Iki Terbaru/Paling Greeess

Aceh Perpanjang Tanggap Darurat 14 Hari lagi, Fokus Lindungi Warga dan Pulihkan Layanan Dasar

Iki Radio - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana untuk kedua menyusul banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah. Perpanjangan berlaku 14 hari kedapan yang akan mulai dari 26 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, guna memastikan penanganan darurat dan pemulihan awal berjalan optimal.


Gubernur Aceh Muzakir Manaf menegaskan, keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil rapat koordinasi virtual dengan seluruh kabupaten/kota terdampak serta kementerian dan lembaga terkait. Status tanggap darurat dinilai masih dibutuhkan untuk menjamin keselamatan warga dan mempercepat pemulihan layanan dasar.

“Perpanjangan ini memberi ruang gerak yang lebih fleksibel bagi pemerintah daerah untuk mengambil langkah cepat dan terukur dalam melindungi masyarakat terdampak,” ujar Muzakir Manaf, dalam rapat koordinasi bencana hidrometeorologi Aceh yang dilakukan secara daring, Kamis (25/12/2025).

Dalam arahannya, Gubernur Aceh menekankan lima fokus utama selama masa perpanjangan tanggap darurat. Pertama, percepatan distribusi logistik ke seluruh wilayah terdampak, termasuk desa dan gampong yang masih terisolasi di kawasan pegunungan maupun pesisir. Distribusi dilakukan dengan berbagai moda agar bantuan pangan, BBM, dan kebutuhan dasar lainnya menjangkau seluruh korban.

Kedua, penanganan dan perlindungan hak dasar warga sesuai standar kemanusiaan, mencakup layanan pengungsian yang layak, perlindungan kelompok rentan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Ketiga, penguatan layanan kesehatan, dengan mengoptimalkan operasional rumah sakit, puskesmas, dan pos layanan kesehatan hingga ke tingkat gampong. Pemerintah memastikan layanan medis tetap berjalan untuk mencegah krisis kesehatan pascabencana.

Keempat, persiapan pemulihan pendidikan, termasuk memastikan anak-anak terdampak dapat kembali belajar. Pemerintah daerah diminta menyiapkan kebutuhan penunjang seperti pakaian, sepatu, dan perlengkapan sekolah agar proses belajar-mengajar tidak terhambat.

Kelima, percepatan pemulihan infrastruktur dan sektor produktif, dengan menugaskan setiap Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) menjalankan fungsi sesuai bidangnya, mulai dari pembersihan sawah, perbaikan jalan dan jembatan, hingga penanganan dampak banjir dan longsor.

Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir menyampaikan, Gubernur juga menginstruksikan pembentukan dan penguatan posko penanganan darurat yang melibatkan seluruh SKPA serta sekitar 150 relawan dari unsur organisasi kemasyarakatan dan LSM.

Lanjutnya, pada masa relaksasi kerja fleksibel aparatur sipil negara, pemerintah Aceh akan mengerahkan ASN ke lima kabupaten/kota dengan dampak terberat untuk membantu penanganan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. “Selain itu, pembersihan wilayah perkotaan dan permukiman terdampak terus dipercepat agar lingkungan kembali aman dan sehat,” terangnya.

Dukungan terhadap perpanjangan status tanggap darurat juga datang dari Dewan Perwakilan Rakyat Aceh. Ketua DPRA Zulfadhli menilai kebijakan tersebut penting untuk menjaga fleksibilitas anggaran, mempercepat koordinasi lintas instansi, serta menghindari hambatan birokrasi dalam penanganan bencana.

DPRA merekomendasikan agar pemerintah Aceh memprioritaskan sektor kesehatan dan pengungsian, mempercepat perbaikan infrastruktur kritis seperti jalan dan jembatan, serta melakukan normalisasi sungai guna mencegah banjir susulan di tengah potensi hujan lanjutan.

Pemerintah Aceh menegaskan, perpanjangan status tanggap darurat bukan hanya untuk merespons kondisi saat ini, tetapi juga sebagai fondasi menuju pemulihan yang lebih terencana dan berkelanjutan.

Dengan dukungan pemerintah pusat, DPR Aceh, dan seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah optimistis penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif, sehingga keselamatan warga terjaga dan pemulihan Aceh dapat dipercepat.

Hasil Piala AFF U-19 Futsal 2025 - Menang tipis dari Malaysia, Timnas U-19 Indonesia lolos ke semifinal jadi juara grup

Iki Radio - Timnas U-19 Indonesia resmi jadi juara grup B usai menang tipis atas Malaysia pada laga kedua Piala AFF U-19 2025 Futsal di Nothanburi Hall, Thailand, Kamis (25/12/2025) sore WIB.

Timnas U-19 Indonesia langsung mencetak gol cepat saat laga belum genap semenit.

Andika Ferdiansyah membuka keunggulan anak asuh Naim Hamid Salim usai merebut penguasaan bola pemain Malaysia.

Usai merebut bola dari lawan, Andika langsung melepas tembakan keras yang tak bisa dimentahkan Ammar Harith.

Skor 1-0 untuk Merah Putih.

Dijebol gol cepat membuat Malaysia langsung tersengat.

Anak asuh Rakphol Sainetngam berulang kali mendapatkan peluang emas.

Namun, Guntur Pratikno masih kokoh mementahkan setiap peluang emas Malaysia sore ini.

Pada lima menit terkahir babak pertama, anak asuh Naim Hamid Salim mulai keluar dari tekanan.

Beberapa peluang emas dibuat oleh Reivan Revian dkk.

Sayang, belum ada yang berhasil membuahkan gol tambahan buat Timnas U-19 Indonesia.

Skor 1-0 menutup jalannya babak pertama.


Babak Kedua

Unggul satu gol membuat Timnas U-19 Indonesia semakin bersemangat.

Ammar Harith harus bekerja keras menjaga gawangnya dari gempuran pemain Merah Putih.

Malaysia bukannya tanpa peluang pada babak kedua.

Salah satunya dari sontekan Adam Rayyan di depan gawang pada situasi sepak pojok.

Beruntung, sontekannya masih melambung dari atas gawang Timnas U-19 Indonesia.

Pada sisa waktu, anak asuh Naim Hamid Salim terus menggempur lini pertahanan lawan.

Timnas U-19 Indonesia sebenarnya berhasil mencetak gol kedua melalui sontekan Andika Ferdiansyah pada satu menit terakhir.

Sayang, wasit menganulir gol tersebut, karena Andika dianggap mengganggu kiper yang telah menguasai bola.

Tidak ada gol tambahan di sisa waktu, Timnas U-19 Indonesia mengunci tiga poin sore ini.

Kemenangan ini membuat anak asuh Naim Hamid Salim jadi juara Grup B dengan catatan enam poin.

FT: Malaysia 0-1 Timnas U-19 Indonesia

Gol: Andika Ferdiansyah 1'

Susunan Pemain:

Malaysia: 1-Mohammad Ammar Harith (PG), 12-Faaris Amsyar (Kapten), 5-Arash Danial, 9-Iqbal Hazim, 14-Adam Rayyan

Cadangan: 2-Muhammad Arif, 3-Muhammad Haikal, 4-Aidil Zaquan, 6-Fitri Haqim, 8-Aidil Zakwan, 10-Aidil Afiqzam, 11-Zaim Lutfi, 13-Aidil Fazrez

Pelatih: Rakphol Sainetngam

Timnas U-19 Indonesia: 1-Guntur Pratikno (PG), 6-Andika Ferdiansyah, 10-Haekel Ayyasy Caserio, 12-Dafa Erlangga, 14-Muhammad Akran

Cadangan: 13-Reivan Revian (Kapten), 2-Fatih Zidan, 3-Ahmad Firdaus, 4-Sofian Attasauri, 5-Muhammad Farhan, 7-Sulaiman Riski Hidayat, 8-Andi Umayyah Ramadhan Masdar, 9-Muhammad Robby, 11-Samuel Patrice Evra Albesa

Pelatih: Naim Hamid Salim

Menko PMK: Perpanjangan Tanggap Darurat Diperlukan demi Pemulihan Sumatera

Iki Radio - Pemerintah menegaskan komitmen percepatan pemulihan pascabencana di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dengan tetap membuka ruang perpanjangan status tanggap darurat di sejumlah daerah demi memastikan fleksibilitas penanganan dan keselamatan warga.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan pemulihan pascabencana tiga provinsi Sumatra di Pusat Informasi dan Media Center Penanggulangan Bencana Kementerian Komdigi di Banda Aceh, Kamis (25/12/2025).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan, hingga saat ini masih terdapat 11 kabupaten yang akan memperpanjang status tanggap darurat. Langkah tersebut dinilai penting agar pemerintah daerah memiliki keleluasaan dalam mobilisasi sumber daya, percepatan layanan, dan distribusi bantuan.

“Perintah Presiden sangat jelas dan tegas. Seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, TNI, Polri, BUMN, bersama relawan dan organisasi kemasyarakatan harus bekerja keras secara sinergis, bukan hanya untuk logistik jangka pendek, tetapi juga memulihkan kehidupan ekonomi warga,” tegas Pratikno, saat ditemui media di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (25/12/2025).

Dalam rapat evaluasi bersama pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polisi), serta BUMN seperti Bulog, Pertamina, dan PLN, pemerintah menilai konektivitas wilayah terdampak menunjukkan perkembangan positif.

Meski demikian, masih terdapat desa-desa yang terisolir. Pemerintah akan menambah personel dan armada untuk menjangkau kampung-kampung, memastikan distribusi logistik tidak hanya beras, tetapi juga LPG, BBM, dan kebutuhan pokok lain.

Menariknya, distribusi logistik juga diarahkan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Pesawat yang mengangkut bantuan ke wilayah terdampak dimanfaatkan untuk membawa produk lokal kembali ke kota-kota besar, seperti Medan dan Jakarta, yang kemudian diserap oleh Kementerian Pertanian. Skema ini diharapkan membantu pemulihan penghidupan warga.

Menjelang dimulainya tahun ajaran baru pada 5 Januari, pemerintah mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan.

Sekolah-sekolah yang belum sepenuhnya pulih disiapkan melalui skema sekolah transisi atau sementara agar proses belajar-mengajar tetap berjalan.

Di sektor kesehatan, seluruh rumah sakit pemerintah di wilayah terdampak telah beroperasi, meski sebagian belum optimal. Ratusan puskesmas kembali aktif dan terus diperkuat melalui pembersihan, revitalisasi fasilitas, serta dukungan relawan tenaga kesehatan.  

“Bantuan relawan dari perguruan tinggi sangat luar biasa, mulai dari dokter spesialis, dokter umum, hingga mahasiswa kedokteran tahap akhir. Ini sangat membantu layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak,” ujar Pratikno.

Tentunya, Menko PMK Pratikno mengapresiasi kerja tanpa henti seluruh petugas di lapangan yang tetap bekerja selama libur Natal dan Tahun Baru. Alat berat terus dikerahkan untuk pembersihan kota, jalan, gang, hingga rumah warga. 

Pemerintah juga berkoordinasi dengan Panglima TNI, Kepala BNPB, dan Kapolri untuk penambahan personel guna mempercepat proses tersebut. 

“Mari kita doakan dan dukung bersama agar Sumatra, khususnya Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat, tidak hanya pulih seperti semula, tetapi bangkit menjadi lebih baik,” tutup Pratikno.

Surabaya Tertinggi, Situbondo Terendah, Ini Daftar Lengkap UMK 2026 Kota dan Kabupaten Di Jawa Timur

Iki Radio - Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2026. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2026 yang ditandatangani dan ditetapkan di Surabaya pada 24 Desember 2025.

Ilustrasi : Karyawan sebuah pabrik konveksi (istimewa)

Penetapan UMK 2026 ini merupakan tindak lanjut dari ketentuan Pasal 35 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang telah beberapa kali diubah, terakhir melalui Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025.

Kebijakan tersebut bertujuan mewujudkan upah yang lebih realistis sesuai kondisi daerah dan kemampuan perusahaan, dengan tetap memperhatikan kesejahteraan pekerja.

Dalam keputusan tersebut, Gubernur Jawa Timur menyebutkan bahwa penetapan UMK dilakukan berdasarkan rekomendasi bupati dan wali kota se-Jawa Timur serta hasil sidang Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur yang digelar pada 22 Desember 2025.

Proses penetapan juga mempertimbangkan aspirasi serikat pekerja/serikat buruh, pengusaha, tingkat produktivitas, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

UMK sebagaimana ditetapkan dalam keputusan gubernur ini hanya berlaku bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Sementara itu, pengusaha yang telah memberikan upah di atas UMK dilarang menurunkan atau membayar upah lebih rendah dari ketentuan yang telah ditetapkan.

Dalam daftar UMK Jawa Timur Tahun 2026, Kota Surabaya tercatat sebagai daerah dengan UMK tertinggi. Sedangkan Kabupaten Situbondo merupakan daerah dengan besaran UMK terkecil.

Berikut daftar besaran UMK kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2025

1. Kota Surabaya 5.288.796
2. Kabupaten Gresik 5.195.401
3. Kabupaten Sidoarjo 5.191.541
4. Kabupaten Pasuruan 5.187.681
5. Kabupaten Mojokerto 5.176.101
6. Kabupaten Malang 3.802.862
7. Kota Malang 3.736.101
8. Kota Batu 3.562.484
9. Kota Pasuruan 3.555.301
10. Kabupaten Jombang 3.320.770
11. Kabupaten Tuban 3.229.092
12. Kota Mojokerto 3.208.556
13. Kabupaten Lamongan 3.196.328
14. Kabupaten Probolinggo 3.164.526
15. Kota Probolinggo 3.045.172
16. Kabupaten Jember 3.012.197
17. Kabupaten Banyuwangi 2.989.145
18. Kota Kediri 2.742.806
19. Kabupaten Bojonegoro 2.685.983
20. Kabupaten Kediri 2.651.603
21. Kota Blitar 2.639.518
22. Kabupaten Tulungagung 2.628.190
23. Kota Madiun 2.588.794
24. Kabupaten Lumajang 2.578.320
25. Kabupaten Blitar 2.567.744
26. Kabupaten Nganjuk 2.564.627
27. Kabupaten Ngawi 2.556.815
28. Kabupaten Magetan 2.553.866
29. Kabupaten Sumenep 2.553.688
30. Kabupaten Madiun 2.553.221
31. Kabupaten Bangkalan 2.550.274
32. Kabupaten Ponorogo 2.549.876
33. Kabupaten Trenggalek 2.530.313
34. Kabupaten Pamekasan 2.528.004
35. Kabupaten Pacitan 2.514.892
36. Kabupaten Bondowoso 2.496.886
37. Kabupaten Sampang 2.484.443
38. Kabupaten Situbondo 2.483.962

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa pengusaha yang tidak mematuhi ketentuan UMK akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keputusan Gubernur Jawa Timur tentang UMK Tahun 2026 ini mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026.

Dengan penetapan UMK ini, pemerintah berharap tercipta keseimbangan antara keberlangsungan usaha dan peningkatan kesejahteraan pekerja di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.(*)

Dorong Reforestasi, Banyuwangi Tanam Ratusan Ribu Pohon

Iki Radio - Sebagai upaya penanaman pohon kembali (Reforestrasi) dan mencegah terjadinya bencana hidrometeorologi, Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat melakukan penanaman 200.000 bibit pohon di area seluas 489,75 hektar. 

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono turut melakukan penanaman secara simbolis di area Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sidomulyo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalisetail, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perhutani Banyuwangi Barat, Rabu (24/12/2025).

Penanaman secara simbolis tersebut diikuti jajaran Forpimda daerah di antaranya Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, Perwakilan Dandim 0825 Banyuwangi serta Administratur Perum Perhutani KPH Barat Muklisin. Penanaman ini juga dihadiri kelompok tani hutan (KPH) dan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH).

Wabup Mujiono mengatakan penanaman pohon kembali khususnya di hutan produksi sangat penting untuk menjaga keberlanjutan ekologi, ekonomi, dan sosial. 

“Kita semua sadar bahwa pohon memegang peran penting. Perubahan iklim dan deforestasi akan menyebabkan bencana bagi manusia. Maka. Penanaman pohon harus menajdi komiten kita bersama, dan perlu digalakkan lebih aktif,” kata Mujiono.  

“Tentunya selain sebagai upaya pencegahan bencana hidrometeorologi, penanaman pohon ini juga bernilai ekonomi, menjaga keseimbangan antara kebutuhan industri kayu dan konservasi lingkungan,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolresta, pihaknya mengajak masyarakat di sekitar hutan untuk ikut bersama-sama menjaga dan mengawasi kelestarian hutan.

“Karena menjaga kelestarian hutan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolresta saat memimpin apel yang mengawali penanaman pohon.

Sementara itu Administratur KPH Barat, Muklisin menjelaskan kegiatan penanaman bibit pohon tersebut merupakan salah satu kegiatan tahunan Perhutani dalam pengelolaan sumber daya hutan yakni penanaman ulang lahan pasca tebang untuk terus menjaga kelestarian hutan. Total luas lahan yang ditanami kembali 485,7 hektar di seluruh wilayah Perhutani KPH Barat yang mencakup Kecamatan Glenmore, Sempu, Kalibaru, Songgon, Licin, Kalipuro.

“Jumlah bibit pohon yang ditanam sebanyak 200 ribu bibit. Terdiri atas tanaman yang menjadi pohon komoditas utama seperti mahoni, pinus dan damar. Juga pohon buah berkayu keras seperti durian dan alpukat,” terang Muklisin.

Muklisin menambahkan luas total area KPH Perhutani Barat mencapai 42 ribu hektar dengan tutupan hutan mencapai 90 persen.

“Kami terus berupaya menjaga agar tutupan hutan kami maksimal sehingga harapan kami bisa mencegah terjadinya bencana di bagian hilir terutama di musim hujan ekstrem,” pungkasnya. (*)

BRI Tuban Salurkan 2.000 Paket Sembako di Kecamatan Soko Lewat Program TJSL

Iki Radio - Dalam rangka melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tuban telah menyalurkan 2.000 paket sembako di wilayah Kecamatan Soko.

Branch Manager BRI Tuban saat serahkan paket sembako untuk masyarakat kurang mampu di Wilayah Kecamatan Soko. 

Paket sembako tersebut disalurkan kepada warga kurang mampu melalui Yayasan Ibnu Asmu'in Turmundri Kecamatan Soko.

"Kegiatan ini bagian dari tanggung jawab BRI untuk peduli terhadap masyarakat sekitar," kata Branch Manager BRI Tuban, Mohammad Arief Prabowo melalui siaran persnya, Rabu (24/12/2025).

Ia menekankan melalui kegiatan ini masyarakat bisa terbantu dan menopang kebutuhan pokok kesehariannya. Ia berharap masyarakat tidak melihat barang dan banyaknya bantuan, namun manfaatnya yang harus dirasakan oleh penerima.

 "Semoga bantuan paket sembako ini dapat bermanfaat bagi penerimanya," tuturnya.

Selanjutnya, pihak manajemen juga meminta dukungan kepada seluruh elemen masyarakat agar BRI eksis dan terus maju dalam menjalankan bisnis perbankan. Tanpa dukungan dari berbagai pihak, maka BRI sulit menjalankan berbagai program, termasuk melaksanakan TJSL.

"Kami berharap kegiatan bisa memberikan manfaat untuk masyarakat Tuban,"ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pengurus Yayasan Ibnu Asmu'in Turmundri, Lutfi Firmansyah mengucapkan terima kasih kepada BRI yang peduli pada masyarakat kurang mampu.

Mewakili pengurus yayasan, dirinya berharap seluruh kegiatan BRI dapat berjalan lancar tanpa halangan apapun. Kemudian, setelah bantuan ini diterima, maka akan disalurkan kepada orang yang berhak menerima dan sebelumnya ada pendataan terlebih dahulu.

"Segera kami salurkan kepada masyarakat yang sesuai pendataan sebelumnya. Kami menjamin, bahwa bantuan ini diserahkan kepada yang berhak menerima,"tambahnya.

Dijenguk Bupati Ipuk di RSUD Blambangan, Maestro Gandrung Mbok Temu Nembang “Layar Kumendung”

Iki Radio - Meski tengah terbaring sakit di RSUD Blambangan, maestro Gandrung Banyuwangi, Mbok Temu, tetap menunjukkan semangatnya dengan melantunkan tembang legendaris “Layar Kumendung”, saat Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjenguknya, Rabu (24/12/2025).

Mbok Temu dirawat di RSUD Blambangan sejak Senin malam (22/12/2025) akibat patah tulang panggul sebelah kiri yang membuatnya kesulitan bergerak. Keesokan harinya, Selasa pagi, sang maestro telah menjalani operasi penggantian sendi panggul di rumah sakit tersebut.

“Cepat sembuh ya Mbok. Tetap semangat,” ujar Ipuk menyemangati.

Keduanya terlihat ngobrol ringan seputar sakit yang diderita dan hal lainnya. Dalam kesempatan itu, Ipuk didampingi Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Hasan Basri. 

Bahkan di tengah obrolan itu, Mbok Temu menyanyikan tembang Layar Kumendung dengan bersemangat.

Tembang “Layar Kumendung” biasa dinyanyikan para Gandrung di ujung pementasannya. Layar Kumendung isinya mengajak agar generasi muda berjuang untuk tanah airnya. 

“Bu Ipuk kan tadi pesan agar saya semangat. Ini saya tunjukkan kalau saya terus semangat. Masih bisa nyanyi meskipun sakit,” seringainya sambil menggenggam erat tangan Bupati Ipuk.

Ipuk mendoakan agar Mbok Temu segera diberikan kesembuhan, dan segera pulih untuk bisa menjalankan aktivitasnya kembali. “Semoga cepat pulih, biar bisa menari dan nyinden lagi,” ujarnya.

Mbok Temu merupakan salah satu maestro gandrung di Banyuwangi. Tak hanya tampil di dalam negeri, dia pun kerap diundang tampil ke berbagai negara. Atas dedikasinya melestarikan kebudayaan daerah, Mbok Temu meraih Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada 2024 lalu.

Perjalanan Mbok Temu sebagai penari gandrung dimulai sejak usianya 15 tahun. Hingga kini dia masih aktif berkarya. Bahkan sebelum sakit, dia sempat tampil dalam drama musik kolosal bersama grup band Kotak pada konser kemanusiaan, di peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) 20 Desember. Bahkan grub band Kotak juga sempat menjenguk Mbok Temu. 

Sejak masih gadis, Mbok Temu dikenal sebagai penari dan penyanyi Gandrung dengan ciri khas vokal melengking tinggi dan suara timbre yang padat. Suara lantang itu tetap menjadi ciri khas Mbok Temu hingga kini, meski usianya sudah tidak lagi muda. (*)

IHT RSI Siti Aisyah Madiun, Ingatkan Hidrasi Anak Saat Demam

Iki Radio - Demam bukan hanya peningkatan suhu tubuh semata, tetapi juga memicu peningkatan metabolisme yang menyebabkan penguapan cairan tubuh lebih cepat.



Kondisi ini, apabila tidak ditangani dengan tepat, berpotensi menimbulkan dehidrasi yang dapat memperburuk keadaan pasien anak.

Demikian disampaikan dr. Medy Romadhan, Sp.A, Subsp. Neo.(K), Dokter Spesialis Anak sekaligus Subspesialis Neonatologi RSI Siti Aisyah Madiun, saat menyampaikan paparan komprehensif mengenai dampak demam terhadap keseimbangan cairan tubuh anak, di Gedung Ahmad Dahlan Lantai 4 RSI Siti Aisyah Madiun, Rabu (24/12/2025).

“Demam meningkatkan metabolisme tubuh sehingga cairan lebih cepat hilang melalui keringat dan pernapasan. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan cairan menjadi hal yang sangat penting," terang Medy.

Dalam hal ini, lanjutnya, perawat perlu memahami jenis cairan yang tepat serta cara pemberiannya agar dapat mendampingi dan mengedukasi orang tua pasien secara optimal.

Pada kegiatan In-House Training (IHT) bagi tenaga keperawatan yang dikemas dalam Medical Healthtalk bertema “Hidrasi Anak Pada Saat Demam” ini Medy menekankan edukasi kepada orang tua menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan anak. 

"Terutama terkait tanda-tanda dehidrasi dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di rumah," tambahnya.

Dijelaskan larutan elektrolit memiliki keunggulan dibandingkan air biasa dalam kondisi tertentu, karena mampu membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang secara lebih efektif.

Sementara kegiatan In-House Training (IHT) ini merupakan upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak di Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Aisyah Madiun.

IHT ini diikuti oleh perwakilan bagian pendaftaran serta perwakilan perawat dari seluruh unit pelayanan di RSI Siti Aisyah Madiun.

Harapannya, melalui pelatihan berkelanjutan ini, kualitas pelayanan medis, khususnya di instalasi kesehatan anak, dapat terus meningkat.(*)

Sumber : pwmu.co
close
Pasang Iklan Disini