisata se-Jateng akan berkumpul sehari sebelum acara puncak.

"Sekitar 150 hingga 200 pengelola desa wisata dan perwakilan dinas pariwisata dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah akan berkumpul dan menginap di Desa Tinapan pada Jumat (9/10/2026)," terang Galih.

Para peserta FK Deswita tersebut dijadwalkan menghadiri puncak acara BCF 2026 di Goa Terawang pada hari berikutnya untuk menyaksikan langsung gelaran seni budaya kolaboratif tersebut.

 

DPR Sahkan RUU APBN 2027 Jadi Undang-Undang, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Iki Radio — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 menjadi Undang-Undang (UU). Pengesahan ini menetapkan total belanja negara mencapai Rp4.106,26 triliun.



Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (29/9/2026).

"Apakah rancangan undang-undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2027 dapat disetujui dan disahkan menjadi undang-undang?" tanya Ketua DPR RI Puan Maharani saat memimpin Rapat Paripurna.

Pertanyaan tersebut langsung disambut seruan "setuju" secara serentak dari seluruh anggota dewan dan tamu undangan yang hadir. Puan kemudian mengetuk palu sidang sebagai tanda sahnya beleid tersebut, diikuti ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.


Postur APBN 2027 Mengalami Peningkatan

Postur APBN Tahun Anggaran 2027 yang telah disepakati mencatatkan kenaikan, baik pada target pendapatan maupun pagu belanja negara jika dibandingkan dengan usulan awal dalam Nota Keuangan (NK) dan RAPBN.

 

Target pendapatan negara disepakati sebesar Rp3.435,10 triliun, naik dari usulan awal sebesar Rp3.426,03 triliun. Angka ini ditopang oleh:

  • Penerimaan Perpajakan: Rp2.911,95 triliun
  • Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP): Rp522,48 triliun

Sementara dari sisi pengeluaran, belanja negara disepakati sebesar Rp4.106,26 triliun, yang dialokasikan untuk:

  • Belanja Pemerintah Pusat (K/L dan Non K/L): Rp3.371,26 triliun
  • Transfer ke Daerah (TKD): Rp735 triliun

Atas postur belanja dan pendapatan tersebut, keseimbangan primer tercatat minus Rp20,85 triliun, sedangkan defisit anggaran ditetapkan sebesar Rp671,16 triliun atau setara dengan 2,4 persen terhadap PDB.


Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2027

Pemerintah dan DPR RI juga menyepakati sejumlah indikator asumsi dasar ekonomi makro untuk tahun anggaran 2027 sebagai berikut:

Indikator Ekonomi

Target / Asumsi Disepakati

Pertumbuhan Ekonomi

6,0%

Laju Inflasi

2,5%

Nilai Tukar Rupiah

Rp17.500 / US$

Suku Bunga SBN 10 Tahun

6,9%

Harga Minyak Mentah (ICP)

US$75 / barel

Lifting Minyak Bumi

612,5 ribu barel/hari (naik dari usulan awal 610 ribu)

Lifting Gas Bumi

954 ribu barel setara minyak/hari

Penyesuaian target lifting minyak bumi dari 610 ribu menjadi 612,5 ribu barel per hari menjadi salah satu perubahan positif yang disepakati guna mendukung optimalisasi penerimaan negara di sektor energi pada tahun 2027.

 

Amri/Nita Raih Medali Perak Asian Games 2026 Usai Dihentikan Jiang/Wei di Final

Iki Radio — Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, harus puas menyabet medali perak pada ajang Asian Games 2026. Amri/Nita takluk dari wakil Tiongkok, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, dua gim langsung dengan skor 19-21, 8-21 dalam partai final yang berlangsung di Ichinomiya, Selasa (29/9/2026).


Sejak awal gim pertama, laga sengit mewarnai pertarungan kedua pasangan. Kedudukan sempat imbang 2-2 sebelum Jiang/Wei memimpin hingga 6-4 lewat serangan-serangan tajam. Amri/Nita tak tinggal diam; mereka meningkatkan intensitas tekanan dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 6-6, bahkan berbalik unggul 8-7 berkat pertahanan solid yang memaksa Jiang Zhen Bang melakukan kesalahan.

Kejar-kejaran angka berlanjut hingga skor 10-10. Amri/Nita sukses mengamankan interval gim pertama dengan keunggulan 11-10 lewat smes Amri yang mendarat tepat di area kosong lawan.

Seusai interval, Amri/Nita tampil kian agresif. Variasi smes keras Amri dan ketajaman Nita di depan net membawa wakil Indonesia melesat hingga memimpin jauh 18-13. Sayangnya, Jiang/Wei perlahan bangkit dan menipiskan jarak menjadi 16-18. Meski Amri/Nita sempat menambah angka menjadi 19-16, ganda Tiongkok tersebut melancarkan serangan balasan yang bertubi-tubi. Tiga poin beruntun menyamakan kedudukan menjadi 19-19, sebelum akhirnya Jiang/Wei mengunci gim pertama 21-19 setelah memenangi reli sengit.

Memasuki gim kedua, kendali permainan sepenuhnya dipegang oleh Jiang/Wei. Amri/Nita tertinggal 1-4 di awal laga, dan selisih terus melebar hingga kedudukan 5-11 saat interval gim kedua.

Selepas jeda, Jiang/Wei tampil makin percaya diri dan mendominasi jalannya pertandingan. Serangan demi serangan dari wakil Tiongkok membuat Amri/Nita kesulitan memangkas jarak poin, hingga margin membengkak dari 6-14 menjadi 8-17. Jiang/Wei akhirnya berhasil mengamankan match point di angka 20-8 dan langsung menuntaskan perlawanan Amri/Nita dengan skor akhir 21-8 di gim kedua.

 

close
Pasang Iklan Disini