Iki Terbaru/Paling Greeess

Barongsai Hingga Dongkrek, Ramaikan Peringatan HSN 2025 di Kabupaten Madiun

Iki Radio - Pertunjukan kesenian Barongsai dan kesenian asli Kabupaten Madiun, Dongkrek, menambah kemeriahan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025, di halaman Pendopo Ronggo Djumeno Kabupaten Madiun, Rabu (22/10/2025).

Tak ketinggalan penampilan drum band, dan pertunjukan pencak silat yang menguatkan identitas Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat Indonesia.

“Hari Santri adalah pengakuan negara terhadap peran besar para santri dan ulama dalam sejarah perjuangan kemerdekaan, khususnya melalui Resolusi Jihad yang dikumandangkan Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945,” kata Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dalam sambutannya dalam Apel HSN 2025.

Dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”  menempatkan santri sebagai garda terdepan dalam menjaga kemerdekaan bangsa, baik secara moral, budaya, maupun intelektual.

"Santri harus menjadi teladan dalam menjaga adab dan peradaban bangsa. Media sosial sekarang pengaruhnya besar sekali, tapi dengan adab santri yang santun, insya Allah kita bisa menjaga karakter bangsa,” terangnya kepada wartawan usai memimpin apel.


Sementara itu dalam Apel HSN 2025 di Kabupaten Madiun ini, selain dihadiri Wakil Bupati Madiun, Sekretaris Daerah, staf ahli, para kepala OPD, BUMD, camat, serta Forkopimda Kabupaten Madiun, juga hadir sejumlah ulama tokoh agama serta ratusan pelajar di Kabupaten Madiun.



Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Indramayu Momentum Penguatan Peran Santri

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten  Indramayu menggelar Apel Hari Santri Nasional di Alun-Alun Indramayu,  Rabu (22/10/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Indramayu, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, para kiai, pimpinan pondok pesantren, santri, serta pelajar madrasah.

Wakil Bupati Indramayu Syaefudin membacakan Amanat Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang mengangkat tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.

Menteri Agama mengajak seluruh santri untuk menjadikan Hari Santri sebagai momentum kebangkitan, dan penguatan peran santri dalam menjaga serta mengawal kemerdekaan bangsa menuju peradaban dunia.

“Santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman, tetapi harus hadir sebagai pelaku sejarah baru yang membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban,” ujar Nasaruddin.

Selain itu, Menteri Agama juga mengapresiasi perhatian besar pemerintah terhadap pesantren melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren, yang mengatur tentang Dana Abadi Pesantren sebagai bentuk dukungan nyata negara terhadap lembaga pendidikan Islam tersebut.

Nasaruddin juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan yang berpihak kepada dunia pesantren, di antaranya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan santri di seluruh Indonesia.

“Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan santri Indonesia. Santri masa kini tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Syaefudin juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan pesantren dan peningkatan kualitas pendidikan santri di Indramayu.

Pada kesempatan itu juga diberikan berbagai penghargaan dari berbagai lomba dan bantuan kepada sejumlah Pondok Pesantren di Kabupaten Indramayu.

Resmikan Gedung Baru, Polres Madiun Kota Komitmen Pelayanan Prima Kepada Masyarakat

Iki Radio - Polres Madiun Kota berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Salah satunya dengan adanya fasilitas gedung baru yang diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K, saat meresmikan Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Madiun Kota, Selasa (21/10/2025).

“Dengan adanya gedung baru SPKT ini, kami berharap masyarakat Kota Madiun dapat merasakan pelayanan yang semakin optimal, cepat, dan prima. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan Polri yang presisi, profesional, dan humanis,” ujar Kapolres.

Gedung SPKT yang baru ini dirancang untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, nyaman, dan terpadu bagi masyarakat dalam satu lokasi. 

Masyarakat kini dapat mengakses berbagai layanan kepolisian, mulai dari pelayanan Satlantas seperti penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM), layanan Satintelkam untuk pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan perizinan keramaian, hingga layanan SPKT untuk pembuatan surat kehilangan serta pengaduan dari masyarakat. 

Tak hanya itu, Satreskrim juga hadir di gedung ini untuk menerima laporan maupun pengaduan terkait tindak pidana.

Peresmian ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polres Madiun Kota dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang terintegrasi dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan pelayanan publik berbasis modernisasi teknologi.

Sementara dalam peresmian gedung yang berlokasi di Jalan Sumatera, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun ini, turut dihadiri oleh Wakapolres Madiun Kota, para Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun Kota, serta personel jajaran.(ik/hms)


Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan, OJK Jatim Perkuat Kolaborasi dengan Media

Iki Radio - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur terus memperkuat sinergi dengan insan media sebagai mitra strategis dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Media Gathering bertajuk “Memperkuat Kemitraan dengan Insan Media untuk Mendorong Literasi dan Inklusi Keuangan di Jawa Timur” yang digelar di Kota Madiun pada 17–18 Oktober 2025.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK, Agusman, beserta jajaran pimpinan OJK se-Jawa Timur.

Agusman dalam keterangannya, Selasa (21/10/2015) menekankan pentingnya peran media dalam membangun kepercayaan publik terhadap sektor jasa keuangan. Menurutnya, komunikasi yang baik merupakan fondasi bagi terciptanya kepercayaan yang pada gilirannya akan menopang stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Sektor keuangan sangat bergantung pada “trust”, dan kepercayaan itu tidak akan tumbuh tanpa komunikasi yang baik. Di sinilah peran penting media,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa OJK terus memperkuat regulasi dan pengawasan sektor jasa keuangan melalui penerbitan 12 Peraturan OJK (POJK) baru sepanjang tahun lalu. Sejumlah “roadmap” juga tengah disusun untuk mengarahkan pengembangan sektor keuangan, termasuk di bidang fintech lending, modal ventura, lembaga keuangan mikro, pergadaian, dan pembiayaan berbasis emas (bullion).

Salah satu langkah inovatif yang disambut baik oleh Agusman adalah inisiatif OJK Jawa Timur dalam menyediakan “community lounge” di kantor OJK Surabaya. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang interaksi dan edukasi antara OJK dan insan media.

“Ini adalah ide luar biasa. Dengan adanya ruang diskusi seperti itu, jurnalis bisa memperoleh pemahaman langsung mengenai kebijakan serta dinamika sektor jasa keuangan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Direktorat Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 1, Nasirwan, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas peran media dalam mendukung diseminasi kebijakan dan edukasi keuangan ke tengah masyarakat.

“Kehadiran media bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam membangun literasi dan menumbuhkan optimisme terhadap sektor keuangan,” ungkapnya.

Nasirwan juga menegaskan bahwa sinergi antara OJK dan media penting untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan, terutama di daerah. Ia mengajak media untuk bersama-sama menciptakan gerakan literasi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Mari kita jadikan kemitraan ini bukan sekadar kerja sama komunikasi, tetapi gerakan bersama untuk membangun masyarakat yang cerdas secara finansial,” pungkasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 56 jurnalis dari berbagai platform media di Jawa Timur, terdiri dari 45 wartawan media online, 6 wartawan media cetak, 5 wartawan televisi, dan 1 wartawan radio.

Acara ditutup dengan sesi ramah tamah serta kegiatan luar ruang pada hari kedua, yang bertujuan mempererat hubungan dan semangat kolaborasi antara OJK dan insan media di Jawa Timur. (jal/s)

Akad Massal KUR 800 Ribu Debitur Digelar di Jatim, Dorong UMKM dan Lapangan Kerja Baru

Iki Radio - Pemerintah pusat menggelar Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 800.000 debitur secara serentak di 38 provinsi se-Indonesia. Jawa Timur menjadi pusat kegiatan nasional yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, didampingi Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Kegiatan bertajuk Akad Massal KUR 800.000 Debitur: Penciptaan Lapangan Kerja dan Peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP) ini juga diikuti secara daring oleh pemerintah daerah dan pelaku usaha dari seluruh Indonesia. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan produktif dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui penguatan sektor UMKM. 

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa akad massal KUR bukan sekadar penyaluran modal, melainkan penggerak ekonomi rakyat yang mampu membuka lapangan kerja baru di berbagai sektor. 

“Program ini menjadi motor penggerak ekonomi rakyat, terutama di Jawa Timur yang dikenal sebagai salah satu pusat UMKM terbesar di Indonesia,” ujarnya. 

Senada dengan itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa peningkatan penyaluran KUR mencerminkan pergeseran pola pembiayaan masyarakat dari konsumtif ke produktif. 

“Dari total 3,7 juta debitur KUR, program ini diperkirakan telah menciptakan 6 hingga 9 juta lapangan kerja baru di seluruh Indonesia. Ini bukti nyata bahwa pembiayaan produktif menjadi penggerak ekonomi daerah dan nasional,” ungkapnya. 

Menteri Pelindungan Pekerja Migran  RI, Mukhtarudin, turut menyoroti pentingnya akses pembiayaan bagi calon pekerja migran melalui program KUR Penempatan PMI. 

“Kami ingin memastikan calon pekerja migran memiliki akses permodalan yang mudah, cepat, dan terjangkau. Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan menyeluruh sejak sebelum berangkat hingga kembali ke tanah air,” tuturnya. 

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa hingga 17 Oktober 2025, realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp217,20 triliun atau 76,86 persen dari target tahun ini. 

Jumlah tersebut mencakup 3,69 juta debitur dengan tingkat kredit bermasalah (NPL) yang sangat terjaga di angka 2,28 persen, lebih baik dibandingkan NPL kredit UMKM nasional sebesar 4,55 persen. 

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari bank dan lembaga penyalur, penjamin, hingga pemerintah daerah. Dengan kerja sama yang baik, saya berharap semangat ini dapat terus memajukan sektor usaha produktif dan memperkuat ekonomi kerakyatan di masa mendatang,” tutup Airlangga.(jal/s)

Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Kapolres Madiun Kota Tegaskan Profesionalisme Polri

Iki Radio - Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K. memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama, di halaman Polres Madiun Kota, Selasa (21/10/2025).

Sertijab ini dilakukan, berdasarkan Surat Telegram Kapolda Jawa Timur Nomor ST/1227/X/KEP./2025 dan KEP/484/X/2025 tanggal 10 Oktober 2025, yang mengatur tentang pengukuhan, pemberhentian, dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Jatim.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, S.I.K. saat memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama, di halaman Polres Madiun Kota, Selasa (21/10/2025)

“Mutasi dan rotasi jabatan adalah hal yang wajar dalam organisasi Polri. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta untuk menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks. Saya ucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas, serta selamat datang kepada pejabat baru. Segera menyesuaikan diri dan lanjutkan program kerja yang telah berjalan dengan baik,” ujar AKBP Wiwin.

Pentingnya sinergi antar satuan kerja dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Madiun Kota menjadi bagian penting yang harus diperhatikan. 

Dalam sertijab itu, Kompol Agung Widoyoko, S.Sos., M.H., dari Kapolsek Kartoharjo Polres Madiun Kota diangkat sebagai Kasubbagstrajemen dan RB Bagren Polrestabes Surabaya. Kompol Mujo Prajoko, S.H., M.H., dari Kapolsek Manguharjo Polres Madiun Kota diangkat sebagai Kapolsek Kartoharjo Polres Madiun Kota.

Selain itu, Kompol Lilik Sulastri, S.H., M.H., dari Kabag SDM Polres Pacitan diangkat sebagai Kapolsek Manguharjo Polres Madiun Kota. Sebelum bertugas di Pacitan, Kompol Lilik pernah menjabat sebagai Kapolsek Kartoharjo Kota Madiun.

Sedangkan AKP Yunus Kurniawan, S.H., yang sebelumnya Kapolsek Sawahan Polres Madiun Kota, kini menjabat sebagai Kasubbagdalpers Bag SDM Polres Madiun Kota. AKP Widyagana Putra Dhirotsaha, S.T.K., S.I.K., M.Si., dari Bhayangkara Penyelia Bidang Dalpers Ro SDM Polda Jatim diangkat sebagai Kapolsek Sawahan Polres Madiun Kota.

AKP Agus Setiawan, S.H., M.H., dari Kasatreskrim Polres Madiun Kota diangkat sebagai Panit II Unit III Subdit I Ditreskrimum Polda Jatim. IPTU Agus Riadi, S.H., dari Kaurbinopsnal Satreskrim Polres Madiun diangkat sebagai Kasatreskrim Polres Madiun Kota.(ik/hms)

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Wajib Pakai Sarung dan Peci Selama Tiga Hari

Iki Radio - Memperingati Hari Santri Nasional 2025, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengeluarkan kebijakan khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), di lingkungan Pemkab Banyuwangi diwajibkan mengenakan busana bernuansa santri, termasuk sarung dan peci bagi pria, serta busana muslimah putih bagi perempuan, selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Oktober 2025.

Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran resmi yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Banyuwangi, Guntur Priambodo, sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. 

Ipuk mengatakan kebijakan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan ulama dan santri.

“Kita bersama ingin memberikan penghormatan terhadap jasa para ulama dan santri dalam NKRI, utamanya perjuangan di Bumi Blambangan,” ujar Ipuk, Selasa (21/10/2025).

Kebijakan ini juga diharapkan menjadi momentum bagi ASN untuk meneladani semangat juang, sikap kebersamaan, kesederhanaan, dan solidaritas sebagaimana yang ditunjukkan para santri.

Selain itu menurut Ipuk kebijakan ini juga ungkapan apresiasi terhadap pesantren, yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan daerah, terutama dalam pendidikan dan pembentukan karakter masyarakat.

“Kami banyak berutang budi dengan pesantren. Pesantren telah banyak berkontribusi, khususnya dalam mendidik masyarakat, menjaga akhlak dan budi pekerti,” kata Ipuk.

Ipuk menambahkan meski pemerintah daerah menghadapi keterbatasan fiskal, namun Pemkab Banyuwangi tetap berkomitmen mendukung pengembangan pesantren agar terus berperan aktif dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak dan berdaya saing.

"Ini sesuai dengan tema peringatan Hari Santri tahun ini adalah Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia," tambah Ipuk.

Dalam surat edaran itu dijelaskan, ASN pria muslim wajib memakai baju muslim putih, songkok hitam, dan sarung dengan warna bebas. Sementara ASN perempuan muslim diwajibkan mengenakan baju muslimah putih, rok panjang, serta kerudung berwarna hitam.

Bagi ASN non muslim, ketentuannya disesuaikan dengan menggunakan kemeja putih, celana hitam untuk pria, dan rok panjang hitam bagi wanita.

“Meski menggunakan sarung dalam bekerja, insyaallah layanan tetap bisa maksimal untuk masyarakat,” tambahnya. (*)

Efisien dan Transparan, Kinerja Keuangan Banda Aceh Raih Peringkat Dua Nasional

Iki Radio - Pemerintah Kota Banda Aceh kembali mencatat prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dipaparkan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Harga Beras dan Inflasi Daerah pada Senin (20/10/2025), realisasi belanja Pemko Banda Aceh menjadi yang tertinggi di Provinsi Aceh dan menempati peringkat kedua tertinggi secara nasional untuk tahun anggaran 2025.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Harga Beras dan Inflasi Daerah

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyebut capaian tersebut sebagai hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemko yang berorientasi pada kinerja, kolaborasi, dan akuntabilitas.

"Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras dan sinergi seluruh perangkat daerah. Kita ingin memastikan APBK bukan sekadar angka dalam dokumen, tetapi menjadi instrumen nyata untuk mempercepat pembangunan dan menghadirkan kesejahteraan bagi warga Banda Aceh,” ujar Illiza.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah yang baik harus sejalan dengan prinsip transparansi dan keberpihakan kepada masyarakat. "Kita ingin setiap belanja pemerintah memberi dampak nyata memperbaiki layanan publik, membuka ruang ekonomi, dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat,” ucapnya.

Illiza menambahkan, capaian ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan disiplin fiskal dan inovasi dalam perencanaan pembangunan.

"Insyaallah, capaian ini bukan akhir, melainkan motivasi agar kita terus bekerja dengan semangat Banda Aceh Kolaborasi, menghadirkan pemerintahan yang efisien, responsif, dan berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK) Banda Aceh, Alriandi Adiwinata, menjelaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan komitmen kuat Pemko Banda Aceh dalam menjaga efisiensi dan mempercepat penyerapan anggaran di tengah dinamika ekonomi.

"Per 17 Oktober 2025, realisasi belanja Pemko Banda Aceh telah mencapai Rp1,02 triliun atau sekitar 71,02 persen dari total anggaran belanja daerah. Capaian ini tidak hanya tertinggi di Aceh, tetapi juga menjadi bukti efektivitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran di Banda Aceh,” ujar Alriandi.

Selain itu, dari sisi pendapatan daerah, Banda Aceh juga mencatat kinerja positif dengan realisasi mencapai Rp1,43 triliun atau 76,10 persen dari target 2025. Menurut Alriandi, hal ini menunjukkan tata kelola keuangan yang sehat, di mana belanja daerah tetap sejalan dengan kemampuan fiskal berkelanjutan.

"Kinerja pendapatan yang baik menjadi dasar bagi belanja yang optimal. Prinsip kami bukan sekadar cepat membelanjakan, tetapi tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Kemendagri juga menyoroti korelasi positif antara percepatan realisasi belanja dan pengendalian inflasi. Pemko Banda Aceh dinilai berhasil menjaga keseimbangan kedua aspek tersebut, meningkatkan daya beli masyarakat melalui belanja produktif sekaligus memastikan stabilitas harga bahan pokok.

Capaian ini memperkuat posisi Banda Aceh sebagai salah satu daerah dengan tata kelola fiskal paling efisien di Indonesia. Dengan serapan anggaran yang tinggi, Pemko mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas.

Menutup pernyataannya, Alriandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah atas kinerja kolaboratif yang konsisten. "Kita akan terus menjaga ritme positif ini hingga akhir tahun anggaran. Target kami bukan hanya mempertahankan posisi terbaik, tetapi memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar kembali menjadi manfaat bagi masyarakat Banda Aceh,” tegasnya.

Diskominfotik Gorontalo Bekali Persit dengan Literasi Digital

Iki Radio - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Gorontalo mendorong pentingnya literasi digital bagi Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcabrem 133 XIII/Merdeka.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfotik Provinsi Gorontalo, Zakiya Moh. Baserewan, saat menjadi narasumber pada kegiatan Pertemuan Gabungan Persit/KCK Koorcabrem 133 XIII/Merdeka, yang berlangsung di Aula Kusno Danupoyo, Makorem 133/NW Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Selasa (21/10/2025).

Zakiya mengatakan,  kecakapan digital merupakan kemampuan pengguna dalam memanfaatkan berbagai media digital.

Seperti perangkat komunikasi dan jaringan internet, secara bijak dan produktif.

“Di era media sosial saat ini, hoaks memang masih ada, tetapi masyarakat sudah semakin cerdas. Perlu kita lakukan hanyalah membiasakan diri untuk cek dan ricek kebenaran informasi sebelum membagikan,” ujar Zakiya.

Ia memaparkan empat pilar literasi digital, yaitu Digital Skills (keterampilan digital), Digital Ethics (etika digital), Digital Culture (budaya digital), dan Digital Safety (keamanan digital).

Keempat pilar tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang tangguh dan bertanggung jawab di ruang digital.

Zakiya mengingatkan para ibu untuk lebih aktif mengawasi aktivitas digital anak-anak.

Salah satunya, dengan memeriksa riwayat penelusuran internet dan menggunakan aplikasi kontrol orang tua untuk mencegah paparan konten yang tidak pantas.

“Selain pengawasan digital, jangan lupa hadirkan sentuhan fisik dan kasih sayang. Karena dunia digital seringkali menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Ketua Persit KCK Koorcabrem 133 NW, Ririn Surait, serta jajaran pengurus persit lainnya. 

Seminar Hari Santri di Tuban, Santri Gen-Z Bersiap Hadapi Dunia

Iki Radio - Memperingati Hari Santri Nasional 2025, KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban menyelenggarakan Seminar Santri di Aula Ma’had Hidayatun Najah Tuban, Selasa (21/10/2025).

Mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia: Peran Santri Gen-Z dalam Menjaga Nilai Kebangsaan dan Menyongsong Panggung Dunia", kegiatan ini berlangsung khidmat dan diikuti ratusan santri yang antusias menyimak materi seputar kebangsaan dan peran generasi muda di era global.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Hari Santri, yang dipimpin oleh para santri Ma’had Hidayatun Najah.

Ketua Yayasan Hidayatun Najah Tuban, M. Fauzi, menekankan pentingnya semangat nasionalisme dan moderasi beragama di kalangan santri. Acara ini dibuka oleh Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Tuban, Lukman Hakim, yang mengapresiasi sinergi KUA Revitalisasi Tuban dengan lembaga pendidikan dalam membentuk karakter santri yang kuat, berkontribusi untuk bangsa, serta menjadi pelopor moderasi beragama.

Seminar menghadirkan dua narasumber inspiratif: Wakil Ketua DPRD Tuban, Miyadi, dan Plt. Kepala KUA Revitalisasi Kecamatan Tuban, Akhmat Iswoyo. Keduanya mendorong para santri Gen-Z untuk memahami peran strategis mereka dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan global.

Selain seminar, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas Tuban. Pemeriksaan meliputi cek mata, telinga, gula darah, HB, hingga imunisasi. Sebanyak 344 santri memperoleh layanan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan santri.

Turut hadir para penyuluh agama KUA Tuban yang mendukung penuh program pembinaan karakter santri. Kehadiran mereka merupakan bagian dari komitmen KUA Revitalisasi dalam memperkuat nilai kebangsaan di lingkungan pendidikan keagamaan.

Melalui kegiatan ini, KUA Revitalisasi Tuban berharap para santri tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu dan iman, tetapi juga sehat, berkarakter, dan siap berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia sebagai bangsa yang berperadaban dunia.

Sebagai puncak peringatan Hari Santri Tahun 2025, akan digelar Apel Santri pada Rabu (22/10/2025) di Alun-alun Tuban, yang akan dipimpin oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, dan dihadiri ribuan santri dari berbagai wilayah. 

close
Pasang Iklan Disini