Iki Terbaru/Paling Greeess

UMK Batang 2026 Naik 6,87 Persen, Tertinggi se-Eks Karesidenan Pekalongan

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menggelar sosialisasi Penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Batang Tahun 2026 di Kantor Disnaker Batang, Kabupaten Batang, Senin (29/12/2025).

Disnaker Batang menggelar Sosialisasi UMK 2026 di Kantor Disnaker Batang, Kabupaten Batang

Sosialisasi ini diikuti 30 perwakilan perusahaan dari berbagai kawasan industri yang ada di wilayah Kabupaten Batang.

Kepala Disnaker Batang Suprapto mengatakan, UMK Batang 2026 telah resmi ditetapkan oleh Gubernur Jawa Tengah melalui Surat Keputusan (SK) tertanggal 24 November 2025. UMK Batang 2026 mengalami kenaikan sebesar 6,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“UMK Batang 2026 ditetapkan sebesar Rp2.708.520,00 atau naik Rp174.138,00 dari UMK 2025 yang sebesar Rp2.534.382,00,” jelasnya.

Dengan penetapan tersebut, Kabupaten Batang kini menjadi daerah dengan UMK tertinggi di wilayah eks Karesidenan Pekalongan. Pasalnya, UMK Kota Pekalongan yang pada 2025 berada di atas Batang, pada 2026 hanya ditetapkan sebesar Rp2.700.926,00.

Suprapto menegaskan bahwa UMK tersebut merupakan batas upah terendah yang wajib dibayarkan perusahaan kepada pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun. Untuk pekerja dengan masa kerja di atas satu tahun, perusahaan wajib menerapkan struktur dan skala upah.

“Bagi perusahaan yang tidak menerapkan ketentuan pengupahan sesuai UMK akan dikenakan sanksi, mulai dari sanksi administratif, teguran, hingga hambatan dalam proses perpanjangan peraturan Perusahaan,” tegasnya.

Menurut Suprapto, penetapan UMK Batang 2026 melalui proses perhitungan dan kesepakatan di tingkat Dewan Pengupahan Kabupaten Batang, yang kemudian direkomendasikan oleh Bupati Batang kepada Gubernur Jawa Tengah untuk ditetapkan.

“Sosialisasi ini kami fokuskan kepada perwakilan perusahaan agar penerapan UMK 2026 bisa berjalan sejak awal tahun mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan perusahaan, Staf HR PT Dream Plastic Indonesia Batang, Imam menyatakan, pihaknya menerima dan siap menerapkan kenaikan UMK Batang 2026 sesuai ketentuan.

“Perusahaan kami terbuka dan menyetujui kebijakan UMK. Berapa pun kenaikannya, kami tetap mengikuti aturan. Selama ini gaji karyawan minimal UMK dan ada tambahan persentase tertentu,” terangnya.

Ia menambahkan, perusahaan akan terus menyesuaikan kebijakan pengupahan sesuai regulasi yang berlaku agar hak pekerja tetap terpenuhi.

“Adanya kenaikan UMK ini para pekerja bisa memberikan kinerja yang bagus untuk perusahaan,” ujar dia. 

Polres Madiun Kota Sulap Bekas Gudang Beras Jadi Gedung SPPG, Bupati Madiun Ingatkan SOP

Iki Radio - Hanya dalam waktu sekitar dua bulan, Polres Madiun Kota mampu “menyulap” gedung bekas gudang beras di Desa Rejosari, Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun, menjadi gedung yang representatif dan siap mendukung program nasional pemenuhan gizi.

Ini disampaikan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi saat groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Gedung Badan Gizi Nasional SPPG–Polri Polres Madiun Kota, Desa Rejosari, Kecamatan Sawahan, Senin (29/12/2025).

“Dulu lokasi ini merupakan gudang selep beras yang tidak terpakai. Kini telah menjadi gedung yang representatif dan siap mendukung program nasional pemenuhan gizi,” ujar Kapolres.

Dikatakan, dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Madiun, Perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta elemen masyarakat lainnya sehingga pembangunan SPPG dapat rampung.

Pembangunan SPPG merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kebijakan Presiden RI terkait pemenuhan gizi masyarakat sebagai investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045. 

Kedepan, pengelolaan SPPG juga akan memberdayakan masyarakat lokal, khususnya dalam pemenuhan bahan baku operasional. 

SPPG di Rejosari merupakan unit keempat yang dikelola oleh Polres Madiun Kota. Terkait pengelolaan limbah, pihaknya memastikan telah menyiapkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup agar seluruh proses berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan dukungan Polres Madiun Kota terhadap program strategis nasional tersebut. Ia menjelaskan bahwa secara ideal Kabupaten Madiun membutuhkan sekitar 50 SPPG, sementara saat ini telah terbangun 40 unit, dengan 30 di antaranya sudah beroperasi dan 10 masih dalam proses operasional.

“Program SPPG ini adalah program luar biasa dari Presiden RI yang harus kita dukung bersama. Selain meningkatkan kualitas gizi anak-anak, dampaknya juga sangat besar terhadap perekonomian masyarakat, terutama melalui pemanfaatan produk lokal,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan SPPG sesuai standar operasional prosedur (SOP) dari Badan Gizi Nasional, termasuk aspek kebersihan, kesehatan, dan pengolahan limbah. 

Sementara Ketua Umum PSHT Pusat Madiun R. Moerdjoko HW, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada keluarga besar SH Terate untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan SPPG. 

Ia berharap sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah daerah, dan kepolisian dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Pengelolaan Air Berkelanjutan, Pemkab Madiun Kukuhkan KOMIR 2025 - 2029

Iki Radio - Pentingnya pengelolaan air mulai dari menjaga sumber air hingga system irigasi yang berkelanjutan, menjadi salah satu fokus pemerintah Kabupaten Madiun , dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Sehingga bilamana air dan system irigasi terkelola dengan baik, tentu akan dapat meminimalkan dampak yang ditimbulkan terkait permasalahan air. Diantaranya dampak bencana kekeringan maupun bencana banjir.

“Kalau kelebihan air bingung, kekurangan air juga bingung,” ujar Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dalam pengukuhan Komisi Irigasi (KOMIR) Kabupaten Madiun, periode 2025 – 2029, di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Senin (29/12/2025).

Kata Bupati, Kabupaten Madiun memiliki potensi sumber daya air yang besar, khususnya di kawasan lereng Gunung Wilis. Dengan pemanfaatan teknologi dan perencanaan yang tepat, kebutuhan air masyarakat dan pertanian diharapkan dapat terpenuhi, termasuk saat musim kemarau.

“Inilah sebenarnya tugas Komisi Irigasi, mengambil kebijakan dan mengamankan kebutuhan air masyarakat. Saya ingin meskipun musim kemarau, Kabupaten Madiun tidak ada wilayah yang kekeringan. Kalau ada potensi kekeringan, segera ditindaklanjuti. Air adalah kebutuhan vital masyarakat dan petani,” lanjutnya.

Sehingga Komisi Irigasi diharapkan mampu menjadi tulang punggung bagi para petani melalui sistem irigasi yang efektif dan efisien. Pengelolaan bendungan dan saluran air dilakukan secara antisipatif, terutama menjelang musim kemarau.

Sebagai landasan kebijakan, Komisi Irigasi harus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan irigasi, memperkuat partisipasi petani dalam pengambilan keputusan, serta melindungi sumber daya air dan lingkungan untuk generasi mendatang.

“Target akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat. Kalau kecukupan air bisa teratasi, Insya Allah masyarakat Kabupaten Madiun bisa sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu dalam pengukuhan KOMIR Kabupaten Madiun 2025 – 2029 ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada para anggota komisi irigasi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kabupaten Madiun, Sodiq Heri Purnomo, sekaligus sebagai ketua KOMIR Kabupaten Madiun 2025 – 2029.

“Pengukuhan ini dimaksudkan untuk menetapkan secara resmi keanggotaan Komisi Irigasi sebagai wadah koordinasi, komunikasi, dan konsultasi antara pemerintah daerah, perkumpulan petani pemakai air, serta pemangku kepentingan lainnya,” ujar Sodiq.

Selain itu, pengukuhan bertujuan memberikan landasan hukum bagi pelaksanaan tugas Komisi Irigasi, mendukung pengelolaan sistem irigasi yang berkelanjutan, serta menjamin kesinambungan kebijakan irigasi selama periode 2025–2029.(iw/IR)


Posko Nataru Kemenhub: Arus Balik Natal Mulai Padat, Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Iki Radio- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat mulai terjadinya peningkatan arus balik Natal 2025 pada Minggu (28/12/2025). 

Rapat monitoring harian Posko Pusat Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Kementerian Perhubungan Shift 3 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta

Kondisi tersebut disampaikan Kepala Posko Pusat Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Kementerian Perhubungan Shift 3, Novyanto Widadi, dalam laporan harian Posko Nataru.

Novyanto menjelaskan, pascapuncak arus mudik Natal, pergerakan masyarakat kini memasuki fase arus balik, dengan potensi peningkatan lalu lintas di jalur wisata, jalan tol, pelabuhan, terminal, stasiun, dan bandara.

“Risiko utama yang perlu diantisipasi adalah kelelahan pengguna transportasi, kepadatan lokal, serta faktor cuaca. Karena itu, keselamatan menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Untuk mitigasi risiko, Posko Nataru melakukan pengawasan ketat di berbagai titik, termasuk pengendalian kecepatan, pemeriksaan kelelahan pengemudi, serta kelaikan kendaraan dan moda transportasi. 

Novyanto menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran aspek keselamatan.


Sektor Transportasi Darat dan Penyeberangan

Di sektor transportasi darat, pemantauan dilakukan melalui 90 titik CCTV di jalan nasional dan 43 titik di jalan tol. Selain itu, terdapat empat posko statis, antara lain di Exit Tol Cikopo, KM 29 Tol Jakarta–Cikampek, serta kawasan wisata Puncak, Jawa Barat.

Pemantauan juga dilakukan di 115 Terminal Tipe A dan 15 pelabuhan penyeberangan di seluruh Indonesia. Hasilnya, jumlah penumpang terminal yang berangkat pada periode pukul 20.00 hingga 08.00 WIB tercatat turun 15,43 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara jumlah penumpang datang naik tipis 1,3 persen.

Jumlah bus yang berangkat juga mengalami penurunan 17,3 persen, sedangkan bus datang turun 13,18 persen. Untuk pelabuhan penyeberangan, okupansi parkir di Pelabuhan Merak terpantau masih longgar, kecuali Dermaga Eksekutif yang tersisa sekitar 5 persen kapasitas.

“Kondisi ini wajar karena berada di masa jeda antara Natal dan Tahun Baru. Diperkirakan kepadatan akan kembali meningkat menjelang Tahun Baru,” jelas Novyanto.


Perkeretaapian

Di sektor perkeretaapian, tercatat beberapa gangguan operasional pada 27 Desember 2025, antara lain gangguan pengereman pada KA Commuter Line dan kebocoran atap pada rangkaian KA Sawunggalih saat hujan lebat. 

Gangguan tersebut menyebabkan keterlambatan hingga 33 menit dan telah ditangani dengan pemindahan penumpang ke rangkaian lain.

Jumlah penumpang kereta api antarkota dan regional hingga 27 Desember tercatat 344.976 penumpang atau turun 6,6 persen dibandingkan 2024. Sementara penumpang kereta perkotaan mencapai 1.036.762 penumpang, turun 13,1 persen.

Tingkat ketepatan waktu perjalanan kereta api tetap tinggi, dengan KA antarkota mencapai 99,2 persen, KA komuter 98,4 persen, dan KA regional 95 persen.


Sektor Laut dan Udara

Di sektor angkutan laut, pergerakan penumpang hingga 27 Desember 2025 mengalami kenaikan sekitar 5,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Aktivitas pelabuhan terpantau ramai di sejumlah wilayah seperti Batam, Ketapang, Gilimanuk, Ambon, Manokwari, dan Sorong. Tidak terdapat kejadian menonjol selama periode pemantauan.

Untuk sektor udara, Posko Nataru Shift 3 melaporkan tidak ada kejadian signifikan. Beberapa penerbangan mengalami penyesuaian jadwal akibat cuaca dan divert, namun seluruhnya telah ditangani dan beroperasi kembali secara normal tanpa laporan korban.

Secara keseluruhan, Novyanto menegaskan bahwa penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 masih berlangsung aman dan terkendali, dengan Posko Nataru terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi lonjakan pergerakan menjelang pergantian tahun.

5 Film Indonesia Terlaris 2025, Animasi Jumbo Cetak Sejarah

Iki Radio - Tidak terasa tahun 2025 akan segera berakhir. Tahun ini menjadi jadi tahun emas bagi industri perfilman Tanah Air.

Bioskop kita dibanjiri karya-karya lokal yang kualitasnya tak main-main. Mulai dari animasi yang bikin bangga, komedi yang mengocok perut, hingga teror horor yang bikin susah tidur.

Penasaran film apa saja yang berhasil menduduki puncak box office tahun ini? Yuk, simak Kaleidoskop Film Indonesia Terlaris 2025 berikut ini!

1. Jumbo (10,2 Juta Penonton)

Siapa sangka film animasi bisa jadi juara? Jumbo sukses mencetak sejarah baru dan mematahkan stigma kalau animasi lokal itu sulit berkembang. Debut penyutradaraan Ryan Adryandhi di bawah bendera Visinema Animation ini berhasil meraup angka fantastis, yakni 10,2 juta penonton.

Film ini berkisah tentang Don, seorang anak laki-laki yang menyukai dongeng dan harus berpetualang memecahkan misteri. Dengan deretan pengisi suara papan atas seperti Ariel NOAH hingga Bunga Citra Lestari, Jumbo menyajikan visual dan cerita yang menyentuh hati semua umur.

2. Agak Laen: Menyala Pantiku! (9,3 Juta Penonton)

Pasukan bermarga kembali berulah! Rumah produksi Imajinari kembali tersenyum lebar setelah sekuel Agak Laen ini sukses besar. Hingga Sabtu (27/12/2025), film yang disutradarai oleh Muhadkly Acho ini tercatat telah menghibur 9.375.190 penonton.

Kali ini, kuartet Boris Bokir, Indra Jegel, Oki Rengga, dan Bene Dion harus menyamar ke sebuah panti jompo (panti wreda). Kekuatan IP (Intellectual Property) mereka terbukti masih sangat "menyala" dan relevan dengan humor yang dekat dengan masyarakat.

3. Pabrik Gula (4,7 Juta Penonton)

Masih ingat dengan fenomena KKN di Desa Penari? Kali ini, utas viral karya SimpleMan kembali diangkat ke layar lebar lewat film Pabrik Gula.

Digarap oleh tangan dingin sutradara Awi Suryadi bersama MD Pictures, film ini sukses menjadi horor terlaris tahun 2025 dengan total 4,7 juta penonton.

Film yang meramaikan momen Lebaran ini menceritakan teror di sebuah pabrik gula tua. Para buruh musiman harus menghadapi entitas gaib dari kerajaan "demit" yang murka. Akting memukau dari para pemain muda bikin suasana makin mencekam.

4. Petaka Gunung Gede (3,2 Juta Penonton)

Petaka Gunung Gede garapan sutradara Azhar Kinoi Lubis berhasil mengumpulkan 3,2 juta penonton. Film produksi Starvision ini diadaptasi dari kisah nyata tragis yang dialami pendaki bernama Maya dan Ita pada tahun 2007 silam.

Ceritanya menyoroti pelanggaran mitos dan tabu saat mendaki gunung yang berujung pada teror mistis tak berkesudahan. Kisah yang relate dengan anak gunung ini sukses bikin penonton penasaran.

5. Sore: Istri dari Masa Depan (3,1 Juta Penonton)

Enggak cuma horor dan komedi, genre sci-fi romance juga punya tempat di hati penonton tahun ini. Sore: Istri dari Masa Depan sukses membius 3,1 juta penonton. Film arahan sutradara Yandy Laurens ini mempertemukan chemistry apik antara Dion Wiyoko dan Sheila Dara.

Ceritanya yang unik tentang seorang istri yang datang dari masa depan untuk mengubah nasib suaminya ini dipuji karena visualnya yang estetik dan alur cerita yang hangat (dan bikin baper!).(grid.id)

1 Juta Liter Air Bersih Datang, Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang kembali Bangkit

Iki Radio - Ketersediaan air bersih dan akses komunikasi bagi warga terdampak banjir di Aceh Tamiang mulai kembali normal. Setelah beberapa waktu mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, masyarakat kini dapat kembali menggunakan air untuk minum, memasak, beribadah, serta menghubungi keluarga.

Sebanyak kurang lebih 1 juta liter air bersih yang diangkut 118 mobil tangki air bersih berkapasitas 8.000 liter telah dikirim ke sejumlah wilayah yang sumber airnya tercemar akibat banjir. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap selama sepekan guna memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

Seiring dengan itu, jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak juga berangsur pulih. Warga kini dapat kembali mengakses informasi, berkomunikasi dengan keluarga, serta mengurus berbagai kebutuhan dasar yang sebelumnya terhambat.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyampaikan bahwa upaya pemulihan difokuskan pada kebutuhan paling mendasar masyarakat.

“Hari ini kami memberangkatkan bantuan air bersih dan kebutuhan harian warga dari Kemkomdigi bersama mitra. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi keluarga dan saudara-saudari kita di wilayah terdampak, khususnya Aceh Tamiang,” ujar Meutya saat pelepasan bantuan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Minggu (28/12/2025).

Selain air bersih, bantuan yang disalurkan meliputi obat-obatan, pakaian, perlengkapan ibadah, tenda dengan fasilitas MCK, serta kebutuhan dasar lainnya. Alat berat dan sumur bor juga disiapkan untuk membantu pembersihan lumpur dan pemulihan lingkungan permukiman warga.

Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kemkomdigi dengan Telkom, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), XLSmart, serta Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Meutya menambahkan, progres pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak telah melampaui 95 persen. Namun, di beberapa daerah seperti Benar Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues, kualitas jaringan masih bergantung pada ketersediaan pasokan listrik dan berada pada kisaran 60 hingga 80 persen.

“Pemulihan jaringan sangat bergantung pada pasokan listrik. Kami terus memantau dan mempercepat pemulihan di titik-titik tersebut,” jelasnya.

Kemkomdigi memastikan akan terus mengawal pemulihan konektivitas agar warga tetap memperoleh informasi darurat, layanan publik berjalan dengan baik, serta komunikasi keluarga tetap terjaga pascabanjir.

Bupati Ipuk Angkat 4.888 Honorer Banyuwangi Jadi PPPK Paruh Waktu

Iki Radio - Senyum dan tangis haru menyelimuti para ribuan tenaga honorer di Kabupaten Banyuwangi saat penyerahan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, di Kawasan GOR Tawangalun, Banyuwangi, Minggu (28/12/2025), Setelah pengabdian bertahun-tahun 4.888 honorer akhirnya resmi diangkat PPPK Paruh Waktu.

Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu turut disaksikan langsung oleh keluarga para honorer yang turut hadir menyaksikan momen bahagia tersebut. Dengan pengangkatan ini, para honorer resmi berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Banyak dari mereka tak kuasa menahan tangis. Kebahagiaan juga terlihat pada anak, istri, dan orang tua memeluk para penerima SK penuh haru, karena tidak sedikit dari mereka yang tak lagi muda.

“Hari ini saya sangat bahagia, anak-anak saya juga. Terima kasih Emakku Bupati Ipuk,” ujar Mislatin, dengan mata berkaca-kaca.

Mislatin yang kini berusia 57 tahun merupakan tenaga administrasi di Puskesmas Singotrunan yang telah mengabdikan diri lebih dari 28 tahun.

Wanita yang akrab disapa Mbok Rehana ini tak kuasa menahan tangis haru usai menerima SK pengangkatan yang selama ini dinantikan.

Hal serupa disampaikan Nandang Prihatining Tyas (32), bidan Tenaga Latihan Kerja (TLK) di Puskesmas Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Dia mengaku bersyukur akhirnya mendapat kepastian status setelah bertahun-tahun mengabdi di wilayah pelosok ujung selatan Banyuwangi.

Bupati Ipuk mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada tenaga honorer yang telah bertahun-tahun mengabdi dan berkontribusi besar dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan di Banyuwangi.

"Pemkab telah memutuskan honorer yang tersisa sebanyak 4.888 orang kita angkat menjadi PPPK Paruh Waktu. Ini merupakan bentuk kepastian kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Selamat kepada bapak dan ibu semua,” ujar Ipuk di hadapan ribuan PPPK Paruh Waktu yang baru saja terima SK.

Dari total 4.888 PPPK Paruh Waktu yang diangkat, terdiri atas 1.539 tenaga guru, 259 tenaga kesehatan, serta 3.090 tenaga teknis dan administrasi yang tersebar di berbagai perangkat daerah.

Bupati Ipuk menjelaskan, saat ini total ASN di Kabupaten Banyuwangi mencapai 15.411 orang, terdiri dari 6.218 PNS, 4.305 PPPK dan 4.888 PPPK Paruh Waktu.

Meski menghadapi tantangan fiskal pada 2026, di mana dana transfer pusat ke daerah dipangkas hingga Rp 665 miliar, Ipuk menegaskan Pemkab Banyuwangi tetap memprioritaskan pengangkatan PPPK Paruh Waktu.

“Pembangunan tidak boleh meninggalkan satu pun manusianya, termasuk para PPPK,” ujarnya.

Ia menambahkan, mulai 1 Januari 2026, para PPPK Paruh Waktu akan menerima penghasilan bulanan tetap dengan besaran yang jelas, setelah sebelumnya banyak honorer hanya menerima honor sukarela tanpa kepastian.

“Semoga ini membawa berkah bagi Bapak Ibu sekalian dan keluarga,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Layanan Tabungan dan Asuransi Pensiun (TASPEN) Jember sebagai penyelenggara Jaminan Sosial Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk menjamin perlindungan sosial dan jaminan hari tua bagi PPPK.

“Kami ingin Bapak Ibu bekerja dengan tenang, mengabdi dengan rasa aman, dan menatap masa depan dengan harapan,” ungkap Ipuk. (*)

Pasca Banjir Sumatra, Kementerian ESDM Kirim Seribu Genset untuk Desa yang belum Menyala Listriknya

Iki Radio - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, masih ada 224 desa di Provinsi Aceh belum teraliri listrik pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang berlangsung pada penghujung November.

“Dalam catatan kami, masih ada 224 desa di Provinsi Aceh yang belum teraliri listrik,” ucap Bahlil Lahadalia melalui keterangan resmi, Sabtu (27/12/2025).

Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, desa-desa tersebut berlokasi sekitar 10 kabupaten yang infrastrukturnya masih dalam proses perbaikan, termasuk Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues. 

 “Nah, dalam rangka bagaimana memberikan pelayanan maksimal, kami rapat dengan tim, bicara sama PLN,” ujarnya.

Untuk itu, Kementerian ESDM mengirim bantuan berupa seribu unit genset serta 3 ribu unit kompor gas bagi warga yang terdampak bencana banjir di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar.

 “Maka atas arahan Bapak Presiden, kami mencoba mengoptimalkan seluruh kekuatan negara, maka Kementerian ESDM hari ini mengirimkan seribu unit genset dengan kapasitas rata-rata di 5–7 kVA,” ucap Bahlil.

Bantuan genset dikirim menggunakan pesawat Hercules Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).

Bahlil menegaskan, seribu genset yang dikirimkan saat ini masih tahap pertama. Selama infrastruktur kelistrikan di kawasan tersebut belum pulih, tutur dia, Kementerian ESDM akan terus melakukan intervensi, seperti mengirim bantuan berupa genset.

Terkait pasokan solar untuk seribu genset tersebut, Bahlil menyampaikan sudah membuat tim terpadu dengan Pertamina Patra Niaga.  

“Teman-teman Pertamina Patra Niaga yang akan memasok BBM-nya agar saudara-saudara kita yang kena musibah bisa cepat merasakan pelayanan negara, khususnya di sektor energi,” kata Menteri ESDM.

close
Pasang Iklan Disini