Iki Terbaru/Paling Greeess

Top

10 Orang Terkaya di Indonesia Awal 2026, Ada Nama Baru Kekayaannya Rp 95 Triliun

Iki Radio - Forbes merilis daftar 10 orang terkaya di Indonesia pada awal Januari 2026.

Berdasarkan data per Sabtu (3/1/2026), jajaran teratas masih didominasi oleh para konglomerat yang bergerak di sektor petrokimia, pertambangan, perbankan, hingga teknologi.

Di posisi puncak, nama Prajogo Pangestu masih bertahan sebagai orang terkaya di Indonesia.

Konglomerat kelahiran Bengkayang, Kalimantan Barat, itu tercatat memiliki kekayaan sebesar 38,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 643 triliun (dengan asumsi kurs Rp 16.700 pada 3 Januari 2026).

Nilai tersebut mengalami penurunan dibandingkan posisi 2 Desember 2025, ketika total kekayaannya masih tercatat mencapai 42,1 miliar dollar AS.

Di bawah Prajogo Pangestu, peringkat orang terkaya Indonesia masih diisi oleh sejumlah nama besar yang konsisten bertahan di jajaran atas.

Mereka adalah Low Tuck Kwong, serta duo bersaudara pemilik Grup Djarum, yakni Robert Budi Hartono dan Michael Hartono.

Lantas, siapa saja orang terkaya di Indonesia pada awal Januari 2026 menurut Forbes?

Daftar orang terkaya di Indonesia pada awal Januari 2026 tidak mengalami banyak perubahan dibandingkan peringkat yang dirilis oleh Forbes pada akhir Desember 2025.

Meski demikian, ada nama baru yang masuk jajaran 10 besar, yakni Agoes Projosasmito.

Ia merupakan Presiden Komisaris Amman Mineral Internasional, salah satu perusahaan pertambangan tembaga dan emas terbesar di Indonesia.

Dilansir dari The Real-Time Billionaires, berikut daftar lengkap orang terkaya di Indonesia pada awal Januari 2026:


1. Prajogo Pangestu

Prajogo Pangestu adalah pendiri PT Barito Pacific, perusahaan yang bergerak di sektor petrokimia dan energi.

Saat ini, total kekayaan mencapai 38,5 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 643 triliun.

Dengan jumlah tersebut, Prajogo menempati peringkat ke-55 orang terkaya di dunia serta peringkat ke-13 di Asia.


2. Low Tuck Kwong

Low Tuck Kwong adalah pendiri perusahaan tambang batu bara PT Bayan Resources.

Ia menjadi orang terkaya kedua di Indonesia dengan kekayaan yang tercatat sebesar 23,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 386 triliun.


3. Robert Budi Hartono

Pemilik saham pengendali BCA dan pendiri Grup Djarum ini memiliki total kekayaan bersih yang mencapai 21,5 miliar dollar AS, setara Rp 359 triliun.


4. Michael Hartono

Michael Hartono yang juga menjadi pemilik BCA serta Grup Djarum ini tercatat memiliki kekayan yang mencapai 20,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 344 triliun.

Jumlah ini sedikit turun dari posisi 22 Desember 2025 yang mencapai 20,8 miliar dollar AS.


5. Tahir & keluarga

Tahir & keluarga merupakan pendiri Mayapada Group yang bergerak di bidang kesehatan, real estate, dan perbankan.

Saat ini, total kekayaannya mencapai 10,8 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 180 triliun.


6. Otto Toto Sugiri

CEO sekaligus pendiri PT DCI Indonesia Tbk ini memiliki kekayaan yang mencapai 9,6 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 160 triliun, naik dari sebelumnya 8,7 miliar dollar AS pada 1 Januari 2026.


7. Haryanto Tjiptodihardjo

Haryanto Tjiptodihardjo adalah Direktur Utama PT Impack Pratama Industri Tbk. Total kekayaannya tercatat mencapai 8,9 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 149 triliun.


8. Sri Prakash Lohia

Pendiri perusahaan tekstil dan petrokimia Indorama Corporation ini tercatat memiliki kekayaan mencapai 8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 134 triliun.


9. Marina Budiman

Salah satu pendiri dan Presiden Komisaris PT DCI Indonesia Tbk ini memiliki kekayaan mencapai 6,9 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 115 triliun.


10. Agoes Projosasmito

Agoes Projosasmito masuk dalam jajaran 10 besar orang terkaya di Indonesia pada awal Januari 2026. Ia menggeser Hermanto Tanoko, yang sebelumnya menempati posisi ini.

Saat ini, ia tercatat memiliki kekayaan sebesar 5,7 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 95 triliun.


Hari Amal Bakti Kemenag, Walikota Batam Tekankan Kerukunan dan Penguasaan Teknologi

Iki Radio - Wali kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan pentingnya penguatan kerukunan umat beragama serta penguasaan teknologi di era kecerdasan buatan saat memimpin Upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia  2026 yang digelar di MAN 1 Batam, Sagulung, Sabtu (3/1/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Batam, para kepala madrasah, guru, serta pelajar. Pada kesempatan tersebut, Amsakar membacakan sambutan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang mengangkat tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.”

Dalam sambutan itu, Amsakar menegaskan bahwa kerukunan umat beragama bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang mampu mendorong kemajuan.

“Kerukunan itu bukan sekadar tidak adanya pertikaian. Kerukunan adalah kekuatan yang menyatukan perbedaan menjadi sinergi untuk mendorong kemajuan bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan Kementerian Agama sejak awal berdirinya Republik Indonesia merupakan kebutuhan nyata bangsa yang majemuk. Para pendiri bangsa, katanya, telah meletakkan fondasi kuat agar kementerian ini menjadi penjaga nilai keagamaan yang damai sekaligus penggerak kesejahteraan sosial.

“Indonesia dibangun oleh keberagaman. Karena itu, tugas kita hari ini adalah merawat perbedaan agar tetap menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan,” tutur Amsakar.

Pada bagian lain, Amsakar menyinggung pentingnya meneladani sejarah peradaban Islam yang pernah melahirkan pusat keilmuan dunia, seperti Baitul Hikmah. Integrasi antara nilai agama dan ilmu pengetahuan, menurutnya, relevan untuk menghadapi dinamika global saat ini, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

“Di era kecerdasan buatan, kita tidak boleh tertinggal. Kita harus hadir memberi warna, memastikan teknologi berkembang dengan nilai keagamaan yang moderat, sejuk, dan mencerahkan,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Amsakar mengajak seluruh aparatur Kementerian Agama memperkuat sinergi dan pengabdian, sejalan dengan tema HAB ke-80.

“Dengan kerukunan, pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, saya optimistis Indonesia akan melangkah menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat,” ujarnya.

Rangkaian upacara ditutup dengan penyerahan serta penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana kepada 30 aparatur sipil negara sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam melayani umat dan bangsa.

HAB ke-80, Wabup Sergai Tekankan Kerukunan Umat Beragama

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menegaskan komitmen menjaga kerukunan umat beragama sebagai fondasi pembangunan daerah.

Wakil Bupati (Wabup) Sergaii, Adlin Tambunan, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI tingkat Kabupaten, Sabtu (3/1/2026)

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sergai Adlin Tambunan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di halaman Kantor Kementerian Agama Sergai, Sei Rampah,Sabtu (3/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Adlin membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang menegaskan relevansi tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.”

“Kerukunan tidak boleh hanya dimaknai sebagai ketiadaan konflik, melainkan sinergi produktif yang menjadikan perbedaan sebagai kekuatan bersama,” ujar Adlin Tambunan.

Ia juga menekankan pentingnya peran ASN Kementerian Agama dalam merespons perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (AI) dengan menghadirkan narasi keagamaan yang moderat dan menyejukkan.

“Kita ingin nilai-nilai agama menjadi penguat persatuan dan pelayanan publik yang empatik,” kata dia.

Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi Kemenag Sergai dengan Pemkab Sergai serta mengajak seluruh jajaran menjadikan HAB ke-80 sebagai momentum memperkuat pengabdian dalam mewujudkan Sergai yang religius dan rukun dalam keberagaman.

HAB ke-80, Bupati Madiun Minta ASN Kemenag Adaptif

Iki Radio - Bupati Madiun Hari Wuryanto memita seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Madiun, lebih harus lincah, adaptif, dan responsif dalam melayani umat, dengan tetap menjunjung integritas dan etika.

Hal ini disampaikan Hari Wuryanto saat membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Nasaruddin Umar, saat upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke 80 Kemenag, di di GOR Pangeran Timoer, Caruban, Sabtu (3/1/2026).

Dikatakan, di era kemajuan teknologi saat ini, yakni dengan banyaknya penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), ASN Kemenag harusbisa beradaptasi dengan tetap menjunjung nilai nilai ketuhanan.

"ASN Kementerian Agama diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memastikan nilai-nilai ketuhanan serta kemanusiaan tetap mewarnai pemanfaatan AI, sehingga teknologi tersebut menjadi sarana pemersatu dan penguat kerukunan," kata Bupati Madiun. 

Dijelaskan, Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam menjaga kehidupan keagamaan yang damai di tengah kemajemukan bangsa.

"Selama 80 tahun perjalanannya, Kementerian Agama terus bertransformasi, antara lain melalui peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, penguatan kerukunan umat beragama, pemberdayaan ekonomi umat, serta menghadirkan agama sebagai solusi atas persoalan bangsa," lanjutnya.

Kepala Kemenag Kabupaten Madiun Irfan Alkhaidari menyampaikan Hari Amal Bhakti (HAB) ke 80 Kemenag mengetengahkan tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai danMaju".

“Dengan kerukunan maka pembangunan itu bisa berjalan dengan lancar, kemudian juga program-program pemerintah bisa jalan dengan baik. Salah satunya dengan adanya kerukunan," kata Irfan.

Dikatakan, Kemenag Kabupaten Madiun dapat terus adaptif untuk memberikan pelayanan masyarakat. Termasuk diantaranya transformasi digital untuk mendukung pelayanan masyarakat.

"Kita harapkan keluarga besar Kementrian Agama bisa adaptif. Adaptif dan terus kokoh dalam rangka untuk terus dipertahankan. mempertahankan hal yang baik dari apa yang sudah dilakukan,"pungkasnya.

Diakhir acara Bupati Madiun bersama jajaran pejabat Kementerian Agama Kabupaten Madiun, melakukan pelepasan balon keudara, sebagai simbol semangat kebersamaan dan harapan menuju Indonesia yang damai dan maju.(iw/IR))

Michelle Ziudith hingga Gisella Anastasia Jadi Satu Geng dalam Sebuah Film Romantis Komedi

Iki Radio - Bersiaplah menyaksikan aksi pembalasan yang paling cerdik sekaligus mengocok perut.

Film romantis komedi karya sutradara Reka Wijaya dari produksi Im-a-gin-e didukung oleh Anami Films dan TenCut, "Balas Budi", resmi merilis teaser trailer perdananya, Jum’at (2/1/2026) kemarin.

Cuplikan teaser film "Balas Budi" (tangkap layar youtube)

Melalui cuplikan berdurasi 42 detik tersebut, penonton diajak mengintip bagaimana sebuah rencana besar disusun oleh aliansi perempuan yang ingin membalas dendam terhadap seorang pria penuh pesona.

Teaser trailer dibuka dengan rangkaian visual romantis yang menampilkan pesona Budi (Yoshi Sudarso). Mulai dari momen mesra di pesta pernikahan hingga makan malam elegan di depan akuarium raksasa, Budi tampak seperti pria idaman.

Namun, suasana berubah drastis saat kedoknya sebagai penipu ulung terbongkar, memicu kemarahan besar dari para korbannya, termasuk karakter yang diperankan secara emosional oleh Michelle Ziudith.

Dinamika teaser semakin memuncak saat menunjukkan transformasi Thalita (Gisella Anastasia), Alma (Michelle Ziudith), Ayu (Niken Anjani), dan Uli (Givina) dari korban yang terluka menjadi tim "profesional".

Mereka terlihat menyusun strategi di sebuah markas rahasia yang dipenuhi papan investigasi, peta, dan foto-foto target.

Video ditutup dengan adegan cliffhanger yang memuaskan: Budi tampak tak berdaya disekap di sebuah kursi, siap menerima "pelajaran" dari keempat wanita tersebut.

Di bawah arahan Reka Wijaya, film ini menghadirkan kisah tentang pengkhianatan yang dekat dengan keseharian masyarakat.(*)

 

 

 

 

 

Kasus Pembunuhan Josenan, Polres Madiun Kota Gandeng Dinsos P3A Kota Madiun

Iki Radio - Polres Madiun Kota, dalam hal ini Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Madiun Kota, menggandeng Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Madiun, dalam penanganan kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Jolorante, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Kamis dini hari (1/1/2026).

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riyadi

Ini setelah diketahui bahwa pelaku pembunuhan tersebut masih dibawah umur yakni masih berusia 16 tahun.

“Pelaku masih di bawah umur karenanya kami menggandeng Dinsos untuk melakukan pendampingan saat polisi melakukan upaya hukum," kata Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riyadi, Jumat (2/1/2026).

Dalam peristiwa itu, seorang pemuda berinisial VWP (19) ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk.

Terduga pelaku berinisial MRA (16) berhasil ditangkap beberapa jam setelah laporan diterima polisi sekitar pukul 02.30 WIB.

Insiden berdarah tersebut diduga dipicu adanya perselisihan antara korban dan pelaku.

Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya pisau lipat yang diduga digunakan pelaku untuk menusuk korban serta celana yang dikenakan pelaku yang diduga terdapat noda darah.

“Penyidik masih terus mendalami motif pasti pembunuhan tersebut, termasuk menggali keterangan tambahan dari saksi-saksi dan pelaku dengan pendampingan instansi terkait,” tambahnya.(iw/IR)

 

Libur Nataru, Okupansi Hotel Di Madiun Mencapai 80 Persen

Iki Radio - Perkembangan Kota Madiun dengan berbagai hal menarik yang ditawarkan, membawa dampak positif bagi usaha usaha di Kota Pendekar (sebutan Kota Madiun).

Foto : istimewa

Salah satunya saat momen Natal dan Tahun Baru 2026. Tingginya animo masyarakat untuk menikmati malam pergantian tahun di Kota Madiun terbilang cukup tinggi.

Hal ini bisa dilihat dari adanya kenaikan hunian Hotel saat malam tahun baru 2026.

“Kalau pada saat malam tahun baru kemarin, okupansinya sampai dengan 80 persen,” ujar Dimas Ardianto, Manager Marketing Sun Hotel Madiun, Sabtu (3/1/2025).

Dijelaskan, kenaikan jumlah okupansi ini dipengaruhi tingginya minat masyarakat untuk mengisi momen malam pergantian tahun di Kota Madiun.

“Jadi kebanyakan para tamu tidak memesan jauh hari sebelumnya, namun ya pada hari itu juga,” jelasnya.

Kata Dimas, kenaikan terasa pada saat tanggal 31 Desember 2025 kemarin.

“Misalnya pagi itu hanya beberapa, sekitar 40 an, lalu masuk pada siang hingga sore hari kenaikannya sangat drastis,” tambahnya.

Adanya larangan untuk tidak menyalakan kembang api, diakuinya juga sebagai salah satu yang mengurangi daya tarik masyarakat menghabiskan malam tahun baru.

“Ya kita juga empati dengan bencana alam yang ada di Sumatra. Untungnya ada kegiatan bazar di Mall, jadi banyak tamu hotel yang memanfaatkan itu. Ada juga yang disini (Sun Hotel) untuk bermalam, karena ingin menikmati suasana pergantian malam tahun baru misalnya di PSC (Pahlawan Street Center) dan tempat lain di Madiun,” imbuhnya.

Kelengkapan fasilitas seperti Mall, arena bermain dan water park di Sun City juga menjadi salah satu daya tarik masyarakat untuk menikmati libur natal dan Tahun Baru di Sun Hotel.

“Kalau sekarang ini anak anak sekolah sudah mulai mau masuk, jadi awal tahun ini okupansi Sun Hotel seperti hari biasanya,” pungkasnya.(iw/IR)

 

 

Jenis Operasi Ini Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan Pada 2026

Iki Radio - BPJS Kesehatan menanggung berbagai layanan kesehatan, termasuk tindakan operasi, bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Namun perlu diketahui bahwa tidak seluruh jenis operasi dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan karena adanya ketentuan dan batasan layanan yang telah diatur dalam regulasi.

Dilansir dari laman resmi Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Jumat (2/1/2026), untuk memperoleh layanan operasi dengan pembiayaan BPJS Kesehatan, peserta wajib mengikuti prosedur berjenjang. 

Pasien harus terlebih dahulu berobat ke fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama, seperti puskesmas, klinik, atau dokter keluarga yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Apabila diperlukan tindakan lanjutan, faskes tingkat pertama akan menerbitkan rujukan ke rumah sakit yang menjadi mitra BPJS.

Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan JKN, terdapat sedikitnya 19 jenis operasi yang ditanggung BPJS Kesehatan. Meski demikian, Permenkes juga menetapkan sejumlah pengecualian. 

Berikut layanan kesehatan yang tidak dijamin BPJS Kesehatan :

1. Operasi yang dilakukan tanpa mengikuti prosedur yang telah ditetapkan BPJS Kesehatan.

2. Operasi yang dilakukan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam kondisi darurat.

3. Operasi yang biayanya telah dijamin oleh program lain, seperti jaminan kecelakaan kerja atau kecelakaan lalu lintas wajib.

4. Operasi yang dilakukan di luar negeri.

5. Operasi untuk tujuan estetika atau kosmetik.

6. Operasi yang bertujuan mengatasi infertilitas.

7. Operasi ortodonsi atau tindakan bedah untuk meratakan gigi yang bersifat nonmedis.

8. Operasi akibat tindakan menyakiti diri sendiri atau aktivitas yang membahayakan diri secara sengaja.

9. Operasi yang merupakan bagian dari pengobatan alternatif, komplementer, atau tradisional yang belum terbukti secara ilmiah.

10. Operasi yang masih bersifat percobaan atau eksperimental.

11. Operasi yang berkaitan dengan penggunaan alat kontrasepsi atau tujuan nonkesehatan lainnya.

12. Operasi yang timbul akibat bencana pada masa tanggap darurat atau kejadian luar biasa.

13. Operasi akibat kesalahan atau kelalaian medis yang seharusnya dapat dicegah.

14. Operasi lain yang tidak berkaitan langsung dengan manfaat jaminan kesehatan yang ditetapkan BPJS Kesehatan. 

close
Pasang Iklan Disini