Iki Terbaru/Paling Greeess

BUMDes Ponorogo Gelar Pertemuan dengan Pengusaha

Iki Radio - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Ponorogo menggelar pertemuan dengan pengusaha dengan tema” “Pembinaan dan Kolaborasi BUMDes Bersama”, Senin (28/7/2025).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Toni Sumarsono menyambut gembira interaksi pengusaha dengan pengelola 50 BUMDes di Ponorogo. 

Selain terjadi penularan strategi bisnis, pihaknya berharap terjalin kerja sama antara BUMDes dan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan beragam barang elektronik itu. 

“Salah satu langkah konkret bagi BUMDes mengembangkan usaha pemenuhan kebutuhan barang elektronik,” kata Toni.

Menurut dia, BUMDes mampu berperan mendekatkan pelayanan perusahaan kepada masyarakat di desa. Ketika membutuhkan gadget, komputer, atau sepeda listrik, misalnya, calon konsumen tidak perlu harus bepergian ke kota. “Cukup datang ke BUMDes dengan harga dan produk yang sama. Masyarakat hemat ongkos dan BUMDes untung yang bisa masuk sebagai pendapatan asli desa,” jelas Toni.

Pihaknya juga menyiapkan BUMDes terjun ke pasar digital. Sejumlah pengelola sudah mengikuti pelatihan penjualan lewat Shopee dan TikTok, serta mendaftar sebagai penyedia resmi di platform e-Katalog dan Mbizmarket yang memungkinkan masuk ke sistem pengadaan barang dan jasa pemerintahan. “Teman-teman BUMDes yang hadir hari ini sudah berbadan hukum dan punya akun katalog. Ini bagian dari strategi memperluas pasar,” terang Toni.

Dia mencermati berapa BUMDes mampu mengembangkan usaha cukup pesat. Meskipun sebagian yang lain masih berjalan di tempat. Toni berharap pembinaan dan kolaborasi bersama perusahaan dapat membuka peluang usaha bagi BUMDes. “Yang ikut pelatihan hari ini karena memang tertarik dan siap menjalankan model bisnis baru. Kita evaluasi 50 pilot project ini dulu, kalau berhasil akan buka gelombang berikutnya,” ungkapnya. (yan/hjr)

Top

Bisyarah, Kowad Lulusan Terbaik Akmil, Sempat Diterima di Teknik Pertambangan

Iki Radio - Perwira Remaja Letda Caj. Bisyarah Salsabila Panggabean merupakan peraih penghargaan Taruni Akademi Militer (Akmil) terbaik Anindya Wiratama.

Perempuan kelahiran 21 Mei 2003 itu menjadi satu dari tiga penerima penghargaan siswa terbaik Akmil di tahun 2025.

Penghargaan Anindya Wiratama ini setara dengan Adhi Makayasa. Hanya saja penghargaan ini dikhususkan bagi para perempuan yang memilih menjadi kowad atau prajurit TNI.

Bisyarah Salsabila mengaku bangga mendapatkan penghargaan ini. Ia sendiri merupakan angkatan atau leting ketujuh di Akmil dan taruni seangkatannya hanya 17 orang.

"Sebelumnya memang keluarga saya belum ada yang menjadi tentara seperti saya. Dan ini merupakan kehormatan bagi saya, telah diberi penghargaan langsung oleh Bapak KSAD dan Gubernur Akademi Militer," kata Bisyarah, dikutp dari tayangan Youtube TNI AD pada Senin, (28/7/2025).

Ayah Bisyarah, Bernard Panggabean adalah karyawan swasta dan ibunya yakni Herika Sakti merupakan seorang ibu rumah tangga.

Namun ia mengatakan, kedua orangtuanya sejak dulu membantu anak-anakanya untuk meraih cita-cita masuk TNI.

“Ayah saya mengarahkan anak-anaknya ke TNI. Ayah selalu meyakinkan saya, walaupun saya perempuan pasti bisa,” ujarnya.


Pernah lolos jalur undangan Jurusan Teknik Pertambangan

Bisyarah sejak kecil bercita-cita jadi dokter. namun saat menginjak usia remaja dan dewasa ia tertarik untuk masuk Akpol atau Akmil.

Ia menamatkan pendidikan di SMA 12 Bekasi dengan Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sebelum diterima di Akmil, ia sendiri sudah diterima di Teknik Pertambangan. Bahkan diterima lewat jalur undangan salah satu kampus.

“Dulu saya lolos tes masuk suatu kampus, Jurusan Teknik Pertambangan. Tetapi karena saat itu juga lolos di tahapaan Akmil akhirnya saya memilih melepasnya,”. Kata dia, dilansir dari Youtube TNI

Ia juga sempat mendaftar Akpol pada tahun 2021 namun tidak lolos. Lalu pada tahun 2022 ia kembali mendaftar Akpol dan Akmil sekaligus. Hingga akhirnya ia diterima di Akmil dan menamatkan pendidikannya selama tiga tahun.

Saat mengikuti pendidikan di Akmil, Bisyarah juga mendapatkan pin emas dari penilaian Tripola Dasar. Kalau Nilai prestasi akumulatif di Akmil, nilai miliknya sebesar 842.697.

Sedari awal, Bisyarah memang sudah meniatkan diri untuk masuk Akmil. Dia sudah melakoni latihan fisik dan ragam latihan lainnya sejak di bangku SMA. Semua dilakukan agar Bisyarah dapat lolos seleksi masuk Akmil.

Setelah dinyatakan lolos, semangat Bisyarah tidak berhenti sampai di situ. Dia menargetkan diri untuk mendapatkan prestasi selama masa pendidikan.

"Untuk saya sendiri memang sudah menjadi target," kata dia.

Ia juga mengikuti les akademik agar bisa lolos. Walaupun harus ia akui, banyak rintangan selama studi. Misalnya rasa malas, rasa kangen kepada orangtua.

“Tentu tidak mudah mendapatkan penghargaan ini terutama untuk kami,perempuan. Ini menjadi motvasi buat saya, rajin belajar dan Alhamdulillah menjadi kehormatan mendapat penghargaan ini,” ujarnya.

Saat pengumuman namanya menjadi penerima penghargaan, ia hanya memberitahukan hal ini ke ibunya.

“Tidak bilang ke ayah, supaya jadi suprise,” katanya.(kompas)

Gilang Dirga Lanjutkan Kuliah demi Karier Politik, Dapat Beasiswa Penuh

Iki Radio - Pembawa acara Gilang Dirga melanjutkan kuliah sarjananya setelah sempat terhenti di tengah jalan karena kesibukannya di dunia hiburan.

Ia bersyukur diberikan kesempatan untuk kuliah lagi dengan beasiswa secara penuh di Universitas Podomoro, jurusan Wirausaha.

“Iya, sempat berhenti karena syuting-syuting, waktunya juga enggak memungkinkan gitu. Sempat akhirnya ngambil kuliah malam juga, eh enggak tahunya syutingnya malam. Jadi, ya itu kayak gitu juga,” ujar Gilang Dirga di Gandaria, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2025).

“Ya jadi, Alhamdulillah banget sekarang punya kesempatan. Makanya untuk ini enggak boleh disia-siain,” lanjut Gilang.

Gilang mengakui bahwa salah satu alasan kembali kuliah adalah untuk menunjang kariernya di dunia politik.

Ia bahkan sempat mencalonkan diri sebagai wakil bupati dalam Pilkada Bandung Barat 2025, meski gagal.

“Nah, itu sebenarnya ada ke arah sana. Karena sebagai politisi iya. Sebab kadang tuh artis yang masuk ke politik di mata politisi kebanyakan, mungkin enggak semua,” ucap Gilang.

“Artis itu dianggap kurang pintar kalau dia tidak punya basic pendidikan yang baik gitu ya. Ada alasan ke arah sana, tapi bukan yang utama,” lanjut Gilang.

Selain faktor karier, Gilang juga terinspirasi oleh sang istri, Adiezty Fersa, yang lebih dulu melanjutkan pendidikan.

Hal itu membuat Gilang menjadi lebih termotivasi.

“Ya tadi yang gue bilang, salah satu alasan lain yang kuat juga karena Adiez sudah mulai kuliah, tapi di sisi lain gue tuh punya mimpi buat nyelesaiin pendidikan. Jadi atas dasar alasan-alasan yang kuat itu yang banyak nih alasan-alasan. Oh ya udah, dan emang harus kuliah lagi,” kata Gilang.

Gilang dijadwalkan mulai aktif kuliah pada September 2025 dan mengaku antusias meski sudah 16 tahun meninggalkan dunia pendidikan formal.

“Gue enggak khawatir dengan perkuliahan gitu. Paling ya, kalau dipikir-pikir, anak-anak yang baru masuk sekarang atau mungkin yang nanti akan jadi teman di kelas gue itu ya mungkin sama kayak keponakan kali ya,” ucap Gilang.

“Karena beda dua kali lipatnya gitu umur gue sama mereka gitu kan. Tapi ya enggak ada masalah sih,” tutur Gilang.(kompas)

Bupati Mojokerto Luncurkan Program Penyaluran Bantuan Pangan

Iki Radio - Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa, meluncurkan program Penyaluran Bantuan Pangan (PBP) alokasi bulan Juni dan Juli 2025. Program yang diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu diketahui Kabupaten Mojokerto mendapatkan 1.671.780 kg beras yang akan disalurkan kepada 83.589 penerima.

Gus Bupati, sapaan Muhammad Al Barraa, mengatakan, para penerima PBP adalah masyarakat yang telah terdata pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). DTSEN merupakan program yang dikelola oleh Kementerian Sosial RI untuk dijadikan rujukan utama dalam penyaluran bantuan sosial serta program pemberdayaan masyarakat.

"Penyerahan bantuan ini datanya diambil dari DTSEN, jadi Pemerintah Pusat melalui Bapanas menyerahkan bantuan pangan kepada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah/keluarga miskin dan rentan sesuai dengan kriteria DTSEN Kementerian Sosial," jelasnya dalam rilis humas Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Rabu (23/7/2025).  

Gus Bupati mengatakan harapannya agar program penyaluran PBP beras ini bisa benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat penerima. Oleh karena itu, ia juga berpesan kepada para Kepala Desa di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto yang juga selaku Penanggung Jawab atas Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), untuk terus memantau dengan jelas dan teliti pada tiap sesi penyalurannya di desa masing-masing. Termasuk apabila terdapat pergantian penerima bantuan dikarenakan data penerima yang tidak ditemukan.

"Saya berpesan kepada Kepala Desa selaku yang bertanggung jawab atas Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) untuk pergantian penerima agar secara amanah untuk dapat memilih penerima yang memang benar-benar layak untuk mendapatkan bantuan pangan beras," ujar Gus Bupati pada kegiatan yang dilangsungkan di Balai Desa Sambilawang Kecamatan Dlanggu itu.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Muhammad Husin, pada sesinya menjelaskan penyaluran bantuan pangan beras di Kabupaten Mojokerto untuk alokasi bulan Juni dan Juli 2025, dimulai pada 22 Juni hingga 29 Juli. Untuk titik penyalurannya berada di Kantor Kepala Desa atau Balai Desa di seluruh wilayah Bumi Majapahit.

"Penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Mojokerto dimulai 22 Juli sampai dengan 29 Juli 2025, dengan titik bagi penerimaan beras di masing-masing kantor desa," ungkap Husin.

Husin juga menjelaskan para penerima bantuan pangan beras, nantinya akan mendapatkan sepuluh kilogram (10 kg) beras per-bulan. Jadi untuk periode Juni-Juli, total para penerima akan mendapat 20 kg beras. Untuk penyaluran bulan-bulan berikutnya, Husin menyatakan masih harus menunggu arahan lebih lanjut dari Pemerintah Pusat melalui Bapanas.

"Untuk program pemerintah ini masih berjalan di bulan Juni dan Juli, untuk berikutnya kita masih menunggu arahan atau instruksi dari pemerintah pusat," pungkas Husin. (idc/s)

Andrew Andika Tancap Gas Lamar Kekasih, Tak Ambil Pusing dengan Penilaian Netizen

Iki Radio - Aktor Andrew Andika baru-baru ini membagikan kabar bahagia tentang pertunangan dengan kekasihnya, Violentina Kaif. Momen spesial itu yang bertepatan dengan ulang tahunnya yang membuat hari tersebut semakin istimewa.

Setelah berpacaran selama enam bulan, Andrew Andika dan Violentina Kaif memutuskan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius. Bahkan, mereka telah melakukan pertemuan keluarga dan membahas rencana untuk membangun rumah tangga di masa depan.

"Sudah pertemuan keluarga juga segala macam, sudah diobrolkan juga ada niat baik, jadi, ya tunggu tanggalnya saja sih," kata Andrew Andika saat ditemui di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Dengan keputusan tersebut, mantan suami Tengku Dewi Putri itu menunjukkan kesiapannya membangun rumah tangga kembali setelah pengalaman sebelumnya sebagai ayah dua anak. Andrew Andika ingin merasa yakin dengan Vio.

"Ya, kan, gue sudah pacaran lumayan lama ya, sudah beberapa bulan."

"Ya, sudah mau ke jenjang lebih serius lagi jadi ya memberanikan diri untuk tunangan sama pacar sekarang," jelas Andrew Andika.

Lebih lanjut, aktor 38 tahun itu juga bersyukur sang kekasih bisa menerima apa adanya. Menurut Andrew, Vio bisa menerima dan mendukung dirinya.

"Dia tahu semuanya, dia tahu semua masa lalu gue, dia tahu, keluarganya juga tahu segala macam, dan dia yakin kalau misalnya kenapa dia mau sama gue sekarang karena dia percaya, dia serius juga, dan dia selama beberapa bulan ini melihat perubahan juga dari sisi gue," tutur Andrew Andika.

Bahkan, Vio juga merupakan sosok yang tidak hanya menerima masa lalu Andrew, namun juga yang membantu dirinya kala berada di titik terendah. Sang kekasih tak peduli atas penilaian negatif terhadap Andrew.

"Jadinya ya mungkin dia salah satu orang yang membantu gue juga di saat gue di bawah, di saat gua lagi banyak masalah," ungkapnya.

"Dia juga bisa dibilang tidak peduli dengan omongan-omongan orang di luar sana. Keluarganya juga support sekali. Mereka benar-benar ngebantu. Itu salah satu poin juga kenapa gua jadinya milih dia," jelas Andrew.

Sebelumnya diketahui Andrew Andika resmi bercerai dengan Tengku Dewi Putri pada 18 Desember 2024. Putusan cerai dijatuhkan oleh Pengadilan Agama Cibinong, Bogor.

Adapun hak asuh anak jatuh ke tangan Tengku Dewi. Sementara Andrew Andika diwajibkan memberikan nafkah anak sebesar Rp 20 juta per bulan.(Grid.ID)

Dari 206 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Di Madiun, Baru 31 Siap Beroperasi

Iki Radio - Dari 206 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang sebelumnya di launching Pemkab Madiun saat peringatan Hari Koperasi Nasional ke 78 pada 12 Juli 2025 lalu, baru ada 31 yang siap beroperasi.

Hal ini disampaikan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Senin(21/07/2025).

"Kabupaten Madiun saat ini sudah siap operasional 31 koperasi Merah Putih. Sisanya masih kami siapkan, khususnya dari sisi manajerial SDM," kata Bupati Hari Wuryanto.

Dijelaskan, kunci suksesnya operasional adalah SDM yang harus benar-benar disiapkan agar menguasai manajemen koperasi. 

"Nanti akan ada pelatihan, pembinaan dan pendampingan dari dinas dan dekopinda," lanjutnya.

Lanjut Bupati, supaya Koperasi Merah Putih berhasil dan berjalan dengan baik maka kepala desa selaku pengawas sangat dominan. 

"Kades bertanggungjawab selaku pengawas. Pengurus setiap tahun harus laporan dan melaksanakan RAT (rapat anggota tahunan). Evaluasi juga akan dilakukan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (DisdagKop UM) Indra Setyawan mengatakan operasional Koperasi Merah Putih hingga kini masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari pusat.

"Semua sudah siap. Tinggal menunggu juklak dan juknis terkait skema permodalan. Kalau sudah ada ya tinggal jalan," jelas Indra.

Sebelumnya di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun ini, Bupati Madiun bersama Wakil Bupati Madiun serta jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun, mengikuti Video Conferance, peluncuran 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subiyanto di Klaten Jawa Tengah.

Dalam kegiatan ini, hadir juga kepala OPD Kabupaten Madiun, serta Camat dan Kepala Desa / Kelurahan se Kabupaten Madiun.

KDMP, Motor Baru Presiden Prabowo untuk Gerakkan Ekonomi Desa

Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan program strategis bernama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) pada Senin, 21 Juli 2025. Program ini merupakan bagian dari visi besar Asta Cita ke-6, yang menekankan pentingnya penguatan ekonomi lokal sebagai fondasi pengentasan kemiskinan.

Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan program strategis bernama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). (Foto: Dok BPMI Setpres)

Peluncuran Kopdes Merah Putih menjadi momen penting dalam sejarah pembangunan pedesaan Indonesia, karena koperasi ini bukan sekadar wadah ekonomi, tetapi juga simbol kemandirian, gotong-royong, dan distribusi kesejahteraan secara merata.

“Kopdes Merah Putih adalah senjata ketiga dari trisula pengentasan kemiskinan, setelah kesehatan dan pendidikan,” ujar Hasan Nasbi, Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO), Minggu (20/7/2025).

Tiga program unggulan pemerintah seperti Cek Kesehatan Gratis Sekolah, Sekolah Rakyat, dan Kopdes Merah Putih diluncurkan secara terintegrasi sepanjang Juli 2025. Ketiganya dirancang untuk menjawab tantangan utama bangsa: kemiskinan struktural dan kesenjangan layanan dasar di daerah.

Kopdes Merah Putih dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Inpres ini ditandatangani Presiden Prabowo pada 27 Maret 2025.

Sebanyak 13 kementerian dan dua lembaga nasional terlibat langsung dalam implementasinya, bersama kepala daerah dan perangkat desa di seluruh Indonesia.

Menurut data BPS (2025), jumlah penduduk miskin per September 2024 mencapai 24,06 juta orang (8,57 persen), termasuk 3,17 juta yang tergolong miskin ekstrem. Inilah yang mendorong pemerintah mempercepat pembangunan dari bawah — dari desa ke kota, bukan sebaliknya.

Tenaga Ahli Utama di Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati, menjelaskan bahwa pada tahap awal, pemerintah akan meluncurkan 80.000 Kopdes Merah Putih, dengan 103 unit sebagai percontohan.

“Ke-103 Kopdes itu akan diuji secara operasional agar tidak hanya berdiri di atas kertas, tapi benar-benar memberi manfaat nyata. Sisa unit akan menyusul secara bertahap dan ditargetkan aktif penuh pada 28 Oktober 2025,” ujar Adita.

Setiap Kopdes akan memiliki fasilitas lengkap: kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik dan apotek desa, cold storage untuk hasil tani dan laut, serta pusat logistik.

Ada tiga pendekatan utama dalam pengembangan Kopdes Merah Putih: Mendirikan koperasi baru di desa yang belum memiliki, Mengembangkan koperasi yang sudah berjalan, dan Merevitalisasi koperasi yang mati suri.

Model koperasi ini mengedepankan prinsip inklusif, gotong-royong, dan modernisasi tata kelola. Pemerintah berharap Kopdes bisa memutus rantai ketergantungan masyarakat desa terhadap rentenir, pinjaman online ilegal, dan tengkulak.

Kopdes Merah Putih menjadi tempat penampungan hasil pertanian dan perikanan secara langsung dari petani dan nelayan. Hal ini akan memotong rantai pasok, menaikkan harga jual petani, dan menurunkan harga beli konsumen.

Dengan pengelolaan logistik yang efisien dan dukungan fasilitas penyimpanan, hasil pertanian dan laut bisa disimpan dengan layak. Distribusi kebutuhan pokok lebih cepat, harga lebih murah, dan akses layanan makin dekat.

“Kopdes Merah Putih hadir untuk mengembalikan ekonomi rakyat ke tangan rakyat,” tutup Adita.

sumber infopublik.id

QRIS Jadi Gerbang Baru Pembayaran Masa Depan

Iki Radio - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Capacity Building Media 2025 bersama Kepala KPwBI Jatim yang baru, Ibrahim, di Kota Malang. Acara yang dihadiri 70 jurnalis dari berbagai daerah ini menjadi ajang perkenalan dan diskusi seputar sistem pembayaran digital, khususnya QRIS.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Capacity Building Media 2025 bersama Kepala KPwBI Jatim yang baru, Ibrahim

“QRIS adalah gerbang baru untuk masa depan. Hanya dalam lima tahun, pengguna QRIS sudah tembus 50 juta, sesuatu yang dulu butuh 25 tahun untuk kartu kredit,” ujar Ibrahim.

Menurutnya, kecepatan adopsi QRIS mencerminkan keberhasilan inovasi digital karena langsung memberi solusi nyata kepada masyarakat.

Ibrahim juga menegaskan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi kebijakan BI secara akurat, terutama di tengah maraknya informasi tidak jelas di media sosial.

“Media punya peran penting dalam mendidik masyarakat. Kolaborasi dengan jurnalis sangat kami butuhkan,” ujarnya.

Ke depan, BI Jatim berkomitmen memperkuat sinergi dengan media dan merencanakan sejumlah agenda, termasuk “Java Coffee” pada Agustus mendatang. (jal/s)

Apotek Desa Hadir di Gorontalo untuk Percepat Akses Obat

Iki Radio - Masyarakat Desa Hutadaa, Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, kini bisa mengakses layanan kefarmasian langsung di desa mereka tanpa harus pergi jauh ke kota.

Kehadiran Apotek Koperasi Desa Merah Putih (Apotek KDMP) Hutadaa menjadi solusi atas kesulitan warga dalam mendapatkan obat dan alat kesehatan.

Hal itu terungkap dalam kunjungan perwakilan Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Yeni, selaku PIC Apotek KDMP, pada Jumat (18/07/2025).

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan peluncuran Apotek KDMP yang akan dilaksanakan serentak di 103 lokasi seluruh Indonesia, termasuk tiga lokus di Provinsi Gorontalo, yaitu Desa Hutadaa (Kabupaten Gorontalo), Desa Hulawa (Kabupaten Pohuwato), dan Desa Gandaria (Kabupaten Gorontalo).

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Syafiin S.Napu mengatakan, bahwa program itu sejalan dengan visi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibi dalam pemerataan layanan kesehatan hingga ke pelosok desa.

"Warga Hutadaa tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota untuk mendapatkan obat karena sudah tersedia di desa mereka," ujar Syafiin.

Ketua Tim Kerja Kefarmasian, Dharmayanti Polapa,  juga mengapresiasi dukungan Apotek Kimia Farma Gorontalo dalam penyediaan produk kefarmasian.

Ia menekankan pentingnya percepatan perizinan dan kelengkapan administratif agar apotek dapat segera beroperasi penuh.

"Kami berharap Apotek KDMP Hutadaa bisa menjadi percontohan dan dikembangkan dengan sistem plasma di desa-desa lain," tambahnya.(mcgorontaloprov/gelar/ilb/nancy)

Top

Nydia Yuliana, Harumkan Nama Unair dalam Ajang Miss Indonesia 2025

Iki Radio - Cantik saja tidak akan berarti, tetapi jika dipadukan dengan kecerdasan, wawasan luas, kepribadian baik, serta kepedulian terhadap isu sosial dan budaya akan mengantarkan individu meraih prestasi gemilang. Seperti capaian prestasi Nydia Yuliana, mahasiswi program studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair), yang terpilih sebagai finalis Miss Indonesia 2025 mewakili Kalimantan Timur. 

Nydia menyebut bahwa terpilih menjadi finalis Miss Indonesia 2025 ini adalah salah satu pencapaian terbesar dalam hidupnya. Ia memaknai prestasi ini bukan sekadar gelar atau sorotan publik semata, tetapi juga amanah besar yang membawa tanggung jawab baru untuknya. 

"Tanggung jawab saya menjadi lebih besar karena sebagai seorang Miss Indonesia saya harus memiliki dan mengaplikasikan MISS atau Manners, Impressive, Smart and Social di kehidupan saya sehari-hari. Selain itu, saya juga memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar, di mana saya harus membuat kecantikan saya bermakna dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar selayaknya apa yg diusung oleh Miss Indonesia yakni Beauty with A Purpose," ujarnya.

Miss Indonesia merupakan ajang pemilihan perempuan muda berbakat paling bergengsi di tanah air. Ajang ini mengusung motto "Beauty with a Purpose" atau kecantikan dengan tujuan mulia, yang berarti para finalis tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga dari kontribusi sosial dan proyek kemanusiaan yang mereka usung. 

Dalam kesempatan itu, Nydia menyampaikan gagasannya mengenai isu-isu pelecehan seksual yang ramai terjadi beberapa waktu ke belakang. Ia dengan tim kemudian menginisiasi langkah konkret dengan menghadirkan platform notourfault.id. 

"Saya melihat isu tersebut sebagai suatu panggilan untuk melakukan sesuatu. Kasus itu cukup memprihatinkan, sehingga saya memutuskan untuk membuat sebuah website yang berfokus sebagai wadah edukasi dan pemberi bantuan yang dikhususkan bagi para korban pelecehan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan bullying," paparnya, dalam rilis Unair, Kamis(17/7/2025).

Seusai kompetisi Miss Indonesia berakhir, Nydia tetap berkomitmen menjalankan nilai-nilai yang telah ia dapatkan. "Saya akan terus melanjutkan dan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial lainnya, karena saya percaya bahwa saya diciptakan untuk menjadi berkat bagi sekeliling saya,” tegasnya.

Semangat Nydia dalam berkompetisi ini patut dijadikan inspirasi bagi perempuan muda, khususnya bagi mereka yang belum berani mencoba. "Saya harus menahan diri saya selama tiga tahun lamanya untuk akhirnya saya bisa memiliki keberanian dalam mengambil langkah ini. Saya juga sering menghadapi orang-orang yang sering menyatakan bahwa saya tidak mungkin bisa melakukan ini semua hanya karena status dan gender yang saya miliki," ungkapnya.

Nydia berharap perempuan muda Indonesia terus melajukan tekadnya dalam menggapai mimpi-mimpi yang dimiliki. "Tidak perlu takut untuk mengusahakan mimpi yang ingin kita capai, cause i believe that life is a choice and make sure that u choose the path u deserve," pungkasnya.(mad/hjr)

close
Pasang Iklan Disini