Iki Terbaru/Paling Greeess

Ribuan Warga Meriahkan Pawai 1 Muharram di Aceh Besar

Iki Radio - Ribuan warga memadati kawasan Lambaro, Kabupaten Aceh Besar, untuk menyaksikan kemeriahan Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Senin (15/6/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi momentum Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam menyiarkan nilai-nilai Islam sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat dalam menyambut tahun baru Hijriah.

Pawai secara resmi dilepas oleh Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, didampingi Wakil Bupati, unsur pimpinan DPRK Aceh Besar, Sekretaris Daerah Aceh Besar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Rusdi, mengatakan pawai Tahun Baru Islam tahun ini diikuti puluhan kafilah dari berbagai unsur masyarakat.

Sebanyak 28 kafilah pejalan kaki turut ambil bagian, yang terdiri atas pelajar, organisasi kemasyarakatan, organisasi perangkat daerah, TNI, dan Polri. Selain itu, terdapat 15 mobil hias yang menampilkan beragam dekorasi bernuansa Islami.

"Pawai ini merupakan bagian dari syiar Islam sekaligus upaya mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Aceh Besar," ujar Rusdi.

Rute pawai pejalan kaki menempuh perjalanan hingga kawasan SPBU Yahmu, sedangkan iring-iringan mobil hias melanjutkan perjalanan hingga kawasan Tanjong, Simpang Batoh.

Sepanjang rute, ribuan warga tampak antusias berdiri di tepi jalan untuk menyaksikan para peserta yang menampilkan berbagai kreasi serta pesan-pesan keislaman.

Untuk menambah semangat peserta, panitia menyediakan hadiah dengan total mencapai Rp68 juta yang diperebutkan dalam berbagai kategori perlombaan.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri dan memperkuat semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

"Kami mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Semoga kita semua dapat mencapai perubahan yang lebih indah serta kemakmuran bagi masyarakat Aceh Besar," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi memeriahkan peringatan tahun baru Hijriah serta kepada ribuan masyarakat yang memadati kawasan Lambaro.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang ikut memeriahkan Tahun Baru Islam. Ini adalah tahun baru umat Islam yang harus terus kita peringati dan rayakan agar anak-anak serta generasi muda Aceh Besar memahami makna dan sejarah kalender Hijriah," ujarnya.

Menurut Muharram Idris, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang sebagai bagian dari syiar Islam di Aceh Besar.

"Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus terlaksana setiap tahun dan menjadi bagian dari syiar Islam yang semakin kuat di Aceh Besar. Bahkan ke depan, kita berharap dapat menjadi salah satu destinasi wisata religi di Aceh," tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Aceh Besar mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga meminta dewan juri melakukan penilaian secara objektif dan adil.

"Dewan juri kami harapkan dapat menilai dengan seksama, adil, dan tanpa kecurangan. Nantinya piala dan hadiah uang tunai akan langsung diserahkan kepada para peserta yang berhasil menjadi juara," tegasnya.

Pelaksanaan pawai berlangsung tertib dan lancar dengan dukungan pengamanan dari aparat TNI, Polri, serta petugas Dinas Perhubungan.

Semarak peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat Aceh Besar dalam menjaga tradisi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menyiarkan nilai-nilai Islam di Tanah Rencong.

Puteri Indonesia Diajak Jadi Agen Perubahan Jadi Mitra Komdigi Edukasi PP Tunas

Iki Radio - Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Fifi Aleyda Yahya, mengajak para finalis Puteri Indonesia 2026 untuk berperan aktif sebagai agen perubahan dalam membangun ruang digital yang aman dan sehat bagi anak-anak Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembekalan PP Tunas untuk Putri Indonesia 2026 yang mengangkat tema “Membangun Generasi Emas Anak Indonesia yang Sehat, Cerdas, dan Aman di Ruang Digital” di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Fifi mengatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan para finalis Putri Indonesia menjadi langkah penting dalam memperkuat perlindungan anak di era digital. 

Menurutnya, para finalis memiliki pengaruh yang besar di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, sehingga dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan pesan-pesan edukatif terkait keamanan digital.

“Kehadiran para finalis Putri Indonesia 2026 di forum ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan momentum kolaborasi strategis antara pemerintah dan para penggerak perubahan untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia,” ujar Fifi.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia saat ini merupakan salah satu negara dengan tingkat konektivitas digital tertinggi di dunia. 

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2026, penetrasi internet nasional telah mencapai 81,72 persen atau setara dengan 235,2 juta pengguna.

Namun di balik tingginya akses digital tersebut, Fifi mengingatkan adanya berbagai tantangan yang harus menjadi perhatian bersama. 

Data menunjukkan bahwa 99,4 persen anak Indonesia telah mengakses internet dengan rata-rata penggunaan 5,4 jam per hari. 

Selain itu, separuh anak Indonesia pernah terpapar konten seksual di media sosial dan 42 persen di antaranya mengaku merasa takut atau tidak nyaman akibat pengalaman tersebut.

“Di balik angka-angka ini terdapat wajah anak-anak Indonesia yang harus kita lindungi. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang berhak tumbuh dalam lingkungan digital yang sehat dan aman,” katanya.

Dirjen KPM Komdigi juga menyoroti hasil Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2025–2026 yang menunjukkan hampir 10 persen anak Indonesia terindikasi mengalami gangguan kesehatan jiwa, terdiri dari 4,4 persen mengalami kecemasan dan 4,8 persen mengalami depresi. 

Sementara itu, UNICEF mencatat lebih dari setengah juta anak setiap tahun menjadi korban eksploitasi seksual daring, dan KPAI menerima 1.508 pengaduan kasus perlindungan anak sepanjang 2025.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah telah menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik bagi Anak atau PP Tunas yang berlaku efektif sejak 28 Maret 2026. 

Regulasi tersebut diperkuat dengan kebijakan pembatasan akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap platform digital yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Menurut Fifi, PP Tunas merupakan bentuk komitmen negara untuk memastikan setiap anak memperoleh perlindungan yang memadai saat beraktivitas di dunia digital.

“PP Tunas bukan sekadar instrumen hukum, tetapi wujud nyata komitmen negara untuk menghadirkan ruang digital yang melindungi, memberdayakan, dan mendukung tumbuh kembang anak Indonesia,” ujarnya.

Meski demikian, Fifi menegaskan bahwa keberhasilan implementasi regulasi tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah.

Dukungan masyarakat, keluarga, komunitas, dan para tokoh publik juga menjadi faktor penting agar pesan perlindungan anak dapat dipahami secara luas.

Karena itu, ia mengajak para finalis Putri Indonesia untuk mengambil peran sebagai penerjemah kebijakan kepada masyarakat.

Menurutnya, para finalis dapat membantu menyampaikan substansi PP Tunas dalam bahasa yang lebih mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.


Sebagai Teladan Masyarakat

Selain itu, Fifi juga mendorong para finalis untuk menjadi teladan dalam literasi digital dengan menunjukkan pemanfaatan teknologi secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab melalui berbagai platform media sosial yang mereka miliki.

“Para finalis Putri Indonesia memiliki representasi daerah yang kuat, kapasitas komunikasi publik yang baik, dan jangkauan digital yang luas. Potensi ini sangat penting untuk mengedukasi masyarakat tentang pengasuhan digital, kesehatan mental anak, dan keamanan di ruang siber,” katanya.

Lebih lanjut, Fifi Aleyda Yahya menegaskan bahwa perlindungan anak di ruang digital merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi lintas sektor. 

Kementerian Komunikasi dan Digital, lanjutnya, akan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan Puteri Indonesia, komunitas, media, akademisi, dan organisasi masyarakat.

Ia berharap pembekalan yang diberikan kepada para finalis Putri Indonesia 2026 dapat menjadi awal dari gerakan bersama dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia.

“Setiap anak Indonesia berhak tumbuh dalam ruang yang sehat, cerdas, dan aman, baik di dunia nyata maupun di dunia digital. Mari kita bersama-sama memastikan Generasi Emas Indonesia 2045 tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, sehat secara mental, dan terlindungi dalam perjalanan digitalnya,” tutup Fifi.

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia dan Jerman Perkuat Kemitraan

Iki Radio - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, memiliki arti penting bagi hubungan kedua negara di tengah dinamika global yang semakin penuh ketidakpastian.

“Ini kehormatan besar bagi kami,” ujar Prabowo dalam pernyataan bersama di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, kunjungan tersebut mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan Jerman yang terus berkembang serta menjadi momentum penting menjelang peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada tahun mendatang.

Dalam pertemuan bilateral, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan kerja sama ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan.

Prabowo mengatakan Indonesia dan Jerman sepakat untuk terus meningkatkan perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan. Ia juga menekankan pentingnya hubungan Indonesia dengan Uni Eropa, termasuk harapan agar proses penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) dapat segera mencapai kesepakatan substantif.

“Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian di Eropa sehingga dapat segera memberikan manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara,” katanya.

Di bidang ekonomi, Indonesia juga mengundang Jerman untuk memperluas investasi pada sektor-sektor strategis, seperti transisi energi, hilirisasi industri, pengembangan kendaraan listrik, industri semikonduktor, rantai pasok mineral kritis dan tanah jarang, serta pembangunan infrastruktur.

Selain itu, pemerintah menyambut baik berbagai program kerja sama yang mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk program Partnering in Business with Germany. Indonesia juga dijadwalkan menjadi tuan rumah Joint Economic and Investment Committee (JEIC) kedua pada tahun ini.

Dalam sektor ketenagakerjaan, Prabowo mengapresiasi penandatanganan Letter of Intent mengenai Global Skills Partnership di bidang keperawatan. Pemerintah Indonesia juga berharap peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Jerman dapat diperluas, termasuk pada sektor teknologi tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo dan Presiden Steinmeier juga menyepakati pentingnya penyelesaian berbagai konflik internasional melalui jalur diplomasi dan perundingan guna menjaga perdamaian serta stabilitas global.

Prabowo menilai Jerman memiliki peran strategis yang semakin penting dalam tatanan global dan Eropa. Karena itu, Indonesia berharap kemitraan dengan Jerman dan Uni Eropa terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan dunia di masa depan.

“Kami membutuhkan kemitraan yang baik dengan Jerman dan dengan Eropa. Kunjungan Presiden Jerman kali ini adalah tanda bahwa hubungan itu sangat penting,” pungkasnya.

Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Ipuk Ajak ASN Banyuwangi Tebar Kepedulian Pada Sesama

Iki Radio - Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum yang tepat untuk berbagi dan menebar kepedulian pada sesama. 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh ASN bergotong royong menyalurkan donasi untuk menghadirkan alat bantu gerak bagi saudara-saurdara yang membutuhkan baik berupa kursi roda, alat bantu jalan serta memberikan santunan kepada anak yatim.

Hal ini disampaikan Bupati Banyuwangi saat Peringatan I Muharram 1448 H di Masjid Babussalam, Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (15/6/2026). Acara ini diikuti ratusan ASN Banyuwangi.

“Bulan Muharram bukan hanya awal kalender hijriah, tetapi juga bulan yang dimuliakan sehingga umat dianjurkan memperbanyak amal kebaikan,” kata Bupati Ipuk saat menyampaikan sambutannya.

Salah satu cara untuk memperbanyak amal kebaikan ujar Ipuk, adalah dalam bentuk kepedulian sosial. Secara khusus dengan berdonasi alat bantu gerak bagi mereka yang membutuhkan. "Berbagi kepada sesama menjadi wujud nyata dari nilai kepedulian,” ujarnya.

ASN Banyuwangi rutin melakukan program “ASN Berbagi” setiap bulannya di tanggal cantik. Donasi yang diberikan mulai dari bantuan peralatan sekolah, tambahan protein untuk penaganan stunting hingga bansos untuk hari raya bagi warga miskin. 

Khusus 1 Muharram, Bupati Ipuk mengajak ASN berdonasi untuk memberikan santunan anak yatim dan mebelikan bantuan alat gerak mobilitas. 

Selain itu, Ipuk meminta tahun baru Islam ini para ASN terus meningkatkan produktifitas dan kinerja dalam membangun daerah dan memberikan pelayanan publik.

“Bagi ASN, hijrah berarti bertransformasi menjadi pelayan masyarakat yang lebih profesional, berintegritas, dan responsif di segala kondisi. Seperti Nabi dan para sahabat yang membangun masyarakat Madinah dengan semangat kebersamaan, ASN pun dituntut untuk menebar kepedulian, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.” ujar Bupati Ipuk.

Pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram tersebut juga dirangkai dengan penyerahan sebagian donasi ASN Berbagi berupa bantuan kusi roda kepada tiga orang penerima dan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu. Acara juga dirangkai dengan tausiah agama dan doa akhir tahun dan doa awal tahun. (*)

Sambut 1 Suro 1448 H, Bupati Madiun Ajak Masyarakat dan Pesilat Jaga Kondusivitas Wilayah

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang peringatan 1 Suro atau bulan Muharram 1448 Hijriah.

Ajakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, usai mengikuti Apel Aman Suro pada Senin (15/6/2026). 

Apel siaga tersebut digelar sebagai langkah antisipasi menyusul meningkatnya aktivitas masyarakat dari berbagai elemen budaya dan perguruan pencak silat yang menjadi tradisi tahunan di wilayah Madiun.

Menurut Bupati Hari Wuryanto, menciptakan situasi yang aman dan kondusif tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, melainkan butuh sinergi dari seluruh warga.

“Jadi, tadi sudah ada Apel Aman Suro ya. Kami berharap pada seluruh masyarakat, keamanan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Bukan tanggung jawab Pak Polisi sama Pak TNI saja, tapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Hari Wuryanto, Senin (15/6/2026).

Ia optimistis bahwa modal sosial berupa semangat kebersamaan dan kerukunan yang selama ini terjalin erat di Kabupaten Madiun akan mampu menangkal segala potensi gangguan keamanan selama perayaan tahun baru Islam tersebut.

Lebih lanjut, Bupati berharap momentum bulan Suro kali ini bisa mengubah wajah perayaan yang selama ini kerap diwarnai kekhawatiran. Pemerintah daerah ingin memutar roda ekonomi masyarakat melalui pelibatan sektor pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

“Kami berharap tahun baru ini kita sambut dengan riang gembira, meningkatkan UMKM yang ada. Jadi tidak hanya itu, stigma yang dulu (negatif) akan kita hilangkan,” tegasnya.

Sebagai daerah yang memegang predikat Kampung Pesilat Indonesia, Kabupaten Madiun setiap tahunnya memang menjadi magnet bagi ribuan pesilat dari berbagai penjuru. Menanggapi potensi pergerakan massa yang besar ini, Bupati meminta komitmen kuat dari seluruh anggota perguruan pencak silat.

“Karena potensi Kabupaten Madiun selaku Kampung Pesilat Indonesia, kami berharap teman-teman para pesilat bisa menjaga kondusivitas yang ada di Kabupaten Madiun,” tuturnya.

Guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan bulan Suro berjalan aman, tertib, dan membawa manfaat luas bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Madiun bersama jajaran TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dan pengamanan di lapangan.(ir)

Hijrah Tak Hanya Soal Ibadah, Wabup Balangan Dorong Perubahan Gaya Hidup

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menggelar kegiatan keagamaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Al Akbar Balangan, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Minggu (14/6/2026).


Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Balangan, Akhmad Fauzi, mengajak masyarakat memaknai semangat hijrah sebagai upaya memperbaiki diri, termasuk dalam mengelola keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Menurutnya, hijrah yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan sikap dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik.

"Kita memaknai semangat hijrah sebagai perubahan diri dari yang sebelumnya kurang baik menjadi lebih baik lagi," ujarnya.

Di tengah tantangan ekonomi global, Akhmad Fauzi mengajak masyarakat menerapkan konsep "hijrah finansial" dengan lebih bijak dalam mengatur pengeluaran. Ia mendorong warga untuk mengurangi belanja daring yang tidak diperlukan dan lebih mengutamakan produk UMKM maupun pedagang lokal.

"Mari kuatkan ekonomi di banua dengan saling menghidupi lewat belanja di UMKM dan pedagang lokal Balangan. Insyaallah, dengan saling menghidupi, rezeki kita akan terus berputar," ajaknya.

Kegiatan menyambut Tahun Baru Islam tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, istigfar, selawat, zikir, serta tausiah yang disampaikan Syekh Abdus Shabour Al Kayyaali Ar Rifa'ie dari Istanbul, Turki.

Dalam tausiahnya, Syekh Abdus Shabour mengingatkan bahwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah merupakan peristiwa penting yang menjadi tonggak perkembangan peradaban Islam.

Menurutnya, hijrah tidak hanya menyelamatkan dakwah Islam, tetapi juga menjadi awal terbentuknya masyarakat Islam yang kuat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta melahirkan pusat peradaban melalui pembangunan Masjid Nabawi sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan musyawarah umat.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, masyarakat diharapkan dapat mengambil hikmah dari peristiwa hijrah untuk terus memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Semangat Gotong Royong Sambut HUT ke-242

Iki Radio - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengapresiasi berbagai kegiatan yang digelar di tingkat kecamatan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Rangkaian kegiatan tersebut dinilai mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

Menurut Agung, keterlibatan aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan positif menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan Kota Pekanbaru yang lebih maju dan harmonis.

"Melalui kegiatan yang dilaksanakan di setiap kecamatan, saya melihat tumbuhnya semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Ini tentu menjadi hal yang sangat membanggakan," kata dia usai menghadiri kegiatan Masak Besar Kecamatan Sukajadi, Minggu (14/6/2026).

Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah program yang dilaksanakan Kecamatan Sukajadi. Selain mendorong kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa syukur.

Dalam kegiatan itu, masyarakat bergotong royong memasak bersama sebagai simbol kebersamaan. Hidangan yang disiapkan kemudian dinikmati bersama dan dibagikan kepada anak yatim serta kaum duafa.

"Seluruh warga Sukajadi berkumpul untuk memasak bersama, menikmati kebersamaan, dan berbagi kepada sekitar 200 anak yatim serta kaum duafa. Ini merupakan bentuk rasa syukur yang patut diapresiasi," ujar Agung.

Atas inisiatif tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan apresiasi kepada Kecamatan Sukajadi yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat hubungan antarwarga, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Agung menilai berbagai kegiatan yang dilaksanakan di seluruh kecamatan memiliki nilai positif karena mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan kota.

"Semua kegiatan di kecamatan menarik. Yang paling penting adalah nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yakni meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan," kata dia.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tumbuh dalam peringatan Hari Jadi Kota Pekanbaru dapat terus dipertahankan dan menjadi budaya masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

BPBD Lumajang Minta Warga Tetap Waspada, Gunung Semeru Masih Berstatus Siaga

Iki Radio - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mengajak masyarakat untuk terus mengedepankan kesiapsiagaan dan menjadikan informasi resmi sebagai rujukan utama dalam menyikapi perkembangan aktivitas Gunung Semeru yang masih berstatus Level III (Siaga).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan hingga saat ini belum terdapat laporan dampak terhadap masyarakat maupun permukiman akibat aktivitas vulkanik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, kewaspadaan tetap perlu dijaga sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana.

Menurutnya, aktivitas Gunung Semeru yang sempat disertai awan panas guguran (APG) pada Sabtu malam (13/6/2026) menjadi pengingat pentingnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi ancaman bencana secara terukur dan tidak berlebihan.

“Kesadaran masyarakat untuk mengikuti rekomendasi yang telah ditetapkan menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko bencana. Karena itu kami terus mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan informasi resmi,” ujar Isnugroho di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Minggu (14/6/2026).

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode pengamatan 14 Juni 2026 pukul 12.00–18.00 WIB, aktivitas Gunung Semeru masih terekam melalui sejumlah kegempaan vulkanik. Status gunung api tertinggi di Pulau Jawa itu tetap berada pada Level III (Siaga) dengan rekomendasi yang tidak berubah.

Isnugroho menjelaskan setiap informasi terkait perkembangan aktivitas Gunung Semeru selalu ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, pemerintah desa, relawan kebencanaan, serta berbagai unsur terkait guna memastikan kondisi lapangan dapat dipantau secara berkelanjutan.

Selain melakukan pemantauan, BPBD juga terus memperkuat penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Menurutnya, literasi kebencanaan menjadi salah satu modal penting dalam membangun ketangguhan masyarakat. Pemahaman mengenai potensi risiko, jalur evakuasi, dan langkah mitigasi akan membantu masyarakat mengambil keputusan yang tepat apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.

Saat ini masyarakat diimbau tetap mematuhi rekomendasi PVMBG, antara lain tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sesuai radius yang telah ditetapkan, tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari puncak kawah, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar pada aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.

Isnugroho menegaskan masyarakat tidak perlu panik dalam menyikapi perkembangan aktivitas Gunung Semeru. Namun, kewaspadaan tetap harus dijaga dengan mengikuti informasi resmi dan arahan petugas di lapangan.

Melalui penguatan kesiapsiagaan, kepatuhan terhadap rekomendasi kebencanaan, serta pemanfaatan informasi resmi sebagai rujukan utama, diharapkan masyarakat semakin siap menghadapi berbagai potensi risiko sekaligus memperkuat budaya tangguh bencana di Kabupaten Lumajang.

close
Pasang Iklan Disini