Iki Terbaru/Paling Greeess

Bupati Madiun : Libur Lebaran ASN Hanya Administratif

Iki Radio - Jelang cuti bersama dan libur hari raya Idulfitri 1447 Hijriyah, Bupati Madiun Hari Wuryanto meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun, untuk tetap bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 



Jadi  bila dibutuhkan sewaktu waktu, ASN tetap harus siap memberikan pelayanan bagi masyarakat. Utamanya mereka (ASN) yang bertugas memberikan pelayanan langsung, seperti sejumlah petugas yang tetap berjaga di berbagai titik pelayanan seperti pos pengamanan, rumah sakit, hingga puskesmas.


“Secara administrasi mungkin libur, tetapi kepedulian terhadap masyarakat tidak boleh libur,” kata Bupati Madiun, usai buka puasa bersama ASN di Pendopo Ronggo Djumeno, Senin (16/3/2026).


Bupati menegaskan ASN harus selalu siap memberikan pelayanan.


"Ketika dibutuhkan, ASN harus siap membantu memberikan pelayanan terbaik," tagasnya.


Sebelumya ditempat yang sama, Pemkab Madiun menggelar pasar murah dan buka puasa bersama seluruh ASN di lingkungan Pemkab Madiun.


"Melalui kegiatan ini kita bisa melihat apakah ASN Kabupaten Madiun itu kompak dan guyub atau tidak. Yang hadir berarti menunjukkan kebersamaan dan semangat silaturahmi,” kata Bupati.


Hari Wuryanto menyampaikan, bulan Ramadan menjadi momentum untuk melatih kejujuran dan kedisiplinan. 


"Puasa ini menjadi kawah candradimuka untuk membentuk kejujuran dan disiplin. Karena yang tahu seseorang benar-benar berpuasa atau tidak hanyalah dirinya sendiri dan Allah SWT,” tambahnya.


Buka puasa bersama seluruh ASN di lingkungan Pemkab Madiun ini juga dihadiri Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, para asisten, staf ahli, seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta ASN di lingkungan Pemkab Madiun.


Sambil menunggu adzan Maghrib, juga disampaikan tausiyah yang disampaikan Kyai H. Ma’ruf Hasbulloh.(sw/IR)

Kirab Budaya Gresik Hidupkan Tradisi Bandeng, Generasi Muda Diajak Lestarikan WBTb

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat pelestarian budaya sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui kirab budaya yang menjadi bagian dari rangkaian tradisi bandeng, ikon khas Kota Pudak yang telah mengakar sejak era Sunan Giri.

Kirab budaya yang digelar Senin (16/3/2026) ini menjadi medium edukasi sekaligus ajakan kepada generasi muda untuk lebih mengenal dan menjaga warisan budaya tak benda (WBTb) yang dimiliki Gresik.

Rute kirab dimulai dari Gedung Nasional Indonesia (GNI), melintasi Jalan Wachid Hasyim, dan berakhir di Alun-Alun Pendopo Gresik. Sepanjang perjalanan, masyarakat antusias menyaksikan arak-arakan yang menampilkan ragam simbol budaya khas daerah.

Sejumlah tradisi unggulan yang telah ditetapkan sebagai WBTb turut dihadirkan, di antaranya Pasar Bandeng, Malam Selawe, Rebo Wekasan Desa Suci, Kupat Keteg, hingga Pencak Macan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa penetapan WBTb menjadi tonggak penting dalam menjaga identitas budaya daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk melestarikannya. 

“Ini bukan sekadar pengetahuan, tetapi harus diikuti partisipasi aktif masyarakat agar warisan budaya ini terus hidup dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.

Tidak hanya menonjolkan nilai budaya, kirab juga dirancang sebagai penggerak ekonomi rakyat. Dalam kegiatan tersebut, panitia membagikan sekitar 1.000 ekor bandeng segar serta gunungan hasil bumi berupa sayur dan buah kepada masyarakat.

Langkah ini menjadi simbol keberkahan sekaligus bentuk nyata distribusi hasil ekonomi lokal kepada masyarakat.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani menegaskan bahwa tradisi bandeng tidak hanya memiliki nilai historis dan religius, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, khususnya pada momentum Ramadan dan menjelang Idulfitri.

“Bandeng sudah menjadi identitas Gresik. Ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga penguat ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pasar Bandeng yang digelar setiap akhir Ramadan telah berlangsung sejak masa Sunan Giri dan terus berkembang sebagai daya tarik budaya sekaligus pusat aktivitas ekonomi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia juga menyiapkan 2.000 porsi olahan bandeng siap saji untuk dibagikan kepada masyarakat pada puncak acara Kontes Bandeng Kawak 2026.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat identitas lokal, tetapi juga menjadi strategi promosi budaya yang berdampak pada peningkatan kunjungan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemkab Gresik menilai bahwa sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif menjadi kunci dalam memperkuat daya saing daerah.

Melalui kirab budaya dan tradisi bandeng, Gresik menegaskan posisinya sebagai daerah yang mampu menjaga warisan leluhur sekaligus mengoptimalkannya sebagai sumber pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, khususnya di bulan Ramadan.

BNNK Balangan Lakukan Deteksi Dini Narkoba terhadap Sopir Angkutan Mudik

Iki Radio - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Balangan menggelar razia gabungan dan pemeriksaan kesehatan melalui deteksi dini tes urine terhadap para sopir taksi dan travel angkutan mudik Lebaran 1447 H di Jalan A. Yani, Paringin Selatan, Senin (16/3/2026).

Pemeriksaan kesehatan melalui deteksi dini tes urine terhadap para sopir taksi dan travel angkutan mudik Lebaran 1447 H di Jalan A. Yani, Paringin Selatan, Senin (16/3/2026)

Kepala BNNK Balangan, M. Faisal Sidiq, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat selama arus mudik Lebaran.

"Kegiatan deteksi dini tes urine ini merupakan program kerja rutin BNNK Balangan dengan tujuan utama memastikan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas dalam rangka mudik Lebaran 1447 H," ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan pemeriksaan berlangsung kurang lebih selama dua jam dengan melibatkan sejumlah instansi terkait. Di antaranya personel internal BNNK Balangan, Satuan Reserse Narkoba Polres Balangan, Satuan Lalu Lintas Polres Balangan, serta Dinas Perhubungan.

"Sampai pemeriksaan terakhir, ada sekitar 25 pengemudi yang kita lakukan tes urine. Dari jumlah tersebut, dua orang di antaranya terindikasi positif metamfetamin atau amfetamin," jelasnya.

Faisal menerangkan, bagi pengemudi yang hasil tes urinenya positif akan dilakukan asesmen lebih lanjut oleh pihak BNNK Balangan. Menurutnya, razia dan deteksi dini tes urine tersebut penting dilakukan guna meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas yang dapat dipicu oleh penyalahgunaan narkoba.

"Dengan adanya razia dan deteksi dini tes urine ini, diharapkan perjalanan mudik masyarakat menjadi lebih aman. Bagaimanapun juga penyalahgunaan narkoba dapat menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas,"imbuhnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para sopir atau awak angkutan Lebaran agar benar-benar menghindari penyalahgunaan narkoba, sehingga para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan selamat sampai tujuan. 

Bank Jatim Cabang Caruban

 




Bank Jatim Caruban

Jl. Panglima Sudirman No. 179, Caruban, Madiun, Jawa Timur.


Berkunjung ke Madiun, Menteri LH Apresiasi Pengelolaan Sampah

Iki Radio - Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Madiun, Minggu (15/3/2026).

Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq bersama Bupati Madiun Hari Wuryanto, saat di Pendopo Ronggo Djumeno, Minggu (15/3/2026)


Dalam kunjungannya, Menteri Hanif memberikan apresiaai terhadap pengelolaan sampah di daerah yang memiliki 15 kecamatan itu.


Menurutnya, pengelolaan sampah di Kabupaten Madiun dinilai cukup baik dibanding sejumlah daerah lain. Seperti beberapa daerah yang ada di wilayah Semarang hingga Surabaya.


Namun pihaknya juga mengingatkan agar penanganan sampah tidak hanya berfokus pada tahap akhir atau tempat pembuangan akhir (TPA).


’’Kami harapkan kerja keras semua unsur bisa menghadirkan Adipura untuk masyarakat. Namun ini bukan sekadar simbolis, melainkan lambang substansi penyelesaian sampah yang harus dimulai dari hulu,’’ kata Hanif.


Selain itu, lanjutnya, ada instrumen hukum yang harus dipatuhi dalam pengelolaan sampah. Yakni Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah.


Dalam penerapannya, kata Hanif, pemerintah pusat telah berkoordinasi dengan Korwas Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung.


Selain itu pihaknya juga menyoroti kondisi fasilitas umum seperti terminal dan rest area.


Sebab dari pengecekan tim kementerian lingkungan hidup masih banyak ditemukan terminal yang belum memiliki dokumen lingkungan berupa Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH).


"Nanti di Mei bersama PU kami akan memberikan pemberatan sanksi jika tidak diindahkan,’’ tambahnya.



Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam kesempatan ini menuturkan, Kabupaten Madiun terus berupaya semaksimal mungkin dalam hal pengelolaan sampah.


Diantaranya dengan membuat Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di setiap kecamatan, dan pembenahan fasilitas di TPA.


Dukungan serta kerjasama seluruh pihak tentu sangat diharapkan dalam mengatasi permasalahan sampah, sehingga kedepan Kabupaten Madiun dapat meraih Adipura.


"Kalau masyarakat sadar terhadap pengelolaan sampah, insyaallah kita bisa mendapatkan Adipura,’’ kata Bupati.(sw/IR)

Polri Siap Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026

Iki Radio - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan kesiapan dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho. (Foto: Dok. Divhumas Polri)


Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan, Operasi Ketupat 2026 tidak hanya berfokus pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga memastikan negara hadir dalam menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.  

“Operasi Ketupat bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi bagaimana negara hadir memastikan rangkaian Ramadan, Idulfitri, hingga aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar,” ujar Agus dalam keterangan resminya, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Polri juga telah menyiapkan sejumlah skenario pengamanan pada titik-titik yang diperkirakan menjadi pusat pergerakan masyarakat selama masa mudik.

Menurut Agus Suryonugroho, terdapat lima klaster utama yang menjadi fokus pengamanan dalam Operasi Ketupat 2026. Klaster tersebut meliputi jalan tol, jalur arteri atau alternatif, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas selama libur Lebaran.  

“Mudik adalah perjalanan penuh rindu kepada keluarga dan kampung halaman. Tugas kami memastikan masyarakat berangkat selamat, sampai tujuan dengan bahagia, dan kembalinya juga selamat,” jelas dia.

Ia menambahkan, berbagai skenario rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur-jalur utama.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Hubungan Masyarakat (Kasatgas Humas) Operasi Ketupat 2026 Brigjen Pol. Tjahyono menekankan, pentingnya penyebaran informasi yang akurat kepada masyarakat selama masa mudik.

Menurut dia, informasi yang cepat dan tepat dinilai dapat membantu pemudik dalam menentukan rute perjalanan serta mengantisipasi potensi kepadatan. 

“Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar-benar membantu mereka selama perjalanan, baik saat mudik maupun ketika kembali,” ujar Tjahyono.

Satu hal, ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan hotline Polri 110 apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.  

“Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan hotline 110 yang tersedia di seluruh Indonesia,” kata Tjahyono.

Polri berharap melalui kesiapan personel, pos pengamanan, serta koordinasi dengan berbagai pihak, pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Jelang Lebaran, Lisa Tegas Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Iki Radio - Menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Wali kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby mengeluarkan penegasan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru agar tidak menggunakan mobil dinas untuk kepentingan mudik Lebaran.

Kebijakan ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga integritas, kedisiplinan, serta profesionalitas ASN dalam menggunakan fasilitas milik negara.

Lisa menegaskan, kendaraan dinas merupakan aset negara yang diperuntukkan semata-mata untuk menunjang pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, bukan digunakan untuk kepentingan pribadi.

“ASN harus menjaga integritas, profesionalitas, serta menggunakan fasilitas negara secara bertanggung jawab,”ujarnya, Minggu (15/03/2026).

Menurutnya, penggunaan mobil dinas untuk mudik tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah.

Untuk itu, ia mengingatkan seluruh ASN di Banjarbaru agar mampu menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjaga etika serta disiplin dalam memanfaatkan fasilitas negara.

“ASN diharapkan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam menjaga etika penggunaan fasilitas negara dan tidak menyalahgunakan fasilitas tersebut untuk kepentingan pribadi,”imbuhnya.

Tak hanya menegaskan aturan internal, Wali kota juga membuka ruang partisipasi publik dalam mengawasi penggunaan kendaraan dinas selama masa libur Lebaran.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan kendaraan dinas yang digunakan untuk kepentingan pribadi seperti mudik.

“Apabila masyarakat melihat ada mobil dinas digunakan untuk mudik atau kepentingan pribadi, silakan dilaporkan. Ini sebagai bentuk pengawasan bersama agar fasilitas negara digunakan sesuai peruntukannya,”imbaunya.

Langkah tegas tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya disiplin di kalangan ASN sekaligus menjaga marwah pemerintah daerah sebagai institusi yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik. 

Susuri Jalur Pantura, Menhub Cek Masjid Ramah Pemudik Jelang Arus Mudik Lebaran

Iki Radio - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyusuri Jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat untuk meninjau kesiapan fasilitas pendukung perjalanan mudik, termasuk masjid yang disiapkan sebagai tempat istirahat bagi pemudik.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyusuri Jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat untuk meninjau kesiapan fasilitas pendukung perjalanan mudik, termasuk masjid yang disiapkan sebagai tempat istirahat bagi pemudik.

Peninjauan dilakukan melalui perjalanan darat pada Sabtu (14/3/2026) hingga Minggu (15/3/2026) menjelang puncak arus mudik Lebaran. 

“Kami ingin memastikan fasilitas pendukung perjalanan mudik, termasuk masjid yang kerap menjadi titik singgah, berada dalam kondisi baik dan siap melayani masyarakat,” ujar Menhub Dudy.

Dalam peninjauan tersebut, Menhub mengunjungi Masjid Jamie Nurul Muqorobin di Kabupaten Subang serta Masjid Jami An-Nur di Karawang.

Di kedua masjid tersebut, Menhub mengecek sejumlah fasilitas yang dibutuhkan pemudik, seperti area parkir, toilet, ketersediaan air bersih, penerangan, tempat istirahat, pedagang makanan, hingga fasilitas kesehatan.

Menurutnya, keberadaan masjid di jalur mudik memiliki peran penting karena tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga tempat beristirahat untuk memulihkan kondisi fisik sebelum melanjutkan perjalanan.

Pemanfaatan masjid sebagai tempat istirahat pemudik merupakan hasil sinergi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Agama. Sinergi untuk menciptakan mudik Lebaran 2026 aman dan nyaman. 

Secara nasional, sebanyak 6.859 masjid telah disiapkan untuk mendukung pemudik selama periode angkutan Lebaran tahun ini.

Menhub juga mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkendara ketika merasa lelah selama perjalanan. 

“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan masjid sebagai rest area. Selain bisa beribadah, pemudik juga dapat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman,” katanya.

Setelah menyusuri Jalur Pantura, Menhub mengakhiri rangkaian kegiatan dengan memantau kondisi arus lalu lintas dari Jasa Marga Tollroad Centre di Bekasi.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, di antaranya Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, dan Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa.

Pemerintah berharap keberadaan masjid ramah pemudik dapat membantu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan perjalanan selama masa angkutan Lebaran 2026.

Nasi Pecel Mbak Yani, Favorit Warga Saat Waktu Sahur Tiba

Iki Radio - Pagi itu memasuki hari ke 25 puasa Ramadan 1447 Hijriyah, bertepatan tanggal 15 Maret 2026. Saat itu jarum jam masih menunjuk pukul 02.04 WIB. 

Jika merujuk pada jadwal Imsakiyah untuk wilayah Madiun saat itu, Imsak jatuh pada pukul 04.13 WIB. Artinya masih cukup banyak waktu untuk makan sahur.


Meski demikian, suasana pada sebuah warung nasi pecel di sekitar Bok Malang, Kelurahan Pilangbango Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun, terlihat sudah sangat sibuk.


Sang penjual seakan tak bisa berhenti meski hanya untuk sekedar minum seteguk air. Hilir mudik pembeli seakan tak ada habisnya.


Para pembeli rela antri untuk bisa menikmati nasi pecel untuk menu makan sahurnya.


"Nasi pecelnya enam, sambalnya yang satu sedikit," kata seorang pembeli.


"Kulo nasinya empat, bungkus," sahut pembeli lainnya.


Warung Nasi Pecel Mbak Yani, seakan menjadi favorit warga saat waktu sahur tiba. Meski hanya menempati sebuah kios kecil di jalan alternatif Madiun - Caruban, namun banyak mencuri perhatian pembeli. 


Lokasinya yang dekat dengan rel kereta ini sesekali membuat pembeli agak kaget saat ada kereta api yang melintas.


"Enak sambalnya terasa, dan harganya bersahabat," ujar salah seorang pembeli.


"Pilihan lauknya juga banyak. Ada telur ceplok, dadar, tempe, ayam goreng dan banyak lagi," sahut pembeli lainnya.


Bukan hanya nasi pecel, di warung ini juga menyediakan menu nasi jotos.


Warung ini sengaja berjualan untuk sahur selama bulan puasa. Jika dihari biasa diluar Ramadan, warung ini buka sore hingga malam.(sw/IR)

Polres Balangan Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Warga Peroleh Sembako Terjangkau

Iki Radio - Polres Balangan berkolaborasi dengan pemerintah daerah menggelar Gerakan Pangan Murah guna membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mako Polres Balangan, Jumat (13/3/2026).


Kapolres Balangan, AKBP Yulianor Abdi, mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan pangan murah yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia untuk mengantisipasi inflasi serta menjaga ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

"Kegiatan ini kami laksanakan untuk mengantisipasi inflasi serta membantu memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Lebaran," ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut Polres Balangan berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Balangan dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok penting bagi masyarakat.

"Berdasarkan pemantauan kami, harga di sini lebih murah sekitar Rp1 ribu hingga Rp5 ribu dibandingkan harga normal di pasaran. Tujuannya agar masyarakat, khususnya yang ekonominya menengah ke bawah, dapat membeli bahan pokok tanpa harus mengeluarkan biaya besar," jelasnya.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan organisasi Bhayangkari melalui program Bhayangkari Peduli yang turut mendukung pelaksanaan gerakan pangan murah di lingkungan Polres Balangan.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Kabupaten Balangan, Dewi Diniati, menyatakan, keterlibatan pihaknya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari program stabilisasi pasokan dan harga pangan.

"Dari Dinas Ketahanan Pangan kami menyediakan bawang merah, bawang putih, telur, dan tepung. Selain itu juga berkolaborasi dengan pedagang pangan seperti daging, ayam, bebek, serta ikan,"ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri ketika permintaan bahan pokok biasanya meningkat.

Salah seorang warga, Herni, mengaku sangat terbantu dengan adanya gerakan pangan murah tersebut karena harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan di pasaran.

"Alhamdulillah sangat membantu. Perbedaannya cukup jauh, untuk telur saja di pasar bisa sampai Rp3 ribu sampai Rp5 ribu per kilogram, sedangkan di sini lebih murah,"imbuhnya.

Kegiatan gerakan pangan murah seperti ini dapat lebih sering dilaksanakan sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. 

close
Pasang Iklan Disini