Iki Radio — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun menggelar penjualan langsung atau lelang barang rampasan di halaman kantor Kejari Kabupaten Madiun pada Senin (31/8/2026). Seluruh barang yang dilelang merupakan barang bukti dari perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).
Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejari Kabupaten Madiun, Bagas Andy Setiyawan, menjelaskan bahwa barang-barang yang dilelang pada kesempatan kali ini berupa barang elektronik hasil sitaan perkara tindak pidana periode Maret hingga Juli 2024.
"Total ada 26 barang elektronik yang kami jual hari ini, yang terbagi dalam 18 paket. Perkaranya bervariasi, mulai dari kasus narkotika hingga tindak pidana judi online," ujar Bagas di lokasi lelang, Senin (31/8/2026).
Nilai limit barang yang dilelang sangat bervariasi, mulai dari puluhan ribu rupiah hingga harga limit tertinggi sebesar Rp3.000.000. Nilai limit tersebut ditentukan langsung oleh pihak berwenang dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Madiun.
Antusiasme peserta yang saling mengajukan penawaran (bidding) membuat harga akhir melonjak secara signifikan.
Dalam lelang ini, seluruh unit barang rampasan habis terjual tanpa sisa dengan total pendapatan mencapai puluhan juta rupiah.
"Alhamdulillah semuanya laku terjual. Dari perhitungan sementara, pendapatan yang diperoleh hari ini mencapai Rp20.935.000," lanjut Bagas.
Seluruh hasil penjualan lelang tersebut dipastikan langsung masuk ke kas negara. Pihak Kejari memiliki batas waktu 1x24 jam untuk menyerahkan uang hasil lelang kepada bendahara penerima kantor sebelum disetorkan ke kas negara sesuai amanat putusan Pengadilan Negeri.
Kegiatan lelang ini disambut antusias oleh masyarakat, salah satunya Muhammad Bintang, warga Perum Bumi Mas Kota Madiun. Ia mengaku ini merupakan kali kedua dirinya mengikuti lelang di Kejari Kabupaten Madiun.
Bintang berhasil memenangkan satu paket lelang berisi dua unit ponsel pintar (smartphone) dengan harga penawaran Rp3.610.000.
"Alasan ikut lelang karena harganya miring dan kondisi HP-nya masih sangat layak pakai. Saya dapat satu paket isi dua HP, salah satunya seri flagship Xiaomi 15. Di pasaran harganya cukup mahal, jadi ini sangat menguntungkan," kata Bintang.
Ia menambahkan bahwa persaingan dalam lelang kali ini cukup ketat karena banyaknya peserta yang hadir.
Kendati demikian, ia tidak mengalami kesulitan berarti
dalam memenangkan barang yang diincarnya. Rencananya, ponsel yang berhasil ia
menangkan tersebut akan digunakan untuk keperluan pribadi.(ir)
.png)
.png)














