Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Artis. Show all posts
Showing posts with label Artis. Show all posts

Tertipu Kasus Hanania Travel, Davina Karamoy dan Ibunda Tetap Berharap Bisa Berangkat Haji

Iki Radio — Artis Davina Karamoy bersama sang ibunda masih menyimpan asa untuk dapat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, meski rencana keberangkatan mereka terhambat akibat kasus hukum yang kini menjerat agen perjalanan Hanania Travel.

Kuasa hukum Davina Karamoy, Yulius Irawansyah, mengungkapkan bahwa kliennya telah menyetorkan uang muka (down payment) untuk mengikuti program Haji Plus melalui agensi tersebut.

"Davina dengan ibunya. Setiap orang itu USD 17.000, dan dia sudah melakukan DP 10.000," ujar Yulius saat mendampingi Davina menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Yulius meluruskan bahwa nominal 10.000 dolar AS tersebut merupakan total uang muka yang dibayarkan untuk dua orang—bukan pembayaran masing-masing per individu. Dari total biaya program sebesar 17.000 dolar AS per orang, tersisa pelunasan yang semestinya dilakukan menjelang jadwal keberangkatan.

Kendati proses hukum terhadap Hanania Travel tengah berjalan di kepolisian, pihak Davina memilih untuk belum melaporkan kerugian materiil secara resmi. Mereka masih menunggu iktikad baik dari manajemen Hanania Travel untuk menyelesaikan kewajibannya.

Salah satu solusi yang diharapkan adalah pengalihan pendaftaran (reschedule atau over-booking) ke penyelenggara perjalanan ibadah haji (PIHK) lain yang legal dan terpercaya.

"Kita belum melaporkan kerugian. Kita masih berharap Hanania bisa bertanggung jawab, mungkin dengan mengalihkan ke perjalanan lain. Dengan posisi hukum Hanania yang saat ini sedang berjalan, kita masih berharap dialihkan ke travel lain untuk keberangkatannya," jelas Yulius.

Yulius menambahkan bahwa program Haji Plus pada umumnya memang memiliki masa tunggu (waiting list), sehingga pembayaran uang muka lazim dilakukan jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan ditentukan. Pihak Davina juga memastikan seluruh dokumen serta bukti transaksi pembayaran kepada Hanania Travel telah tersimpan dengan aman dan sah secara hukum.

"Bukti pembayaran semua sudah kita dapat, sudah kita miliki. Pembayaran itu dari pihak kita ke pihak Hanania untuk berangkat haji," pungkasnya.

Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai jadwal keberangkatan Davina dan sang ibunda. Pihaknya masih menanti opsi penyelesaian agar dana yang telah disetorkan tidak hangus dan niat beribadah ke Tanah Suci dapat terlaksana.

Luna Maya Dorong Maxime Bouttier Kembali Chasing Mimpinya di Hollywood: “Aku Support Kamu!"

Iki Radio — Pasangan selebriti Luna Maya dan Maxime Bouttier kembali mencuri perhatian publik setelah membagikan momen keharmonisan rumah tangga mereka yang jarang tersingkap. Melalui sesi rapid question di saluran YouTube pribadi Luna Maya pada Selasa (29/9/2026), keduanya tampil terbuka mendiskusikan perjalanan karier, ambisi, hingga bentuk dukungan satu sama lain.

Dalam perbincangan hangat tersebut, Luna secara terang-terangan mendorong sang suami untuk kembali mengepakkan sayap di industri perfilman internasional, Hollywood. Seperti diketahui, Maxime sebelumnya pernah menjajal pasar hiburan Amerika Serikat.

"Makanya bebe, kamu harus ke Hollywood lagi. Setuju enggak? Setuju. Setuju," ujar Luna Maya antusias mendesak sang suami.

Mendengar dorongan dari sang istri, Maxime pun menyambutnya dengan positif. "Iya dong," jawab Maxime singkat.

Luna menilai Maxime memiliki modal serta bekal yang sangat potensial untuk kembali berkarier di tingkat global, mulai dari kemahiran berbahasa asing hingga bakat seni yang serba bisa.

"Kalau aku punya apa yang kamu punya, aku gak mikir. Kalau aku di posisi kamu, aku bisa bahasa Prancis, bahasa Inggrisnya lancar, terus kamu you already know this, aku I cannot, you can sing," puji Luna.

Ia menambahkan bahwa faktor usia dan perjalanan karier menjadikan Maxime memiliki ruang gerak yang lebih dinamis. "Usiaku juga, maksud aku kamu lebih nothing to lose dibandingin aku," lanjutnya.

Meski memberikan dukungan penuh, Luna mengaku memiliki pertimbangan tersendiri jika harus mendampingi Maxime secara intensif di luar negeri. Luna mengungkapkan bahwa rekam jejak dan berbagai usahanya di Indonesia sudah terlalu dalam untuk ditinggalkan begitu saja.

"Aku nyemplungnya udah kedalaman. Kalau aku tinggalin semuanya, itu terlalu banyak yang aku korbankan," ungkap Luna secara jujur.

Pernyataan tersebut sempat memicu respons santai dari Maxime. "Tapi itu rasanya kayak dia yang lebih mau daripada aku. You think I don't have nothing to lose?" timpal Maxime berseloroh.

Meski diwarnai sedikit perbedaan sudut pandang, dinamika diskusi tersebut berlangsung cair dan hangat tanpa memicu konflik. Luna menegaskan bahwa bentuk dukungan terbaik bagi pasangan adalah memberikan ruang penuh untuk berkembang tanpa harus mengorbankan tanggung jawab masing-masing.

"Aku support kamu," tegas Luna memperjelas komitmennya.

Momen perbincangan interaktif ini memperlihatkan bagaimana Luna Maya dan Maxime Bouttier membina hubungan pascanikah dengan saling menghargai ambisi profesional, kedewasaan berikir, serta keterbukaan dalam menentukan arah masa depan bersama.

Perjalanan Karier Inneke Koesherawati: Dari Bintang Layar Lebar Hingga Ikon Busana Muslimah

Iki Radio — Sosok Inneke Koesherawati dikenal luas dalam industri hiburan Tanah Air sebagai aktris dan model yang telah melintasi berbagai era transformasi karier. Lahir pada 13 Desember 1975 sebagai anak kelima dari enam bersaudara asal Purworejo, Jawa Tengah, perempuan yang akrab disapa Inne ini mengawali kiprahnya dari dunia pemodelan sebelum menjadi salah satu pemeran ternama di Indonesia.

Langkah awal kariernya di dunia hiburan dimulai saat menorehkan prestasi sebagai Juara Berbakat pada ajang GADIS Sampul 1990. Untuk memperdalam bakatnya, ia menempuh pendidikan di sekolah model OQ Modelling milik peragawati senior Okky Asokawati.

 

Kiprah di Dunia Seni Peran

Ketertarikan Inneke pada dunia akting bermula saat menjadi figuran dalam film Lupus 4. Debut layar lebarnya dimulai lewat film Diskotek DJ (1990). Nama Inneke kemudian melambung pesat di dekade 1990-an setelah membintangi film Gadis Metropolis (1992). Sepanjang era tersebut, ia membintangi puluhan judul film layar lebar, termasuk beberapa judul film komedi bersama grup Warkop DKI seperti Bisa Naik Bisa Turun dan Bagi-Bagi Dong.

Di layar kaca, Inneke juga mencatatkan perjalanan akting yang panjang melalui berbagai judul sinetron populer, di antaranya Bunga-Bunga Kehidupan (1994), Tirai Sutra (1996), hingga Jangan Ada Dusta (2001).

 

Transformasi dan Dedikasi di Karya Religius

Memasuki tahun 2001, Inneke mengambil keputusan penting dalam kehidupan pribadi dan profesionalnya dengan mulai mengenakan jilbab. Langkah ini memicu transformasi pada fokus karyanya di dunia hiburan, di mana ia banyak berpartisipasi dalam judul-judul sinetron bernuansa religi yang sukses di pasaran, seperti Padamu Aku Bersimpuh (2001), Lorong Waktu (2002), Mutiara Hati (2005), hingga Para Pencari Tuhan Jilid 10 (2016). Lewat perannya di Mutiara Hati, ia sempat masuk dalam nominasi Aktris Terfavorit pada ajang Panasonic Awards 2006.

Selain berakting, Inneke juga aktif sebagai pembawa acara program televisi, seperti Sahur Bersama di SCTV, Kesaksian di Lativi, serta program Ramadan di RCTI. Atas dedikasinya dalam penyiaran bernuansa Islami, ia dianugerahi penghargaan Pembawa Acara Terpuji oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Anugerah Syiar Ramadhan.

 

Duta Merek dan Aktivitas Bisnis

Di luar seni peran, Inneke merambah dunia bisnis dan multitalenta. Ia pernah mendirikan rumah produksi PT Gamal Golden Entertainment dan bertindak sebagai Direktur Utama yang melahirkan sinetron seperti Bias-Bias Obsesi dan Bila Esok Tiba. Ia juga sempat menjadi produser grup musik Uno serta ikon untuk saluran televisi berlangganan Astro Oasis pada tahun 2007.

Keberadaannya sebagai figur publik yang inspiratif membawanya dipercaya menjadi duta merek (brand ambassador) untuk berbagai produk nasional, termasuk menjadi brand ambassador pertama produk kecantikan Wardah sejak 2002 hingga 2018, serta Teh Kantong Sari Murni (2009–2018).

Tumbuh dalam lingkungan keluarga yang memiliki latar belakang keyakinan beragam, Inneke juga dikenal memiliki sikap toleransi yang tinggi dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Park Ji Hyun Cetak Sejarah, Raih Nominasi Aktris Terbaik di International Emmy Awards Ke-54

Iki Radio — Aktris Park Ji Hyun berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah industri hiburan Korea Selatan. Ia resmi menjadi aktris Korea pertama yang masuk dalam nominasi ajang penghargaan bergengsi International Emmy Awards ke-54 untuk kategori Best Performance by an Actress.

Pengakuan internasional tersebut diraih berkat penampilannya yang memukau dalam drama You and Everything Else. Dalam pengumuman resmi International Academy of Television Arts and Sciences, ajang ini kembali memberi bentuk apresiasi tertinggi bagi program-program televisi berkualitas yang diproduksi dan ditayangkan di luar wilayah Amerika Serikat.

Dalam You and Everything Else, Park Ji Hyun memerankan karakter Cheon Sang Yeon, yang memiliki dinamika hubungan panjang dan kompleks dengan Ryu Eun Jung (diperankan oleh Kim Go Eun). Pertemuan pertama mereka di bangku sekolah dasar menjadi awal dari persahabatan berdurasi puluhan tahun yang diwarnai kehangatan, kecemburuan tersembunyi, hingga persaingan mendalam.

Hubungan keduanya kembali diuji saat menginjak usia 42 tahun. Setelah sempat merenggang, mereka terhubung kembali ketika salah satu di antaranya didiagnosis mengidap penyakit terminal dan meminta sahabatnya untuk menemani di hari-hari terakhir. Cerita persahabatan perempuan yang realistis dan emosional ini sebelumnya juga telah menorehkan prestasi gemilang di dalam negeri dengan memenangkan kategori Best Program dan Best Screenplay pada ajang Baeksang Arts Awards ke-62.


Dominasi Drama Korea di Panggung Internasional

Selain pencapaian personal Park Ji Hyun, karya drama Korea lainnya juga menunjukkan taringnya. Serial Disney+, Hyper Knife, sukses mengamankan nominasi untuk kategori Best TV Movie/Mini-Series.

Hyper Knife mengusung kisah psikologis yang menegangkan tentang Jung Se Ok (Park Eun Bin), seorang mantan ahli bedah saraf jenius yang kehilangan lisensinya akibat konflik dengan sang mentor, Choi Deok Hee (Sul Kyung Gu). Kehidupan Se Ok berubah menjadi shadow doctor di klinik ilegal bawah tanah, sebelum akhirnya kembali berhadapan dengan sang mentor yang didiagnosis menderita tumor otak terminal dan memintanya melakukan operasi mendesak. Serial ini menuai banyak pujian berkat adegan operasi yang detail serta transformasi dingin Park Eun Bin sebagai seorang antihero.

Malam puncak International Emmy Awards ke-54 dijadwalkan berlangsung di New York pada Senin, 23 November 2026. Ajang ini menjadi pembuktian besar bagi Park Ji Hyun dan jajaran kreasinya untuk membawa pulang piala kemenangan sekaligus memperkuat posisi drama Korea di kancah global.

Evie Tamala, Dari Panggung Daerah Hingga Jadi Ratu Dangdut Melankolis

Iki Radio — Nama Hj. Evie Tamala tentu sudah tidak asing lagi bagi para pencinta musik dangdut tanah air. Penyanyi senior kelahiran Tasikmalaya, 23 Juni 1969, yang memiliki nama asli Cucu Suryaningsih ini dikenal lewat deretan tembang hits legendaris seperti Selamat Malam, Cinta Ketok Magic, hingga Dokter Cinta.


Namun, di balik kesuksesannya yang mengkilap, bungsu dari 6 bersaudara ini menempuh jalan berliku dan penuh perjuangan sebelum akhirnya diakui sebagai salah satu maestro dangdut Indonesia.

Awal Perjalanan dan Kegagalan di Awal Karier

Perjalanan musik Evie dimulai pada tahun 1982. Saat itu, ia tampil sebagai penyanyi panggung bersama Orkes Melayu Sinar Remaja menggunakan nama panggung Uce Arifina. Lingkup tampilnya tak hanya di Tasikmalaya, tetapi juga merambah hingga ke Kota Bandung.

Bakat besarnya kemudian dilirik oleh pencipta lagu sekaligus produser ternama saat itu, Muchtar B, yang tertarik dengan kelembutan dan merdunya suara Evie. Menginjak tahun 1986–1987, Evie masuk dapur rekaman untuk menggarap album perdana Sesuap Nasi dan Sesuka Hatinya. Sayangnya, nasib buruk menimpa; album tersebut gagal total bahkan kasetnya tidak sempat beredar di pasaran.

Pantang menyerah, pada tahun 1988 Evie merilis album kedua bertajuk Tang Ting Tong Der. Album di bawah naungan MSC Records ini pun belum mampu melambungkan namanya. Di momen inilah, ia resmi mengadopsi nama panggung Evie Tamala—di mana "Tamala" diambil sebagai singkatan dari kota kelahirannya, Tasikmalaya.


Puncak Popularitas Lewat "Dokter Cinta"

Titik balik kariernya terjadi pada tahun 1989 melalui album ketiga, Dokter Cinta. Album ini meledak hebat di pasaran dan berhasil melontarkan nama Evie Tamala ke jajaran penyanyi dangdut papan atas Indonesia, sejajar dengan nama-nama besar seperti Elvy Sukaesih, Camelia Malik, dan Rita Sugiarto. Ketenaran lagu tersebut juga terdongkrak oleh penampilan komedian Doyok dalam video klipnya yang jenaka.

Setelah itu, kesuksesan demi kesuksesan terus menyertai deretan albumnya, antara lain:

  • Hari-Hari Cinta (1990)
  • Aduh Sayang (1991)
  • Cinta Ketok Magic (1991)
  • Rambut (1993)
  • Kangmas (1994)

 

Transformasi Genre dan Ciri Khas Vokal

Memasuki tahun 1994, peluncuran album Rembulan Malam menjadi tonggak penting perubahan arah musik Evie Tamala. Bekerja sama dengan produser dan penata musik Aliek Ababil, karakter vokal Evie dinilai sangat pas membawakan lagu-lagu bergenre dangdut romantis, melankolis, dan lembut.

Ia sukses memadukan musik dangdut dengan berbagai eksperimen genre lain seperti blues, klasik, hingga swing. Sentuhan puitis pada intro lagu serta warna musik yang kaya terlihat jelas pada album-album ikoniknya seperti Selamat Malam (1996) dan Suara Hati (1998) lewat lagu hits Seribu Purnama serta Malam Ini. Eksplorasi ini makin memantapkan posisinya sebagai penyanyi dangdut dengan karakter unik dan matang.


Eksistensi Karya Tanpa Batas

Tak hanya terbatas pada dangdut berbahasa Indonesia, Evie Tamala juga membuktikan keluwesannya dengan merilis album Pop Sunda (seperti Tunggara dan Kembang Hareupan), Pop Jawa (Kangen, Yogya Priyangan), hingga album bernuansa religi seperti Asmaul Husna.

Eksistensinya di industri musik tetap terjaga hingga saat ini. Dalam beberapa tahun terakhir, Evie aktif merilis berbagai single baru, seperti Belahan Jiwa (2023), Sudah Tak Sayang (2024), karya religi Kemanapun Memandang (2025), hingga rilisan terbaru Selamat Malam 2 (2026).


Kehidupan Pribadi

Di balik kejayaannya di atas panggung, kehidupan rumah tangga Evie sempat mengalami pasang surut. Pernikahan pertamanya dengan Heru harus berakhir dengan perceraian lantaran belum dikaruniai keturunan. Pada tahun 2003, Evie kembali membina rumah tangga bersama pria bernama Malik. Meski hingga kini belum dikaruniai buah hati, kehidupan rumah tangga mereka tetap harmonis dan jauh dari terpaan gosip miring.

 

Ria Ricis Buka Suara Soal Fase Terpuruk, Cari Kembali Jati Diri Usai Perceraian

Iki Radio - — Kreator konten dan figur publik Ria Ricis kembali membagikan kisah perjalanan hidupnya saat melewati masa-masa sulit. Di balik kesibukan dan popularitasnya di dunia hiburan, ibu dari Moana ini mengaku sempat berada di titik terendah hingga merasa kehilangan jati diri.

Fase berat tersebut dipicu oleh tekanan mental serta proses perceraian dengan Teuku Ryan yang menguras emosi. Bagi Ricis, pengalaman tersebut memaksanya untuk berefleksi dan mengevaluasi kembali tujuan hidupnya.

"Mungkin setiap orang beda-beda ngerasa dia kehilangan dirinya sendiri," ujar Ria Ricis saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Melaney Ricardo, Kamis (24/9/2026).

Ricis mengungkapkan, perasaan tertekan itu muncul karena adanya ekspektasi pribadi. Ia sempat membayangkan bahwa di usianya saat ini, kehidupan yang dijalani seharusnya dipenuhi kebahagiaan. Namun, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik dengan harapannya.

Meski sempat merasa terpuruk, Ricis memilih untuk belajar menerima kenyataan bahwa dinamika kehidupan tidak selalu berjalan mulus. Pergulatan batin tersebut akhirnya menumbuhkan tekad baru dalam dirinya untuk bangkit dan menata kembali masa depannya.

"Cuma yang namanya roda berputar ya. Menurut aku sudah cukup waktu itu roda aku di bawah, sudah cukup. Dulu aku merasa sengsara, sekarang aku harus bangkit lagi," tegasnya.

Dalam proses pemulihan diri tersebut, keberadaan sang putri, Moana, menjadi sumber kekuatan utama bagi Ricis. Ia merasa bersyukur karena kehadiran anaknya memberikan dorongan positif di tengah padatnya aktivitas harian.

"Alhamdulillahnya Moana supportive banget. Dia selalu tahu misalnya ibunya kerja, alhamdulillah dia enggak rungsing," pungkas Ricis.

Siap Melangkah ke Jenjang Serius, Wika Salim Tanggapi Santai Soal Rencana Pernikahan dengan Max Adam

Iki Radio - Penyanyi dangdut Wika Salim dikabarkan akan segera mengakhiri masa lajangnya bersama sang kekasih, Max Adam. Tidak menampik kabar bahagia yang beredar, Wika secara terbuka mengakui keinginannya untuk membawa hubungan asmaranya ke jenjang pernikahan.


“Penginnya memang sesuai keinginan,” ujar Wika Salim saat ditemui pada Selasa (22/9/2026).

Meski sudah mantap ingin membawa hubungannya ke tahap yang lebih serius, pelantun lagu Lagi Pengen ini mengaku tidak ingin terburu-buru dalam menggeledah momen sakral tersebut. Wika memilih untuk menjalani prosesnya secara santai tanpa membebani diri dengan target waktu yang ketat.

“Mengalir, sih,” tuturnya singkat.

Hingga saat ini, Wika juga mengungkapkan bahwa dirinya belum menetapkan tanggal maupun bulan pasti untuk hari bahagianya bersama Max Adam.

“Untuk target, harus tanggal sebegini, harus bulan ini, sampai sekarang sebetulnya belum ada. Sekarang enggak ada yang ditargetkan,” pungkasnya.

 

close
Pasang Iklan Disini