Iki Terbaru/Paling Greeess

SR Kabupaten Madiun, Ditargetkan Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027

Iki Radio - Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun ditargetkan akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Berbeda dengan sejumlah daerah lain, SR Kabupaten Madiun nantinya akan membuka kelas, dari kelas 1 hingga kelas 12.

Tarnu Ashidiq, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Madiun

"Untuk Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun, nanti akan menerima siswa dari semua tingkatan, mulai setingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan setingkat SMA/SMK," terang Tarnu Ashidiq, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Jum’at (24/10/2025).

Mantan Camat Kebonsari itu menjelaskan, siswa di SR Kabupaten Madiun adalah anak usia sekolah yang masuk pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan menggunakan sistem pembelajaran boarding school.

"Semua anak usia sekolah yang masuk pada DTSEN, nantinya bisa masuk di SR Kabupaten Madiun. Tentu ada tahap verifikasinya, dan nanti bekerjasama dengan OPD terkait lainnya," jelasnya.

Rencananya gedung Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun akan dibangun di wilayah Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun, dengan lahan seluas 8,5 Hektar.

"Sudah disiapkan lahannya dari lahan kas desa yang juga aset Pemkab Madiun. Kita terima kunci saja, nanti yang membangun gedungnya dari dinas PUPR," tandasnya.

Sedangkan saat ini, Dinas Sosial Kabupaten Madiun tengah menyiapkan regulasi sesuai dengan aturan yang ada dalam persiapan operasional Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun.

Tegas, APBD 2026 Bupati Madiun Prioritaskan Asas Keberpihakan Kepada Rakyat

Iki Radio - Bupati Madiun secara tegas menyatakan, tekanan fiskal yang tengah dihadapi tidak menyurutkan prioritasnya dalam program program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. 

Bupati Madiun, Hari Wuryanto saat menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD Kabupaten Madiun atas Raperda APBD 2026, Kamis (23/10/2025)

Ini disampaikan Bupati Madiun dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun, dengan agenda penyampaian pendapat Bupati Madiun atas Pandangan Umum (PU) DPRD Kabupaten Madiun terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Madiun 2026.

“Meski menghadapi tekanan fiskal, efisiensi menjadi langkah utama. Namun program prioritas tetap berjalan dengan mempertimbangkan asas keberpihakan kepada rakyat,” kata Bupati Madiun dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun, Kamis (23/10/2025).

Dalam RAPBD Kabupaten Madiun tahun 2026, pendapatan daerah Kabupaten Madiun direncanakan sebesar Rp2,05 triliun, belanja daerah mencapai Rp2,12 triliun. Sehingga terjadi defisit sekitar Rp79 miliar. Belum lagi adanya pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) yang terus membayangi rencana APBD tahun 2026.

“Kita akan terus berinovasi, namun tetap berhati-hati. Potensi PAD akan kita optimalkan, termasuk kinerja BUMD agar lebih produktif,” jelasnya.

Sementara itu, meski mengalami keterbatasan pada APBD 2026, namun Pemkab Madiun tetap mempertahankan beberapa program prioritas untuk tetap dapat dilaksanakan. 

Diantaranya program Satu Desa Satu Mobil Siaga senilai Rp14 miliar, dan beasiswa pendidikan untuk 182 mahasiswa tidak mampu senilai Rp1,82 miliar.

Spirit Indonesia Emas 2045 Jadi Kompas Moral Pembangunan di Daerah

Iki Radio - Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Aparatur Pemerintah Tahun Anggaran 2025, Kamis (23/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, menegaskan bahwa Spirit Indonesia Emas 2045 adalah energi moral yang menjadi penggerak utama dalam pembangunan, penjaga stabilitas, dan penumbuh rasa tanggung jawab seluruh warga negara.

Menurut Letkol Anton, visi Indonesia Emas 2045 bukan sekadar target nasional jangka panjang, melainkan harus menjadi semangat hidup yang menginspirasi seluruh elemen masyarakat, khususnya di daerah.

“Spirit ini harus hidup di hati setiap warga, menginspirasi tindakan nyata dalam membangun daerah, menjaga keamanan, dan meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan tidak hanya diukur melalui indikator ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga melalui kualitas moral, nasionalisme, serta rasa tanggung jawab sosial masyarakat.

“Spirit Indonesia Emas 2045 adalah kompas moral yang memastikan arah pembangunan tetap sejalan dengan cita-cita bangsa,” ujarnya.

Letkol Anton juga menyampaikan bahwa energi moral ini menjadi dasar dalam kolaborasi antara TNI dan pemerintah, pemberdayaan masyarakat, dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan sosial serta lingkungan.

“Setiap kontribusi lokal merupakan bagian dari cita-cita besar bangsa,” lanjutnya.

Selain itu, Dandim menyoroti pentingnya nasionalisme dan semangat kebersamaan sebagai perekat sosial. Menurutnya, kesadaran kolektif dalam menjaga stabilitas dan membangun daerah akan memperkuat ketahanan masyarakat dari berbagai potensi konflik.

“Stabilitas sosial dan pembangunan daerah tak dapat dipisahkan dari rasa tanggung jawab warga negara,” ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh aparatur pemerintah dan TNI untuk menjadi teladan dalam pelayanan publik, menumbuhkan budaya gotong royong, serta menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam setiap program kerja.

“Dari Lumajang, mari kita wujudkan Indonesia Emas 2045 melalui tindakan nyata: menjaga persatuan, berkolaborasi, dan mengutamakan kepentingan rakyat,” ujarnya penuh semangat.

Letkol Anton mengakhiri arahannya dengan menegaskan bahwa energi moral ini adalah fondasi dalam menghadapi tantangan zaman termasuk krisis iklim, tekanan sosial, dan dinamika ekonomi global.

“Spirit Indonesia Emas 2045 bukan hanya visi jangka panjang, tetapi harus hadir dalam setiap langkah hari ini. Tindakan kecil yang dilandasi tanggung jawab dan kebersamaan menjadi batu loncatan menuju Indonesia yang tangguh, maju, dan berdaulat,” pungkasnya.

Presiden Brasil: Indonesia Mitra Strategis di Belahan Bumi Selatan

Iki Radio - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan tête-à-tête dengan Presiden Republik Federasi Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, di ruang kerja Presiden Prabowo, Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (23/10/2025).

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan tête-à-tête dengan Presiden Republik Federasi Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di ruang kerja Presiden Prabowo, Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (23/10/2025). Foto: BPMI Setpres

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut merupakan bagian penting dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Lula da Silva ke Indonesia. Momen ini juga menjadi peluang strategis untuk memperkuat kemitraan bilateral antara kedua negara berkembang.

Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Lula da Silva. Ia menegaskan pandangannya mengenai Brasil sebagai mitra penting di kawasan Selatan dunia.

"Kami memandang Brasil sebagai pemimpin yang sangat penting di belahan bumi Selatan, pemimpin negara-negara berkembang. Kita memiliki latar belakang yang sama: negara besar dengan hutan tropis terbesar di dunia. Brasil juga merupakan negara penghasil pertanian yang sangat kuat dan sukses," ujar Presiden Prabowo.

Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kepemimpinan Presiden Lula da Silva yang dinilainya berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Menurutnya, beberapa kebijakan Lula menjadi inspirasi dalam menyusun prioritas pemerintahannya.

"Itu juga prioritas utama saya, yaitu kesejahteraan rakyat Indonesia. Sekali lagi, selamat datang, dan saya menantikan pertemuan kita hari ini," lanjut Presiden Prabowo.

Menanggapi sambutan tersebut, Presiden Lula da Silva menyampaikan kegembiraannya dapat kembali mengunjungi Indonesia setelah 17 tahun. Ia mengingat kembali kemitraan strategis yang telah dijalin sejak 2008 dan menilai hubungan kedua negara berkembang secara positif.

"Saya sangat senang kembali ke Indonesia setelah 17 tahun. Kemitraan strategis kita dimulai pada 2008, dan sejak itu hubungan kita terus berkembang dengan baik," ujar Lula da Silva.

Presiden Lula juga menekankan kesamaan visi antara Brasil dan Indonesia, khususnya dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat peran global. Ia membawa harapan besar untuk memperluas kerja sama, terutama di bidang ekonomi, sains, dan teknologi.

"Saya datang dengan harapan besar untuk memperbarui kemitraan strategis ini. Bukan hanya perdagangan bilateral, tetapi juga investasi pada bidang baru seperti kecerdasan buatan, sentralisasi data, hubungan antaruniversitas, dan kerja sama teknologi serta ilmiah. Kebijakan perdagangan kita harus saling menguntungkan," tegas Lula da Silva.

Lebih jauh, ia menyebut Indonesia sebagai mitra strategis bagi Brasil, terutama dalam konteks kerja sama negara-negara Selatan dunia. Ia optimistis terhadap masa depan hubungan kedua negara.

"Saya sangat senang berada di sini dengan harapan tinggi, agar kita dapat bekerja sama dan menjadikan hubungan Indonesia–Brasil lebih produktif dan bermanfaat bagi rakyat kedua negara," pungkas Presiden Lula. 

Pemkot Banjarbaru Gelar Lomba Balita Sehat 2025 untuk Wujudkan Generasi Emas

Iki Radio - Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Kesehatan menggelar Lomba Balita Sehat Tingkat Kota Banjarbaru 2025 yang berlangsung di Aula Gawi Sabarataan, Kamis (23/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak usia dini, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan orang tua dalam membina balita agar tumbuh dan berkembang secara optimal.


Lomba tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, melalui Asisten II Setdako Banjarbaru, Sri Lailana. Dalam sambutannya, Lailana menyampaikan bahwa peningkatan daya tahan tubuh dan pertumbuhan optimal pada balita memerlukan dukungan melalui pemberian nutrisi seimbang dan imunisasi yang teratur.

“Dengan diadakannya Lomba Balita Sehat tingkat Kota Banjarbaru tahun ini, diharapkan adanya peran aktif seluruh masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak balita, untuk terus memantau pertumbuhan dan perkembangan anaknya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Lailana menegaskan perhatian terhadap tumbuh kembang anak menjadi pondasi penting dalam membentuk generasi yang sehat dan cerdas menuju Banjarbaru Emas.

“Mari kita bangun bersama budaya hidup sehat demi terwujudnya Indonesia Emas 2045, bahkan hingga generasi berikutnya,” katanya.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan tumbuh kembang gratis bagi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat bahwa membangun generasi unggul harus dimulai dari perhatian terhadap kesehatan anak sejak usia dini.

 

BSN dan Kemenkes Kembangkan SNI Smart Hospital untuk Wujudkan Layanan Kesehatan Cerdas

Iki radio - Badan Standardisasi Nasional (BSN) bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Perkumpulan Teknik Pelayanan Kesehatan Indonesia (PTPI), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya tengah menginisiasi pengembangan Standar Nasional Indonesia (SNI) Smart Hospital.

Kepala BSN, Y. Kristianto Widiwardono, saat membuka International Healthcare Engineering Fair (INAHEF) 2025 di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Kehadiran standar ini menjadi tonggak penting bagi transformasi sistem pelayanan kesehatan nasional menuju rumah sakit pintar yang terintegrasi, efisien, aman, dan berkelanjutan.

Meski akses masyarakat terhadap layanan kesehatan terus meningkat, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dari sisi pemerataan fasilitas dan penguatan infrastruktur kesehatan.

Menurut laporan CEOWORLD Magazine (2 April 2024), Indonesia berada di peringkat 39 dari 110 negara dalam Healthcare Index dengan skor 42,99 dari 100. Untuk infrastruktur medis dan tenaga profesional, Indonesia memperoleh skor 64,37; pada aspek akses obat dan biaya 54,02; dan kesiapan pemerintah 55,79.

Laporan Statice Health International (12 Mei 2024) yang disusun oleh Giovanni Elvina juga mencatat, hingga 2022 Indonesia memiliki 1.058 rumah sakit umum, 1.927 rumah sakit swasta, dan 10.205 puskesmas. Namun, sebanyak 62,9 persen penduduk masih mengalami kesulitan dalam memperoleh layanan kesehatan, sementara 60,8 persen belum memiliki akses terhadap fasilitas primer.

Melihat tantangan tersebut, BSN bersama Kemenkes RI menilai perlunya standar nasional sebagai pedoman pembangunan dan pengelolaan rumah sakit berbasis teknologi.

“Pengembangan SNI Smart Hospital ini sejalan dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden 2025–2029 yang menargetkan terwujudnya rumah sakit kabupaten/kota yang lengkap dan modern,” ujar Plt. Kepala BSN, Y. Kristianto Widiwardono, saat membuka International Healthcare Engineering Fair (INAHEF) 2025 di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Kristianto menjelaskan, BSN juga menggelar Sosialisasi dan Diskusi Nasional Rancangan SNI Smart Hospital pada 23–25 Oktober 2025 dalam rangkaian INAHEF 2025. Forum ini membahas rencana implementasi serta roadmap penerapan SNI Smart Hospital nasional periode 2026–2029.

Sejak 2024, BSN telah mengawal penyusunan standar ini melalui kolaborasi lintas sektor — melibatkan kementerian/lembaga, asosiasi profesi, industri, akademisi, serta rumah sakit percontohan dari berbagai daerah. SNI Smart Hospital ditargetkan dapat ditetapkan pada tahun 2025.

BSN juga mendorong keterlibatan Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri untuk bersinergi dengan Kementerian Kesehatan dalam memfasilitasi penerapan standar ini di seluruh rumah sakit di Indonesia.

Acara sosialisasi ini menjadi bagian dari Forum Teknik Pelayanan Kesehatan Internasional yang diselenggarakan bersama oleh BSN, Kementerian Kesehatan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian PUPR, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Kementerian Perindustrian.

Presiden PTPI Eko Supriyanto dalam pembukaan INAHEF 2025 menyampaikan bahwa forum ini dihadiri lebih dari 3.000 rumah sakit, ratusan asosiasi profesi dan perguruan tinggi, serta puluhan industri dan UMKM.

“Tak hanya dari dalam negeri, forum ini juga diikuti perwakilan rumah sakit dan kementerian kesehatan dari Malaysia, Singapura, dan Vietnam, serta menghadirkan pakar internasional dari Belanda, Jepang, Tiongkok, dan berbagai negara lainnya,” ujar Eko.

Dengan penerapan SNI Smart Hospital, sistem kesehatan nasional diharapkan menjadi lebih terintegrasi, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain meningkatkan mutu serta keterjangkauan layanan, standar ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan kesehatan luar negeri sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata kesehatan (medical tourism) di Indonesia.

Hingga September 2025, BSN telah menetapkan 15.993 SNI, termasuk 521 SNI yang berkaitan langsung dengan alat dan fasilitas kesehatan. Melalui SNI Smart Hospital, BSN berkomitmen mendukung terwujudnya sistem layanan kesehatan nasional yang berdaya saing global, berorientasi pasien, dan berkelanjutan.(*)

 

Himbau Warga Lebih Waspada, BPBD Kota Madiun Pantau Daerah Rawan Banjir

Iki Radio - Memasuki musim penghujan tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun menghimbau warga untuk lebih waspada. Hal ini dikarenakan adanya potensi terjadi bencana hidrometeorologi. Yakni bencana alam yang dipicu oleh kondisi atmosfer dan hidrologi (air), seperti hujan ekstrem, angin kencang, banjir, kekeringan, dan badai. 

Pohon tumbang di Jalan Sari Mulya Rejomulyo Kota Madiun usai diterjang hujan angin pada Jum'at (17/10/2025) lalu.

Bencana ini terjadi akibat interaksi antara faktor cuaca (meteorologi), seperti curah hujan, suhu, dan angin, dengan air (hidrologi), seperti curah hujan, kelembapan, dan aliran air. Dampaknya dapat berupa kerusakan fisik, korban jiwa, gangguan sosial dan ekonomi, hingga kerusakan lingkungan. 

“Cuacanya sudah masuk musim penghujan, disertai angin kencang. Diharapkan masyarakat selalu waspada karena cuaca seperti ini,” ujar Wahyudi, Kepala BPBD Kota Madiun, Kamis (23/10/2025).

Lebih lanjut dikatakan, bila mungkin mendapati pohon besar yang rapuh atau rawan roboh, warga diminta untuk segera melaporkan agar tidak sampai terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Kalau sudah rawan tumbang, segera laporkan. Bisa langsung ke Perkim (Dinas) atau layanan call center 112,” lanjutnya.

Sementara itu, sejumlah kelurahan di wilayah Kota Madiun yang menjadi langganan banjir, juga mendapat perhatian tersendiri dari BPBD Kota Madiun. Diantaranya Kelurahan Kelun, Kelurahan Pilangbango, Kelurahan Tawangrejo dan Kelurahan Rejomulyo.

“Bila di daerah selatan (Madiun selatan) itu hujan deras, maka kami juga akan fokus memantau daerah yang rawan banjir. Yaitu daerah disepanjang aliran sungai piring. Kami minta kerjasamanya untuk seluruh masyarakat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ini, untuk menjaga lingkungannya masing masing mulai hal terkecil jangan membuang sampah sembarangan,” pungkasnya.(iw/ir)

Mensesneg Sampaikan Amanat Presiden: Santri Harus Tangguh dan Adaptif

Iki Radio - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional (HSN) 2025 kepada seluruh santri di tanah air.

Ucapan tersebut disampaikannya mewakili Presiden Republik Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (22/10/2025).

“Kami mewakili Bapak Presiden dan pemerintah menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Tahun 2025. Semoga peringatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Mensesneg.

Dalam pernyataannya, Mensesneg menegaskan bahwa para santri perlu dibekali dengan beragam ilmu pengetahuan dan keterampilan, tidak hanya ilmu keagamaan, agar siap menghadapi tantangan global di masa depan.

“Harapannya, para santri memiliki bekal yang lengkap. Tidak hanya akhlak dan ilmu agama, tetapi juga kemampuan adaptif terhadap teknologi dan pengetahuan ekonomi,” ungkapnya.

Selain itu, pemerintah juga memberi perhatian terhadap keamanan infrastruktur pesantren. Mensesneg menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan instruksi khusus agar bangunan pesantren dan lembaga pendidikan berbasis agama diperiksa secara menyeluruh dari aspek teknis dan keselamatan.

“Termasuk rumah-rumah ibadah, baik masjid, musala, gereja, maupun tempat ibadah lainnya, harus dipastikan memenuhi standar teknis sipil minimal,” ujarnya.

Pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pesantren melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini mencakup pemberian makanan bergizi bagi santri, sejalan dengan peningkatan kualitas pendidikan dan keselamatan bangunan.

“Program MBG juga termasuk untuk para santri di pondok pesantren. Jadi bukan hanya bangunannya yang aman, tetapi gizinya pun harus terjamin. Ini bagian dari perhatian pemerintah terhadap kualitas SDM di pesantren,” pungkasnya.

Gubernur Khofifah Pimpin Apel Hari Santri 2025 di Ponpes An-Nur Bululawang Malang

Iki Radio - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Apel Peringatan Hari Santri 2025 tingkat provinsi di Ponpes An Nur II Al Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (22/10/2025).


Melalui Peringatan Hari Santri yang bertemakan ‘Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia’, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa peringatan ini sebagai momentum untuk meneguhkan peran pesantren dan santri dalam membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sebab menurutnya, santri dan pesantren memiliki posisi strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul, berdaya saing global, dan berkarakter mulia.

Mengingat pentingnya peran pesantren, Gubernur Khofifah juga menyampaikan bahwa Jatim merupakan provinsi pertama di Indonesia yang memiliki payung hukum khusus bagi pengembangan pesantren. Hal ini ditandai dengan lahirnya Perda Nomor 3 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Pengembangan Pesantren serta Pergub Nomor 43 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Perda Nomor 3 Tahun 2022.

“Langkah tersebut menjadi bentuk nyata komitmen Pemprov Jatim dalam memperkuat ekosistem pesantren sebagai pilar pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi umat,” jelasnya.

Tak hanya itu, lanjut Khofifah, Pemprov Jatim juga berhasil menjalin kemitraan dengan 138 perguruan tinggi sebagai penyelenggara Beasiswa Pemprov Jatim. Antara lain 11 UIN, 104 PTKIS, 22 Ma'had Aly, dan Universitas Al-Azhar.

Beasiswa Pemprov Jatim untuk kader pesantren dan diniyah ini telah mencapai 6.876 penerima manfaat. Per Agustus 2025 sebanyak 4.168 dari total penerima tersebut telah berhasil lulus sebagai SDM Ahli yg berpendidikan Doktor, Magister dan Sarjana.  

"Kedepan, insya Allah kami fokus pada program beasiswa STEM atau Science, Technology, Enginering and Mathematics yang akan dikembangkan untuk SANTRI UNGGUL,” kata Khofifah.

“Ini penting untuk membentuk santri yang berideologi Pancasila, berbudaya Bhinneka Tunggal Ika, berilmu tinggi, berakhlak mulia, dan tumbuh serta berkembang dari bumi Jawa Timur," sambungnya.

Di hadapan para santri dan santriwati, Gubernur Khofifah juga menyampaikan peringatan ini merupakan momentum pengingat betapa santri memiliki peluang besar untuk menjadi apapun yang mereka cita citakan untuk masyarakat, bangsa dan negara. Seperti apa yang telah dibuktikannya selama ini.

"Maka para santri mudah-mudahan terinspirasi ketika akan mengambil profesi yang ingin digeluti. Bahwa santri bisa menjadi apa saja, dan mudah-mudahan dari santri di sini bisa jadi jenderal, politisi, dan pejabat publik serta ulama besar. Amin," ujarnya.

Untuk itu, Gubernur Khofifah mengingatkan santri untuk memiliki daya saing dan bersifat adaptif. Sehingga, mereka tidak hanya pandai mengkaji kitab kuning, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik. Semangat pesantren adalah kesempurnaan keberadaban, semangat pesantren adalah membangun kegotongroyongan serta kemandirian. Bawalah semangat pesantren hingga tingkat internasional dengan tetap menjaga akhlaqul karimah," ucapnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa Hari Santri menjadi momentum untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan perjuangan para santri yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa.

Terlebih sejarah telah mencatat, bahwa santri merupakan bagian tak terpisahkan dari perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Apel Hari Santri 2025 sendiri semakin meriah dengan penampilan Marchingband Al Amien Prenduan (MBAP) Pondok Pesantren Al Amien Prenduan Sumenep yang merupakan Juara Umum Nasional GMBC 2025 di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyerahkan Penghargaan kepada Doktor tercepat Penerima Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dari UIN KHAS Jember dengan IPK 3,97 (tertinggi) penyelenggara Lembaga Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur kepada Agus Supriyadi.

Selain itu juga Gubernur Khofifah menyerahkan penghargaan Lomba Santripreneur Tahun 2025 kepada Ihda Aurora Sholihatun Azza dan Aisyah Disi Febriyanti dari Pondok Pesantren Almuslimun  Kab. Lamongan dengan Inovasi “ECONIK” tinta spidol ramah lingkungan dari ampas kopi (Juara I), Abraham Kent El-Mumtaz dan Maulana Irfan Maulana dari Pondok Pesantren Annur Azzahra - Kab. Lumajang dengan Inovasi Lampu LED “Karya Santri” (Juara II).

Selanjutnya juga dilakukan penyerahan penghargaan Lomba Santripreneur kepada Alfi Analia Husna dan Nur Hasina Malika dari Pondok Pesantren AL Huda Grogol - Kab. Kediri_ dengan Inovasi “ECO FARM PLUS” pupuk organik (Juara III), serta Assyifa Maulidiya Zulfa dan Mutiara Eka R dari Pondok Pesantren Modern Al-Rifa’ie 2 Kab. Malang dengan Inovasi “DACUKA NORI” Nori Daun Cincau, Daun Kenikir dan Ikan Layang (Juara Harapan).

Khusus di Hari Santri kali ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut menggelar Jatim Bersholawat dan Tabligh Akbar sebagai rangkaian dari Peringatan 80 Tahun Provinsi Jawa Timur dan Hari Santri Nasional. Acara ini akan menghadirkan oleh Gus lqdam dan diselenggarakan pada 22 Oktober pukul 19.00 di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya.

"Bahkan kami juga menghimbau seluruh ASN yang beragama Islam untuk memakai baju muslim pada hari ini. Hal ini untuk  merayakan semangat santri yang berlandaskan keikhlasan, kesederhanaan, dan perjuangan dalam menebar nilai-nilai Islam rahmatan lil 'alamin di bumi Jawa Timur," katanya.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat Jatim untuk ikut bersholawat bersama nanti malam di Grahadi bersama Gus Iqdam,” pungkasnya.

Peringatan Hari Santri Nasional, Bupati Ipuk: Santri Penjaga Kemerdekaan dan Penggerak Kemajuan

Iki Radio - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Banyuwangi dilakukan dengan meriah yang diisi dengan berbagai kegiatan. Bertepatan dengan peringatan HSN pada 22 Oktober, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memipin Upacara HSN 2025 di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi. Upacara yang berlangsung dengan khidmat ini, diikuti ribuan santri dari sejumlah pondok pesantren di Banyuwangi.

Upacara tersebut turut dihadiri Forpimda Banyuwangi di antaranya Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono dan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra. Turut dihadiri ketua MUI Kyai H. Muhaimin Asmuni dan sejumlah pemimpin organisasi keagamaan diantaranya PCNU, Muhammadiyah, LDII, Al Irsyad, Muslimat, Fatayat, Aisyiyah dan FKUB.

Bupati Ipuk menyampaikan peran penting pondok pesantren dan santri sejak sebelum Indonesia merdeka. Pesantren telah menjadi pusat pendidikan di Nusantara, tempat para santri menimba ilmu sekaligus menempa diri dalam akhlak dan karakter. Dari pesantrenlah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.

“Hari Santri tahun 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.” Ini tema yang sangat tepat. Mencerminkan tekad dan peran santri sebagai penjaga kemerdekaan sekaligus penggerak kemajuan,” kata Ipuk yang membacakan sambutan dari Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.

Ditambahkan Ipuk, Banyuwangi sendiri selama ini terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pendidikan keagamaan dan penguatan karakter santri. Di antaranya program beasiswa santri, pengembangan pondok pesantren produktif, serta dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan.

“Kami juga memberikan perhatian kepada santri, terutama yang berprestasi dengan memberikan beasiswa santri. Bahkan kami berikan juga golden ticket bagi penghafal Al-Qur'an bebas memilih sekolah dalam SPMB,” kata Ipuk. 

“Pemerintah daerah juga mendorong sinergi antara pesantren dan dunia usaha melalui santripreneur dan pesantren digital, agar santri tidak hanya mandiri secara spiritual tetapi juga ekonomi,” imbuhnya.

Pada Upacara Hari santri Nasional tersebut juga diserahkan Insentif Guru Ngaji kepada 14.241 orang guru ngaji se-Banyuwangi. Selain itu juga diserahkan berbagai penghargaan kepada para pemenang lomba Festival Anak Sholeh 2025. 

Peringatan Hari Santri Nasional ini, pemkab bersama Nadlatul Ulama menggelar berbagai kegiatan. Antara lain olimpiade kompetisi aswaja online, bakti sosial, hingga ziarah muassis. Puncak peringatan HSN akan digelar Banyuwangi Bersholawat. (*)

close
Pasang Iklan Disini