Iki Terbaru/Paling Greeess

Ziarah Ke Makam Bung Karno, Khofifah Santunani Yatim Piatu Dan Bagikan 500 Paket Sembako

Iki Radio - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim melaksanakan ziarah ke Makam Bung Karno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Rabu (08/10/2025).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur. 

Ziarah diawali dengan upacara penghormatan, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Gubernur Khofifah kemudian menaburkan bunga di pusara Sang Proklamator dan memimpin doa bersama, didampingi para pejabat Pemprov Jatim. 

Gubernur Khofifah menyampaikan, ziarah ke Makam Bung Karno merupakan agenda tahunan Pemprov Jatim setiap peringatan Hari Jadi Jatim. Ia menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme Bung Karno. 

“Bung Karno adalah inspirasi besar bagi rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Timur. Dari semangatnm Bung Karno, kita belajar arti kemandirian, keberanian, dan cinta tanah air yang tak tergoyahkan,” tuturnya. 

Ia juga mengajak masyarakat menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai ciri khas Jawa Timur. “Dengan tema "Jawa Timur Tangguh Terus Bertumbuh", Hari Jadi ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun Jatim yang sejahtera, berdaya saing, dan berkeadilan,” tambahnya. 

Usai ziarah, Gubernur Khofifah memberikan tali asih pada lima juru kunci makam Bung Karno, santunan pada anak yatim-piatu dan membagikan 500 paket sembako kepada masyarakat. Ziarah ke Makam Bung Karno menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan bangsa, tetapi juga sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

 

 

Menkomdigi: Sekolah Garuda Transformasi Siapkan Generasi Unggul Berkarakter dari Timur Indonesia

Iki Radio - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa program Sekolah Garuda Transformasi merupakan langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menyiapkan generasi unggul 2045 yang berkarakter kuat dan berdaya saing global.

Menkomdigi Meutya Hafid menghdiri peluncuran program Sekolah Garusda Transformasi di SMAN Siwalima Ambon, Maluku, Rabu (8/10/2025).

Dalam peluncuran program di SMA Siwalima Ambon, Maluku, Meutya mengatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari visi besar Presiden untuk memperluas akses pendidikan unggul ke seluruh pelosok Indonesia, termasuk kawasan timur. “Semangat program ini sebenarnya sudah ada sejak awal Presiden memimpin. Beliau ingin memastikan bahwa anak-anak dari seluruh Indonesia, termasuk Maluku, punya kesempatan yang sama untuk menjadi generasi emas Indonesia 2045,” ujar Meutya Hafid pada Rabu (8/10/2025).

Menurutnya, pendidikan transformatif yang diterapkan dalam Sekolah Garuda menekankan kebebasan minat belajar, kolaborasi global, serta pembentukan karakter. Hal itu sejalan dengan semangat digitalisasi dan kompetensi abad ke-21 yang menjadi pilar kebijakan nasional. “Dulu saya juga anak asrama, tahu rasanya berjuang jauh dari rumah. Tapi justru dari situ kita belajar karakter, disiplin, dan daya juang. Itu yang ingin ditanamkan dalam Sekolah Garuda,” tambahnya.

Sekolah Garuda Jadi Pilar Transformasi Pendidikan Nasional

Program Sekolah Garuda Transformasi yang diluncurkan serentak di 16 titik awal ini akan diperluas hingga mencakup 80 sekolah unggulan dan pembangunan 20 sekolah baru di daerah prioritas.

Program ini merupakan wujud nyata Asta Cita ke-5, yaitu “Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan,” serta Asta Cita ke-3 tentang “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia untuk Mewujudkan Indonesia Emas.”

Meutya Hafid menjelaskan, kurikulum di Sekolah Garuda akan menyesuaikan dengan sistem pendidikan modern dunia. Siswa diberikan keleluasaan untuk fokus pada bidang minatnya seperti sains, teknologi, atau humaniora tanpa harus mengikuti seluruh mata pelajaran umum seperti sistem konvensional. “Kita ingin melahirkan anak-anak muda Indonesia yang tahu tujuan hidupnya sejak dini. Dengan internet dan digitalisasi, mereka bisa memilih jalan belajar sesuai potensi dan cita-cita mereka,” jelas Meutya.

SMAN Siwalima, Sekolah Perdamaian dari Maluku

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Siwalima, Elisma Tahalea, dalam kesempatan itu mengungkapkan sejarah pendirian sekolah yang sarat nilai perdamaian.

Menurutnya, SMA Siwalima didirikan pada tahun 2006 atas inisiatif Gubernur Maluku saat itu, Karel Albert Ralahalu, untuk menyatukan anak-anak dari berbagai latar belakang yang terpisah akibat konflik sosial 1999. “Awalnya anak-anak duduk terpisah berdasarkan kelompoknya masing-masing. Tapi dalam dua bulan, mereka menyatu. Guru-guru kami bukan hanya pendidik, tapi juga konselor yang memulihkan semangat mereka,” tutur Elisma dengan nada haru.

Kini, SMA Siwalima telah menjadi salah satu dari 12 sekolah unggulan nasional yang masuk dalam program Garuda Transformasi. Sekolah ini dikenal melahirkan banyak alumni berprestasi, bahkan hingga tingkat internasional. “Kami percaya, setiap anak bukan hanya yang pintar  bisa menjadi unggul kalau diberi kesempatan. Itu semangat kami sejak awal,” ujar Elisma.

Siswa-Siswi Maluku Siap Berkibar ke Dunia

Salah satu siswa SMA Siwalima, Rachel Kristasya I, berbagi pengalaman mengikuti program pertukaran pelajar ke Amerika Serikat. Menurutnya, sistem pendidikan di luar negeri menekankan kemandirian dan kebebasan minat belajar, nilai yang kini mulai diadopsi Sekolah Garuda.

“Di Amerika, siswa bebas memilih bidang yang diminatinya. Tapi semangat teman-teman di Siwalima sama kuatnya kami ingin menggapai mimpi besar untuk Indonesia,” ujar Rachel.

Rachel juga mengaku bangga dapat memperkenalkan budaya Indonesia di berbagai kesempatan internasional, termasuk saat International Education Week di Texas, Amerika Serikat. “Saya berkesempatan mempresentasikan budaya Indonesia kepada wali kota di tempat saya tinggal. Saya merasa membawa nama bangsa,” tambahnya dengan senyum.

Mewujudkan Generasi Unggul, Berkarakter, dan Berdaya Saing

Program Sekolah Garuda Transformasi meneguhkan arah kebijakan pendidikan nasional untuk melahirkan generasi unggul, berakhlak, dan adaptif terhadap perubahan global.

Oleh karena itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkondigi) mendukung penuh upaya ini melalui penguatan literasi digital, ekosistem pendidikan cerdas, serta platform pembelajaran daring yang inklusif. “Tidak ada orang pintar bisa menjadi unggul tanpa karakter yang kuat. Karakter itu yang harus kita jaga, terutama dari anak-anak timur Indonesia yang sudah terbiasa berjuang,” tutup Meutya Hafid.

 

Bupati Edi Endi Resmikan Program Agroturisme BINUS-Bajo: Bangun Ekonomi Desa, Perkuat Ketahanan Pangan

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat terus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis desa. Salah satu langkah strategisnya diwujudkan melalui Program Agroturisme BINUS–Bajo, yang diresmikan langsung oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, di Nggorang, Kecamatan Komodo, Rabu (8/10/2025).

Bupati Edistasius Endi (Tengah) memberikan sambutan dalam acara peresmian Program Agroturisme BINUS–Bajo

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Universitas Bina Nusantara (BINUS) dalam membangun sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk mengembangkan pertanian organik sekaligus ekowisata berkelanjutan di kawasan Labuan Bajo.

Peluncuran program ini juga dihadiri Wakil Rektor BINUS, Johan, jajaran Forkopimda, serta masyarakat setempat.

Bupati Edistasius Endi menegaskan bahwa pembangunan yang berkeadilan harus dimulai dari desa. Menurutnya, desa adalah fondasi kemajuan bangsa sekaligus ruang strategis untuk mengurangi ketimpangan ekonomi.

“Sudah saatnya kita membangun negeri ini dari desa agar tidak ada lagi kesenjangan antara kemajuan kota dan desa. Jika kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik, ekonomi masyarakat akan tumbuh dan angka kemiskinan dapat ditekan, termasuk kemiskinan ekstrem,” ujar Bupati Edi.

Ia juga menekankan bahwa kerja sama dengan dunia akademik seperti BINUS merupakan langkah penting untuk memperkuat kapasitas masyarakat dan memperluas sektor unggulan daerah.

“Saya menaruh harapan besar dengan hadirnya BINUS dan program yang langsung menyentuh masyarakat di desa. Ke depan, mari kita perluas tidak hanya pada petani buah dan sayur, tetapi juga untuk petani vanili, cengkeh, cokelat, dan jambu mete. Jika dilakukan secara berkelanjutan, saya yakin kita akan mampu mengejar ketertinggalan dari daerah lain,” tegas Bupati Edi.

Program Agroturisme BINUS–Bajo menjadi bagian dari agenda International Community Development BINUS dengan tema “Integrating Organic Eco-Tourism Farming: A Sustainable Development Strategy for Labuan Bajo”.

Program ini tidak hanya fokus pada peningkatan produksi pertanian organik, tetapi juga mendorong integrasi antara pertanian, pendidikan, dan pariwisata hijau sebagai pilar pembangunan berkelanjutan.

Wakil Rektor BINUS, Johan, menyampaikan bahwa dunia akademik memiliki tanggung jawab moral untuk menerapkan ilmu pengetahuan bagi kemajuan masyarakat.

“Tidak ada gunanya kita pintar dan berilmu jika tidak digunakan untuk membantu masyarakat. Karena itu, BINUS konsisten mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pusat agroturisme ini akan berfungsi sebagai ruang pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus menjadi destinasi wisata edukatif yang membuka peluang kerja baru bagi warga lokal.

“Kami membangun pusat agroturisme ini sebagai tempat pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus destinasi wisata edukatif. Walau dimulai dari hal kecil, kami percaya hasilnya akan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

BINUS turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat atas dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

“Semua ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan Bapak Bupati Edi Endi yang telah membuka jalan bagi kehadiran BINUS di Labuan Bajo. Semoga apa yang kita mulai hari ini memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Johan.

Melalui Program Agroturisme BINUS–Bajo, pemerintah daerah dan perguruan tinggi berkomitmen membangun ekonomi hijau berbasis desa, memperkuat ketahanan pangan, serta membuka akses pendidikan dan penelitian terapan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Inisiatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah yang mampu memperkuat posisi Labuan Bajo tidak hanya sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga sebagai pusat inovasi pertanian dan ekowisata berkelanjutan di kawasan timur Indonesia. 

 

TMMD ke-126 di Muba Jadi Bukti Sinergi Nyata TNI dan Pemkab untuk Bangun Desa

Iki Radio - Dengan seragam loreng TNI, Bupati Musi Banyuasin (Muba) M. Toha Tohet memimpin langsung Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 di wilayah Kodim 0401/Muba, Rabu (8/10/2025). Kehadirannya menegaskan pesan kuat: pembangunan desa tidak hanya urusan pemerintah, tetapi gerakan bersama seluruh elemen bangsa.

Bupati Toha menyebut TMMD sebagai bukti nyata sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Muba dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Program ini, kata dia, bukan sekadar membangun infrastruktur, melainkan menguatkan kemandirian masyarakat agar menjadi pelaku utama pembangunan.

“TMMD ke-126 ini adalah wujud nyata kolaborasi lintas sektor antara TNI dan Pemkab Muba untuk membangun desa secara berkelanjutan. Program ini tidak hanya menyentuh fisik, tetapi juga memberdayakan masyarakat,” ujar Toha.

Menurut Bupati Toha, pelaksanaan TMMD sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam RPJMN yang menempatkan pengembangan SDM unggul dan berdaya saing sebagai prioritas utama. Karena itu, kegiatan di Desa Pinang Banjar tak hanya difokuskan pada pembangunan jalan dan jembatan, tetapi juga menyentuh sektor-sektor vital penopang kesejahteraan masyarakat.

Beberapa kegiatan yang menjadi sorotan TMMD ke-126 di Muba antara lain: Penyuluhan penurunan stunting, sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional untuk mencetak Generasi Emas Musi Banyuasin, Pembangunan sarana air bersih dan sanitasi layak, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mencegah penyakit menular, dan Penyuluhan pertanian dan ketahanan pangan, guna memperkuat kemandirian ekonomi desa dan menjaga stabilitas pasokan pangan dari tingkat akar rumput.

“Melalui TMMD ini, kita ingin memastikan potensi ekonomi di Muba terus berkembang seiring dengan peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Bupati Toha turut mengapresiasi semangat gotong royong warga Desa Pinang Banjar yang menjadi energi utama keberhasilan program TMMD. “Spirit gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat merupakan kunci keberhasilan TMMD. Semangat ini harus terus dijaga agar hasil pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga berdampak sosial bagi kemaslahatan bersama,” tegasnya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada jajaran TNI, Polri, pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan seluruh warga atas pengabdian dan kerja sama yang tulus. “Mari terus berikan karya dan pengabdian terbaik untuk Ibu Pertiwi. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, TMMD ke-126 Tahun 2025 di Desa Pinang Banjar saya nyatakan resmi dibuka,” tandas Bupati Toha disambut tepuk tangan peserta upacara.

Usai upacara, Bupati Muba bersama Wakil Bupati Kyai Rohman dan Dandim 0401/Muba Letkol Kav Predy Cristoma Pramono P menyerahkan 100 paket bantuan sosial, terdiri atas 30 paket sembako diserahkan langsung dan 70 paket lainnya disalurkan secara bertahap di beberapa lokasi TMMD.

Selain bantuan sosial, kegiatan ini juga diisi dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan Keluarga Berencana (KB), dan rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH).

Dari sisi infrastruktur, TNI bersama masyarakat melaksanakan pembangunan badan jalan penghubung desa sepanjang 3 kilometer dengan lebar 6 meter, pemasangan gorong-gorong berdiameter 80 sentimeter, tembok penahan tanah, serta dua unit jembatan rangka besi berukuran 10x3 meter.

Melalui TMMD ke-126 ini, Musi Banyuasin menunjukkan model pembangunan yang tak hanya membangun fisik desa, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan memperkuat fondasi sosial untuk menuju desa tangguh dan mandiri.

 

Top

Ashanty Nangis Dapat Hadiah di Tengah Ujian, Istri Anang Hermansyah Bersyukur Bakal Naik Haji Tahun 2026

Iki Radio - Artis Ashanty kini tengah menghadapi cobaan bertubi-tubi yang datang dari segala arah. Seperti diketahui, ibu empat anak ini bahkan harus ke psikiater akibat stres masalah bisnis hingga trauma masa kecil.

Belakangan, Ashanty juga terlibat sengketa tanah warisan di Cinangka, Depok, karena adanya sertifikat ganda yang dimiliki pihak lain yang kemudian dijual ke developer. Padahal tanah tersebut adalah aset yang diwariskan oleh mendiang ayahnya.

Belum selesai dengan urusan tanah sengketa, Ashanty kini berkonflik dengan mantan karyawannya, Ayu Chairun Nurisa. Istri Anang Hermansyah ini dilaporkan ke polisi atas dugaan perampasan aset dan ilegal akses.

Ia dituding merampas semua barang milik Ayu berupa handphone, laptop, dompet, hingga kartu ATM serta sandi M-banking. Ashanty juga disebut menugaskan karyawannya untuk mendatangi kediaman Ayu dan mengambil mobil, emas, hingga sertifikat rumah.

Namun, tudingan ini langsung dibantah oleh Ashanty melalui kuasa hukumnya, Indra Tarigan. Akibat kasus ini, Ashanty pun harus kembali berurusan dengan pihak berwajib hingga berujung saling melaporkan.

Bisa dibilang, tahun 2025 merupakan masa yang cukup berat untuk Ashanty. Dirinya harus melalui begitu banyak cobaan yang seolah tak berhenti.

Meski demikian, wanita berparas cantik ini justru mendapatkan hadiah yang mengejutkan dari Tuhan. Ya, di tengah ujian tersebut, Ashanty mendengar kabar gembira dari Kementerian Agama.

Lewat unggahan di Instagram Storynya, ia memperlihatkan surat edaran resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) yang menyatakan bahwa Ashanty dan Anang Hermansyah masuk dalam daftar calon jemaah ibadah haji 2026.

Dalam surat bernomor B11005/DJ/Dt.II.N.2/HJ.00/08/2025, Anang dan Ashanty diminta untuk segera melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus (BPIH Khusus), sebagai syarat keberangkatan mereka ke Tanah Suci.

"Berdasarkan surat edaran Kementrian Agama RI nomor B-11005/DJ/Dt.II.IV.2/HJ.00/08/2025 mengenai persiapan pelunasan BPIH khusus tahun 2026 dan lampiran daftar nama yang diperkirakan masuk, maka kami sampaikan bahwa: 1. Bpk Anang Hermansyah 2. Ibu Ashanti Hastuti S, adalah termasuk dalam daftar nama calon jamaah haji 2026," demikian bunyi surat edaran dari Kemenag tersebut.

Mengetahui hal itu, Ashanty tak mampu menahan haru. Ia bahkan menambahkan emoji menangis dalam unggahan tersebut.

Dalam postingan yang sama, ibu sambung Aurel Hermansyah itu mengaku sduah menantikan kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci sejak delapan tahun lalu.

"Ya Allah, maha baikk. Daftar 2018 Akhirnya 8 tahun bisa berangkat dapat kabar ini," tulis Ashanty dikutip dari Instagram Story miliknya, Senin (6/10/2025).

Menurut Ashanty, kabar tersebut bukan sekadar undangan ibadah, melainkan tanda kasih Tuhan di balik setiap ujian yang kini tengah ia hadapi.

"Diuji berturut-turut ternyata ini hadiahnya," tulisnya dengan penuh syukur.

Ashanty pun bertekad memanfaatkan kesempatan ibadah haji 2026 tersebut untuk melangitkan doa sebanyak-banyaknya.

"Mau doa yang banyak di tanah suci. Bismillah," pungkasnya. (*)

Pemerintah Tegaskan UU Pers Sudah Lindungi Wartawan secara Hukum

Iki Radio - Pemerintah menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers) telah memberikan jaminan perlindungan hukum yang kuat bagi wartawan dalam menjalankan profesinya.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Fifi Aleyda Yahya dalam sidang lanjutan pengujian materiil UU Pers di Mahkamah Konstitusi (MK). (Foto: Dok MK)

Penegasan itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Fifi Aleyda Yahya dalam sidang lanjutan pengujian materiil UU Pers di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (6/10/2025).

Sidang dengan Perkara Nomor 145/PUU-XXIII/2025 ini diajukan oleh Ikatan Wartawan Hukum (IWAKUM) yang diwakili oleh Ketua Umum Irfan Kamil dan Sekretaris Jenderal Ponco Sulaksono. Para Pemohon menggugat konstitusionalitas Pasal 8 UU Pers beserta penjelasannya yang dinilai multitafsir dan berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dalam perlindungan terhadap wartawan.

Fifi Aleyda Yahya menegaskan bahwa dalil Pemohon yang menyebut ketentuan Pasal 8 UU Pers multitafsir tidak berdasar. “UU Pers secara nyata telah memberikan jaminan perlindungan hukum bagi wartawan, khususnya dalam menjalankan fungsi, hak, dan kewajibannya. Dengan demikian, Pasal 8 UU Pers tidaklah multitafsir,” ujar Fifi di hadapan majelis hakim konstitusi. 

Menurutnya, frasa “perlindungan hukum” dalam Pasal 8 tidak berdiri sendiri, melainkan harus dimaknai dalam kerangka hukum positif yang berlaku, termasuk peraturan sektoral lain yang terkait. Norma ini bersifat “open norm” atau norma terbuka, yang memberi fleksibilitas bagi penerapannya sesuai dengan dinamika hukum dan kebutuhan di lapangan.

Fifi menegaskan, semangat utama UU Pers adalah menjamin kemerdekaan pers, bukan mengaturnya secara administratif melalui peraturan pemerintah. Karena itu, pelaksanaannya diserahkan kepada Dewan Pers dan organisasi pers secara independen.

Dirjen KPM Kemkomdigi juga menekankan bahwa perlindungan terhadap wartawan tidak hanya bersumber dari UU Pers, tetapi juga diperkuat melalui berbagai instrumen hukum lainnya.

Lebih lanjut, Fifi menyebut instrumen hukum lainnya itu antara lain: Peraturan dan Pedoman Dewan Pers, Keputusan Bersama Dewan Pers dengan lembaga lain, Mekanisme dukungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), serta dukungan dari Komnas Perempuan untuk kasus yang melibatkan kekerasan berbasis gender.

Ia menilai, ekosistem regulasi tersebut sudah cukup untuk memberikan jaminan kepastian hukum dan perlindungan martabat wartawan dalam menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dan independen.

“Perlindungan hukum bagi wartawan tidak dapat disamakan dengan imunitas profesi lain. Perlindungan bukan berarti kekebalan hukum,” jelasnya.

Menanggapi dalil Pemohon soal kriminalisasi wartawan melalui pasal karet, Fifi mengingatkan bahwa Mahkamah Konstitusi sebelumnya telah menegaskan pentingnya batasan hukum dalam konteks pemberitaan.

Dirjen KPM merujuk pada Putusan MK Nomor 105/PUU-XXII/2024 yang tetap mempertahankan frasa “tanpa hak” dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), karena dianggap penting untuk melindungi kepentingan hukum yang sah, termasuk kegiatan jurnalistik dan akademik.

Dengan demikian, pemerintah berpendapat bahwa sistem hukum yang berlaku telah menyediakan mekanisme perlindungan sekaligus pengawasan bagi profesi wartawan tanpa mengekang kebebasan pers.

Fifi Aleyda Yahya juga menekankan bahwa Pasal 8 UU Pers bukanlah norma yang kabur, melainkan bagian integral dari sistem perlindungan hukum bagi wartawan yang dijalankan secara kolaboratif antara pemerintah, Dewan Pers, dan masyarakat.

“Ketentuan Pasal 8 UU Pers tidak bersifat multitafsir. Justru, melalui norma terbuka dan sinergi antar-lembaga, wartawan memperoleh hak atas perlindungan diri, kehormatan, dan martabat dalam menjalankan profesinya,” pungkas Dirjen KPM Kemkomdigi. 

Pemerintah Luncurkan Sekolah Garuda di 16 Titik, Siapkan Generasi Emas 2045 Berdaya Saing Global

Iki Radio - Pemerintah bersiap meluncurkan Sekolah Garuda, program strategis pendidikan unggulan yang akan dikenalkan serentak pada Rabu, 8 Oktober 2025, di 16 titik di seluruh Indonesia. Program ini menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, sebagai langkah nyata pemerataan akses pendidikan berkualitas di setiap pelosok negeri.

Sekolah Garuda dirancang untuk membuka jalan bagi anak-anak Indonesia berprestasi dari seluruh daerah agar mampu menembus kampus-kampus terbaik dunia. “Sekolah Garuda menjadi penyempurna orkestrasi transformasi pendidikan,” ujar Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Stella Christie di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Menurut Stella, inisiatif ini merupakan realisasi visi besar Presiden Prabowo untuk melahirkan generasi unggul sains dan teknologi yang siap membawa Indonesia menuju Generasi Emas 2045.

“Sekolah Garuda adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif. Meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi di penjuru negeri,” tambahnya.

Sekolah Garuda diharapkan tidak hanya melahirkan insan cerdas dan berdaya saing global, tetapi juga berjiwa kepemimpinan dan berorientasi pengabdian kepada bangsa.

Pengenalan serentak Sekolah Garuda akan dilakukan di 12 Sekolah Garuda Transformasi dan empat lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru.

Dua belas Sekolah Garuda Transformasi meliputi: SMAN 10 Fajar Harapan (Aceh), SMA Unggul Del (Sumatera Utara), MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir (Sumatera Selatan), SMAN Unggulan MH Thamrin (DKI Jakarta), SMA Cahaya Rancamaya (Jawa Barat), SMA Taruna Nusantara (Jawa Tengah), SMA Pradita Dirgantara (Jawa Tengah), SMAN 10 Samarinda (Kalimantan Timur), SMAN Banua BBS (Kalimantan Selatan), MAN Insan Cendekia Gorontalo (Gorontalo), SMAN Siwalima Ambon (Maluku), dan SMA Averos Sorong (Papua Barat Daya).

Sementara empat lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru berada di Belitung Timur (Babel), Timor Tengah Selatan (NTT), Konawe Selatan (Sultra), dan Bulungan (Kaltara).

Hingga 2029, pemerintah menargetkan 80 sekolah menjadi bagian dari Sekolah Garuda Transformasi serta membangun 20 Sekolah Garuda Baru di daerah prioritas.

Stella menjelaskan, Sekolah Garuda berdiri di atas tiga pilar utama. Pertama, penyeimbang akses, yakni pemerataan kesempatan bagi semua anak Indonesia untuk berprestasi tanpa batas wilayah, Kedua, inkubator kepemimpinan, yang menanamkan karakter dan nilai kebangsaan bagi calon pemimpin masa depan, dan Ketiga, penguatan prestasi dan pengabdian, yakni membentuk siswa berprestasi akademik tinggi sekaligus memiliki semangat kembali mengabdi untuk negeri.

“Selain unggul secara akademik, siswa Sekolah Garuda diharapkan tetap memiliki semangat melayani dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Stella.

Keberadaan Sekolah Garuda menjadi bagian penting dari strategi penguatan sumber daya manusia (SDM) unggul.

Berdasarkan Human Capital Index, rata-rata siswa Indonesia baru memanfaatkan 54 persen dari potensi utuhnya. Karena itu, pemerintah mendorong pendidikan yang mampu mengoptimalkan talenta nasional secara menyeluruh.

Program Sekolah Garuda juga melanjutkan keberhasilan Beasiswa Indonesia Maju (BIM) yang telah mengantarkan 143 siswa Indonesia berkuliah di 100 perguruan tinggi terbaik dunia pada 2024.

Dengan pendekatan transformasi dan pemerataan, Sekolah Garuda diharapkan menjadi pusat unggulan sains dan teknologi nasional yang melahirkan talenta dari seluruh pelosok negeri—dari Aceh hingga Papua.

“Sekolah Garuda adalah simbol bahwa tidak ada batas bagi anak Indonesia untuk bermimpi besar dan menggapai dunia,” pungkas Stella.

Dyah Ayu Rahmani, ASN Dindik Jatim Raih Perak Renang 100 Meter Gaya Bebas Putri

Iki Radio - Atlet Renang yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dyah Ayu Rahmani berhasil meraih medali perak di nomor Women 31-41 100 LC Meter Freestyle dalam Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) XVII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun 2025 Sumatra Selatan. 

Ia sampai di finish dengan catatan waktu 1:11.53. Peringkat pertama ditempati oleh Yessy Venisia Yosaputra dari Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan catatan waktu 1:10.03. Sementara peringkat ketiga ada Ajeng Perwito Sari dari Lampung dengan catatan waktu 1:15.37. 

“Alhamdulillah, saya bahagia mendapat medali perak di nomor 100 Meter Gaya Bebas Putri. Ini sudah lebih dari cukup dengan keterbatasan waktu untuk persiapan dan intensitas latihan yang terhitung jarang. Cuma sebulan untuk berlatih, dua kali dalam seminggu,” ungkapnya. di Jakabaring Aquatic Stadium, Selasa (7/10/2025). 

Menurutnya, raihan perak ini sudah memenuhi target. “Insyaallah sudah memenuhi target. Juara 1 ditempati oleh Kemenpora dan dia baru saja sea games. Persaingan tadi cukup ketat di posisi 1, 2, dan 3. Ke depan kita akan mempersiapkan PORNAS KORPRI lebih matang lagi agar bisa juara pertama,” pungkasnya. 

Dyah Ayu Rahmani juga akan bertanding di nomor Women 31-41 50 LC Meter Breaststroke pada tanggal 8 Oktober 2025 dan Women 31-41 50 LC Meter Freestyle pada tanggal 9 Oktober 2025. 

Sebagai informasi, PORNAS XVII KORPRI Tahun 2025 Sumatra Selatan digelar dari tanggal 5 s.d. 11 Oktober 2025. Provinsi Jawa Timur juga ikut berlaga dengan mengirimkan 79 atlet, 14 pelatih, dan 25 ofisial. Jatim mengikuti 10 cabor yaitu Tenis Lapangan, Tenis Meja, Catur, Bulu tangkis, Gateball, Senam KORPRI, Balap Sepeda, Atletik Lari 5k, Renang, dan Bola Basket. 

Resmi Bercerai dari Pratama Arhan, Azizah Salsha: Doain Saja yang Terbaik

Iki Radio - Selebgram Azizah Salsha angkat bicara usai resmi bercerai dari pemain sepak bola Pratama Arhan.

Azizah Salsha di daerah Senopati, Jakarta Selatan

Tak banyak berkomentar mengenai perceraiannya, Azizah hanya meminta doa yang terbaik.

"Doain aja yang terbaik," kata Azizah di daerah Semanggi, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).

Azizah mengatakan, ia kini tengah fokus dengan kehidupan barunya.

"Lagi sibuk membahagiakan semuanya," ucap Azizah.

Putri anggota DPR Andre Rosiade itu juga enggan menanggapi pertanyaan lebih lanjut dari awak media mengenai perceraiannya.

"Enggak ada (yang mau disampaikan). Terima kasih. Terima kasih banget," tutur Azizah.

Sebagai informasi, Azizah menikah dengan Pratama Arhan pada 20 Agustus 2023 di Tokyo, Jepang.

Setelah dua tahun menjalin hubungan rumah tangga, keduanya pun memutuskan bercerai.

Perjalanan perceraian ini terbilang sangat cepat.

Gugatan yang didaftarkan pada 1 Agustus 2025 dikabulkan oleh hakim pada 25 Agustus 2025 dalam dua kali sidang.

Humas PA Tigaraksa sebelumnya menjelaskan bahwa proses ini dimungkinkan karena putusan dijatuhkan secara verstek, akibat pihak tergugat, Azizah Salsha, tidak pernah hadir di persidangan.

Dipastikan perceraian ini berjalan damai tanpa adanya sengketa tambahan.

Pemkab Tuban Susun Strategi Kebijakan dan Evaluasi Program MBG

Iki Radio - Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban. Rapat yang berlangsung di Ruang RH Ronggolawe memiliki agenda perumusan strategi kebijakan dan evaluasi program MBG, Senin (6/10/2025).

Pemkab saat rakor dan evaluasi pelaksanaan program MBG.

Kegiatan ini dihadiri Sekda Tuban, Pimpinan OPD terkait, Camat se-Kabupaten Tuban, Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Wabup Tuban, Joko Sarwono mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak-anak usia sekolah dan masyarakat rentan. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Tuban sejak dini.

“Kami ingin memastikan pelaksanaan program MBG di seluruh kecamatan berjalan optimal, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.

Wabup Joko Sarwono menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari distribusi dan konsumsi makanan bergizi. Tetapi juga dari keberlanjutan edukasi pola makan sehat dan keterlibatan keluarga penerima manfaat.

Pemkab Tuban terus memperkuat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan MBG. Di antaranya memastikan kualitas bahan makanan, ketepatan waktu distribusi, dan kandungan gizi yang sesuai standar kesehatan.

Diharapkan hasil rapat dapat memperkuat perencanaan program MBG pada periode berikutnya, dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan dan keberlanjutan manfaat.

Mantan Kepala Bappeda Tuban ini mengajak seluruh pihak untuk menjaga komitmen bersama menyukseskan program MBG. "Program ini harus dijalankan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Dengan kolaborasi yang solid, kita bisa mewujudkan generasi Tuban yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan,” serunya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Tuban, Abdul Rakmat menyebutkan perumusan strategi kebijakan pelaksanaan program MBG dapat dipetakan menjadi 4 area. 

Pertama, adanya Setifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di SPPG. Sebagai bentuk percepatan, SLHS bagi SPPG yang semula diterbitkan DPMPTSP Tuban akan dikoordinir Dinkes P2KB maupun instansi resmi yang ditunjuk Pemkab Tuban. 

Kedua, pengawasan berkala terhadap operasional SPPG. Pengawasan tersebut mencakup bahan pangan, lingkungan fisik dapur, dan petugas. Di samping itu, juga tersedia Bank Sampel Pangan dan pemeriksaan melalui tes mikrobiologi dan nitrit. Pengawasan dijalankan dengan melibatkan sekolah dan wali murid.

Lebih lanjut, jarak waktu ideal antara dimasak hingga dimakan pada program MBG maksimal 3 jam setelah dimasak. Tujuannya, memastikan makanan tetap segar, higienis, dan aman bagi anak-anak. "Seluruh proses harus dijalankan sesuai SOP yang berlaku," jelasnya.

Ketiga, pengukuran dampak MBG mencakup status gizi. Pengukuran ini mengunakan pengukuran antropometri setiap bulan oleh guru atau kader kesehatan di tiap satuan pendidikan. Hasil pengukuran antropometri tercatat di Satuan Pendidikan dan terintegrasi dengan database Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di Satu Sehat.

Keempat, respon cepat dan terukur kejadian keracunan pangan. "Seluruh elemen saling berkaitan dalam pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi program MBG di Kabupaten Tuban," jelasnya. 

close
Pasang Iklan Disini