Iki Radio - Ribuan warga memadati kawasan Lambaro, Kabupaten Aceh Besar, untuk menyaksikan kemeriahan Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Senin (15/6/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi momentum Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam menyiarkan nilai-nilai Islam sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat dalam menyambut tahun baru Hijriah.
Pawai secara resmi dilepas oleh Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, didampingi Wakil Bupati, unsur pimpinan DPRK Aceh Besar, Sekretaris Daerah Aceh Besar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Rusdi, mengatakan pawai Tahun Baru Islam tahun ini diikuti puluhan kafilah dari berbagai unsur masyarakat.
Sebanyak 28 kafilah pejalan kaki turut ambil bagian, yang terdiri atas pelajar, organisasi kemasyarakatan, organisasi perangkat daerah, TNI, dan Polri. Selain itu, terdapat 15 mobil hias yang menampilkan beragam dekorasi bernuansa Islami.
"Pawai ini merupakan bagian dari syiar Islam sekaligus upaya mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Aceh Besar," ujar Rusdi.
Rute pawai pejalan kaki menempuh perjalanan hingga kawasan SPBU Yahmu, sedangkan iring-iringan mobil hias melanjutkan perjalanan hingga kawasan Tanjong, Simpang Batoh.
Sepanjang rute, ribuan warga tampak antusias berdiri di tepi jalan untuk menyaksikan para peserta yang menampilkan berbagai kreasi serta pesan-pesan keislaman.
Untuk menambah semangat peserta, panitia menyediakan hadiah dengan total mencapai Rp68 juta yang diperebutkan dalam berbagai kategori perlombaan.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri dan memperkuat semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
"Kami mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Semoga kita semua dapat mencapai perubahan yang lebih indah serta kemakmuran bagi masyarakat Aceh Besar," katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi memeriahkan peringatan tahun baru Hijriah serta kepada ribuan masyarakat yang memadati kawasan Lambaro.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang ikut memeriahkan Tahun Baru Islam. Ini adalah tahun baru umat Islam yang harus terus kita peringati dan rayakan agar anak-anak serta generasi muda Aceh Besar memahami makna dan sejarah kalender Hijriah," ujarnya.
Menurut Muharram Idris, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang sebagai bagian dari syiar Islam di Aceh Besar.
"Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus terlaksana setiap tahun dan menjadi bagian dari syiar Islam yang semakin kuat di Aceh Besar. Bahkan ke depan, kita berharap dapat menjadi salah satu destinasi wisata religi di Aceh," tambahnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Aceh Besar mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga meminta dewan juri melakukan penilaian secara objektif dan adil.
"Dewan juri kami harapkan dapat menilai dengan seksama, adil, dan tanpa kecurangan. Nantinya piala dan hadiah uang tunai akan langsung diserahkan kepada para peserta yang berhasil menjadi juara," tegasnya.
Pelaksanaan pawai berlangsung tertib dan lancar dengan dukungan pengamanan dari aparat TNI, Polri, serta petugas Dinas Perhubungan.
Semarak peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat Aceh Besar dalam menjaga tradisi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menyiarkan nilai-nilai Islam di Tanah Rencong.












