Iki Radio - Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) membangun Stadion Sudiang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet sekaligus meningkatkan prestasi olahraga nasional melalui penyediaan infrastruktur berstandar internasional.
Stadion
berkapasitas sekitar 27.000 penonton ini dibangun di Kawasan Olahraga Sudiang
dengan konsep full single seat dan dirancang menjadi pusat kegiatan olahraga
sekaligus ikon baru di Kota Makassar.
Menteri
PU, Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur olahraga
merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang
berkelanjutan. “Pemerintah melalui Kementerian PU berkomitmen menghadirkan
infrastruktur olahraga yang berkualitas dan berstandar internasional. Stadion
tidak hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga ruang pembinaan
bibit-bibit atlet muda agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun
internasional,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Stadion
Sudiang dirancang memenuhi standar FIFA dengan berbagai fasilitas modern,
antara lain lapangan dengan rumput berkualitas tinggi, sistem pencahayaan LED
dengan tingkat terang 1.500 lux, ruang ganti atlet, serta sistem penyiraman
otomatis dan sistem drainase yang optimal guna mendukung kenyamanan dan
mitigasi potensi genangan.
Pembangunan
stadion dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian
PU melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Selatan dengan
kontraktor pelaksana Waskita–Adhi (KSO), menggunakan Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) dengan nilai sekitar Rp637,15 miliar.
Lingkup
pekerjaan meliputi pembangunan struktur, arsitektur, dan mekanikal elektrikal
plumbing (MEP) pada bangunan utama stadion yang mencakup tribun utara, barat,
selatan, dan timur, lapangan sepak bola, serta infrastruktur dan lanskap
kawasan.
Pembangunan
Stadion Sudiang ditargetkan selesai pada tahun 2027. Hingga 1 April 2026,
pekerjaan konstruksi telah dimulai dengan tahap persiapan dan pematangan lahan.
Kementerian
PU optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat
luas bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga
serta melahirkan generasi atlet unggul Indonesia.
Ke depan, Stadion Sudiang
diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga
mendukung kegiatan sosial, pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi
masyarakat di sekitarnya.



















